NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25

    Kepala Alina terbentur stir mobil kesadaran nya mulai menurun karena luka di kepalanya,masih beruntung jalanan sepi sehingga tidak menabrak mobil orang lain.

    Samar samar Alina mendengar orang orang mendekati mobil nya,teriakan orang orang terasa jauh dan akhirnya Alina kehilangan kesadaran nya.

    Dirumah mamah Lia sudah mondar mandir karena Alina tidak bisa di hubungi perasaan yang dari pagi ia rasakan semakin membuat ia merasa tidak enak,ya tuhan lindungilah putri ku kenapa dia dapat di hubungi mamah Lia langsung menghubungi Tio.

    "Hallo Tio"ucap mamah Lia

    "Iya mah ada apa?"

    "Tio Alina masih belum pulang,nomer nya susah di hubungi"

    "Mungkin handphone Alina habis batrei mah,Alina mungkin lagi di jalan"

    "Tapi perasaan mamah dari pagi tidak enak Tio coba kamu hubungi Devi"

    Tio mencoba menghubungi kenalan nya di kampus Alina,dan ternyata Tio bisa mendapatkan nomer Devi Tio langsung menghubungi Devi

    "Hallo ini dengan siapa ya"tanya Devi

    "Hallo Devi saya Tio apa Alina masih dirumah kamu?"

    "Oh kak Tio,Alina sudah pulang dari jam lima sore apa Alina belum nyampe juga?"

    "Apa? Dari jam lima tapi ini udah jam delapan"

    "Iya kak dari jam lima sore"

Ya tuhan Alina kamu kemana dulu kenapa membuat semua orang khawatir Devi mencoba menghubungi nomer Alina tapi tidak aktif.

   Tio mengakhiri telpon nya dan menyuruh seseorang untuk mencari Alina,sedangkan Alina sekarang berada dirumah sakit belum sadarkan diri kepolisian memeriksa dompet Alina untuk melihat data Alina.

Tapi orang suruhan Tio sudah menemukan Alina dan menghampiri polisi itu dan langsung bicara pada polisi itu bagaimana kronologi nya,orang suruhan Tio langsung menghubungi Tio memberitahukan Alina ada dirumah sakit xxxx.

Tidak menunggu lama Tio langsung mengemudikan mobil nya dan menuju rumah sakit setelah beberapa saat Tio sudah sampai dan menemui kepolisian,Tio melihat Alina yang terbaring dengan kepala yang diperban dan luka luka pada tangan nya.

"Bagaiman kondisinya dok"

"Semuanya sudah kami periksa pak tidak ada luka serius hanya benturan dikepala nya saja tapi kita lihat dulu bagaimana kondisi pasien setelah sadar"

"Terus kenapa belum juga sadar?"

"Pasien mengalami shock mungkin sebentar lagi akan siuman"

Mamah Lia yang sudah diberi tahu Tio langsung menghubungi suaminya dan sekarang mamah Lia sudah berada dirumah sakit dengan wajah cemas mamah Lia menghampiri Tio.

"Tio bagaimana kondisi Alina apa Alina baik baik saja"tanya mamah lia

"Tenang mah tenang dulu mamah duduk dulu"papah Alina mencoba menenangkan istrinya

"Gimana bisa tenang pah aku gak mau kehilangan Alina luka kehilangan Andin saja belum sembuh sekarang aku harus melihat anak ku sendiri dengan kondisi seperti ini aku gak bisa pah"mamah Alina sudah menangis dari tadi

"Tenang mah Alina baik baik saja sebentar lagi juga siuman"

"Apa dokter sudah mengecek semua nya mamah gak mau tau Alina harus di cek ulang mamah gak mau Alina kenapa kenapa"

"Iya mah kita akan cek ulang kita tunggu Alina sadar dulu ya" Tio berusaha menenangkan mamah Lia meskipun hati nya juga sangat cemas sekali

Tidak lama Alina pun sadar dan melihat sekeliling nya putih dengan bau anti septik yang menyengat Alina sadar bahwa dirinya sedang berada di rumah sakit.

