Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5. Terbongkarnya kebohongan
Suasana pernikahan yang tadinya begitu meriah, kini justru hening dan sunyi. Semua tamu fokus pada ke arah depan, di saat Putri Becca, Raja Gilbert, dan lelaki gemuk itu juga meminum ramuan yang di berikan oleh seorang pelayan.
Setelah meminum ramuan Truthera, Becca sedikit bingung, karena dirinya tidak merasakan apapun, juga lelaki gemuk itu, tapi Raja Gilbert tersenyum tipis dan puas, dia sudah mengenal apa ramuan yang diberikan kepadanya.
“Sekarang, Putri Becca.. Apa kau mengenal pria itu ??”
“Tidak, Yang Mulia.. Saya tidak mengenalnya.” Ujar Putri Becca dengan sopan.
1 detik...
2 detik...
3 detik...
Semua bangsawan tertegun melihat Becca terlihat tenang saat menjawab pertanyaan dari Raja Basilio.
Pangeran Aldert tersenyum saat melihat Becca terlihat tenang dan baik-baik saja, Pangeran Ebert tertegun di sana, dia tidak menyangka ramuan itu tidak bereaksi di tubuh Becca.
“Dan Raja Gilbert, aku ingin kau menceritakan semuanya.” Ujar Raja Basilio dengan tenang, Raja Gilbert menganggukkan kepalanya.
“Yang Mulia, lelaki itu adalah sosok yang berniat untuk m*l*c*hk*n putriku. Dia dan teman-temannya juga berniat menjebak putriku, untuk di j**l di bar miliknya. Dia dan teman-temannya yang juga menyebarkan berita buruk mengenai putriku, karena kesal saat mereka tidak bisa menyentuh tubuh putriku.” Ujar Raja Gilbert memberikan tatapan tajam dan sinis ke arah lelaki gemuk yang wajahnya memerah marah.
“Itu tidak benar !! Putrimu yang- Akhh !!”
Lelaki gemuk itu langsung berteriak kesakitan, memegang perutnya sehingga dia tidak bisa melanjutkan perkataannya. Bahkan lelaki gemuk itu jatuh ke bawah, sehingga membuat semua bangsawan di sana semakin sinis dan jijik.
Karena mereka tahu, siapapun yang bereaksi setelah meminum ramuan Truthera, itu artinya orang itu mengatakan kebohongan. Sementara orang yang berbicara jujur, tidak bereaksi apapun, seperti Putri Becca dan Raja Gilbert.
“Teruslah berbohong, maka ramuan itu akan menyiksa tubuhmu dengan rasa sakit yang luar biasa.” Ujar Pangeran Aldert sembari tersenyum puas di sana melirik ke arah lelaki gemuk yang masih berguling di bawah, karena sensasi menyiksa dari perutnya.
“Sekarang aku bertanya padamu, apa alasanmu kemari dan memberikan tuduhan kepada calon istriku ??” Tanya Raja Basilio dengan nada dingin dan terlihat tidak suka pada sosok lelaki gemuk yang masih di bawah lantai.
“Ma.. Maaf.. Yang Mulia..” Akhirnya dia memilih merendahkan nada suaranya, tidak arogan seperti tadi. Mungkin kini dia sadar, berbohong hanya akan membuatnya semakin tersiksa lebih.
“Siapa yang menyuruhmu ?!” Tanya Raja Basilio lagi, membuat lelaki itu akhirnya membuka suaranya.
“Ini murni.. Karena emosi saya, Yang Mulia..”
“Jadi tidak ada yang menyuruhmu ?? Apa kau yakin ?? Masuk kemari, begitu mudah, tidak adakah orang dalam yang berkhianat disini ??” Kali ini yang bertanya adalah Pangeran Aldert, lelaki gemuk itu kembali membuka suara.
“Saya mendapatkan ijin dari Nona Selina Casey. Dia berkata jika Putra Mahkota Ebert yang juga memberikan ijin kepada saya untuk masuk dan menyampaikan tuduhan ini.” Ujarnya dengan lemas, bahkan setelah mengucapkan kalimat itu, rasa sakit di dalam dirinya kini mulai mereda. Karena dia sudah berbicara dengan jujur.
Semua bangsawan langsung menoleh ke arah pemilik nama yang, Selina Casey yang berada di belakang para tamu. Selina meneguk salivanya, saat semua tamu memberikan tatapan tajam dan jijik. Karena gugup, Selina berusaha untuk melarikan diri dari sana, tapi para prajurit segera menangkapnya dan membawanya ke hadapan Raja Basilio.
Selina di lempar hingga terjatuh di bawah lantai, tepat di depan Raja Basilio. Selina berusaha memohon di sana.
“Yang Mulia.. Maafkan saya.. Saya hanya mendengarkan gosip miring dari pria ini, dan saya berpikir membawanya kemari, untuk memperbaiki nama kerajaan..”
“Dengan menuding calon istriku di hadapan semua tamu ??” Ujar Raja Basilio dengan nada tajam dan sinis.
