NovelToon NovelToon
Cinta Tanpa Batas (Gadis Nakal Kekasihku)

Cinta Tanpa Batas (Gadis Nakal Kekasihku)

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sabina nana

Tama, cowok baik-baik, kalem dan jago olahraga yang jatuh cinta dengan Raina si gadis yang terkenal dengan reputasi buruknya. Suka dugem, mabok, merokok, bahkan gosipnya dia pun jadi sugar baby simpanan om-om.

Tama menghadapi banyak tantangan agar bisa bersama Raina. Teman dan keluarganya yang tak menyukai Raina, rumitnya latar belakang keluarga Raina, juga cintanya yang penuh gairah yang amat sulit dikendalikan oleh cowok itu.

Kisah mereka terajut sejak masa di bangku kuliah. Saat mereka lulus, Tama berjanji akan menikahi Raina satu tahun kemudian. Tapi dengan banyaknya pihak yang menginginkan mereka untuk berpisah, bisakah mereka bertahan? Apalagi mereka terpaksa harus berpisah demi mempersiapkan masa depan untuk bersama?

Author masih belajar, tetapi selalu berusaha memperhatikan ejaan dan penggunaan huruf kapital yang benar sehingga nyaman di baca. Silahkan mampir😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabina nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Malam

Raina memasukkan notes dan pulpennya ke dalam tas dengan terburu-buru. Anya yang melihat ketergesaan Raina, mengernyitkan kening.

"Kenapa, elo? Kebelet boker?" komen Anya. Raina tertawa. Kelas terakhir hari ini baru saja usai. Hanya tersisa beberapa orang yang masih bergerombol di dalam kelas, membahas tugas.

"Laper," jawab Raina, segera beranjak keluar menuju pintu.

"Mau gue temenin? Gue pengen nyobain resto baru yang diceritain Jemma kemaren," kata Anya.

Anya tak butuh jawaban, karena Tama sudah menunggu Raina di depan kelas mereka. Cowok jangkung itu memakai kaus hitam dan jins, bersandar di dinding dengan sebelah tangan di saku celana. Beberapa cewek terang-terangan melirik Tama. Yang dilirik cuek saja.

Raina segera memeluk lengan Tama, yang langsung dibalas cowok itu dengan mengelus kepala Raina lembut.

"Lain kali aja deh kalo gitu, Ra. Gue duluan," kata Anya, mencibir kelakuan keduanya yang lagi bucin-bucinnya.

"Besuk gue traktir deh, Ceng. Mwuah!" balas Raina riang.

Sejak kelakuan Cello yang menyebarkan fotonya tempo hari, Raina sempat tak berani menginjakkan kaki ke kampus selama hampir seminggu. Tama berulangkali meyakinkannya, hingga akhirnya ia luluh karena Tama tak pernah membiarkan ia sendirian selama di kampus.

Tama akan menjemput Raina tiap pagi, jika jadwal mereka bentrok dia akan meminta Anya menemani Raina. Tama rela menunggu Raina menyelesaikan kelasnya, dan mengantar gadis pulang. Tama menjaga ketat Raina, tak pernah membiarkan gadis itu tanpa pengawasan.

Yang tak diketahui Raina adalah, diam-diam Tama menghajar beberapa cowok yang melontarkan kata-kata yang tak senonoh tentang Raina. Juga meminta seorang temannya yang jago meretas situs untuk menghack akun Instagram Cello dan akun-akun lain yang membagikan foto Raina.

Seperti halnya sesuatu yang mudah viral, semudah itu pula sebuah berita itu reda dengan sendirinya. Apalagi jika ada kabar lain yang lebih panas. Sekarang keadaan sudah berangsur kondusif bagi Raina, dan Tama pun tak lagi segan mengumbar kemesraan dengan Raina di depan umum.

Sampai di parkiran motor Tama memakaikan jaket Raina dan memasangkan helm di kepala gadis itu. Setelah yakin pengamannya terpasang sempurna, baru Tama memakai helmnya sendiri.

