NovelToon NovelToon
MAAFKAN AKU, ISTRIKU

MAAFKAN AKU, ISTRIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:14.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: nazwa talita

Perjuangan Abimanyu untuk mendapatkan kembali cinta Renata, sang istri yang telah berulang kali disakitinya.

Tidak mencintai gadis yang menjadi wasiat terakhir ibunya membuat Abimanyu seringkali menyiksa dan menyakiti hati Renata hingga berkali-kali.

Akankah Bima bisa kembali mendapatkan cinta istrinya? Sementara hati Renata telah mati rasa akibat perbuatan Abimanyu yang telah menyebabkan buah hati dan ibunya meninggal dunia.

"Mas Bima-"

"Panggil aku Tuan seperti biasanya, karena kau hanyalah seorang pembantu di sini!"

"Ta-tapi Mas, kata Nyonya-"

"Ibuku sudah meninggal. Aku menikahimu karena keinginan ibuku, jadi kau jangan berharap dan bermimpi kalau aku akan menuruti keinginan ibuku untuk menjagamu!"

"I-iya, Tu-Tuan ...."

Yuk! Ikutin ceritanya, jangan lupa siapin tisu karena novel ini banyak mengandung bawang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 HARUS MENGAKHIRI SECEPATNYA

"Apa maksudmu dengan bekerja, Renata?" Suara Bima meninggi saat mendengar ucapan Renata.

Sementara Renata menarik napas panjang mendengar teriakan suaminya.

"Semalam kau bilang tidak ingin tinggal di rumah ini lagi, kau bilang kau hanya akan datang dan membersihkan rumah ini saja, kau juga meminta untuk dicarikan orang untuk membantumu membereskan rumah ini, dan sekarang, kau bilang kau akan berangkat bekerja?"

"Memangnya uang yang kuberikan padamu tidak cukup untuk menghidupimu dan keluargamu?" Bima menatap Renata dengan tajam. Ia sungguh geram mendengar ucapan Renata.

"Saya hanya bersiap pergi sebelum Tuan dan Nyonya rumah ini mengusir saya. Apa saya salah, karena saya cukup tahu diri kalau saya tidak diinginkan di rumah ini?"

"Aku tidak pernah mengatakan kalau aku akan mengusirmu dari rumah ini, Renata. Aku tidak-"

"Tuan memang tidak pernah mengatakan kalau Tuan akan mengusir saya dari rumah ini. Tapi perjanjian tidak tertulis yang Tuan katakan kalau Tuan hanya ingin pernikahan kita hanya sampai satu tahun membuat saya mau tidak mau harus menyiapkan diri untuk mencari uang sendiri."

"Tuan pasti sangat tahu kalau saat ini saya adalah kepala keluarga karena saya adalah anak tertua dan saya sudah tidak mempunyai ayah, karena itu saya harus bekerja keras sebelum Tuan dan Nyonya Shinta mengusir saya dari rumah ini!" Suara Renata tidak kalah keras. Gadis itu merasa kesal karena Bima seringkali menggunakan amarah saat berbicara dengannya.

"Aku dan Shinta tidak akan mengusirmu dari sini karena biar bagaimanapun kau adalah-"

"Saya akan tetap bekerja meskipun kau melarangnya, Tuan!"

"Renata, kau ...!"

"Sebaiknya Tuan sarapan dulu, biar tidak marah-marah terus!"

Bima menatap Renata yang entah kenapa semakin menarik di matanya.

"Saya pergi dulu, Tuan. Tuan bisa telepon istri Tuan untuk menemani Tuan sarapan," ucap Renata saat dia sudah selesai memberikan makanan pada Bima.

"Istriku sedang berada di hadapanku, untuk apa aku meneleponnya?" Bima menatap Renata sambil menyuapkan

makanan ke dalam mulutnya.

Sementara Renata menatap pria itu dengan kesal.

"Saya pergi dulu-"

"Temani aku makan, kalau tidak, aku tidak akan mengizinkanmu pergi dari sini, Renata!" potong Bima cepat saat perempuan itu beranjak dari duduknya.

"Tuan, saya sudah terlambat. Saya tidak mungkin-"

"Sayang ... apa yang kau lakukan? Kenapa pembantu itu duduk di hadapanmu dan makan bersama kamu?" Suara seorang perempuan yang tidak asing di pendengaran Renata, memotong ucapannya.

Renata menghela napas panjang. Mencoba menetralkan perasaannya. Perempuan itu beranjak dari hadapan Bima yang saat ini sedang menatap Shinta dengan penuh cinta.

