NovelToon NovelToon
Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senja

Berawal dari seorang penulis Novel yang bernama Emily yang mendapatkan tantangan menulis cerita horor.

Dia mendapatkan ide dari temannya Vanessa yaitu, menulis kisah seorang pengusaha muda yang mati dalam kecelakaan tragis.

Ternyata arwah pengusaha muda yang bernama Harva gentayangan, Emily bisa melihat arwah itu dan berkomunikasi.

Apakah Emily berhasil menulis cerita horor?

Bagaimana Kisah Emily? Mari kita simak ceritanya🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MTCM 26

Joy menolak tawaran Bara, walaupun tengah malam tetap mengantarkan Alena pulang ke rumah lebih dulu. Tepat pukul 02.00 pagi, Joy baru pulang dari rumah Alena.

"Tumben jalanan sepi amat! biasanya juga masih ramai sampai pagi," ucapnya tetap fokus mengendarai mobilnya walaupun agak merinding. Malam ini di jalanan yang Joy lalui begitu sepi, tidak ada kendaraan yang berlalu lalang seperti biasanya, udara malam juga begitu dingin. Mungkin karena pergantian musim juga, jadi membuat orang malas keluar.

Saat berada di perempatan jalan, Joy ragu untuk melajukan kendaraannya. Dia berhenti karena tanda lampu lalu lintas berwarna merah, walaupun hanya sendiri dia tetap berhenti.

Bayangan putih melintas dengan cepat dihadapannya, membuat Joy kaget lalu melajukan kendaraannya dengan kencang. "Sial! apa itu tadi, beraninya nakutin orang," gerutunya.

Sampai di rumah Joy mengambil ponselnya, lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Puluhan pesan dari Vanessa memenuhi layar ponselnya, untung saja tidak meledak karena terlalu penuh menyimpan pesan yang belum terbaca.

Joy menghubungi Vanessa balik, tetapi tidak ada jawaban sama sekali. Dia juga mengirimkan banyak pesan pada Vanessa, agar besok saat bangun pagi Vanessa membacanya.

***

Suasana di kantor hari ini juga begitu sepi, sepertinya banyak yang datang terlambat.

Vanessa pagi ini nampak tidak bersemangat, hatinya masih terasa kacau dan otaknya tidak bisa berfikir dengan jernih jadi ia menghentikan pekerjaannya sejenak.

"Kopi buat lu, maaf tadi di rumah gak sempat bikin," ucap Lily meletakkan dua cangkir kopi yang dia buat.

"Pas banget, gue lagi gak semangat kerja," ujar Vanessa menyangga dagu dengan kedua tangannya.

"Kenapa lagi? masih mikirin Joy," ucap Lily.

Vanessa mengiyakan ucapan Lily, saat ini memang benar dia sangat khawatir dengan Joy. Yang Vanessa takutkan Joy beneran jatuh cinta dengan Alena, padahal Alena adalah kekasihnya Harva. Bukan itu saja alasan Vanessa, dia juga takut kehilangan Joy. Sosok yang selalu menemaninya disaat suka maupun duka, mereka berdua memang banyak menghabiskan waktu bersama.

Tak lama kemudian Joy baru datang, dia tidak mengajak Vanessa berbicara lebih dulu tetapi justru membahas soal Alena.

"Ly, sepertinya Alena terpikat sama gue bentar lagi," ucap Joy.

Lily berusaha memberikan kode pada Joy, agar tidak membahas soal Alena lebih dulu. Tetapi dia tidak paham dengan kode yang diberikan oleh Lily, sehingga membuatnya menceritakan soal Alena terus-terusan.

"Gue keluar dulu," kata Vanessa mengambil tasnya kemudian meninggalkan Joy dan Lily.

"Lha malah pergi! gue belum selesai cerita, Van," kata Joy.

Vanessa tidak menghiraukan perkataan Joy lagi, dia tetap melangkahkan kaki keluar dari kantor.

"Lu, bodoh banget! Vanessa cemburu, Joy! peka dikit napa jadi cowok," ujar Lily lalu meminum kopi yang dia buat tadi.

"Biar aja! lagian kita bertiga ini teman, kalau gue pacaran sama dia takutnya gue bikin sakit hati," kata Joy.

"Labil lu!" ucap Lily dengan keras.

Lily lalu mengambil ponselnya yang berada di ruang kerjanya, dia mencoba menghubungi Vanessa dan menanyakan keberadaannya.

Joy baru menyadari kalau tanpa sadar dia sudah menyakiti hati Vanessa, padahal dulu dia pernah berjanji tidak akan membuat Vanessa sedih.

"Lily!" teriak Joy berlari menuju ke arah Lily.

"Apaan teriak-teriak, masih dengar gue," ujar Lily.

"Bantu gue cari Vanessa! cepetan, gue khawatir banget sama dia," kata Joy.

"Giliran orangnya gak ada nyariin! ada disia-siakan," ucap Lily.

Mereka berdua akhirnya menyusul Vanessa ke cafe, tetapi kali ini pemandangan tidak sedap harus Lily saksikan dengan kedua matanya.

Lily melihat Marcel dan Raya lagi, kali ini diluar dugaan keduanya begitu mesra. Lily meninggalkan Joy, dia tidak mau sampai Marcel melihat dia lagi.

"Gue pergi aja! lu masuk, Vanessa ada di dalam," ujar Lily.

"Temenin gue! ayo kita masuk," kata Joy.

"Ogah!" ketus Lily kemudian pergi meninggalkan Joy.

Joy langsung menuju ke tempat dimana Vanessa sedang duduk, dia meminta maaf pada Vanessa dan menjelaskan apa yang dia lakukan dengan Alena.

