NovelToon NovelToon
Pertemuan Diatas Luka

Pertemuan Diatas Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ersy 07

Dihianati oleh kekasih yang dicintai memang begitu menyakitkan, apalagi kekasih yang ia percaya akan membuat dirinya bahagia ternyata diam diam menjalin hubungan dengan sepupunya. Namaku Alisha Azura inilah kisah cintaku dan perjalanan hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ersy 07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Setelah menempuh perjalanan hampir 18 jam, akhirnya David dan asistennya sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta. 2 pria tampan tersebut dijemput menggunakan 2 mobil dan beberapa ajudannya yang berada di Indonesia. Banyak pasang mata menatap kagum mereka berdua terutama pesona David Cullen pengusaha muda yang berasal dari negara Rusia. Wajah tampan rupawan kulit putih bersih badan tegap tinggi badan 195 cm. Warna rambut coklat terang hidung mancung tatapan mata tajam warna mata coklat keemasan, bibir tipis sedikit tebal warna merah alami karena David bukan seorang perokok. Banyak para wanita yang kagum menatap ketampanan mereka berdua. 2 pria bule yang berpenampilan santai namun tetap elegan. Apalagi dikelilingi beberapa ajudan yang memakai setelan serba hitam berbadan besar dan kekar.

"Gerry kenapa kamu meminta banyak ajudan menjemput kita, jujur saya merasa risih jika menjadi bahan tontonan banyak orang. Saya lebih suka dijemput secara private seperti pertama kali saya datang ke negara ini" protes David kepada Gerry sang asisten. Sedangkan Gerry yang mendapat teguran dari bosnya langsung meminta maaf "Maafkan saya tuan, saya tidak akan mengulanginya lagi" jawab Gerry singkat.

Setelah itu mereka berdua langsung masuk kedalam mobil mewah warna hitam. Dan dibelakang mereka mobil para ajudan mengikuti mobil sang bos. Setelah 1 jam kemudian mereka sampai di sebuah bangunan apartemen mewah yang ditempati Santa selama ini. "Gerry, lebih baik kamu menginap lah disini malam ini lagi pula Santa masih dirumah sakit. Besok barulah kamu mencari penginapan sementara atau enggak kamu belilah apartemen disini. Sepertinya apartemen samping kiri ini masih kosong belum ada pemiliknya. Bagaimana kalau kamu beli saja apartemen sebelah ini, jadi kalau sewaktu-waktu saya berkunjung kesini kamu juga bisa ikut sekalian" ucap David saat mereka baru tiba didepan apartemen Santa. "Tapi tuan, saya..." belum sempat Gerry melanjutkan ucapannya David langsung menjawab "Membelinya pakai uang saya, gunakan kartu ini untuk membeli apartemen ini" ucap David seraya memberikan sebuah kartu tanpa batas kepada Gerry. David menunjuk pintu apartemen yang kebetulan masih kosong belum ditempati. Gerry yang mendengar perkataan bosnya tersenyum kecil lalu mengangguk patuh. Tiba-tiba David berjalan mendekati asistennya lalu ia berbisik "Berjuanglah jika ingin menaklukkan hati Santa" ucap David begitu pelan sehingga hanya mereka yang dapat mendengar. Gerry yang mendengar perkataan bosnya kedua matanya langsung membeliak lebar "Ma..maksud tuan apa?" tanya Gerry tiba tiba berubah sedikit gugup. Seolah olah bosnya mengetahui rahasianya yang ia pendam selama ini. David tidak menjawab pria tampan tersebut hanya tersenyum kecil lalu menekan nomor pin pintu apartemen adiknya. Gerry masih berdiri kaku diluar, sejujurnya ia begitu terkejut karena bosnya tau mengenai perasaannya yang ia pendam untuk Santa Aurora adik kandung David Cullen.

"Masuklah Gerry jangan banyak melamun seperti ayam sakit" ucap David dari dalam apartemen. "Baik bos" sahut Gerry segera ikut menyusul masuk kedalam. Ini pertama kalinya Gerry memasuki apartemen milik gadis pujaan hatinya. Tiba-tiba jantungnya berdegup kencang saat tatapan matanya tanpa sengaja melihat foto seorang gadis cantik berpenampilan tomboy foto bersama dengan seorang gadis tidak kalah cantik namun berpenampilan anggun yang tak lain adalah Alisha Azura sahabat dekat Santa.