"Sayang ... kau datang?"

Bima beranjak dari duduknya, mendekati perempuan yang kemarin meninggalkannya di Bandara.

"Kau sungguh menyebalkan! Kenapa kau tidak menemuiku di apartemen?" Shinta memeluk Bima sambil merajuk manja.

"Kamu bilang, aku tidak boleh menemuimu seminggu ke depan, jadi aku sengaja membiarkan kamu menenangkan diri."

"Kamu ini benar-benar tidak peka!" sungut Shinta. Wajah cantiknya terlihat cemberut.

"Aku kan lagi hamil, mood aku berubah-ubah. Kenapa kamu nggak ngerti juga?"

"Maafkan aku, Sayang ...." Bima mendekap erat perempuan yang dicintainya itu. Sementara Renata menatap mereka dengan jengah, kemudian beranjak pergi meninggalkan kedua orang yang sedang dimabuk cinta itu.

Renata menarik napas panjang berkali-kali, mencoba menetralkan rasa sakit yang mengalir ke dinding hatinya. Perempuan itu menepuk dadanya yang terasa sesak, sekuat apapun mencoba menepis, tetap saja, rasa sakit itu kian terasa.

*Sabar, Renata, ini baru awal. Kau masih harus menyiapkan hatimu untuk beberapa bulan ke depannya.

Beberapa bulan?

Tidak! Sepertinya aku harus mengakhiri semua ini secepatnya*.

Bersambung ....

1
evi carolin
gampang emang minta maaf wong cuma ngomong doang abis tu bersikap spt tidak terjadi apapun sdngkan yg tersakiti akan merasakan seumur hidup
Ratna Ningsih
visual bima, masih kurang thor🤦🤦
Ratna Ningsih
kehidupan sehari-hari memang banyak persamaan satu sama lainnya. begitu jga seorang penulis melihat satu kejadian, dia akan menuangkan kreatif dan halunya menurut versi sang penulis. readers hanya menikmati hasil karya, cocok kita baca bila ga cocok yaa tinggalin. penikmat ga bisa memaksa seorg penulis untuk mengikuti setiap keinginan apa maunya. by the way good job sister. semangat 💪💪💪👍👍
Muhardi
promo nya nnt aja thor...kurang seru jadi nya nih
Muhardi
lanjut thor...tetap semangaaaaat
Muhardi
bagus rena...cerai saja
Muhardi
rena bodoh....nggak usah peduli amanat ..bilang aja klw kamu mau bertahan krn sdh cinta...mikir Reeeeenn....
yuyunn 2706
wk wk wk Rena baper
yuyunn 2706
kasian Rena bagai pungguk merindukan bulan
Inooy
ini cerita luar biasa menguras emosi, emosi kemarahan dn emosi kesedihan..dr awal smp akhir banjir air mata 😭😭

cerita nya sih menurut aq bagus bgt,,bersih dr pelakor tp emosi ma kelakuan seorang suami yg menyia nyiakan istri nya..dn tingkat keegoisan s suami yg g ada dua nya bikin aq yg baca pengen nampol rasa nya 😁

bagus nya ni cerita hanya menceritakan seorang suami yg berusaha meminta maaf ma istri nya yg udh d sakiti yg sangat amat menyakitkan..dn d sini beda dgn cerita2 yg pernah aq baca yg kebanyakan nya langsung memaafkan..dn kembali rujuk lg,,d sini emosi pembaca benar2 d mainkan dgn keegoisan dn kengeyelan s suami utk mendapatkan maaf dr istri nya...aaahh benar2 menguras emosi buangeeet 👍👍
Jetva
harta gono gini adalah harta yg didapat selama pernikahan..bukan sebelum..apalagi harta peninggalan ortu/warisan...itu bukan harta gono gini..
Jetva
bagus Ren..jgn mau ama laki" biadab..
Jetva
saran aq, kamu bundir a,a Bim...ga ada guna kata maafmu...
Jetva
Luar biasa
Jetva
Renata lumpuh krn pinggangx cedera parah...
Jetva
TOOOOBAAAAAT...SYUKURIN BIMA...TERIMA KARMAMU...DIKASIH BERLIAN MALAH DIBUANG N MUNGUT KERIKIL DIJALANAN...
Jetva
Aldrian knapa ga videoin...??pada to. lol...
Siti Heriyah
bukan tinggal talak y ...
masa ke pengadilan dua2nya
Anonymous
zxzPApDSddd qll
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!