NovelToon NovelToon
First Love

First Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:160.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulian Anna

Bercerita tentang seorang gadis cantik berusia 20 tahun yang bernama Kayla Syakira Narendra. Dia harus menerima perjodohan yang sudah disepakati oleh orang tuanya dengan pria yang bahkan tidak ia ketahui siapa.

Namun siapa sangka cinta datang begitu cepat kepada Kayla. Dan ternyata pria yang telah menjadi suaminya itu merupakan cinta pertamanya.

Bagaimanakah reaksi Kayla setelah mengetahui bahwa pria yang sudah menjadi suaminya adalah cinta pertamanya? Ikuti terus kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulian Anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ucapan Bunda

Tama segera berlari ke arah Kayla setelah melihat Leon tidak sadarkan diri dan membukakan ikatan di tangan sang istri

"Sayang ...." Tama langsung memeluk Kayla dengan sangat erat.

"Bby aku takut hiks..hiks..hiks," ucap Kayla yang masih berada di pelukan Tama sembari menangis tersedu-sedu.

"Jangan mennagis, sayang. Aku janji semuanya akan baik-baik saja. Sebaiknya kita pulang," kata Tama yang diangguki oleh Kayla

Rasa trauma pasti ada apalagi Kayla tidak pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya.

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

Tama sudah membawa istrinya pergi dari villa. kini mereka sudah dalam perjalanan pulang ke rumah.

Sepanjang perjalanan Kayla masih juga belum berhenti menangis. Ia masih trauma tentang kejadian yang menimpanya terlebih lagi yang melakukannya adalah teman satu kampusnya sendiri.

Kayla tidak pernah menyangka jika Leon akan bertindak sejauh itu. Ia menghargai rasa cinta Leon kepadanya, namun sebuah perasaan tidak bisa dipaksakan. Kini hati dan perasaan cintanya hanya untuk satu orang yaitu suaminya.

"Sudah sayang jangan dipikirkan lagi ya." Tama memegang tangan Kayla, lalu ia kecup lembut untuk menenangkannya.

"Tapi bby aku takut kalau nanti dia macam-macam lagi di kampus," ujarnya merasa takut jika Leon akan berbuat hal serupa lagi.

"Sayang aku pastikan itu tidak akan terjadi," tegas Tama.

Ia sudah menyuruh Kin untuk membereskan semuanya termasuk memberi pelajaran kepada Leon. Bahkan Tama tak segan-segan membuat bisnis keluarga Leon down.

Siapapun yang berani mengusik keluarganya, Tama tak segan-segan untuk menghancurkannya.

"Sekarang kamu istirahat dulu," ucap Tama setelah sampai di rumah dan masuk ke dalam kamarnya.

Tama menarik selimut untuk Kayla kemudian berniat keluar kamar untuk menghubungi kedua orang tuanya dan mertuanya kalau Kayla sudah ditemukan agar mereka tidak khawatir lagi.

Baru saja Tama akan melangkah tangannya sudah dipegang oleh Kayla.

"Jangan pergi bby temani aku disini!" Pinta Kayla.

"Iya sayang." Tama naik ke atas ranjang merebahkan tubuhnya di samping Kayla dan memeluk istrinya.

Kayla membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya. Bagi Kayla pelukan Tama adalah yang paling nyaman setelah pelukan papinya.

Tak beberapa lama Kayla sudah tertidur. Tama ingin bangun dari tempat tidur, tetapi baru saja dirinya bergerak sedikit Kayla malah makin mengeratkan pelukannya. Apa boleh buat akhirnya Tama pun ikut tertidur bersama dengan Kayla.

Cukup lama mereka berdua tertidur. Kayla menyipitkan matanya saat mendengar dering ponsel Tama berbunyi. Ia bangun dari tidurnya dan menyandarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur.

Kayla mengambil ponsel suaminya di atas nakas. Ternyata bundanya yang menelfon buru-buru Kayla mengangkatnya.

"Assalamualaikum Bunda," ucap Kayla setelah menggeser tombol hijaunya.

"Wa'alaikumsallam sayang. Nak kamu baik-baik saja, kan?" Tanya bunda dengan cemas.

"Kay baik-baik saja bund. Bunda jangan khawatir lagi ya," kata Kayla.

"Alhamdulillah kalau begitu. Oh iya, suamimu mana kok kamu yang mengangkat panggilan bunda?"

"Mas Tama lagi tidur bund." Kayla melirik kilas ke arah Tama yang masih terlelap di sampingnya.

"Dasar anak itu pel*r sekali dia," gerutu bu Sukma.

"Pel*r?" Kayla mengernyitkan dahinya. "Apa itu, bund?" tanya Kayla.

"Nempel bantal langsung molor," celetuk bu Sukma sambil terkekeh.

"Bunda bisa aja," ucap Kayla tertawa kecil.

"Ya sudah bunda tutup dulu telfonnya ya," ucap bunda.

"Ok bund, wassalamu'alaikum."

"Wa'alaikumsallam."

Kayla tertawa kembali mengingat ucapan mertuanya. Menurutnya yang dikatakan bunda adalah benar. Pasalnya Tama memang gampang sekali tertidur jika sudah nempel sama bantal.

Mendengar suara orang tertawa membuat Tama terbangun dari tidurnya. Ia menoleh ke arah suara itu dan ternyata istrinya lah yang sedang tertawa.

Tama menatap ke arah Kayla. "Kamu kenapa tertawa sendiri, Kay?" Tanya Tama tiba-tiba membuat Kayla terperanjat kaget.

"Ya ampun bby kamu ngagetin aja."

"Lah kamu kenapa tertawa-tawa sendiri gitu?" tanya Tama lagi.

"Nggak papa kok bby, aku cuma ingat ucapan bunda aja tadi pas telfon," tutur Kayla.

