Feng Xiao adalah seorang jenius tiada tara di alam langit, dengan Kitab 12 Kaisar yang dimiliki olehnya ia menjadi yang terkuat di seluruh alam langit, hanya saja saat ia sudah menjadi yang terkuat Feng Xiao di khianati oleh saudara yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri, sehingga saudaranya menyebarkan tentang Kitab 12 Kaisar pada 7 Kaisar alam langit
Mereka bekerja sama untuk membunuh dan mengambil Kitab 12 Kaisar milik Feng Xiao. Feng Xiao yang dikeroyok oleh 7 Kaisar Langit di Alam Langit pun tidak memilik pilihan lain selain meledakkan dirinya sendiri. Hal itu ia lakukan agar Kitab 12 Kaisar tidak jatuh ketangan mereka.
Feng Xiao yang meledakkan dirinya sendiri berpikir bahwa ia akan mati selamanya, akan tetapi ia hidup kembali ke tubuh seorang bocah di Alam Bawah.
Feng Xiao yang hidup ditubuh bocah itu pun mencari cara agar menjadi lebih kuat untuk membalaskan dendamnya dan dendam bocah itu.
JanganLupatinggalkan jejak dengan Like, Komen, jgn lupa kritik dan saranny!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wayvv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26. Chp. 26 - Pemimpin Paviliun Obat Emas
Setelah mereka bertiga tiba ke depan gerbang dari Paviliun Obat Emas, penjaga yang sedang menjaga melihat kedatangan Gu Feiyang.
Penjaga itu memberikan Gu Feiyang sebuah jalan karena ia mengenal seorang Gu Feiyang.
Setelah melihat penjaga tersebut memberikannya jalan Gu Feiyang langsung saja masuk ke dalam Paviliun Obat Emas. Lalu dirinya menemui seorang pelayan wanita.
"Permisi Nona bisakah kamu memanggil Manager Hu Ding!." Gu Feiyang bertanya pada pelayan wanita itu.
Pelayan wanita yang melihat orang yang bertanya padanya pun membungkukkan badannya. "Saya akan memanggil Manager untuk menemui Grandmaster Gu! Mohon Grandmaster Gu dan 2 Tuan Muda menunggu sebentar!." ucap pelayan itu lalu ia pergi.
Mereka pun menunggu selama beberapa menit. Setelah menunggu beberapa menit datang seorang pria tua yang terlihat berumur sekitar 50 tahunan.
Ia adalah Hu Ding yang menjadi Manager dari pusat Paviliun Obat Emas. "Lama tidak bertemu saudara Gu!." ucap Hu Ding sambil menangkupkan tangannya.
"Hahaha lama tidak bertemu Saudara Hu!." balas Gu Feiyang.
"Aku sudah mendengar pesan dari cabang Paviliun Obat Emas di Kota Batu. Pesan itu mengatakan bahwa Saudara Gu membawakan seorang tabib yang mungkin bisa menyelamatkan nona apa itu benar?." tanya Hu Ding pada Gu Feiyang.
"Tentu saja benar!." jawabnya.
"Jadi mana tabib yang kamu bawa Saudara Gu?."
"Dia adalah tabib yang sedang kita bicarakan! Namanya adalah Feng Xiao." ucap Gu Feiyang sambil menunjuk Feng Xiao.
Hu Ding yang melihat hal itupun sedikit tidak percaya. "Saudara Gu jangan bercanda, bagaimana mungkin seorang Junior bisa menyembuhkan penyakit dari Nona yang bahkan Tabib senior pun tidak bisa!." ucap Hu Ding yang tidak percaya.
"Aku tidak bercanda Saudara Hu! Mungkin saja Master Feng benar-benar memiliki cara untuk menyembuhkan Lin Yan!." Gu Feiyang mencoba membuat Hu Ding percaya.
Hu Ding yang mendengar Gu Feiyang memanggil seorang pemuda dengan sebutan master pun sangat terkejut, karena jarang bagi seorang seperti Gu Feiyang memanggil orang lain dengan sebutan hormat seperti itu.
Terlebih bahwa orang itu adalah seorang pemuda yang mungkin belum menyentuh umur 20 tahun. Hu Ding tidak ingin meremehkan Feng Xiao karena ia tau karakter dari Gu Feiyang yang tidak menghormati orang sembarangan.
"Kalau begitu mari ikutiku untuk menemui Pemimpin Paviliun terlebih dahulu!." ucap Hu Ding.
"Memangnya apa yang sedang saudara Lin lakukan saat ini?." tanya Gu Feiyang
"Pemimpin saat ini sedang berada ditempat penelitian. Ia sedang meneliti sebuah obat untuk menyembuhkan Nona Lin Yan!." Hu Ding menjelaskan.
Setelah menjelaskan apa yang sedang Lin Tian lakukan Hu Ding pun mengantar Gu Feiyang, Xiao Lang dan juga Feng Xiao ketempat Lin Tian melakukan Penelitian.
Setelah mereka sedikit berjalan akhirnya mereka pun sampai ke depan pintu sebuah ruangan. "Pemimpin, saudara Gu mencari anda!." ucap Hu Ding sambil mengetuk pintu ruangan tersebut.
Setelah mengucapkan hal itu tiba-tiba saja pintu ruangan tersebut terbuka. Mereka pun langsung saja masuk diantar oleh Hu Ding.
Saat sampai di dalam terlihat seorang pria yang cukup tua sekitar berusia 40 tahun. Akan tetapi itu bukanlah umurnya yang sebenarnya, sebenarnya pria itu sudah hidup selama 90 tahun lebih dan satu generasi dengan Gu Feiyang.
"Saudara Lin lama tidak bertemu!." ucap Gu Feiyang.
"Hahaha, lama tidak bertemu saudara Gu!." balas Lin Tian sambil tertawa.
"Jadi apakah kamu membawa seorang tabib kali ini?." Lin Tian bertanya pada Gu Feiyang.
Alasan ia bertanya seperti itu karena ia mendapatkan informasi bahwa Gu Feiyang akan datang membawa seorang tabib yang mungkin saja bisa menyembuhkan Putrinya.
"Benar dan mungkin saja kali ini kita akan mengetahui tentang penyakit dari ponakan Lin Yan." Gu Feiyang cukup yakin bahwa Feng Xiao akan tahu tentang penyakit yang diderita oleh Lin Yan.
"Sepertinya kau sangat yakin kali ini Saudara Gu!." ucap Lin Tian yang melihat kepercayaan diri dari Gu Feiyang.
"Jadi mana tabib yang kamu bawa?." tanya nya.
"Dia adalah tabib yang kubawa!."