“Ayah.. Selina hanya-”
Tangan Raja Basilio terangkat, menandakan sang raja tidak mau mendengarkan penjelasan dari siapapun untuk saat ini.
“Kalau kau mau membelanya, maka gantikan dia dalam hukumannya, Pangeran Ebert.” Ujar Raja Basilio dengan nada tajam, melirik ke arah pangeran mahkota.
“Apa.. Maksud ayah ??”
“Kakak, apa yang dilakukan Selina dengan mengundang pria yang memberikan tuduhan pada calon permaisuri, maka itu artinya dia telah mencoreng nama Kerajaan Varilia dan juga ayah sebagai raja utama disini. Maka hukumannya adalah cambukan 50 kali di depan umum.” Ujar Pangeran Aldert menjelaskan dengan sopan dan begitu tenang, seakan baru menjelaskan konsekuensi hukum pada anak umur 5 tahun.
Mendengar istilah cambukan, membuat Selina begitu ketakutan dan panik. Dia mau berlari juga tidak bisa, karena para penjaga sudah menghadangnya.
“Tapi nama kakak juga di sebut, sebagai orang yang memberikan ijin.. Apakah, kakak juga akan menerima hukumannya, ayah ??” Lanjut Pangeran Aldert dengan nada sok manis dan terdengar penasaran.
Raja Basilio memandang tajam ke arah Pangeran Ebert, seakan memberikan penekanan kepada putra pertamanya itu.
“Aku memang memberikan ijin pada lelaki itu untuk masuk, tapi aku tidak pernah tahu jika semua perkataannya hanyalah tuduhan semata tanpa bukti, maaf karena aku mempercayai seseorang yang tidak memiliki bukti sedikitpun, ayah.” Ujar Pangeran Ebert berbicara dengan tenang meskipun ada perasaan gelisah saat mengucapkan perkataan itu.
“Begitu ?? Jika aku memberikan hukuman cambuk pada wanita kesayanganmu itu, apakah kau akan marah ?? Karena dia terbukti membawa laki-laki yang menuduh calon istriku ?!!” Ujar Raja Basilio dengan nada ketus dan dingin, seakan dirinya akan bersiap marah jika sampai Pangeran Ebert berani melindungi Selina lagi.
“Yang Mulia, tolong ampuni aku.. Aku tidak tahu jika lelaki ini ternyata hanya menuduh Putri Becca, tolong maafkan aku..” Ujar Selina dengan nada memohon, mencoba menarik simpati dari Raja Basilio, tapi sang raja tidak memberikan ekspresi apapun.
“Prajurit, cambuk dia saat ini di depan umum, karena dia berani menghina calon permaisuriku di hadapan umum seperti ini !! Lakukan 50 kali !!” Ujar Raja Basilio dengan tegas, membuat Pangeran Ebert tidak berdaya saat ini, jikalau memang dirinya tidak terima, justru dialah yang akan mendapatkan hukuman memalukan seperti itu di hadapan umum, menggantikan Selina.
Sementara Becca diam-diam tersenyum tipis, dia teringat di kehidupan pertama. Tepatnya saat pertunangan dengan Pangeran Ebert, dirinya di tuduh menyakiti Selina, hingga dia mendapatkan hukuman cambuk di tempat umum selama 50 kali.
Tapi disini semua telah berubah, justru Selina yang mendapatkan hukuman itu, bahkan pasangan yang dia pilih saat ini, justru lebih memihak kepadanya, daripada saat bersama Pangeran Ebert.
Raja Basilio bahkan tidak sedikitpun memberikan tatapan curiga atau kecewa kepada dirinya, saat tuduhan di layangkan. Malah Raja Basilio memilih mendengarkan penjelasan Becca, di saat ada yang mendesak dan memberikan tuduhan keji kepadanya.
Raja Gilbert tersenyum kecil, setidaknya tuduhan buruk pada putri pertamanya menghilang, saat pelakunya kini mengungkapkan semua kebohongannya di hadapan publik.
Semua orang tidak bersimpati sedikitpun pada Selina yang mendapatkan cambukan itu, mereka bahkan tersenyum senang melihat kehancuran dari Selina. Mereka merasa muak, saat gadis yang entah darimana asal-usulnya, justru bersifat manja yang selalu bergelayut manja pada Pangeran Mahkota, dan bertingkah sok manis membuat semua orang jijik.
❤️👑❤️👑❤️👑❤️
Author pengen buat agak di panjangin kaya dracin, tapi gak bisa 🥲🥲 atau buat agak dramatis gitu, tokoh utamanya sempat di hujat, tapi tetap aja enggak bisa 😣😣
Jadi ya, kaya gini.. Hasil imajinasi Author sendiri, hehehehe enggak niru dracin atau novel lainnya, entah bagus, atau kurang seru, coba deh kalian komen ya 😁😁
Asal bahasa sopan, kritikan apapun bakal Author simpan, sebagai masukan buat ke depannya 😆😆 udah gitu aja dari Author, terima kasih 😁😁
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