"Bunda tadi telfon?"

Kayla hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan suaminya.

"Terus bunda bilang apa sampai kamu tertawa seperti itu?" tanya Tama penasaran.

"Bunda bilang kamu itu pel*r, bby," jawab Kayla sambil terkekeh.

"Apaaa!!" Teriak Tama terkejut.

"Isshh, nggak usah teriak-teriak juga kali bby."

"Kok bunda bilang gitu sih." Tama kesal dengan bundanya yang seenaknya aja ngatain anaknya yang paling ganteng ini pel*r.

"Loh memangnya kenapa, bby? Kan memang benar adanya," saut Kayla sambil tertawa.

Tama mendengus kesal ternyata istrinya itu sama saja seperti bundanya sama-sama suka mengejek pikirnya.

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

Leon tersadar dengan keadaan yang sudah terikat di kursi. Orang yang pertama dilihat oleh Leon adalah Kin yang sedari tadi duduk di depan Leon dan menunggunya sadar.

"Kau sadar juga akhirnya," ucap Kin berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Leon.

"Siapa kau? Kenapa aku terikat begini? Dimana Kayla?" Berbagai pertanyaan Leon berikan kepada Kin.

"Saya adalah Kin sahabat sekaligus assisten pribadi dari Adhitama Syahreza seorang pengusaha muda yang terkenal dan suami dari Kayla Syakira." Jelas Kin penuh penekanan di setiap katanya. Matanya menatap tajam ke arah Leon.

"Saya peringatkan jangan pernah sekali-kali menganggu Kayla lagi! Jika kau masih berani mengganggu ataupun mendekatinya saya tidak akan segan-segan menghabisimu."

Ancaman Kin membuat Leon menelan salivanya susah payah. Tatapan mata Kin yang tajam membuatnya bergidik ngeri.

"Kau mengerti apa yang ku maksud?" Bentak Kin yang membuat Leon tersentak kaget.

"Me—mengerti Tu—tuan," ucap Leon terbata-bata.

Tugasnya sudah selesai, Kin kemudian pergi meninggalkan tempat itu.

Kali ini Leon masih selamat karena Kin masih bermurah hati tidak melukainya. Akan tetapi sesuai perintah Tama tadi bahwa Kin akan membuat perusahaan milik keluarga Leon down.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

"Bby laper," rengek Kayla yang sedang menonton film sambil bersandar di bahu suaminya.

"Hmm... ya udah kamu mau makan apa? Nanti aku pesan makanannya," ucap Tama.

"Aku mau soto, mie ayam, sate ayam, dan bakso. Terus minumnya es jeruk." Jawab Kayla antusias.

Tama membelalakkan matanya tak percaya mendengar semua pesanan Kayla yang menurutnya itu sangat banyak. Apakah Kayla akan sanggup memakan semua? Ia takut nanti malah dirinya yang disuruh untuk menghabiskan.

"Kamu yakin mau makan itu semua?" tanya Tama.

"Iya bby, memangnya kenapa? Tidak boleh?" Tanya Kayla balik dengan menunjukkan puppy eyes nya.

"Tentu boleh, sayang. Apa sih yang nggak buat kamu," jawab Tama.

Ia kemudian mengambil ponselnya dan memesan semua makanan yang Kayla inginkan.

Tama merebahkan diri di sofa dengan kepala yang diletakkan di atas paha istrinya. Reflek Kayla mengelus ujung kepala suaminya menyisir rambut Tama dengan jari-jarinya.

"Sayang besok tidak usah berangkat ke kampus ya," pinta Tama dengan tangan yang terulur untuk mengelus pipi mulus Kayla.

"Kenapa bby?" tanya Kayla heran.

"Suamimu ini ingin kau ikut ke kantor."

"Untuk apa? Kan bby pasti sibuk nanti aku malah ganggu." Kayla menundukkan kepalanya mengecup kilas pipi Tama.

"Sini sekalian, sayang," goda Tama sambil menunjuk bibirnya dan tersenyum.

Terdengar bel rumah berbunyi mungkin makanan yang dipesan oleh Tama tadi sudah sampai.

"Biar aku yang buka." Kayla beranjak dari duduknya untuk membukakan pintu.

"Tunggu!" cegah Tama menghentikan langkah kaki Kayla. "Biar aku yang buka kamu duduk aja!"

Tama baru menyadari kalau istrinya hanya memakai hotpants dan kaos oblong yang kebesaran. Tentu saja Tama tidak ingin siapapun melihat penampilan istrinya yang begitu makannya lebih baik Tama yang membukakan pintunya.

°

°

°

°

°

°

°

Terimakasih sudah membaca FIRST LOVE

Jangan lupa untuk like Comment dan vote ya biar aku tambah semangat nulis😘

1
Janah Selaluinginsetia
Luar biasa
Rosdiana Diana
lanjuttt
jendri jack
tdk seru...
Ezrahi
Hadir.. like mendarat.
mampir ya
IG : Chocollacious
jempol
Ezrahi
aku mampir, mampir balik yuk
Sinta Mayapada
aku lupa apa macem mana knp masalah baby hilang ya ,apa aku yg lupa dgn cerita nya ,udah tau blm siapa yg buat kayla ke hilangan baby ????????
IG : Chocollacious
triple like kak
ayyona
jempolin lg 😍
ayyona
suka suka 😍
ayyona
mas...🤭😍
ayyona
nitip jempol duyu 😍😘
ayyona
like lg nih 😍
ayyona
mau nyubit lena deh
ayyona
like lg dong 😍
ayyona
jempol dong 😍
ayyona
like duyu 😍
ayyona
jempolin 😍
ayyona
boom like duyu ya 😍
ayyona
mampir lg akak, semangat 😍😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!