"Nanti aku nggak bisa mampir, ya. Mau makan malam sama Bunda," kata Tama, menatap gadisnya lekat. Raina mengangguk mengerti. Dalam hati berharap Tama mengajaknya untuk bertemu Bundanya.

"Jangan keluar malam. Di rumah aja, nonton film atau ajak Anya ke rumah," kata Tama lagi.

"Iya, ngerti," jawab Raina malas.

"Mau makan dimana? Tadi katanya laper,"

"Pengen mi instan bikinan kamu kayak kemaren itu. Pake sayur, sosis, telur sama rawit yang banyak," jawab Raina, berusaha menahan Tama selama mungkin bersamanya. Sejujurnya ia hanya ingin berduaan saja dengan Tama.

Tama memberinya tatapan teduh, mengelus lengan Raina lembut.

"Iya, aku bikinin."

Harapan Raina untuk diajak bertemu dengan Bunda Tama tak terwujud hingga cowok itu berlalu pergi setelah memastikan Raina aman di rumah. Dari cerita Tama, Raina tahu kalau cowok itu sangat menghormati ibunya. Salah satu wanita yang paling dicintai Tama dalam hidupnya adalah Bundanya.

Dulu pernah ada masa dimana Raina suka dengan tipe cowok badboy, ketua geng, hobi balapan dan aktivitas liar lainnya. Saat itu usianya masih abege. Tapi kini seiring ia dewasa, cowok yang tidak neko-neko, serius sekaligus penuh tanggung jawab seperti Tama ternyata jauh lebih jantan dan sangat maskulin di matanya.

Apalagi dengan fakta bahwa Tama sangat menghargai ibunya, ia percaya cowok yang menyayangi ibunya biasanya juga baik dan menghormati pasangannya.

Tama sedang mematut dirinya di cermin saat panggilan video dari Raina masuk ke ponselnya. Tama mendesah napas berat. Agak ragu mengangkat panggilan video itu.

"Hai sayang, duh, ganteng amat," suara Raina terdengar menggoda. Gadis itu terlihat sedang berbaring di ranjang, mengenakan gaun tidur dengan tali tipis di bahu. Tama menahan geram, menyadari sesuatu terbangun dari tidurnya. Sialan.

Sejak hubungan mereka makin dekat, mereka memang selalu melakukan panggilan video sebelum tidur malam. Dan biasanya itu adalah saat yang menyenangkan sekaligus menyiksa bagi Tama. Melihat gadisnya dengan baju terbuka, suara setengah mendesah karena kantuk, membuat Tama justru sulit tidur.

"Lagi siap-siap buat dinner sama Bunda," kata Tama datar sambil mengancingkan kancing kemeja biru dongkernya.

"Aku cemburu nih sama Bunda kamu. Kamu aja ngga pernah ngajakin aku dinner, apalagi pake baju serapi itu. Awas ya kalau berani tebar pesona sama cewek-cewek," ancam Raina main-main.

Tama tertegun. Menyadari kata-kata Raina yang mendekati kenyataan.

"Besok kita dinner, ya. Aku bakal pake baju rapi kaya gini." janji Tama. Raina tersenyum lebar.

"Janji ya?" Raina mengeluarkan sifat manjanya.

Tak lama kemudian terdengar Bunda Dayen memanggilnya. Tama buru-buru mengakhiri panggilannya dengan Raina.

Dayen menelisik penampilan putra bungsunya dari sisiran rambut yang rapi, kemeja lengan panjang yang sangat pas di badan Tama, celana hitam hingga sneaker Tama, lalu mengangguk puas.

"Gantengnya anak Bunda," puji Dayen saat Tama merangkulnya.

"Nggak mending Arka aja yang ikut Bunda makan malam sama Tante Salma? Aku bisa mati bosen nungguin Bunda ngobrol sama Tante Salma" Tama mencoba menawar.

