mengkisahkan tentang dua wanita cantik dengan ikatan ibu dan anak tiri. kasih sayang yang tulus membuat mereka saling menyayangi layaknya seperti ibu dan anak kandung.
Shinta berusia 26 tahun yang berprofesi sebagai dokter gigi di salah satu klinik Indonesia . Mempunyai sifat keibuan yang sangat lembut dan menyayangi anak kecil. Namun galak terhadap semua pria yang berusaha mendekatinya.
Syifa gadis mungil yang berusia 5 tahun , tinggal bersama ayah dan kakek neneknya . Ayahnya begitu menyayanginya tetapi juga begitu sangat angkuh ketika berhadapan dengan orang lain, Ibunya meninggal kan dia dan ayahnya diusia Syifa belum genap 1 bulan demi lelaki yang lebih kaya dari ayahnya . Hal itu membuat ayahnya menjadi seorang yang sangat dingin terhadap orang asing.
Pertemuan Syifa terhadap Shinta membuatnya merasakan sosok kasih sayang seorang ibu. Ternyata ayah dari Syifa merupakan musuh terbesar dari Shinta di SMA yg merupakan kakak kelas Shinta . bagaimana kelanjutan kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25
Hari demi hari terlewati, sudah 6 bulan berlalu namun Syifa enggan terbangun dari koma nya. Revan dan Shinta setiap hari menjaga Syifa dengan bergantian, semenjak kecelakaan itu Shinta dan Revan lebih akrab sekarang walau tak sedikit dari mereka bertengkar. Revan duduk di samping Shinta, ia melihat wanita itu lalu tersenyum manis memandangi wajah imut Shinta. Shinta menyadari kelakuan Revan, ia mengerutkan dahinya dan melirik jengah melihat Revan.
"Mengapa kau melihatku seperti itu" Melotot kepada Revan.
"Tidak, siapa juga yang melihatmu! dasar wanita gila"
"Awwwshhh, apa kau sudah gila!" menarik tangannya yang tadi di gigit oleh Shinta.
"Iya aku gila, makanya aku menggigit tanganmu haha" tertawa lepas.
"Aku lapar sekali" keluh Shinta.
"Apa ibu mu tak memberikan mu makanan tadi?"
"Enak saja! Ibuku selalu memberikan aku makanan yang sangat lezat. Tapi saat ini aku lapar lagi" merengek layaknya anak kecil
"Yasudah ayo kita makan ke kantin" Bangkit dari duduknya
"Kau yang traktir aku kan?" Tanya Shinta.
"Hmmm" ucap singkat Revan dan berlalu meninggalkan Shinta di belakangnya.
"Hey tunggu, kau ini menyebalkan sekali!"
"Bruk" Shinta menabrak tubuh Revan yang tiba tiba berhenti begitu saja.
"Apa kau tak bisa berbicara pelan? Ini rumah sakit bukan hutan! kau ini seperti bukan wanita saja" Keluh Revan dengan kesal
"Hehe, maafkan aku ya. Baiklah aku tak kan berbicara teriak-teriak" cengir.
Shinta dan Revan berjalan menuju kantin, namun ia bertemu dengan dua pasangan muda orang itu adalah Rayhan dan Cinta. Shinta terhenti terpaku melihat lelaki yang ia cintai dan 10 tahun bersama nya kini menjadi suami orang lain, rasanya Shinta tak percaya sampai sekarang. Ia berusaha untuk biasa saja.
"Mengapa mereka disini? siapa yang sakit"
"Atau jangan-jangan cinta hamil? kan mereka sudah menikah"
"aaaa mengapa sesakit ini sih melihat mereka bersama" Begitu banyak pertanyaan pertanyaan didalam pikiran Shinta. Dua pasangan itu mendekat berjalan ke arah Shinta.
"Tenang kan dirimu Tata, jangan mudah terbawa perasaan" Ucapnya lagi dalam hati, ia menggenggam tangannya yang sudah keringat dingin dan bergemetar. Revan menyadari sikap gugup Shinta, ketika Rayhan dan Cinta di hadapan mereka Revan dengan cepat memegang tangan Shinta dengan erat. Shinta kaget dengan apa yang dilakukan oleh Revan namun ia tak menolak ataupun membalasnya. Rayhan menatap tangan Shinta yang di genggam erat oleh Revan.
"Hallo Shinta" sapa Cinta dengan ramah.
"Ha...hai" Balas Shinta dengan sedikit gugup, Revan semakin mengeratkan genggamannya. Seperti memberikan kekuatan dan berkata Shinta untuk kuat, jangan lemah dihadapan mereka. Shinta langsung tersenyum kepada Rayhan dan juga Cinta.
"Sedang apa kalian disini, apakah kau hamil cinta? selamat ya" Shinta begitu hebohnya bertanya, ia tak menunjukkan rasa sakitnya, padahal ia sangat sakit namun ia sadar saat ini lelaki yang ia cintai sudah menjadi suami wanita lain.
"Dasar bodoh, mengapa dia mempermalukan dirinya seperti ini" Geram Revan dalam hati. Cinta dan Rayhan bingung harus menjawab apa, sedangkan mereka tidak pernah menikah.
"Hey kenapa kalian diam? apa kau hamil cinta?" Tanya Shinta lagi yang begitu sangat penasaran dari tadi.
"iya aku hamil" Ucap cinta dengan cepat karena kebingungan akan pertanyaan dari Shinta. jawaban yang Cinta berikan, berhasil membuat Shinta patah hati untuk kesekian kalinya akibat ulah Rayhan.
Sudah Favorit 💙
Terima kasih kak author atas novel yg bagus ini
Sampai jumpa di kisah selanjutnya
Kau sengaja menyembunyikan diary nenekmu & terus mempengaruhi Cia untuk berbuat jahat...
Tega nian kau Elsa....
Lalu,untuk apa lagi kau ingin bertemu Revan & Shinta?
Apa yg akan kau lakukan?
Dan berkat penjelasan dari Syifa,Kgphanza & Arvan,Cia tahu Shinta tak bersalah ....Shinta sangat baik..