"Udah cukup! lu gak perlu jelaskan apa-apa lagi," ujar Vanessa. S

"Gak bisa gitu dong! gue gak mau kalian berfikiran buruk," kata Joy.

Pikiran Vanessa terhadap Joy memang sudah berantakan, bahkan Vanessa tidak mau percaya dengan Joy.

Joy berusaha dengan keras meyakinkan Vanessa, hingga membuat Vanessa sedikit membuka pintu maaf untuknya.

"Joy, lihat itu," Kata Vanessa menunjukkan keberadaan Marcel dan Raya.

"Pantesan Lily kabur begitu saja, ternyata lihat mereka," kata Joy.

Joy mempunyai ide, dia sengaja merekam Marcel dan Raya untuk dia kirimkan ke ponsel Lily. Dia ikut geram karena temannya diduakan.

"Sayang, makasih banyak ya! sudah meluangkan waktu," ucap Raya sembari bergelayut manja di lengan Marcel.

"Apa sih yang enggak buat kamu, sayang," kata Marcel mengelus pucuk kepala Raya.

Begitulah kiranya isi rekaman singkat Marcel dan Raya, yang hendak Joy kirimkan ke ponsel Lily.

Vanessa melarang Joy mengirimkan video tersebut, dia tidak mau Lily sedih atau ngambek bisa-bisa Lily berhenti menulis novel.

***

Lily ternyata pergi ke kantor Bagas, dia mengatakan apa yang dia lihat tadi, tetapi Bagas tidak peduli. Dia justru menasehati Lily agar tidak berfikir negatif pada orang, padahal Lily sering menjumpai mereka.

"Gas, sebenarnya apa yang bikin lu percaya sama Raya? gue heran sama lu," ujar Lily,

"Raya sudah siap untuk dilamar, dan minggu depan gue lamar dia," ujar Bagas membuat Lily kesal.

"Serius, lu!" kaget Lily.

Bagas sudah tau kalau Lily pasti terkejut, karena dia jarang berkomunikasi dengan Lily. Dia meminta Lily untuk fokus dengan pekerjaan dan tidak memikirkan hal buruk pada orang lain.

Dengan langkah gontai Lily kembali ke kantornya, dia menyesal tidak memberikan bukti kuat pada Bagas. Ia juga merasa gagal sebagai seorang sepupu.

"Lily, lu ngapain kesini?" tanya Marcel yang baru saja keluar dari mobil sendiri.

"Ada perlu sama Bagas! Gue balik dulu," kata Lily.

Marcel mengejar Lily, tetapi Lily mempercepat langkahnya. Dia muak melihat Marcel yang pura-pura mengejarnya. Lily juga melihat Raya yang baru saja datang dengan taxi online.

"Pandai juga bermain drama," ucap Lily.

"Lily, jangan marah dong! gue bisa jelaskan semua," ucap Marcel.

Raya memanggil Marcel, dia pura-pura membahas masalah pekerjaan. Membuat Lily semakin muak saja.

Saat Lily hendak pergi, Marcel mencekal tangan Lily. Dia mengatakan kalau mencintai Lily, tetapi Lily tidak percaya dengan ucapan Marcel.

Marcel mengejar Lily sampai di kantornya, Joy yang kebetulan melihat wajah Marcel sangat geram. Dia sudah mengepalkan tangannya, hendak menampar muka Marcel yang begitu mengesalkan.

1
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
huwaaaaa, kok udah tamat aja sich, kak😭😭😭, padahal akunku baru bisa dibuka😭😭 malah udah tamat aja ceritanya 😭😭😭
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
sebenarnya apa yg sedang direncanakan oleh Harva untuk bekas dendam pada Alena ya???
.
waahh .akhir yang seru dan romantis... koq end sih Thor
lanjutin donk ..,....
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Misinya udah tercapai hehehe..... baca yg baru 🤭😂
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
nahhh sedikit demi sedikit mulai terungkap kejelasan tentang harva
.
knapa harva ga jujur sih pada teman2 nya lily
.
makin seru cerita nya ....
.
oo ternyata harva sudah sadar dan hanya berpura2 ga ingat ya thor
F. A.
mampir dlu deh di bab awal., berarti ini hantunya cogan pasti ya🤣🤭
F. A.: idiih ogah jodoh sama setan🤣🙈🙈
total 2 replies
.
harva udah ingat atau emang ga ingat atas smua nya sih
.
udah lama up juga ya Thor
kangen Ama karya author yang 1 ini
pєkαᴰᴼᴺᴳ: InsyaAllah nanti up🙈
total 1 replies
Rina Puspadewi
ceritanya menarik tapi sayang updatenya lama
pєkαᴰᴼᴺᴳ: terimakasih kak
tapi jangan kasih bintang 4 dong lima kalau bisa🥺😭😭
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
ada yang gak beres nih kenapa tubuh harva panas
ALYCIAʷⁱˡᵍᵃ♡⁷
tebakanku yang bunuh harva alena
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
setelah sekian lamany up lagi yukk semangat yuk up lagi
pєkαᴰᴼᴺᴳ: makasih kak
total 2 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
ambyarfr harva lupa segalanya eh lupa apa pura pura ya yukkk lahh semangat up
.
smoga aja harva bisa mengingat smua nya ..ayo harva ...semangat dan fokus ya ..jangan dekati lagi si ular mulai dua 😏😔
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
harva2 beli bunga kok sama lebahnya gak bisa bayangin hidung alena pasti bentol merah itu🤣🤣
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
wah udah sampe rumah tuh si Harva
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
emang iya sih katanya ilmu hitam itu gak mempan kalau nyebrang lautan
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
akhirnya yg aku tungguin up juga🤗🤗🤗🤗🤗.. makasih kak Senja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!