NovelToon NovelToon
My Hot Baby

My Hot Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Badboy / Cintamanis / Tamat
Popularitas:31.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Miracle

Zareena sungguh tidak menyangka jika kedatangannya ke rumah sang kakak malah bertemu sosok pria menyebalkan bernama Tristan. Lebih parahnya lagi, saudaranya malah menitipkan dirinya kepada pria itu. Lantas, apa yang terjadi? Tristan yang merupakan casanova dan Zareena yang ingin melepaskan kegadisannya. Siapa di antara mereka yang akan takluk lebih dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyayangkan

Di kamar hotel lainnya, Zareena dan Colin tertawa terbahak-bahak. Wajar saja karena mereka yang merencanakan ini semua. Colin tahu kamar Tristan dari resepsionis hotel yang dipesan khusus oleh keluarga Zareena untuk tamu terdekat.

"Kau datang tepat waktu, Colin. Hampir saja aku dimakan oleh Tristan," ucap Zareena.

"Sebenarnya kau berniat untuk dimakan olehnya, kan?"

Zareena tertawa. "Dia pria yang luar biasa. Aku belum pernah menjalin hubungan dengan pria seperti Tristan."

"Kenapa tidak langsung kau tiduri saja Tristan?"

Zareena menggeleng. "Sayangnya aku tidak menyukai sifat dan kebiasaan buruknya itu. Pria seperti Tristan tidak akan pernah menikah. Kami berbeda satu sama lain."

"Ya, sebaiknya kau memang tidak perlu bermain terlalu jauh. Takutnya kau jatuh cinta, dan akan terluka," ucap Colin.

"Tidak akan," jawab Zareena pasti.

"Lebih baik kita tidur. Aku akan kembali ke kamarku," ucap Colin.

Selepas kepergian Colin, Zareena menatap dirinya di depan cermin. Ia menyentuh titik yang tadi dikecup oleh Tristan. Ia menginginkannya lagi dan lagi. Zareena jatuh di atas tempat tidur. Dengan jari-jemari lentiknya menurunkan gaun yang ia pakai.

Suaranya parau ketika menyentuh dua kelembutan miliknya. Seakan Tristan-lah yang saat ini tengah mencucupnya. Ia begitu panas, liar dengan tubuh terbuka setengah polos. Gerakannya lembut. Begitu indah menurunkan gaun sampai ujung kaki.

Zareena membasahi dua jarinya. Perlahan melepas tali yang menutup bagian teramat istimewa dari tubuhnya. Menyentuh ke titik paling terdalam. Suaranya berat, lirih dengan segala kenikmatan yang ia rasakan.

Zareena terengah-engah, ia lega mencapai puncaknya. Andai yang melakukannya adalah Tristan, tentulah rasanya jauh lebih sempurna.

...****************...

"Sepertinya Valdo tengah bahagia pagi ini," ucap Tristan.

Zareena menoleh pada kakaknya yang memeluk istrinya. "Pasti Belva melayani Valdo dengan baik."

"Lalu, aku sangat sengsara tadi malam," bisik Tristan.

"Oh, apa yang membuat Tuan Muda Tristan sengsara tadi malam?"

"Seorang gadis lagi-lagi meninggalkan diriku ketika gairahku ini memuncak," jawab Tristan.

"Apa Tuan Tristan ingin melanjutkan adegan kita yang tertunda itu?" tanya Zareena.

Tristan semakin mendekat, lalu berbisik, "Tentu saja jika Nona Zareena bersedia."

"Kau menginginkan satu hari bersamaku?"

"Berapa hari pun aku siap meluangkan waktu untukmu."

Zareena mendorong tubuh Tristan dengan jari telunjuknya. Dengan sigap pria itu meraih pinggang Zareena dan merapatkan diri.

"Kau terus saja menggodaku. Aku bisa saja menidurimu di sini," ucap Tristan.

"Di depan orang tua dan kakakku? Apa kau sungguh berani?" tantang Zareena.

"Jangan panggil namaku Tristan jika aku tidak bisa melakukannya."

"Aku menunggunya, Sayang," ucap Zareena seraya mengalungkan kedua tangan di leher pria itu.

Tristan sangat berhasrat membuktikan diri jika ia adalah pria yang tidak takut pada apa pun. Dirinya terpacu untuk menaklukakan gadis yang saat ini menunggu untuk disentuh. Tidak peduli siapa yang melihat mereka. Bagi Tristan hanyalah kenikmatan yang lebih penting.

Keduanya saling menyatukan bibir. Tristan dengan lihainya mempermainkan Zareena. Membuat wanita itu merasa kalah dalam menyeimbangkan diri.

"Kau sempurna, Sayang," ucap Tristan.

"Kau sangat liar," sahut Zareena, lalu kembali mengecup bibir Tristan.

Memang benar keduanya tidak peduli siapa pun melihat adegan mesra mereka, termasuk orang tua Zareena yang menyayangkan perbuatan putrinya.

"Aku melakukannya. Apa hadiah yang ingin kau berikan padaku?" tanya Tristan.

"Aku akan memberikan segalanya untukmu," jawab Zareena.

Bersambung

1
Marhaban ya Nur17
miles ama Colin wkkwkw
Marhaban ya Nur17
Brian ama miles cucok kaya nya wkwkw
Marhaban ya Nur17
ok miles 🤭🤭🤭🤭
Marhaban ya Nur17
salah target wkwwk
Marhaban ya Nur17
miles 🤣🤣🤣🤣
Marhaban ya Nur17
g bakal mau lah jd adik mah
Marhaban ya Nur17
korban lagi se Brian wkwwkk
Marhaban ya Nur17
jail y Brian 😄
Marhaban ya Nur17
kaya film dramanya Hollywood ini wkkwkwkk yg jd tristanya brad Pitt trs jd zareenanya drew barimor or Sandra bulok
Marhaban ya Nur17
yg Oon neh Tristan wkwwkk
Marhaban ya Nur17
tuh yg gw suka ama zareena 👏👏👏
Marhaban ya Nur17
keren pendiriannya dan tegas klo menurut gw
Marhaban ya Nur17
video
Marhaban ya Nur17
korban neh se chris
Marhaban ya Nur17
Tristan kan mau enaknya doank wkkwkkw y g mau lah se cewek
Marhaban ya Nur17
yg bermasalah se Tristan se klo menurut gw
Marhaban ya Nur17
manusiawi se klo menurut gw zareena 👏👏👏
Marhaban ya Nur17
liarnya zareena mungkin krn Tristan y tp bener se yg namanya cewek butuh setatus
Marhaban ya Nur17
visualnya ok
Marhaban ya Nur17
nakal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!