"Istirahatlah dulu, nanti baru kita ke rumah sakit jemput Santa sekaligus melihat keadaan Alisha" ucap David sebelum masuk kedalam kamar yang biasa ia tempati sedangkan Gerry masuk kedalam kamar Santa. Awalnya Gerry ingin tidur di sofa ruang tamu, namun David memintanya istirahat dikamar adiknya. Akhirnya Gerry nurut dengan perintah bosnya namun tidak bisa dipungkiri hati Gerry merasa senang bisa tidur di kasur yang sama dengan gadis pujaan hatinya. Saat pertama kali masuk kedalam kamar Santa, Gerry dibuat takjub dengan pemandangan yang ada di dalam kamar Santa. Cat tembok berwarna dark cenderung gelap dan dipadukan dengan cat warna cream lembut. Sehingga kamar Santa dominan seperti kamar laki laki. Ada beberapa miniatur kesayangan Santa serta parfum aroma Citrus bercampur bunga lavender tercium samar saat Gerry memasuki kamar tersebut. Dan yang membuat Gerry semakin betah didalam kamar Santa ialah sebuah foto berukuran cukup besar di pasang diatas tempat tidur. Foto Santa tersenyum bagitu manis seolah menatap dirinya. "Ternyata nona cukup narsis juga, aku pikir dia tidak suka berfoto" gumam Gerry tersenyum kecil.

Setelah puas melihat seluruh sudut kamar Santa barulah Gerry membuka kopernya mengambil pakaian ganti. Sebelum istirahat Gerry membersihkan diri sekaligus berganti pakaian. Setelah beberapa menit kemudian pintu kamar mandi terbuka Gerry keluar sudah memakai pakaian lengkap. Setelah menyisir rambutnya barulah Gerry merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur empuk milik Santa. "Ah nyamannya, akhirnya aku bisa istirahat juga" gumam Gerry langsung memejamkan kedua matanya mencari posisi nyaman memeluk guling milik Santa. "Sekarang aku hanya bisa memeluk gulingnya nanti kalau sudah jadi istriku baru memeluk pemilik guling nya, cup" ucap Gerry dalam hati tersenyum kecil tidak lupa mencium guling milik Santa. Membayangkan seolah olah guling tersebut adalah wajah cantik Santa.

\>\>\>\>\>\>

Pagi harinya...

Saat ini Santa sudah dalam perjalanan pulang ke apartemen miliknya. Wajahnya nampak lesu dan sesekali menguap karena semalaman dirinya tidak tidur sama sekali. Beruntung kedua orang tua Alisha sudah datang pagi itu dan nyonya Alena meminta Santa pulang untuk istirahat. Tidak lupa nyonya Alena membawakan sarapan untuk Santa dan untuk Siti disuruh pulang diantar oleh pak Kardi. Akhirnya Santa berpamitan pulang setelah sarapan yang dibawakan oleh nyonya Alena. "Akhirnya aku bisa tidur sebentar, wahai bantal, guling dan kasur tercinta aku segera mendarat cantik diatas kalian" gumam Santa berulang kali menguap beruntung pagi itu jalanan masih cukup sepi. Setelah hampir setengah jam kemudian mobil yang dikendarai Santa sudah sampai di lobby apartemen. Santa segera memasuki lift dan menekan tombol nomor lantai tujuannya menuju apartemen miliknya. Selama beberapa menit didalam lift, Santa berdiri sambil menahan kantuknya.

Ting..

Lift sudah tiba dilantai tujuan dan terbuka secara otomatis tak lama kemudian Santa keluar dari dalam lift dengan langkah gontai. Setelah memastikan bahwa apartemen miliknya barulah Santa menekan nomor pin pintu apartemennya.

Ceklek..

Pintu terbuka suasana begitu sepi, Santa langsung menutup pintu tidak lupa mengunci pintu sebelum masuk kedalam kamarnya. Setelah meletakkan kunci mobil diatas meja ruang tamu barulah Santa masuk kedalam kamarnya. Merasa kantuk luar biasa Santa tidak begitu memperhatikan bahwa ada seseorang tidur diatas tempat tidurnya. Tanpa berganti pakaian dan cuci wajah Santa langsung merebahkan tubuh lelahnya diatas tempat tidur.

Bruk...

Santa langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk dan tangannya meraba raba mencari guling miliknya. Setelah menemukan gulingnya Santa langsung memeluk erat guling tersebut. Tidak lupa kakinya langsung nemplok diatas guling besar tersebut. "Baru tau gue kalau guling bisa semakin besar dan panjang dalam waktu semalam dan sedikit keras. Enggak apa apa meskipun sedikit keras tapi makin nyaman jika dipeluk hehehe.." gumam Santa sambil terkekeh geli dengan mata terpejam. Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari bibir mungil gadis cantik tersebut. Sedangkan seseorang yang dikira guling oleh Santa malah semakin tidur nyenyak. Karena dalam mimpinya Gerry dipeluk Santa begitu erat sehingga Gerry merasa senang dan semakin nyaman dalam pelukan Santa. Dalam tidurnya Gerry tersenyum bahagia sehingga dalam keadaan tidur Gerry tersenyum manis wajah tampannya semakin bertambah tampan.

1
Erny Ersy07
alamat palsu 😄
Ahmad Muzayyin
duuuh alamat ini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!