NovelToon NovelToon
Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Status: tamat
Genre:Poligami / Single Mom / Selingkuh / Angst / Tamat
Popularitas:210.5k
Nilai: 5
Nama Author: el Putri

Madu itu manis namun berbeda dengan madu yang aku rasakan, rasanya sungguh pahit, membuat hati yang baik-baik saja menjadi terluka, membuat hati dilema antara bertahan atau menyerah hingga akhirnya aku memutuskan untuk menyerah dan mengakhiri semuanya.

Dari sinilah aku menjadi wanita kuat karena harus berjuang untuk sang buah hati dan akhirnya aku bertemu dengan pria yang tulus mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagaimana kalau Kita Bertukar Posisi?

Seusai melakukan ritual malam pertama, kami nampak malu-malu meong, baik aku maupun David sama-sama menghadap ke atas.

Beberapa waktu kemudian dia menatapku seraya berkata "Aku menyesal." Sontak aku melotot menatapnya, enak sekali bilang menyesal setelah menjelajah tubuhku.

Dia terkekeh sambil memelukku namun aku yang kesal berusaha melepas pelukannya.

"Menyesal kenapa nggak dulu-dulu menikah," bisiknya.

David semakin erat memeluk aku, dia mengendus leherku sehingga aku kegelian.

"Minta lagi boleh?" tanyanya.

Aku mengangguk pelan, kini aku adalah istrinya jadi berapa kali dia meminta aku akan memenuhinya.

Waktu terus berlalu, kamu bak pasangan yang dimabuk asmara, ternyata benar katanya kalau pacaran setelah menikah itu lebih menyenangkan, waktu pacaran kami yang dibilang singkat membuat kami sangat bahagia setelah menikah.

David menginginkan bulan madu ke Eropa namun aku menolaknya, aku tentu teringat Ega anakku, sangat tidak mungkin kalau aku bersenang-senang sedangkan dia di desa.

"Masih banyak waktu mas, lagipula di Eropa dan rumah sama rasanya." Aku mencoba memberikan pengertian padanya.

David nampak kecewa namun dia juga paham alasanku.

"Ya sudah kita bulan madu di rumah saja," sahutnya.

Waktu terus berlalu, rasa cinta yang terus tumbuh membuat aku tidak ingin jauh dari suamiku, hingga aku mengikutinya kemanapun dia pergi termasuk ke rumah sakit.

Pagi ini pasien terkahir David adalah Viona, aku sangat kesal karena Viona terus saja menatap David.

"Viona bisa nggak kamu biasa saja nggak usah menatap David seperti itu." Akhirnya aku yang kesal pun meluapkan apa yang ada di dalam hatiku, aku memintanya untuk tidak menatap suamiku.

Viona nampak tertawa kemudian dia menatapku dengan tajam.

"Aku ini pasiennya jadi wajar kalau aku menatapnya," katanya.

Mendengar ucapannya tentu aku semakin kesal, sungguh heran dengannya mengapa kontrol hanya sendirian di mana Reza?

Kini pandanganku beralih ke David, aku juga kesal padamu kenapa membiarkan Viona menatapnya seperti itu.

"Mas kamu tuh kenapa sih diam saja! tulis kek aturan pasien dilarang melihat dokter." Aku sampai segitunya, sungguh aku tidak ingin si ular betina ini mengganggu suamiku.

David menghela nafas lalu duduk sembari menatap Viona.

"Mohon maaf Ibu, sebelumnya kan saya sudah bilang kalau kontrol usahakan bersama dengan suaminya, supaya tidak ada kesalahpahaman seperti ini." Jelas David.

Aku tidak tahu apa rencana Viona, namun aku merasakan kalau dia tertarik dengan suamiku. kenapa dia selalu menginginkan apa yang aku punya.

"Suami saya tidak mau mengantar saya Dok, lagian udah ada peraturan kan yang mengharuskan membawa suaminya." David nampak terdiam mendengar ucapan Viona, emang benar tidak ada peraturan yang mengharuskan pasien untuk kontrol bersama suaminya.

"Tapi Mas Reza harus tetap ikut," kataku dengan ketus.

David yang tidak ingin ada debat segera menuliskan resep untuk Viona.

"Ini resepnya, dan tolong diperhatikan lagi kehamilannya ya Ibu Viona," pesan David.

Viona nampak mengangguk lalu pergi keluar.

Karena trauma yang aku rasakan, aku menjadi posesif, aku selalu mengecek ponsel David, sosial media David bahkan mobilnya selalu aku check.

Saat aku tidak bisa mengikutinya ke rumah sakit aku meminta dia untuk melakukan panggilan video supaya aku bisa melihat dengan mengawasinya.

Sebulan pertama rasa keposesifanku tidak ada masalah namun bulan berikutnya David mulai protes, dia meminta aku untuk mempercayainya karena dia tidak macam-macam di luar sana.

"Aku tetap tidak percaya mas," kataku.

David mengusap rambutnya dengan kasar, lalu dia tiba-tiba pergi begitu saja, hingga dua jam berlalu namun dia tak kunjung kembali ke kamar sehingga kau keluar untuk mencarinya.

Aku mencarinya ke ruang kerjanya namun aku tidak menemukannya, berkali-kali aku menghubungi ponselnya namun tidak aktif.

