Xuan Lan adalah seorang gadis tomboy, judes dan cerdas ditambah parasnya yang elok membuat ia terkenal di sekolahnya. Meskipun tomboy ia tetap menjaga kecantikan dan penampilannya agar enak dipandang saja. Dia ahli dalam beladiri dan memanipulasi orang lain sehingga semua orang tunduk padanya.
Pada suatu hari ia meninggal karena diracuni kakaknya yang sangat iri atas semua kemampuan yang dimiliki Xuan Lan.
"Akhirnya kau berhasil membunuhku, kak. Jika ada kehidupan selanjutnya aku akan membalasmu." ia akhirnya menutup matanya dengan senyum evilnya.
~
Sementara itu disebuah gubuk terdapat seseorang yang sangat lemah, dan tubuhnya memucat ia sudah tidak tahan dengan apa yang terjadi saat ini.
~
Xuan Lan membuka matanya, ia merasa sangat lemah "Ugh, ini di surga atau di neraka kenapa jelek sekali?!" ternyata ia bertransmigrasi ke tubuh seorang yang lemah tadi.
cover and pict by pinterest
~~~
follow ig: @chiccacaaa
~~~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiccacaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DUA PULUH ENAM
Xiao Lan benar-benar dibuat kalut oleh perasaan yang menyerangnya malam itu ia tak habis fikir kenapa semalaman ia terus memikirkan perkataan Zhao orang yang selalu mengisi hari-harinya akhir-akhir ini.
•••
Xiao Lan sedang berada di markas Gold Tiger ia turun sendiri untuk mengawasi secara langsung kegiatan yang terjadi disana tak lupa ia juga mengenakan topeng emas miliknya,
"Apa ada masalah sulit yang kalian belum bisa selesaikan?" tanya Xiao Lan menatap datar orang-orang di depannya yang tak lain adalah para ketua kelompok Gold Tiger,
"Sejauh ini kami bisa menyelesaikan semuanya dengan baik, reine. Anda bisa mengeceknya pada laporan yang ada di atas meja itu" ucap seseorang di antara mereka,
"Hmm, kumpulkan seluruh anggota satu jam lagi aku akan membaca semua laporan ini" orang-orang tadi keluar dari ruang kerja Xiao Lan untuk mengumpulkan anggotanya yang masih berkeliaran di luar markas,
Xiao Lan yang tengah membaca semua laporan kegiatan Gold Tiger itu kadang tersenyum miring kadang alisnya juga bertaut tapi kebanyakan hanya membacanya dengan raut wajah datar entah apa yang dibacanya sampai ekspresinya bisa berubah-ubah seperti itu.
"Ada-ada saja para orang kaya itu" gumam Xiao Lan,
Tak terasa Xiao Lan sudah membaca seluruh laporan kegiatan Gold Tiger ia masih memiliki waktu 5 menit sebelum menemui para anggotanya. Gadis cantik yang sebentar lagi berusia 15 tahun itu merenggangkan otot-ototnya.
Kalian pasti bingung kenapa usianya hampir menginjak 15 tahun, saat Xiao Lan mengira dirinya gadis berusia 10 tahun ia salah karena sebenarnya Xiao Lan asli usianya sudah menginjak 12 tahun lebih.
Pertumbuhan Xiao Lan tidak optimal karena kurangnya asupan gizi ditambah racun-racun yang terus masuk ke dalam tubuhnya membuatnya terlihat lebih kecil dari anak seusianya sehingga Xuan Lan mengira raga gadis yang ditempatinya ini berusia 10 tahun. Tapi untuk sekarang ia sudah tumbuh seperti anak yang lainnya bahkan ia lebih tinggi dari anak seusianya.
Xiao Lan keluar dari ruang kerjanya, dapat ia lihat ada ratusan orang berkumpul di hadapannya mengenakan topeng dengan corak warna yang berbeda-beda.
"Maaf" ucap Xiao Lan kepada mereka semua,
Mereka kaget untuk apa sang reine meminta maaf kepada mereka hingga seseorang memberanikan diri bertanya,
"Mengapa reine meminta maaf kepada kami?"
