NovelToon NovelToon
Potongan Cinta

Potongan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / BTS / Tamat
Popularitas:177.3k
Nilai: 5
Nama Author: rannty

Resha kembali menikah untuk kedua kali, bersama seorang pria yang sudah di kenalnya sejak masih kuliah.

****

Mengapa Resha menikah 2 kali? ada apa dengan suaminya yang pertama? saksikan ceritanya
hanya disini.... ☺

HAPPY READING


🥀🥀🥀

Hai kakak2 semuanya 🙂
Ini karya baruku, mohon bimbingannya ya ☺️
Dibaca aja dulu jangan lupa like-nya...
Suka? klik favorit dong, kasih vote juga ☺️
Kalau ada yang salah mohon koreksinya ya 😉
Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rannty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB Keduapuluh Enam

Hampir pukul 7 malam namun Rafa belum pulang juga, biasanya dia selalu pulang tepat waktu. Apalagi tadi siang dia mengatakan akan pulang lebih cepat, apa yang terjadi dengan Rafa? Apa sebaiknya aku menelfon ke Kantornya? Sepertinya tidak mungkin untuk menelfon ke Kantor, pasti sudah tidak ada orang disana.

Sebaiknya aku menelfon Rasya untuk menanyakan apakah Rafa kerja lembur atau tidak.

" Halo, siapa ini? " tanya Rasya di balik telfon

" Rasya, ini aku Resha " kataku

" Oh, ada apa Sha? " tanya Rasya lagi

" Begini Sya, aku mau tanya apa Rafa bekerja lembur hari ini? " tanyaku kemudian

" Rafa lembur? Tidak pernah Sha, dari awal dia bekerja dia sama sekali tidak pernah kerja lembur. Dia selalu berusaha menyelesaikan pekerjaannya sebelum pulang, memangnya ada apa Sha? Apa dia belum pulang? " Rafa kembali bertanya setelah memberikan penjelasan kepadaku

" Iya Sya, sampai sekarang Rafa belum pulang padahal tadi siang dia bilang akan usahakan untuk pulang cepat. Tapi sudah jam segini belum pulang juga " kataku mulai khawatir

" Tunggu sebentar Sha, ada cctv di setiap ruangan. Aku akan cek apakah Rafa ada di Kantor atau tidak " lanjut Rasya

" Baiklah, aku tunggu " kataku dan menunggu Rasya mengecek cctv-nya

" Halo Sha, kamu masih di sana kan? " tanya Rasya setelah beberapa menit melihat cctv

" Iya, bagaimana Sya? Apa Rafa masih di ruangannya? " aku segera bertanya setelah Rasya kembali ke telfonnya

" Tidak Sha, aku sudah melihat ke ruangannya dan beberapa ruangan yang mungkin dia datangi, tapi dia tidak ada di sana. Yang aku lihat Rafa justru keluar dari Kantor pukul 3 sore " jelas Rasya

" Apa? Rafa sudah keluar dari Kantor sejak pukul 3 sore? Lalu kemana dia pergi? " tanyaku cemas

" Aku tidak tau Sha, apa mungkin dia pulang ke rumah Orangtuanya? " Rasya berusaha memberikan jawaban agar aku tenang

" Tidak Sya, itu tidak mungkin. Dia pasti akan mengajakku kalau pulang ke rumah Orangtuanya " kataku kemudian

" Benar juga, apa kamu yakin kalau Rafa belum pulang Sha? " Rasya kembali bertanya untuk memastikan

Untuk sesaat aku berpikir, bagaimana aku bisa mengatakan kalau Rafa belum pulang? Tadi siang setelah pulang dari tempat kerja Rafa aku langsung tidur, bagaimana kalau Rafa sudah pulang sejak sore tadi tapi aku tidak mengetahuinya? Apa sebaiknya aku cek ke kamarnya saja? Siapa tau dia memang sudah pulang sejak sore tadi.

" Halo Sha, halo, kamu masih di sana kan? " pertanyaan Rasya membuatku berhenti berpikir dan kembali sadar

" Ah iya Sya, ya sudah aku tutup telfonnya ya, terima kasih " kataku lalu menutup telfon tanpa mendengar jawaban Rasya

Aku pergi ke depan kamar Rafa dan mengetuk pintu sebelum memutuskan untuk masuk, setelah kejadian kemarin aku tidak berpikir untuk masuk kedalam kamarnya lagi.

tok tok tok

" Rafa, kamu ada didalam? ( tok tok tok ) maaf mengganggu, tapi Resha hanya mau memastikan apa kamu sudah pulang atau belum " kataku sambil terus mengetuk pintu

Aku menunggu beberapa menit namun tidak ada suara dari dalam kamar, dan Rafa juga tidak membuka pintu kamarnya.

