NovelToon NovelToon
Bertukar Jiwa

Bertukar Jiwa

Status: tamat
Genre:Action / TimeTravel / Balas Dendam / Kriminal / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Berubah manjadi cantik / Chicklit / Tamat
Popularitas:281.1k
Nilai: 5
Nama Author: xianyan

Pengumuman! sedang masa di revisi dari bab 85
Maaf, atas ketidaknyamanannya, mungkin akan ada pengubahan jalan ceritanya, terima kasih

Bagaimana jadinya ketika seorang wanita Mafia bertukar tubuh dengan seorang gadis SMA yang merupakan kekerasan sekolah, tak hanya itu gadis itu juga merupakan putri dari cinta pertamanya? Akankah dia bisa menjalani kehidupan itu? Dan membantunya membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakitinya? Simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xianyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

" Hai. " sapa Sang malaikat maut seraya melambaikan tangannya dengan muka tanpa dosanya membuat Ruksa ingin sekali meninju wajah itu dan menjadikannya bubur, lalu ia berikan pada hewan anjing.

Namun, ia harus menahannya, sebab ia tak mungkin membuat keributan dan menghancurkan ken- acara keluarganya bersama ayah Dania. Meski sebenarnya sudah hancur sejak kedatangan makhluk itu.

Sebisa mungkin ia menenangkan diri dan menganggap bahwa makhluk itu tak pernah ada. Memfokuskan matanya pada film yang masih berlangsung itu.

Akan tetapi, seakan ingin menguji kesabarannya, makhluk yang menyebutnya dirinya itu sebagai malaikat maut itu, tertawa terbahak-bahak, menjerit tepat di samping telinganya, tak hanya itu saja, bahkan kerena tubuhnya yang tak bisa diam itu membuat popcorn yang dipegangnya menjadi berhamburan kemana-mana.

Kini kepala Ruksa telah penuhi oleh popcorn milik sang malaikat maut. Kedua tangannya menggenggam erat ujung bajunya, salah alisnya berdenyut. Menahan amarah yang sudah terbendung di dalam dirinya.

Namun semakin ia menahan amarahnya, semakin menjadi pula sikap makhluk itu membuat Ruksa tak bisa menahannya lagi, ia pun menoleh seraya mendelik tajam.

" Bisa diem nggak? Dan juga lo ngapain di sini? " tanya Ruksa dengan sedikit berbisik.

Mahkluk itu mengusap air matanya akibat terlalu banyak tertawa ia pun menoleh pada Ruksa, dalam hitungan detik raut wajahnya berubah menjadi dingin. " Ay lagi salto, ya nonton lah masa itu dua mata nggak bisa lihat dengan jelas. Makanya kalau pake kacamata jangan yang tebal-tebal jadi nggak bisa lihat dengan jelas kan." Sarkasnya

" Bukan itu yang gue maksud tapi . . .

" Dek tolong jangan berbicara, ganggu orang lain yang lagi ketawa." Sela salah satu penonton yang berada di belakang kursinya.

Dahi Ruksa mengernyit, dan melihat ke sekeliling dan mendapati bahwa semua orang yang berada di bioskop tengah tertawa terbahak-bahak termasuk ayah Dania, bahkan makhluk itu pun ikut tertawa. Hanya dirinya seorang yang tidak tertawa sama sekali.

Ia pun melirik layar yang menunjukan peran protagonisnya tengah dikerubungi oleh ratusan kecoak.

Bukannya ingin tertawa, Ruksa malah ingin memuntahkan semua isi perutnya.

Namun, Karena tak ingin menambah masalah, ia pun hanya bisa melontarkan kata maaf seraya tertawa canggung, lalu kembali menatap layar yang masih memperlihatkan sang protagonis dengan ratusan kecoak di tubuhnya.

Lucu dari mananya anjir? batinnya.

Setelah film itu selesai, perut Ruksa tak bisa berhenti bergejolak, seakan-akan isi perutnya bisa keluar saat itu juga, bahkan rona di wajahnya sudah pucat pasi.

Ruslan yang menyadari hal tersebut menjadi panik dan menawarkannya untuk pergi ke rumah sakit.

