Arc 1. Rune Art Online - Alice, The Solo Player ( Gendre: Game, Fantasy, Petualang dan Sci fi). Bab 00 - Bab 110.
Arc 2. Guild Clover. Bab 110 - Bab 135.
( Gendre: Fantasy, Wu Xia, petualang, Sci Fi).
Arc 3. Sword For Love. Bab 136 - Bab 172
( Gendre: Fantasy Timur, Romance, Harem )
Season 2. The New Generation.
Arc 1. Alice, Trap in Another World.
** Arc 1 & Arc 2 **
Tahun 2100, mimpi dari para gamers akhirnya terwujud yaitu sebuah sistem dive yang dimana para pemainnya masuk kedalam game dengan kehendak yang bebas didalam game yang bernama Nano Gear.
Penemu dari alat itu adalah seorang jenius keturunan Jepang dan Itali, Kira Hernandes. Kira sendiri tidak hanya menciptakan alat Nano Gear tapi dia juga menciptakan game pertama yang mengunakan konsol Nano Gear yaitu MMORPG Rune Art Online alias RAO.
Dihari pertama game RAO terjual habis dengan batasan 100 ribu kopi yang tersebar diseluruh dunia dalam satu hari saja dan saat seseorang bisa membeli maka, dia aka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24. Pembuatan Rune.
Bab 24. Pembuatan Rune.
Alice yang telah mempelajari rune creator maka dia pun telah membuat rune teleport dan tiba di dekat Gan.
“Pak Gan!” tegur Alice yang menepuk Gan yang sedang tidur di bawah pohon.
Gan pun terbangun dari tidurnya karena tepukan dari Alice.
“Oh, nona Alice. Maaf, saya tertidur!” ucap Gan yang bergegas bangun dan membungkukan badannya ke hadapan Alice.
“Ayo kita pulang!” seru Alice yang berjalan kearah desa.
Sesampainya di sana, semua warga sedang melakukan pekerjaan mereka dan saat Alice datang, mereka menghentikan pekerjaan nya dan memberikan salam kepada Alice.
“Tidak perlu formal dan lanjutkan pekerjaan kalian!” seru Alice.
“Baik, nona,” jawab serentak beberapa warga dan mereka melanjutkan pekerjaannya.
Setibanya Alice di rumah nya, dia pun ingin melakukan percobaan.
“Koneksi. Flix. Open!” batin Alice.
Saat mengatakan itu beberapa saat kemudian, pemberitahuan pun datang.
Ding!
[Apakah anda ingin berkoneksi dengan Rune Master, Flix? Iya / Tidak.]
Dan Alice memilih [Iya]. Lalu, suara Flix pun terdengar dan Alice berbicara didalam hatinya.
“Yo, Alice. Ada apa memanggilku?” ucap Flix.
“Cihh … aku pikir kamu sudah menghilang,” ucap Alice.
“Ehhhhh, kejam nya! Tentu saja tidak. Hahaha,” jawab Flix.
“Kembali ke topic. Bantu aku untuk membuat Rune!” ucap Alice.
“Yes, Ma’am,” jawab Flix.
Alice pun menghela nafas panjang.
Beberapa saat kemudian, Alice pun memejamkan matanya dan dia membayangkan sesuatu untuk membuat rune. Lalu, Alice membayangkan rune yang bisa menjawab segala pertanyaan dan dia menempatkan rune itu pada Flix.
Ding!
[Rune creator telah berhasil membuat Rune Petapa Agung dengan nilai 2.500 poin. Apakah anda ingin menyimpannya? Iya \ Tidak.]
Alice pun memilih [Iya]. Lalu, pemberitahuan yang lain datang di hadapan Alice.
Ding!
[Selamat anda telah mendapatkan Rune petapa Agung!]
[Rune Master, Flix berhasil dirubah menjadi Petapa Agung, Flix!]
Saat melihat itu, Alice pun membuka matanya dan tersenyum.
“Lalu, bagaimana rasanya, Flix?” tanya Alice.
Dalam beberapa saat, Flix pun terdiam yang membuat Alice bingung.
“Flix, kamu baik-baik saja?” tanya Alice.
Tidak lama kemudian, Flix pun berteriak.
“Wuaaaaaaahhhh … apa yang kamu lakukan, Aliceee?!”
“Bagaimana rasa nya menjadi seorang pustawakan? Menyenangkan, bukan?!” ucap Alice.
“Menyenangkan?! Aku seorang rune master yang terkenal dan sekarang, aku harus mengabdi kepadamu menjadi pustakawan. Kau bercanda, Alice!” ucap kesal Flix.
Alice yang mendengar komentar Flix itu, dia tersenyum dan tertawa senang.
”Hahaha … Flix, kita impas!” ucap Alice yang tersenyum senang.
Tidak lama pemberitahuan pun muncul.
Ding!
[Selamat anda telah mendapatkan 500 rune poin!]
Alice yang melihat itu, dia pun tersenyum.
