WARNING🌶️🌶️‼️
"Kau tahu kelainan ku hanya bereaksi padamu, mana mungkin aku melepasmu Hazel. Seluruh tubuh dan semua yang ada pada dirimu, itu milikku."
"Aku sudah menikah dan aku juga adik tirimu, lepaskan aku. Mike!."
Bermula dari Mike yang harus menikah untuk melindungi menggunakan wajah palsu, hal tak terduga terjadi saat wanita yang dinikahinya Hazel mampu membuat impoten nya hilang, hanya kepada wanita itu seorang..
Tak lama pernikahan dan identitas palsu itu harus berakhir saat Mike harus pergi meninggalkan Hazel tanpa menceraikannya.
Hingga seiring berjalannya waktu, Mike kembali bertemu dengan Hazel dengan status tak terduga. Wanitanya, istri yang belum ia ceraikan, kini telah menjadi adik tiri dari keluarga baru ayahnya. Dan tanpa Hazel ketahui bahwa wajah itulah, merupakan sosok suami yang selama ini ia cari.
Bagaimana kah kelanjutan hubungan keduanya?
.
.
SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Setelah pembicaraan yang cukup mengoyak hati itu, Hazel pergi meninggalkan Mike yang masih di halaman belakang sebelum ada yang melihat.
Sesampainya di kamar dan mengunci pintu, Hazel terduduk di lantai. Wanita cantik itu menunduk dengan perasaan campur aduk dan tubuh gemetar.
Tadi ia bisa menahannya bahkan saat dipantai semua masih bisa Hazel tangani, tapi setelah bicara dan beradu mulut dengan Mike, Hazel akhirnya roboh. Wanita cantik itu kini tak mampu menahan air matanya lagi.
Ia benar-benar tak tahu.. ia seolah berada di jalan buntu akan banyaknya pertanyaan yang tak terjawab.
Cintanya.. suaminya.. telah menyakiti dan menutupi semua, tetapi Hazel tak bisa sepenuhnya membenci Mike karena pria itu menunjukkan perasaannya.
Dan tanpa Mike bicara pun, Hazel telah merasakan kasih perlindungan dan kenyamanan yang diberikan. Bagaimana ia menangani ini? Bagaimana ia harus bersikap setiap bertemu sosok yang ternyata suaminya itu? Hazel tak tahu, rasanya benar-benar pening.
Isak tangis itu kini berubah terselip cacian yang terpendam, dengan berlinang air mata Hazel memukuli bantal yang tak berdosa itu. "Apa karena saat ini kami adik kakak!? Jika iya apa bedanya? Kau juga pada akhirnya menunjukkan perasaan itu!.."
"Aku tak paham Mike! Kau membuatku semakin terikat tapi kau juga membuatku semakin membenci.."
Hazel menelungkupkan wajah cantiknya, ia sangat ingin menikmati waktu bersama dengan sang suami seperti yang ia harapkan dulu, mengobrol.. saling ngasihi.. dan menyiapkan masa depan bersama tanpa drama. Tapi faktanya? Setelah ia mengetahui sosok suaminya pun, sepertinya ada saja penghalang yang membatasi.
"Jika alasannya karena status kita saat ini, aku juga tak menerimanya Mike. Kau ini kenapa sih!??, tolong bicara!!!." Kesal Hazel yang jengkel, ia melemparkan bantalnya sembarang arah.
Karena situasinya jadi seperti ini, Hazel terpaksa harus menarik diri untuk kewarasannya juga. Ia harus berpura-pura agar tahu arah permainannya kemana.
"Lihat saja, sejauh mana kau akan bertahan?.. aku benar-benar akan menganggap mu sebagai seorang kakak, karena jika ingin diperlakukan sebagai seorang suami, kau juga belum mengakui sama sekali.."
Sementara itu di luar..
Tepatnya di halaman samping dekat kolam, Mike yang dibuat kacau menatap parau ke arah kamar Hazel.
Ia mengusap kasar wajah tampan itu, mengacak-acak rambutnya hingga berantakan.
"Dia mengabaikan ku, Jason.. Hazel mengabaikan ku.." Frustasi Mike menyender dengan mata terpejam.
Seumur hidup Jason tak pernah menyaksikan sosok tak berperasaan ini begitu gundah dan rapuh. Ia menghela nafas panjang dengan semua yang terjadi. "Walaupun telah banyak momen yang sudah kalian habiskan bersama, tetap saja Hazel menganggap mu sebagai seorang kakak selama kau menutupi nya, Mike.."
"Jason, dengar!..." Timpal Mike nampak hilang arah. "Mengatakan apa yang kurasakan terhadapnya selama ini saja, Hazel sudah mengabaikan ku karena status kita saudara, apalagi berterus terang bahwa aku ini Leonard?..
"Aku tak kuasa membayangkan sorot matanya yang berubah membenciku, bahkan nanti lebih parah mungkin meninggalkan ku karena kekecewaan itu.." Lanjut Mike yang mempertimbangkan segalanya.
"Aku hanya tak ingin kehilangan istriku lagi!... Hanya itu.. walaupun aku tahu di kemudian hari ini akan terungkap, tapi setidaknya apa yang kulakukan saat ini, bungkam segalanya.. aku lakukan untuk menunda, menunda ia pergi dan membiarkan diriku dapat melihatnya lebih lama.."
Jason sadar dan sangat memahami sahabatnya, kenapa ini jadi sangat rumit? Karena konfliknya berlapis, keduanya selalu dipertemukan dalam kebetulan-kebetulan yang tak terduga.