Akan tetapi, Ruksa menggelengkan kepalanya seraya melambaikan tangannya dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja dan hanya butuh ke toilet saja.

" Kamu yakin tak perlu ke rumah sakit? "

" Sangat yakin. "

Ruslan pun menghembuskan nafasnya, tangannya mengelus puncak kepala putrinya. " Jika ada sesuatu kamu bisa hubungi ayah, kalau begitu ayah akan menunggu mu di sana. " ujarnya seraya menunjuk ke arah sebuah restoran cepat saji.

*

Setibanya di kamar mandi, degup jantung Ruksa masih tak berhenti berdebar, bahkan rona merah sudah menjalar di kedua pipinya. Kini rona di wajahnya sudah menyerupai sebuah tomat.

Ruksa sadarlah, tenangkan dirimu. Jangan bersikap berlebihan.

" Cie~ yang lagi jatuh cinta. Tapi perlu Ay ingatkan bahwa yu.. .

" Iya tahu, ngomong-ngomong. Lo ngapain di sini? Jangan bilang kalau Lo juga lagi menikmati malam mingguan. "

" Kalau iya kenapa? Lagi pula nggak ada aturan bahwa malaikat maut di larang malam mingguan. "

Mulut Ruksa pun hanya bisa menganga lebar mendengar pernyataan yang sangat sulit di terima oleh kedua telinganya. Karena kepalanya masih terasa pusing ia pun memilih untuk tidak meladeni makhluk itu, dengan pergi meninggalkannya yang masih sibuk merias diri.

Langkah Ruksa pun terhenti dan menatap makhluk itu sejenak lalu menggelengkan kepalanya heran, tingkahnya sudah seperti remaja yang sedang di mabuk cinta.

Karena hari sudah malam, dan besok dirinya dan ayah Dania harus membuka toko, keduanya akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah. Namun di tengah perjalanan mereka di hadang oleh sekelompok geng motor.

" Serahin uang lo, atau nyawa lo yang akan melayang. " ujar salah satu seorang remaja yang berusia sekitar 16 tahun, yang merupakan ketua geng kelompok itu. Salah satunya memegang sebuah celurit yang di arahkan pada Ruslan.

Tak ingin timbul masalah yang tidak di perlukan. Dengan patuh, Ruslan pun mengeluarkan dompetnya dan menyerahkan seluruh uang yang di milikinya.

Meski begitu, remaja itu tampak tidak puas dengan uang yang di berikan oleh Ruslan, dia pun memintanya untuk menyerahkan sepeda motor butut miliknya

Namun kali ini Ruslan menolak, sebab kendaraan itu merupakan saksi bisu bagaimana ia bisa melewati berbagai cobaan kehidupan hingga sekarang.

Karena tak menuruti keinginan dari mereka. Anak remaja itu pun langsung menyerang Ruslan dengan celurit tangannya, akan tetapi, karena tak memiliki kemampuan dasar, serangan yang di layangkan itu meleset. Dan berakhir dengan tubuhnya yang di banting ke tanah.

Anak remaja itu pun meringis kesakitan memegangi pinggangnya.

" Lo semua kenapa pada diam?! Cepat serang pak tua itu. " teriak remaja itu.

Seketika para bawahannya menyerbu Ruslan secara bersamaan.

Bukannya takut, ayah Dania malah menyeringai dan menyuruh putrinya untuk berada tepat di belakang punggungnya.

Dengan tenangnya, Ruksa menuruti perkataan ayah Dania, ia pun terduduk di atas sepeda motornya seraya melihat pria itu yang tengah beraksi.

Sepertinya, mereka memilih korban yang salah, sebab, pada masa SMA. Ruslan di beri gelar anjing gila, di mana ia tak akan melepaskan mangsanya. Tak ada siapa pun yang bisa menghentikan amukan pria itu termasuk dirinya.

Pria itu sering kali terlibat tawuran dan sering kali ia memenangkan tawuran tersebut, sebagian orang memanggilnya raja dari segala raja, karena mampu menaklukkan beberapa sekolah hanya seorang diri.