Pikiranku sudah kemana-mana, kelakuan Reza dulu terbayang kembali dan ibu membuat aku menangis, aku benar-benar takut, takut disakiti lagi dan sejarah dulu terulang kembali.

Hingga tengah malam David tak kunjung pulang, dan ini semakin membuat aku tak karu-karuan.

Karena lelah aku mencoba untuk memejamkan mataku hingga aku ketiduran, tak terasa pagi sudah datang, aku segera membuka mataku dan mencari keberadaan David namun dia tidak ada di sampingku.

"Kamu nggak pulang mas," kataku dengan air mata yang tumpah.

Aku bergegas mandi dan keluar, aku ingin mencarinya ke rumah sakit namun saat ingin keluar kulihat mobil David masuk.

"Kamu dari mas? semalam nginep dimana, kamu sapa siapa?" Aku memberondongnya dengan banyak pertanyaan namun David hanya diam lalu meninggalkan aku.

Aku mengejarnya dan mencoba bertanya pada David namun David hanya diam, dia masuk ke dalam kamar lalu merebahkan dirinya ke tempat tidur.

"Mas!" Aku menggoyang tubuhnya namun saat tanganku menyentuh kulitnya aku merasakan tubuhnya yang panas.

"Kamu sakit?" Kucoba mengecek dahinya dan benar saja tubuhnya sangat panas.

David hanya diam sambil memejamkan matanya, aku sungguh merasa bersalah lantas semalam dia dimana?

Tak ingin berlama-lama aku segera mengambil kompres dan mengompres tubuhnya, tak hanya itu aku juga menyeka tubuhnya biar segar namun saat aku melepas bajunya aku mencium parfum yang bukan bau parfumnya, lalu parfum siapa?

Sangat kesal sekali namun aku mencoba untuk tenang karena dia tengah sakit.

Seusai mengompres dan menyeka tubuhnya, aku keluar untuk menyiapkan sarapan untuknya supaya dia bisa minum obat.

"Bu Melati, ada yang mencari diluar." Salah satu art melapor padaku kalau ada yang mencari ku diluar.

Aku nampak heran, siapa? selama lebih dari sebulan disini tidak ada yang mencari aku.

Aku berjalan menuju teras dan sungguh terkejutnya aku kalau yang datang adalah Viona.

"Ada urusan apa kamu kemari, kalau mau kontrol di rumah sakit bukan di rumah," kataku dengan ketus.

Viona hanya tersenyum, lalu dia menyodorkan ponsel David padaku.

"Aku tidak ingin kontrol, aku kesini hanya ingin memberikan ponsel David, tadi pagi dia tergesa-gesa jadi melupakan ponselnya." Deg, jantungku seperti ditikam belati, sakit sekali rasanya hingga air mataku tak terasa telah terjatuh.

Apakah sejarah terulang kembali? dengan orang yang sama? entahlah, namun yang jelas saat ini aku sakit hati sekali.

"Kalian semalam ngapain?" Aku marah dengan Viona.

"Tak cukupkah Reza? kenapa kamu harus merebut David?" Aku berteriak sehingga art pada datang ke depan untuk melihat apa yang terjadi denganku.

Viona tertawa dengan menatapku tajam.

"Reza Sekarang tidak memiliki apa-apa Mel," katanya.

"Sinting kamu, seharunya kamu menemaninya Viona memberinya support supaya bangkit lagi bukannya malah mengait pria lain!"

Tawa Viona semakin pecah.

"Bagaimana kalau kita bertukar posisi, kamu dan Reza biarkan aku dengan David,"

Plak...

Tanganku mendarat di pipinya.

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
berlebihan jadinya, takut nanti buat David risih😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Seharusnya sebelum cerai fikir dulu yg kedepan, terutama tmpt tinggal..
Yati Syahira
mantul buat reza aadil buat ega dan amel
Yati Syahira
good melati jgn mau rujuk dgn rezaaaa buang
Yati Syahira
gimana tdk setrws hamil kaqsih maadu pahit keguguraan pasti lebih baaik cerai
Yati Syahira
ada laki egois brul cerai sdaja
Nelly Hidayati
Luar biasa
yuyunn 2706
jadi wanita hrs kuat jgn sbntar2 telp suami
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
bukannya viona dg andre ya thor? kok disini dg daniel?
el Putriᵉˡ̳༆: Aku lupa kak 🤧🤧
total 1 replies
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
sdh tau hamil knp gak pindah kamar bawah aj sih
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya
Muliahati Ziliwu
Ceroboh
Muliahati Ziliwu
Terlalu curiga pd suami apalg sampai ikut campur ke tmpt kerjaan ya ga bener suami yg td y ga punya pikiran negatif lm2 jengkel
Ida Susiana
lanjut thor
💞🖤Icha
Kenapa belum d selesaikan author karya Renata..sm menanti Dito aq..wkwkwkw
Sehat dan semangat berkarya author...
Good job 😘😘
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak Icha 💕
total 1 replies
Dewi Rukmini
jadikan melati yg kuat jangan bisanya nangis aja thor
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak
total 1 replies
Dewi Dama
cerita nya bagus tidak ber tele2...
Dewi Dama
hhhh...kenapa pengacara nya hotman prancis..jadi lucuuu
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
buang kelaut aja viona.. ngapain balik lagi bekas sana bekas sini😤
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
congrats melati n david.. coming soon baby boy or girl🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!