NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:46.4k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Krak! Brak!

Kursi yang diduduki Reyhan tiba-tiba patah menjadi empat bagian dengan suara yang sangat keras.

Reyhan yang sedang tertawa bangga langsung terjengkang ke belakang dengan posisi sangat memalukan.

Piring makanannya yang penuh dengan saus tomat terbang ke udara dan mendarat mulus menutupi wajahnya.

Plok!

"Argh! Panas! Mata gue perih!" jerit Reyhan meronta-ronta di lantai kantin.

Kemeja putihnya kini berubah warna menjadi merah darah akibat saus tomat tersebut.

Seluruh penghuni kantin yang tadinya diam langsung tertawa terbahak-bahak melihat pemandangan memalukan itu.

"Hahaha! Tuan Muda Kusuma kok makan saus pakai wajah sih?" ledek salah satu mahasiswa dengan berani.

Anak buah Reyhan panik dan buru-buru membersihkan wajah bos mereka menggunakan tisu.

Shinta yang tadinya marah besar kini ikut tertawa lepas hingga memegangi perutnya.

"Rasakan itu dasar cowok mesum konyol! Hahaha!" tawa Shinta puas sekali.

Dia menoleh ke arah Arif yang sedang menyuap spagetinya dengan sangat tenang.

"Kau yang melakukannya kan?" bisik Shinta menyipitkan matanya penuh kecurigaan namun bahagia.

Arif menghentikan kunyahannya dan mengangkat bahu seolah tidak tahu apa-apa.

"Aku cuma duduk manis di sini, mungkin hantu penunggu kampus ini tidak suka melihat wajah jeleknya," jawab Arif asal-asalan.

Shinta mencibir pelan, dia tahu pasti pemuda di depannya ini yang membuat kursi Reyhan patah.

Meski dia tidak tahu bagaimana cara Arif melakukannya dari jarak sejauh ini.

"Kau memang udik yang mengerikan," guman Shinta pelan namun penuh kekaguman.

Gadis itu memindahkan nampannya ke meja kosong di sebelahnya dan mulai makan dengan lahap.

Di sisi lain kantin, Reyhan akhirnya berhasil berdiri dengan wajah dan kemeja yang berantakan.

Amarahnya sudah mencapai ubun-ubun, rasa malunya di depan puluhan mahasiswa tidak bisa dimaafkan lagi.

Dia menatap nyalang ke arah meja Arif dan Shinta yang sedang makan dengan santai.

"Gembel sialan! Aku tahu ini pasti ulahmu!" raung Reyhan dalam hatinya.

Reyhan tidak berani maju langsung karena dia tahu kemampuan berkelahi Arif sangat di luar nalar manusia biasa.

Dia segera mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor ayahnya.

"Halo Pa! Reyhan butuh bantuan sekarang juga!" rengek Reyhan dengan nada manja.

"Ada anak baru yang berani mempermalukanku di kampus, aku mau dia dihancurkan hari ini juga!"

Dari seberang telepon, suara berat seorang pria paruh baya menanggapi permintaan anaknya itu.

"Tenanglah Reyhan, jangan gegabah di depan umum," jawab ayahnya tenang.

"Malam ini kita akan mengadakan acara lelang amal untuk yayasan kampusmu."

"Pancing anak itu untuk datang ke acara tersebut, Papa akan menyiapkan pelajaran khusus untuknya di sana."

Mendengar rencana ayahnya, senyum licik kembali mengembang di wajah Reyhan yang cemong.

"Ide bagus Pa! Dia pasti akan datang kalau Shinta aku undang juga," jawab Reyhan gembira.

"Aku akan membuatnya menangis darah memohon ampun di depan semua petinggi kampus!"

Klik.

Reyhan mematikan teleponnya dan berjalan keluar kantin bersama anak buahnya menahan malu.

Arif yang sedari tadi mendengar percakapan telepon itu hanya mendengus geli.

"Acara lelang amal ya? Menarik juga, aku bisa mencari hiburan baru malam ini," batin Arif santai.

Setelah menyelesaikan makan siang mereka, Shinta kembali ke kelasnya untuk jadwal terakhir.

Arif mengikutinya masuk dan duduk di kursi paling belakang sambil memainkan ponselnya.

Satu jam kemudian, kelas akhirnya selesai dan mereka berjalan menuju tempat parkir.

Saat mereka berdua masuk ke dalam mobil, ponsel Shinta berbunyi notifikasi pesan masuk.

Ting.

Shinta membuka ponselnya dan membaca pesan tersebut dengan kening berkerut.

"Ada apa Nona cerewet? Si monyet itu mengirim pesan cinta lagi padamu?" tebak Arif bersandar santai.

"Cih, jangan sembarangan! Ini pesan dari grup perwakilan mahasiswa," bantah Shinta judes.

"Katanya nanti malam ada acara lelang amal kampus di Hotel Mahkota Indah."

"Semua donatur utama kampus diundang, termasuk keluarga Reyhan dan keluargaku," jelas Shinta dengan wajah malas.

"Lalu? Kau mau datang ke acara membosankan itu?" tanya Arif menoleh.

Shinta menghela nafas panjang dan menyalakan mesin mobilnya.

"Tentu saja aku harus datang, aku ini wakil dari Keluarga Liem."

"Kalau aku tidak datang, ayahku bisa dianggap tidak menghargai acara amal kampus," keluh Shinta pasrah.

Shinta menoleh ke arah Arif dan menatap pemuda itu dengan tatapan menilai.

"Kau harus ikut denganku sebagai pasanganku malam ini," paksa Shinta tanpa ragu-ragu.

"Kenapa aku harus ikut? Aku lebih suka tidur di kasur empuk rumahmu daripada melihat wajah si monyet itu lagi," tolak Arif bercanda.

"Enak saja! Kau kan pengawalku, kau harus melindungiku dari Reyhan!" bentak Shinta mencubit pelan lengan Arif.

"Lagi pula, mana ada tunangan yang membiarkan calon istrinya pergi sendirian ke pesta," gumam Shinta sangat pelan sambil membuang muka ke arah jendela.

Arif tersenyum lebar mendengar alasan gengsi yang sangat menggemaskan itu.

"Baiklah, aku akan ikut," jawab Arif menyetujui.

"Tapi kau harus mentraktirku es krim dalam perjalanan pulang sekarang."

"Dasar cowok perhitungan! Iya iya nanti kubelikan es krim sekalian pabriknya kalau kau mau!" omel Shinta menginjak pedal gas mobilnya.

Mobil sport mewah itu meninggalkan area kampus menuju jalanan ibu kota yang mulai padat.

Malam ini, di acara lelang amal itu, Reyhan dan keluarganya berencana menghancurkan martabat Arif.

Mereka berniat memamerkan kekayaan dan koneksi mereka untuk menginjak-injak harga diri pemuda kampung itu.

Sayangnya, mereka tidak tahu bahwa mereka sedang berusaha memamerkan kekayaan di depan Tuan dari Biro Akasa.

Organisasi yang kekayaannya bahkan bisa membeli seluruh aset Keluarga Kusuma dalam hitungan jam.

Pesta malam ini akan menjadi panggung pertunjukan yang sangat menyakitkan bagi kesombongan Reyhan.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!