Xiao Lan menatap orang itu kemudian beralih menatap hamparan manusia di hadapannya,
"Maaf karena aku memaksa kalian semua menjadi seperti ini. Aku tau kalian semua berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda. Maafkan aku memaksa kalian semua menjadi orang baik aku tau ini sulit untuk kalian. Terimakasih, terimakasih karena kalian sudah setia kepadaku"
Semuanya terdiam menatap satu sama lain,
"Ini semua tidak ada apa-apanya daripada kebaikan reine kepada kami, anda sudah memungut kami dari selokan yang kotor tanpa rasa jijik kemudian menempatkan dan merawat kami di istana seperti ini anda juga memberi kami bekal beladiri dan pengobatan juga memberi pekerjaan pada kami. Kesetiaan kami tidak ada apa-apanya dengan yang sudah reine beri kepada kami" ucap seseorang dibenarkan oleh seluruh orang yang ada disana,
"Betul, jika saja reine tidak menampung kami mungkin kami sudah disiksa oleh majikan yang dulu membeli kami. Hanya reine yang memperlakukan kami layaknya manusia, kami sangat beruntung dan bersyukur reine mau menerima kami" ucap orang yang lainnya,
"Betul, reine"
"Iya, reine seharusnya tidak perlu mengucapkan maaf dan terimakasih"
"Seharusnya kami yang berterimakasih pada reine"
Begitulah sedikit kericuhan yang terjadi di markas Gold Tiger saat itu.
Xiao Lan kembali ke rumahnya pada malam hari. Seperti biasa ia menatap langit dari jendela kamarnya. Ia merasa aneh, kenapa Zhao tidak datang menghampirinya. Biasanya ia akan menemui entah hanya untuk melihat wajah Xiao Lan dari dekat maupun dari jauh atau mengobrol bersama Xiao Lan. Ia sudah menunggu sangat lama bahkan tanda-tanda Zhao akan datang. Ia akhirnya memilih tidur di kamarnya.
Hampir seminggu Xiao Lan menunggu kehadiran Zhao. Zhao bahkan tak melihatnya dari jauh seperti biasanya, ia merasa Zhao benar-benar menjauhinya. Ia memilih untuk berkultivasi di ruang dimensinya. Ia meluapkan semua rasa yang ada di dalam dadanya risau, kesal, sedih, rindu, marah saat berkultivasi.
DUAR
Nampak asap di sekitar tubuh Xiao Lan. Ran dan Kuma yang daritadi hanya melihat tuan mereka murung dan berkultivasi tanpa menyapa mereka langsung mendekat mereka takut sesuatu terjadi pada Xiao Lan,
"Lan apa yang kau lakukan bodoh, jangan menyakiti dirimu sendiri" ucap Kuma agak marah,
"Kuma, apa kau melihat ada yang berbeda dari tubuhnya?" tanya Ran,
Kuma lalu memperhatikan tubuh Xiao Lan ia menganga tak percaya, tubuh Xiao Lan bertambah cantik saja rambutnya menjadi hitam legam, bibirnya bertambah merah serta kulitnya yang sering terbakar sinar matahari itu kembali menjadi seputih salju tapi bukan itu yang Ran maksudkan.
Ia melihat ada tanda bulan sabit di dahi Xiao Lan ia juga merasa energi Xiao Lan bertambah sangat pesat terakhir kali Xiao Lan berkultivasi energinya masih berada di 4 tingkat 8 tapi sekarang energinya sudah berada di 5 tingkat 5.
Xiao Lan membuka matanya perlahan tampak mata yang indah dan jernih itu,
"Lord, apa kau tidak apa-apa?" tanya Ran,
"Memangnya aku kenapa?" nada bicara yang menyebalkan itu membuktikan bahwa tidak terjadi apa-apa dalam dirinya,
"Kau menembus energi dengan sangat cepat, sekarang kau berada di 5 tingkat 5"
Xiao Lan membulatkan matanya, "Kenapa bisa secepat itu?" tanyanya kepada Ran,
"Aku juga tidak tau kenapa bisa menjadi seperti itu, Lord"
•••
JANGAN LUPA VOTE KOMEN RATE DAN LIKE
TERIMAKASIH
chiccacaaa