Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…
Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.
Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.
“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.
Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…
“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”
"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tergoda
Tidak ada jebakan atau apapun. Hanya saja semuanya hanya firasat. Ketika wanita baik-baik dalam hal cinta, bertemu dengan playboy yang biasa mengarungi lautan bercinta.
Maka hal yang terjadi selanjutnya adalah bencana.
“Tuan…sebaiknya kita mulai membicarakan investasi proyek…emngh…” Angel menahan suaranya, ketika pria itu memegang jemari tangannya, kemudian mengelus pahanya pelan.
Tatapan matanya tajam, wajahnya tampan, karirnya terlihat mapan.”Apa kita akan membicarakan proyek ini di sini? Bolehkah kita memesan ruangan yang lebih private. Seperti kamar hotel misalnya…” usulan dari Julian, sudah mengarah ke arah perselingkuhan.
Tapi memang dasarnya saja, Angel bagaikan terperdaya. Bukan benar-benar polos, hanya saja wanita itu sok polos.
“Tidak baik pria dan wanita berada dalam satu kamar hotel.” Angel menelan ludah berkali-kali.
“Ayolah…kita hanya membicarakan tentang bisnis. Kita hanya membicarakan tentang bagaimana dunia bekerja, sudah biasa jika berbicara secara private dengan klien, atau partner bisnis bukan?” Bisik pria itu di telinganya.
“Tapi…” Angel menunduk.
“Aku tidak akan melakukan hal yang tidak kamu sukai. Aku janji…aku janji akan melindungimu. Itu karena kamu secantik permata.” Kalimat demi kalimat penuh senyuman dari Julian.
Masalahnya, Angel merupakan tipikal orang yang lemah oleh visual. Karena itulah protagonis ini dapat dengan mudah menggoda Xavier dan menggoda Cakra tanpa tahu malu.
Itu semua karena pesonanya, semua orang terpesona padanya.
“Baiklah! Tapi benar-benar hanya bicara tentang urusan bisnis. Tidak melakukan apapun lagi, aku sudah menikah. Dan ini cincin pernikahanku, aku tidak mungkin mengkhianati suamiku.” Suara teguh dari sang protagonis wanita yang hatinya sedikit oleng oleh Julian.
“Aku janji tidak akan melakukan apapun. Nona kecil yang cantik…kamu terlalu tegang.” Julian tersenyum, mencubit pelan hidung Angel. Bagaikan mencubitnya penuh kasih, seperti tidak memiliki nafsu atau apapun.
***
Yang terjadi maka terjadilah. Mungkin itulah istilah yang tepat. Ketika menggambarkan kedua orang ini malah memesan kamar.
Julian berkata dalam hatinya, ini adalah mangsa yang empuk dan mudah didapatkan. Walaupun bodinya kurang mendukung, tapi wajahnya begitu cantik.
Sedangkan Angel yang memiliki hati paling suci di dunia ini. Seseorang yang bahkan tidak pernah menginjak semut sekalipun, menghela nafas berkali-kali meyakinkan dirinya bahwa, pria dan wanita bersama, jika pikirannya positif. Maka akan menghasilkan tespek positif.
Maaf salah, maksudnya asalkan pikiran positif. Maka pekerjaan akan berakhir dengan baik.
Pemuda yang membuka ice box, kemudian mengeluarkan bir kaleng. Memberikan satu pada Angel, sedangkan satu untuk dirinya sendiri.
Dua orang yang kini duduk di sofa, dalam ruangan hotel tersebut.
“Kalau kita bicara seperti ini kan terasa lebih santai.” Pria ini memang sudah terbiasa, membuat lawannya lenyah dulu. Tanpa disadari melilit sedikit demi sedikit, hingga nyawa mangsanya habis. Tapi, Julian memang akan menikmati Angel, hingga wanita itu tidak kuat dengan pesonanya.
“Iya, hanya dengan mengubah tempat duduknya menjadi sofa. Semuanya terasa lebih santai.” Angel menghela nafas berkali-kali.”Kamu lancar menggunakan bahasa nasional? Aku kira kamu hanya bisa bahasa Inggris.”
“Aku hanya kuliah di luar negeri. Bukan pindah kewarganegaraan.” Pria yang memang duduk sedikit menjauh.
“Kamu bisa saja bercandanya…” Angel berusaha keras untuk tertawa, mendengar lelucon yang tidak lucu.
Hingga tiba-tiba, pria itu menarik pergelangan tangannya. Angel yang ditarik tiba-tiba, kehilangan keseimbangan. Pada akhirnya terjatuh dalam dekapan Julian.
“Kamu benar-benar cantik…membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama.”
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
seruuu ini 🤣🤣
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
mampus makan tu angel mu