seorang gadis SMA yang masih berumur 18 tahun sudah menikah karena dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabatnya.
dengan tujuan supaya hubungan silahturahmi antar dua keluarga semakin erat .
namun gadis ini tak menyangka kalau calon suaminya adalah, orang yang sering membuatnya jengkel ketika disekolahnya.
siapakah dia???
jangan malu malu untuk membaca.
maaf kalau tulisannya agak berantakan atau kurang nyambung.
saya masih tahap belajar😁😁😁🤗🤗🤗🤗
kalau suka jangan lupa jadikan favorite ya.
terima kasih🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Dewita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27.
seminggu setelah kunjungan kevin dan viona kerumah mama nina dan dan papa herman.
kevin sudah sudah mulai menerima keberadaan viona di kehidupannya.
kevin yang sudah menyatakan perasaannya seminggu yang lalu, sudah mulai menunjukkan perhatiannya terhadap viona.tak hanya dirumah, tetapi juga di sekolahnya.
hal itu membuat semua siswa disekolah bingung dan curiga, bahwa kevin sudah mempunyai hubungan dengan kevin, mereka tahunya kevin dan viona adalah musuh buyutan,kenapa sekarang tiba tiba kevin tampak akrab dengan viona.begitu lah bentuk pikiran mereka.
sementara viona masih sedikit ragu dengan kevin,takut takut nanti kevin hanya berpura pura serius terhadapnya,namun tak bisa dipungkiri viona sebenarnya senang diperlakukan baik oleh kevin dan rasa nya pun sebenarnya juga sudah mulai tumbuh terhadap kevin.
KANTIN
kevin yang tengah duduk disudut pojok kantin,terus tersenyum memperhatikan viona yang sedang makan dengan lahap bersama dengan teman temannya.
"cieeee,lihat tu laki lo vi,lihatin lo segitunya , dari tadi nggak berkedip , senyum senyum sendiri pula" ledek dira sambil menggoda viona.
"iya tu vi,laki lo ganteng banget ya vi,sekarang wajahnya lebih bersinar ,muka dinginya sirna begitu saja , kalau ketemu ama lo,nggak dingin lagi." kali ini nana yang menimpali sambil tersenyum kearah kevin dengan memompang dagu dengan kedua tangannya.
"eeee iya ya,aura tampannya keluar gitu,lo apain sih tu sikevin ,bisa berubah drastis gitu." tanya dira penasaran.
viona melirik kearah kevin yang sedang tersenyum memperhatikannya.
."gue cuci ama sabun mandi,biar muka dingin nya cerah."jawab viona simpel.
"ih gue srius kalik."dira mencebik dengan kesal
" yaaaaa nggak gue apa apain lah,dia aja berubah sendiri ,tiba tiba aja udah kayak gitu." jawab viona lagi dengan begitu serius.
viona pun melanjutkan makannya sudah tertunda karena pertanyaan pertanyaan teman temannya.
"masak lo gak tau,kenapa tiba tiba laki lo bisa berubah kayak gitu?dira kembali bertanya dengan bingung kearah viona.
"maksud lo apanya nih sekarang?hatinya apa mukanya yang berubah?tanya viona
"ya tingkah nya lah,kalau wajahnya mah udah ganteng dari dulu, cuman ya ketutup sama batu es." saut nana memuji kevin dengan menampilkan senyuman selebar mungkin.
."ya itu vi,lo cairin pake apa esnya? sahut fira
viona berpikir dan menatap kearah teman temannya.
."mammmmm pake palu."jawab viona asal diiringi dengan tawanya.
"ih nih orang bercanda aja deh." ucap nana kesal.
"ya gue juga nggak tau soalnya." ucap viona sambil menaikkan kedua bahunya.
"apa jangan jangan?."nana menghetikan omongannya sambil melirik kearah kedua temannya secara bergantian.
"jangan jangan apa nak?." tanya dira penasaran
" apa jangan jangan ,melirik lirik kearah viona dan dira lagi, kepala laki lo kejedot pintu,pas lagi dikamar mandi vi?ucap nana lagi
."iya juga yakk,sambung dira tertawa kearah nana , karena menyetujui alibi dari temannya itu.
"iya mungkin kalik,." ujar viona datar sambil mengunyah makanannya.
teman temannya menghentikan tawanya dan melanjutkan makannya.
viona diam sambil tersenyum
"ya gue senang sih sebenarnya si kevin berubah ke gue,tapi...
ah udah lah." batin viona
viona pun melanjutkan memakan makanannya.
*****.
sementara kevin terus memperhatikan viona dan itu membuat teman temannya heran.
"eh vin,nggak pegal apa lo, dari tadi perhatian lo terus kesana." saut leo.
kevin tak bergeming sedikitpun dengan panggilan leo.
"aishhhhh,benar nih,kayaknya ada sesuatu deh ."seru leo lagi.
"maksud loh apa le?tanya arka penasaran.
"yaaaa ,apa lagi kalau bukan ,sikevin naksir sama musuh bebuyutannya sendiri,nggak biasanya kan dia kayak gini,melihat kearah kevin.
"maksud lo si viona le?sahut arka baru mengerti ucap temannya itu.
."ya siapa lagi *****,lo nggak lihat apa dia madap kearah siapa ."ucap leo kesal sambil memukul kepala arka
"iya juga sih,kalian nggak pada nyadar apa ,akhir akhir ini kevin selalu baik dan perhatian terhadap viona." pandu juga buka suara.
"nah itu, gue yakin kalau mereka pacaran." leo
"haaaaaah,sahut arka dan pandu berbarengan melirik tajam kearah kevin.
"iyakan vin?sahut leo melirik kearah kevin.
kevin melihat kerah ketiga temannya yang melirik kerahnya.
lah kalian kenapa? sahut kevin bingung, karena dari tadi tak mendengar kan perkataan teman temannya .
."benar vin,lo pacaran ama si viona?." tanya arka.
"haaaah, maksud kalian apaan sih?." kevin menautkan kedua alis, karena tiba tiba mendapatkan pertanyaan dari teman temannya.
"benar kan lo jadian ama viona,udah ngaku aja kita udah tau kok." desak leo tersenyum kearah kevin.
kevin memukul masing masing kepala temannya.
"plaaaak,,,,,plaaaak,,,,,plaaaak.
"awwwwww."ringis ketiga teman kevin.
"kalian apaan sih ,siapa juga yang jadian." kevin berdelik
kevin berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan ketiga temannya .
"lah kenapa dia marah,kita kan cuman nanya doang." leo merapikan rambutnya sambil melihat kepergian kevin.
malu tuh dia,nggak mau ngakuin,kalau ia dan musuh udah pacaran."arka
sementara ditempat lain , seseorang yang mendengar pembicaraan teman teman kevin,sudah mengepalkan kedua tangannya dengan wajah yang terlihat marah.
.
.
.
.
.