"Sayang kamu sudah sadar bilang sama mamah apa ada yang sakit"

"Kepalaku pusing mah"

"Istirahat dulu sayang apa kamu mau minum?" mamah Lia memberikan Alina minum

"Dokter tolong periksa kembali saya mau semuanya diperiksa ulang"ucap Tio

"Baik... Kalau begitu mohon ibu bapak tunggu di luar sebentar"

"Semoga Alina baik baik saja pah"

"Iya mah Alina akan baik baik saja kamu tenang dulu aku gak mau juga ikut sakit"

Setelah memeriksa Alina dokter pun ke luar ruangan Alina

"Bagaiman dok apa anak saya baik baik saja?"

"Anak ibu baik baik saja sayang sudah memeriksa ulang dan tidak ada keluhan lagi pusing di kepalanya hanya efek dari benturan saja tapi tidak usah khawatir saya sudah melakukan CT scan dan hasil nya tidak papa"ucap dokter yang menangani Alina

"Kalau begitu terimakasih dok"

"Sayang kenapa kamu bisa seperti ini"

"Udah mah jangan nangis lagi aku gapapa,aku menghindari kucing yang tiba tiba nyebrang untuk disekitar ku gak ada kendaraan lain"Karena mamah Lia yang tidak berhenti menangis

"Mamah sudah sangat khawatir pantesan perasaan mamah dari pagi gak enak ternyata kamu mengalami ini"

"Udah mah aku gapapa,cuma mobil papah paling rusak"Alina mencoba mencairkan suasana agar mamah nya tidak terus mengkhawatirkan nya

"Kamu ini malah mikirin mobil mamah dari tadi nangisin kamu,biarkan saja urusan mobil biar urusan papah mamah gak peduli kamu sudah selamat dan gak ada luka serius pun mamah sudah bersyukur"

"Iya mah,tapi Alina laper dari siang Alina belum makan Alina mau makan mah"

"Kamu mau makan apa Alina biar aku yang belikan"ucap Tio

"Aku mau nasi goreng mas,terus aku mau yang manis manis aku juga mau martabak keju susu tapi yang banyak kejunya"

"Oke tunggu sebentar" Tio senang saat mendengar Alina sudah menunjukkan wajah ceria nya

"Kamu lapar atau gimana sayang?"tanya papah Alina

"Aku sangat lapar sekali pah,maaf ya pah mobil nya rusak"

"Sudah gapapa kamu sudah ceria seperti ini lagi juga papah bersyukur sayang, istirahat dulu jangan dulu banyak gerak"

Tidak lama Tio membawa makanan nya begitu banyak cemilan cemilan yang Alina suka pun Tio belikan supaya Alina cepat sembuh.

"Oh ya Tio mamah sama papah gapapa pulang,kasian Ezra tadi mamah cuma titipin sama sus nya"

"Iya gapapa mah biar Tio disini yang jaga Alina kalau mamah mau istirahat Ezra biar dijemput sama mamah"

"Gapapa Tio Ezra ga rewel sudah biarkan saja Ezra di rumah lagian mamah kamu masih di luar kota"

"Iya mah Terimakasih"

"Mamah sama papah pulang dulu sayang kamu cepet sembuh"

"Iya mah hati hati dijalan nya,besok juga aku pulang"

Setelah orang tua Alina pulang Tio mendekati Alina

"Ayo makan dulu sayang biar aku suapin" Tio menyuapi Alina yang sangat lahap mungkin benar Alina kelaparan dan makanan pun tidak bersisa Alina menghabiskan nya

"Alina bisa tidak jangan membuat aku khawatir,aku takut Alina aku takut kehilangan lagi"

"Iya mas maafkan aku,tadinya aku mau minta jemput sama kamu tapi aku takut kamu masih kerja"

"Sesibuk apapun aku Alina,aku akan meninggalkan nya jangan seperti ini lagi"

"Iya mas maaf ya udah dong muka nya jangan tegang gitu lagi aku kan sudah gapapa makan ku juga banyak kalau bisa aku mau pulang malam ini juga"

"Diam! Dan istirahat dulu Alina apa kamu gak merasa sakit apapun?"

"Badanku cuma pegel pegel mas mungkin karena kebanting aja"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!