"Aku memahami ketakutanmu, kehilangan seseorang yang berharga, separuh jiwa kita akan terasa mati. Tapi saranku, jika bisa berterus terang lah saat ini. Soal ke depannya bagaimana nanti." Ujar Jason yang ikut tak tenang juga, takutnya Mike kinerjanya malah merosot karena ketidakstabilan diri.
Mike terdiam tak langsung menjawab, segala hal yang ada di dunia ini akan berada dalam genggamannya jika ia menginginkan. Tetapi hati dan keterikatan diri, tak mampu dibeli oleh harta juga kekuasaan.
"Aku sedang mempertimbangkan segalanya bukan tak mau berterus terang. Aku ingin mengungkap, tetapi tak ingin kehilangannya juga akan kekecewaan.. siapa yang tak muak dengan benteng sialan ini? hubungan kita beresiko karena berakhir jadi adik kakak.."
"Mike.." Timpal Jason serius. "Aku rasa Hazel akan mengerti, toh kalian berdua juga tak tahu akan jadi saudara tiri, bukan keinginan mu."
"Tetap saja yang harus diwaspadai kekecewaan Hazel.. kau mau bertanggungjawab jika istriku tiba-tiba pergi?." Sinis Mike.
"Salah siapa mempermainkan, kan repot sendiri.." Tukas Jason yang kesal sendiri. Sahabatnya ini benar-benar payah dalam urusan asmara.
Mendapati sorot tatapan tajam Mike yang berubah terasa menguliti, Jason seketika bergidik dan terkekeh kecil. "Ya ya, maaf tuanku yang terhormat."
"Cih.."
"Perketat pengawasan terhadap Hazel, banyak yang mencoba mengambil hati istriku, apalagi pria bernama jangkrik itu!.."
"Eric, Mike.."
"Ya, terserah!.."
Jason hanya menggelengkan kepala.
"Entah sampai kapan semuanya membaik, Hazel perlu waktu untuk menerima semua, pandangannya terhadapku kini berbeda. Bukan seorang kakak, melainkan seorang pria yang menginginkannya."
"Di samping itu, setelah semua terkendali aku akan menemui Arthur, papa mertua yang kemungkinan sudah siap menghukum ku tanpa ampun. Dan setelahnya, aku akan menggenggam apa yang seharusnya ku miliki." Lanjut Mike tanpa basa-basi. Ia tak peduli lagi dengan risiko, jika tak sesuai harapan pun ia akan menggenggam dengan cara lain yang mungkin kotor tak berperasaan.
"Baiklah, sesuai permintaan mu."
.
.
Perusahaan Scott..
Hazel yang tengah selesai melakukan meeting pengganti, ia bergegas menuju ruangannya sebelum nanti sore ada jadwal pemotretan di tempat A.
Tetapi langkah wanita cantik itu terhenti ketika mendapati seseorang yang nampak sudah menunggu di ruangannya.
Seorang wanita..
"Siapa anda?." Ujar Hazel.
Wanita itu balik badan saat orang yang ditunggu telah kembali. Ia berdiri dengan senyumnya yang melekat, melangkah mendekat pada Hazel.
"Model ternama Italia, Hazel.. yang kini menjadi adik tiri dari Mike, right?.."
Hazel yang mendapati itu tak langsung menjawab ia hanya menatap seakan menyelidiki maksud kedatangannya untuk apa.
"Aku Melisa, wanita yang pernah dekat dan memiliki hubungan baik di masalalu dengan kakakmu." Ujarnya dengan senyum tipis yang tak bisa diartikan, tangan itu terulur untuk berjabat..
Mendengar nama Melisa yang pernah dibahas Adam, Hazel kini akhirnya tahu.. "lalu ada apa menemui ku?." Balas Hazel menerima uluran tangan itu sekilas.
"Beberapa tahun terakhir ini Mike berubah tak seperti dulu, padahal hubungan keluarga begitu baik. Aku ingin tahu.. aku ingin kembali dekat dengannya melalui dirimu.. Aku ingin kau membantuku, Hazel..." Ujar Melisa serius, walaupun ia memiliki akses untuk datang ke perusahaan Scott, tetapi ia tak bisa leluasa bertemu Mike. "Mari mulai menjalin hubungan baik, calon adik ipar.." Lanjutnya sedikit angkuh.
Hazel yang mendengar itu menganga tak habis pikir, kenapa hidupnya ini selalu saja dihiasi kejadian diluar nalar? Ia yang sedang frustasi dan terluka karena Mike, harus jadi jembatan untuk wanita lain mendekati suaminya sendiri?.
Tapi bukankah untuk menguji Mike, hal ini bisa Hazel jadikan kesempatan emas untuk menyudutkan nya?.
Ide gila itu pun muncul tanpa izin, seolah tak peduli memikirkan dampaknya bagaimana.
"Baiklah, sepertinya akan menyenangkan.. aku akan mencobanya."
❤️❤️❤️❤️❤️
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
kancingnya jinjit kalo aku bilangnya sele genje 🤣l
mike sih pake acara nyamar segal sebagai leonard...
awas jangan sampai kepergok daddy adam ya kalian berdua🤣🤭tapi sah-sah aja sih mereka berdoa pasutri....
Menyesalkan dulu meninggalkan hazel gak ada kabarnya mike, dapat kejutan mike hazel jadi adiknya tirinya🤣🤭
mending jujur dari sekarang ngaku adalah Leonard, kasian hazel kamu bohongnya...
pastinya hazel benci sama leonard, pria berengsek dan tidak bertanggungjawab pergi tanpa pamit..
deketin hazel mike buat jatuh cinta🤭
Mike cepet jeladakan siapa kamu , makssa nih