" Apa mungkin Rafa sudah tidur? " gumam ku

" Tapi sekarang baru jam 7 lebih, sepertinya tidak mungkin kalau Rafa sudah tidur. Apa Rafa belum pulang ya? Dia pasti akan memanggilku kalau dia sudah pulang kan? Terus kemana Rafa pergi? " aku terus bergumam sambil memikirkan dimana tepatnya Rafa berada

Aduh Resha, kenapa tidak kepikiran untuk menelfon ke handphonenya? Astaga kamu ini.

Aku menelfon nomor Rafa, tapi sepertinya aku mendengar suara telfon berdering dari dalam kamarnya. Aku memegang gagang pintu dan membukanya dan ternyata pintu kamar Rafa tidak dikunci sama sekali.

" Fa, kamu sudah tidur? Resha masuk ya " tanyaku setelah mematikan telfon dan masuk kedalam kamar Rafa

Aku melihat Rafa tengah tidur diatas ranjang membelakangi pintu, aku semakin mendekat dan kembali memanggil Rafa namun tidak ada jawaban sama sekali.

" Rafa, kamu kenapa? " tanyaku saat berdiri di samping dia tidur dan ku lihat Rafa seperti kurang sehat

" Astaga Rafa, badan kamu panas sekali dan kenapa ada ruam di leher dan tangan kamu? " tanyaku kemudian setelah mengecek dahinya

" Kita ke rumah sakit ya, sebentar aku telfon dulu " ajakku kemudian

" Tidak perlu Sha " Rafa memegang tangan dan mencegahku menelfon

" Tapi badan kamu panas sekali Rafa " aku merasa cemas dengan keadaannya

" Hanya perlu minum obat dan istirahat saja, nanti juga baikan " balas Rafa

" Tapi Fa...... "

" Sha, aku mohon, aku tidak mau pergi ke Rumah Sakit " pinta Rafa tak berdaya

" Baiklah, apa kamu sudah meminum obatnya? " tanyaku setelah menyetujui Rafa untuk tidak pergi ke Rumah Sakit

Rafa menggeleng dan mengatakan kalau dia sudah membeli obat dan meletakkannya diatas meja.

" Tunggu sebentar, akan ku ambilkan makanan dan air dulu " aku pergi ke dapur untuk mengambil nasi

" Fa Rafa, makanlah dulu sebelum meminum obat " kataku setelah kembali ke kamar

Aku membantu Rafa untuk duduk dan menyuapinya makan karena dia terlihat sangat lemah.

****

Rafa kembali tidur setelah makan dan minum obat, aku mengompresnya untuk membantu mengurangi demamnya yang cukup tinggi.

Saat mengompres Rafa, mataku tak sengaja melihat ke arah obat yang di minumnya tadi. Ada beberapa obat di sana, namun yang membuatku terkejut adalah obat yang memilik tempat dan warna yang berbeda dari obat yang lainnya dan terdapat tulisan yang terlihat asing yaitu Antihistamin.

Obat apa ini? Baru kali ini aku melihatnya dan sepertinya ini bukan obat demam, gatal-gatal atau vitamin.

Aku mencari dan melihat di internet tentang obat Antihistamin, aku terkejut saat mengetahui bahwa itu adalah obat untuk alergi udang. Bagaimana bisa? Jadi Rafa alergi udang tapi dia tetap memakannya atau dia memang tidak tau?

Bagaimana sekarang? apa yang harus ku lakukan? Internet, aku bisa mendapat informasi apapun dari sana.

****

****

Aku tertidur di samping tempat tidur Rafa setelah membuat air lemon dan kembali mengompresnya, aku mencari apapun yang bisa ku lakukan untuk mengurangi alergi Rafa. Dan menemukan beberapa artikel yang menunjukkan bahwa air lemon adalah salah satu obat tradisional untuk mengurangi sedikit alergi Rafa, juga salah satu bahan yang saat ini tersedia tanpa perlu mencari dan membelinya.

