NovelToon NovelToon
Sistem Penakluk Takdir

Sistem Penakluk Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Sembilan Provinsi, kekuatan adalah satu-satunya hukum yang diakui. Lin Xuan, pewaris muda Klan Lin yang lahir dengan Tulang Kaisar Kuno, dikhianati pada malam upacara kedewasaannya. Tetua Agung klan bekerja sama dengan sepupunya, Lin Haotian, dan tunangannya dari Sekte Pedang Bulan, Su Qingxue, untuk merobek Tulang Kaisar dari tubuhnya secara hidup-hidup. Dengan meridian yang hancur dan tubuh yang dibuang ke Jurang Tulang Iblis, Lin Xuan seharusnya mati menjadi santapan binatang buas.

Namun, darah pantang menyerah dan kebencian yang membakar jiwanya memicu bangkitnya artefak misterius dari era sebelum penciptaan langit: Sistem Penakluk Takdir (Fate Conqueror System). Sistem ini memiliki satu hukum mutlak: rampas takdir musuh untuk membangun tahta sendiri. Setiap musuh yang dibunuh dan setiap faksi yang dihancurkan oleh Lin Xuan akan diekstrak menjadi Esensi Kultivasi Murni, Bakat Spiritual, dan Fragmen Hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Kepala Pertama untuk Tetua Agung

Lin Shan melompat berdiri dari kursinya hingga meja perjamuan di depannya terbalik. Saat pandangannya tertuju pada wajah pemuda yang melangkah masuk di bawah cahaya lentera, pupil matanya menyusut drastis seukuran lubang jarum!

"Lin... Lin Xuan?!" suara Lin Shan tercekat di tenggorokan seolah baru saja melihat hantu yang merangkak keluar dari neraka. "Kau... bagaimana mungkin kau masih hidup?!"

"Kenapa, Paman Keempat? Apakah kau begitu merindukanku hingga terkejut melihatku kembali?"

Suara Lin Xuan terdengar lembut, namun setiap langkah kakinya di atas lantai batu meninggalkan jejak retakan tipis yang diselimuti aura merah darah.

"Tujuh hari lalu, saat kau menginjak kedua kakiku dan tertawa melihat tulang di dadaku dicongkel keluar, bukankah kau berkata bahwa aku tidak akan pernah bisa berdiri lagi?" lanjut Lin Xuan sambil mengangkat pedang patahnya. "Malam ini aku datang khusus untuk mengembalikan keramahanmu."

Rasa keterkejutan di wajah Lin Shan perlahan berubah menjadi seringai buas. Sebagai praktisi Ranah Pembukaan Meridian Tingkat 4, ia dengan cepat menenangkan dirinya.

"Hmph! Aku tidak peduli keajaiban apa yang membuatmu selamat dari dasar Jurang Tulang Iblis!" bentak Lin Shan sambil mengalirkan Qi Sejati berwarna kuning tanah ke kedua lengannya. "Tanpa Tulang Kaisar, kau hanyalah sampah yang baru saja memulihkan sedikit meridianmu! Justru bagus kau datang sendiri ke sini—aku akan memenggal kepalamu malam ini dan menyerahkannya kepada Kakak Pertama!"

BOOM!

Lantai batu di bawah kaki Lin Shan retak saat pria paruh baya itu menerjang maju. Kedua telapak tangannya berubah warna menjadi kelabu seperti batu karang—itu adalah teknik andalannya, Telapak Batu Penghancur Gunung!

Angin pukulan yang berat menekan udara di dalam aula gudang obat, mengarah tepat ke dada Lin Xuan.

"Pembukaan Meridian Tingkat 4? Hanya segitu saja kekuatan yang kau banggakan?"

Lin Xuan mencibir dingin. Ia bahkan tidak menggunakan pedang patahnya, melainkan menyimpan pedang itu ke pinggang dan menyambut serangan Lin Shan dengan kepalan tangan kanannya yang dilapisi Qi Sejati merah keemasan!

Tinju Penghancur Bintang!

DUAAAR!

Kepalan tangan pemuda berusia tujuh belas tahun itu berbenturan langsung dengan telapak tangan batu milik Tetua Keempat Lin Shan!

Detik pertama, senyum kejam masih menghiasi wajah Lin Shan karena mengira tulang tangan Lin Xuan akan hancur. Namun pada detik kedua, wajahnya berubah pucat pasi!