Tanpa membutuhkan waktu lama, pria itu bisa membereskan sekelompok remaja itu, dia pun merogoh ponselnya dan memanggil polisi.

Akan tetapi, ekspresi wajah pria itu tiba-tiba berubah, Ruksa yang masih terduduk terheran-heran melihat pria itu berlari kearahnya dengan raut yang sulit di artikan.

Karena penasaran, ia pun menoleh ke belakang dan mendapati salah satu mereka tengah mengayunkan sebuah tongkat baseball ke arahnya, karena jarangnya yang dekat membuat Ruksa tak bisa menghindari pukulan itu, ia pun hanya bisa memejamkan kedua matanya.

Dugh!!

Perlahan, Ruksa pun membuka kedua matanya dan mendapati ayah Dania yang tengah memeluknya, menjadikannya tameng dari pukulan itu.

Darah pun menetes ke wajah Ruksa, membuatnya yang melihat tersebut menjadi geram dan ingin membunuh pria remaja itu.

Namun siapa sangka bahwa hantaman itu tak membuat Ruslan ambruk, dan malah sebaliknya. Sorot matanya menjadi gelap, tangannya mengepal lalu melayangkan tinju itu pada wajah sang remaja hingga membuat remaja itu pingsan.

1
Di Elva
banyak kalimat yg tidak padu, tp ceritanya bisa disimak.. nice 👍
Liana Simon
keren ini ceritanya
Dede Mila
baca
Uci Umami
coba klw Arga tuh ga bodoh nd jujur ma ayahnya trus ga pengecut pasti ga terjebak dengan wanita itu ,trus Nisya juga ga mati 😭
Uci Umami
cih alay Luh Laila
Uci Umami
sumpah keren banget novel ini Thor....gue kasih bintang 5 klw ada 10 juga gue kasih , kata gue cerita novel u yg ini tuh sama kaya cerita novel yg lain genre fantasi, transmigrasi ke novel , reinkarnasi atau time travel yg lain tapi disini sih keren sih alur ceritanya ....ceritanya ga ketebak dan bikin gue ga nyangka ternyata Dania masih terhubung ma keluarga ruksa alias kembaran Aldan nd si Ruslan tuh blm nikah sama sekali... kasian sama si Nisya juga karena di perkosa trus ga disetujui untuk tinggal bersama anak2nya sama kakek Chandra jadi dia bawa salah satu anaknya, novel lu tuh bener2 keren sih semua misteri akhirnya kebongkar,kata gue awal2 ceritanya bikin bosen tapi malah greget nd bikin penasaran trus setiap baca bab demi bab nya..sukses selalu thor
Uci Umami
kayanya dia yg ambil keperawanan ruksa
Ipit Pugar
hahahaha ada2 ada ya malaikat maut salah sabut nyawa
Cahaya Bulanppppppppppp
hi
Naraa 🌻
Clara licik ya, dia merangkul anak² yg kurang perhatian dari ortu terus di jadikan senjata
Naraa 🌻
kan bener El ada hubungannya
Naraa 🌻
Gue heran Ruksa katanya mafia, tapi knp gegabah Mulu, ga bisa main cantik, ceritanya bagus tapi agak membosankan, semangatt thor
mr. rmayy
seruuu banget ceritanya. gk nyangka udah habis padahal bacanya gk lama² amat deh. seru² banget ahh. dan makasih yah buat authornya yang udah semangat bikinya sampe tamat em yeyy
mr. rmayy
wahh memang benar yah kata orang. luaran buku tidak mencerminkan bagaimana dalamnya em.
mr. rmayy
wah³ licik juga yahh aldan. hahahhahah
mr. rmayy
terus darah Dania hitam emang?
mr. rmayy
yaelah emangnya tuh sekolah punya loh hah? kgak kan..
mr. rmayy
wkwkwkwkw pasti malu bangett tuhh..
mr. rmayy
wahhh author plotwist sekali. wahh saya dipermainkan lagi sekali yah. bener² dah
mr. rmayy
wahh thorr sangat baguss ya cerita nya. baru pgen marah eih gk jadi sekarang em
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!