“Terima kasih, Flix. Karena aku telah mendapatkan 500 rune poin,” ucap Alice.
Seusai Alice mengatakan itu, dia mendengar Flix yang menghela nafas nya.
“Baiklah, Aku mengerti! Salah ku karena telah memilihmu menjadi Rune Master,” ucap Flix.
“Ohhh, kasihan nya!” ucap sindir Alice.
“Lalu, apa lagi yang akan kamu lakukan?” ucap Flix.
“Lihatlah, Flix!” ucap Alice.
Setelah itu, Alice menciptakan rune Fire Rune Militan seharga 500 rune poin, Ice Rune Militan seharga 500 rune poin, Healing Rune seharga 200 rune poin, Mark Rune seharga 100 rune poin dan Magic Armor Rune seharga 200 rune poin. Alice pun untuk menciptakan rune yang pernah dimiliki nya menghabiskan 1.400 rune poin.
Seusai Alice membuat ulang rune yang dibelinya membuat Flix terkejut.
“Luar biasa! Bagaimana kamu bisa mengingat rune yang sudah hilang dari tubuhmu?” ucap Flix.
Flix yang mengatakan itu dikarena pada saat Alice menerima Rune Creator. Seluruh rune yang terlukis ditubuhnya telah menghilang semua tapi senjata Rune, Alice tidak bisa mengunakannya.
“Aku hanya pernah melihat nya saja!” jawab Alice.
Setelah itu, Alice membuka menu Rune Creator nya.
Ding!
[Rune Creator.
Nama Pena Rune Master: Alice.
Rune Poin: 3.301.
Rune yang terbuat: 7.
Fire Rune Militan, level: 1/5, Kelangkaan: B, efek: rune penyerang dengan elemen api dengan bentuk peluru senjata api. Sudah ada.
Healing Rune, level: 1/5, Kelangkaan: D, efek: menyembuhkan luka luar. Sudah ada.
Ice Rune Militan, level: 1/5, Kelangkaan: B, efek: rune penyerang dengan elemen es dengan bentuk peluru senjata api. Sudah ada.
Night Vision, Level: 1/1, Kelangkaan: C, efek: Penguna rune mampu melihat didalam kegelapan, Sudah ada.
Magic Armor, Level: 1/5, Kelangkaan: C, efek: membuat baju sihir yang tidak terlihat untuk melindungi tubuh. Sudah ada.
Mark Rune, Level: 1/1, Kelangkaan: D, efek: membuat tanda di map. Sudah ada.
Teleport, level 1 /1, Kelangkaan: A, efek: Penguna rune mampu berpindah tempat dalam sekejap ke lokasi yang pernah di kunjungi oleh penguna, sudah ada.
Petapa Agung, Level 0. Kelangkaan: A, efek: ahli pengetahuan yang menjawab semua pertanyaan, sudah ada.
Rune yang diberikan: 0.
Rune yang gagal terbuat: 0.
Total Rune: 7. ]
Seusai Alice melihat rune yang sudah tersimpan semua maka dia pun menutup kembali layar.
“Baiklah, sekarang. Aku akan berikan benda-benda rune kesayanganku,” batin Alice.
Dan Alice pun memanggil Rena dan Gun untuk menghadap ke Alice.
Krekkk!
Di ruangan kerja Alice, Rena dan Gun pun datang.
“Nona Alice!” sapa Gun.
“Kak Alice!” sapa Rena.
Alice yang sedang berdiri didekat meja dengan beberapa senjata yang berada di atas meja tamu.
“Kalian sudah datang,” ucap Alice.
Gun dan Rena pun berhenti di dekat Alice dan mereka membungkukan badannya untuk memberikn hormat kepada Alice.
“Ada apa, Nona Alice?” tanya Gun.
“Begini, beberapa hari ini aku pergi dan untuk menjaga keamanan des ashen. Aku akan memberikan beberapa senjata ini,” ucap Alice yang memamerkan beberapa senjatanya.
Gun dan Rena pun terkejut disaat melihat senjata diatas meja merupakan senjata andalan dari Alice.
“Kak Alice, bukankah ini Flying Sword!” ucap Rena.
“Ini juga Flying Dagger tapi, kenapa kami?” ucap Gun.
Alice yang mendengar itu, dia pun memegang bahu mereka dengan kedua tangannya.
“Aku hanya bisa percaya kepada kalian berdua. Maka dari itu, Tolong terima senjata ini dan berlatihlah!” seru Alice.
Disaat Alice menyerukan itu, Rena dan Gun pun berlutut satu kaki dihadapan Alice.
“Baik, terima kasih Kepala Desa Alice!” ucap serempak Rena dan Gun.
Saat melihat kesopanan mereka, Alice pun tersenyum dan menganggukan kepalanya.
“Yahhh … Alice ternyata kau orang yang baik hati,” ucap Flix.
“Baru tahu ya,” jawab ledek Alice didalam hatinya.