Gelombang kekuatan murni yang menyerupai amukan naga purba meledak dari kepalan tangan Lin Xuan, meremukkan lapisan Qi batu di telapak tangan Lin Shan dalam sekejap!

KRAK! KRAK!

"Aaarghh!!"

Lin Shan menjerit pilu saat tulang jari, pergelangan tangan, hingga tulang lengan kanannya patah mencuat keluar dari kulit! Tubuhnya terpental ke belakang dan menghantam rak-rak kayu berisi kotak obat hingga hancur berantakan.

Belum sempat Lin Shan bangkit dari tumpukan puing, bayangan merah sudah melesat tiba di hadapannya. Kaki kanan Lin Xuan menginjak dada Lin Shan dengan keras hingga tulang rusuk tetua itu ambles ke dalam!

"Uhuk! Darah—!" Lin Shan memuntahkan seteguk darah segar bercampur serpihan organ dalam. Matanya kini dipenuhi teror mutlak saat merasakan aura Qi Sejati yang memancar dari tubuh Lin Xuan. "Pembukaan Meridian... dan kekuatan fisik macam apa ini?! Bagaimana mungkin kau masih memiliki kekuatan seperti ini tanpa Tulang Kaisar?!"

"Orang mati tidak perlu tahu terlalu banyak," jawab Lin Xuan dingin.

Jari-jari tangan Lin Xuan yang diselimuti Qi merah darah langsung menghujam ke titik bahu dan paha Lin Shan, mencabut dan menghancurkan seluruh meridian utama pria tua itu secara hidup-hidup—persis seperti rasa sakit yang ia alami tujuh hari lalu!

"Tidak! Lin Xuan, aku ini pamanmu! Ampuni aku! Lin Zhen dan Haotian yang merencanakan semuanya, aku hanya mengikuti perintah mereka!" jerit Lin Shan dengan air mata dan ingus bercampur darah di wajahnya.

"Saat kau membagi-bagikan harta peninggalan ayahku, kau tidak pernah bilang hanya mengikuti perintah," bisik Lin Xuan tanpa ekspresi sambil menempelkan telapak tangannya di atas kepala Lin Shan. "Kitab Kaisar Penelan Langit—Serap!"

[Anda telah membunuh Tetua Keempat Klan Lin, Lin Shan (Pembukaan Meridian Tingkat 4).] [Merampas Esensi Darah & Kultivasi Murni +650! Poin Takdir +250!] [Selamat! Kultivasi Anda meningkat menembus Ranah Pembukaan Meridian Tingkat 4 (48 Meridian Terbuka)!] [Membuka fitur tambahan Sistem: Ruang Penyimpanan Takdir (Kapasitas Awal: 100 Meter Kubik).]

Tubuh Lin Shan menyusut menjadi kerangka kering. Tanpa membuang waktu, Lin Xuan melangkah masuk ke ruang besi di lantai tiga gudang obat.

Dengan satu lambaian tangan, seluruh kotak giok berisi 3.500 Batu Spiritual Tingkat Rendah, puluhan botol Pil Pengumpul Qi, serta tiga batang tanaman obat berusia seratus tahun—termasuk Rumput Darah Naga—langsung tersedot masuk ke dalam Ruang Penyimpanan Takdir miliknya hingga gudang itu kosong melompong!

Sebelum meninggalkan gudang yang bersimbah darah itu, Lin Xuan menebas leher mayat Lin Shan dengan pedang patahnya.

Satu jam sebelum fajar menyingsing, di depan gerbang utama kediaman mewah Tetua Agung Lin Zhen, para penjaga pagi menjerit histeris saat melihat kepala Tetua Keempat Lin Shan tergantung di atas tombak gerbang. Di dinding batu putih di bawahnya, tertulis sebaris kalimat besar menggunakan darah kental yang masih menetes:

"HUTANG DARAH MALAM ITU DIMULAI DARI SINI. TUNGGU AKU MENCABUT TULANG DAN NYAWA KALIAN SATU PER SATU. — LIN XUAN"

1
Sansalina
Lanjuttt👍👍👍
Sansalina
Mantappp,,, bantai hbissss💪💪💪
Sansalina
Bantaiii👍👍👍
sibaweh abduh
bagus sekali ceritanya
Sansalina
Josss, bantaiiii
Sansalina
Lanjuttt 👍👍👍
Sansalina
Lanjuttt👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat bantai Kekaisaran itu bantai juga kaisarnya
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan sekte itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua sekte Sekutu sekte itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!