****

Aku terkejut saat menyadari bahwa aku telah tidur di ranjang Rafa, astaga apa yang ku lakukan? bagaimana bisa aku tidur di ranjang Rafa dan dimana dia sekarang?

" Kamu sudah bangun Sha? " tanya Rafa saat masuk ke dalam kamar

" Rafa, bagaimana keadaan kamu? Apa kamu sudah merasa lebih baik? Seharusnya kamu tetap berbaring dan jangan bergerak dulu " kataku merasa khawatir

" Resha, aku hanya demam bukannya patah tulang. Lagipula aku sudah merasa lebih baik setelah meminum air lemon yang kamu buatkan tadi malam " balas Rafa

" Kenapa kamu tidak membangunkan ku? Dan sejak kapan aku tidur di ranjang? " tanyaku kemudian

" Sejak aku bangun semalam dan minum air lemon " balas Rafa

" Apa? Terus kamu tidur dimana? " tanyaku lagi

" Di sofa "

" Apa? Kamu tidur di sofa? Bagaimana bisa, kamu sedang tidak sehat tapi malah tidur disana? " tanyaku kembali khawatir lalu mengecek suhu tubuh Rafa

Rafa hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dariku.

****

*****

****

Selamat membaca 🙂

Jangan lupa like, vote dan rate-nya ya

Kritik dan saran sangat diperlukan untuk membuat karya menjadi lebih baik

Terima kasih atas dukungannya 🙂

1
Ankaka
maaf. td resha ktmuan sm viona. tiba2 ktmu Rafa diluar kota. aku kudu pie??? 🤔
Rannty: Terima kasih kak, sudah singgah di karya pertamaku 🙏 Resha memang bertemu Viona, tapi tidak bertemu Rafa. Rafa dan Resha mengobrol lewat telfon.
total 1 replies
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Lanjut
Nda Oom
cerita'y masih gantung sepertinya cepat diup ya thor....
Rannty: ceritanya berlanjut ke novel selanjutnya kak, dengan judul "Cahaya bulan dilangit Mercusuar" 😊 mampir kesana yuk 😬
total 1 replies
Arandiah
aku mampir lg kak, done like too ☺️
Arandiah
Aku mampir Thor, done like too ☺️
Rannty: mksh kak diah mampir sini juga 🙏😊
total 1 replies
Mei Shin Manalu
Semangat
Rannty: mksh kak 🙏☺
total 1 replies
Byna Hasnawati
ini blm selesai thor, cerita jls msh gantung
Rannty: cerita lanjutnya ada di novel baru kakak, dengan judul Putra Putri di Mercusuar
total 1 replies
✨ĐⱤ₳₥₳: 🆀🆄🅴🅴🅽 🅱 👑
Mj sang sopir hadir kk.... semangat berkarya Thor🤭🤭
Rannty: mksh banyak kak queen 👍👍🤗
total 1 replies
Bii•_•Annisa◉‿◉_ Jcw~
lanjut untuk kamu..semangat yahh.

dapet salam nih dari Cinta Rumit Azizah...


Semangat doang cerita nya bagus aku lanjut baca dulu yah
Bii•_•Annisa◉‿◉_ Jcw~: sama² :)
total 2 replies
TK
ulsdh habis
Rannty: wah.. dah di boom like ampe abia nih sama kak ela 😁 mkah banyak kak ela 👍☺☺
total 1 replies
TK
booommm lg 😍✌️
TK
boommm
TK
bommm like lagi
TK
booommmm
TK
lanjut bomm
Rannty: mksh banyak atas boom-nya kak ela 👍😇🙏
total 1 replies
TK
lanjut bommm
Rannty: mksh kak ela 👍😇
total 1 replies
TK
menjejak kembali
Rannty: oke 👍 mksh banyak kak ela atas jejaknya 😇
total 1 replies
Happy♡~
Hai kak Author! Aku mampir bawa like nih 👍..
Semangat selalu..!

Salam dari~Anak sekolah yang tak mampu
Feedbacknya jangan lupa ya 😉
Terima Kasih 💖
Rannty: mksh sudah mampir sini kak 🙏😇
total 1 replies
TarSt⭐r
semangat kak 👍
Rannty: mksh kak tar sudah mampir sini 👍☺
total 1 replies
kathy °𝐍𝐍᭄ ♛⃟⃝𓆊
aku bersamamu kak 💗
Rannty: mksh kak kathy ☺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!