"Huss, kamu ini. Abang kamu lagi banyak kerjaan. Lagipula nanti Tante Salma datang sama Almira kok. Kamu bisa ngobrol sama Almira biar nggak bosan," jawab Dayen.

Tama menggaruk kepalanya, bingung. Dia bukannya tidak paham maksud Bundanya, ia hanya tidak tahu bagaimana cara menolak keinginan Bundanya tanpa menyakiti hati wanita paling penting dalam hidupnya itu.

"Aku nggak tahu mau ngobrol apa kalau sama Almira, Bun," keluh Tama.

"Ya kan itu karena kalian belum kenal. Nanti kalau udah kenal juga lama-lama nyambung sendiri, Bang," jawab Dayen.

"Bun, Tama nggak suka dijodoh-jodohkan. Tama Uda punya gadis pilihan Tama sendiri."

"Siapa yang mau menjodohkan kamu, sih? Nggak ada salahnya kan nambah temen? Almira itu gadis yang baik, Bang. Nggak rugi temenan sama dia" jawab Dayen.

Akhirnya Tama pasrah menuruti kemauan Bundanya. Ia akan mengenalkan Raina nanti, saat ia yakin Raina telah siap untuk bertemu dengan Bundanya.

1
Irizka RA Yusuf
selalu menangis baca awal part ini
Irizka RA Yusuf
visualnyaa nggak pas kak, penggambaran untuk Tama kulit gelap macho
Irizka RA Yusuf
hadeeh panas panas panas, pusing pusing pusing
Irizka RA Yusuf
hadir kembali 😍😍😍
shabiradelta
di akhir tahun pingin baca lagi
shabiradelta
komentar terbanyak juga di novel ini soalnya aku jarang komentar berapa puluhan novel yg sudah tak baca hanya novel ini yg banyak tak komentari karena seringnya baca
shabiradelta
tak terhitung lagi baca novel ini semuanya terasa masuk ke ceritanya ...ad lagi GK ya cerita kayak gini yg bisa di baca sampai puluhan kali tapi masih ingin baca lagi dan lagi 😍😍
Sekar Melati
aku kembali lagi kak after 2021-2025 aku dah nungguin segini lamanya 😭, kakak dimana kpn lanjut part berikutnya??aku bakal stay nungguin💪 semangat
Aisha: kirain aku aja yg nengok novel ini di Desember 2025...
total 1 replies
Bee mi amore
sampai Oktober 2025 loo sy tunggu...hayo lanjut
Bee mi amore
kerasa bangetttt 😍
Bee mi amore
tamaa😍😍😍😍😍
Bee mi amore
dari semua Novel di NT yg aku baca,, Novel ini kayaknya yg paling sering aku baca ulang.gak tau kenapa rasa ceritanya dapet banget..msh blm bs move on sm kisah mereka.to sayang kok gak smp end yaa
Bee mi amore
baca lg utk yg ke banyak kali saking sukanya sm cerita ini
Tuti Kadengkang
Ayo dong Thor...lanjutin cerita Tama dan Raina...masa cerita sebagus dan sekeren ini gak ada endingnya...
Tuti Kadengkang
Sukaa dengan karyamu Thor....kerennn...
Delta Aroyani
2025 adakah yg masih baca ini sudah hampir 10 kali tak baca
Sri Nurjannah: aku masih ka🤭
di baca berulang-ulang
suka bngt sama ceritanya🥰🥰
total 1 replies
LEANA
kamii masih setia menunggu kelanjutan cerita ini
Ama Lorina Raju
bagus bgtt ceritanya di bahasakan dgn bagus tertata rapi pokok luar biasa deh karya ini,gak bisa move on lop sekebon buat ototnya❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Tia Muzdalifah
Luar biasa
unachan
Aku baru download novetoon terus direkomdasiin ini,ternyata ceritanya bener2 bagus,mudah dimengerti alur ceritanya. luar biasa keren👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!