NovelToon NovelToon
Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ella Di Gosipkan

Kapal sudah sandar sempurna, rombongan Panglima sudah bersiap, acara disetiap kota yang di kunjungi semua sama, karena ini merupakan program rutin. Anggota di kesatuan ini juga sudah mengetahui kegiatan - kegiatan apa yang harus mereka lakukan.

Pertemuan tatap muka di mulai, semua anggota ada bersama keluarga mereka. Dan sebelum tatap muka mereka membagikan bingkisan kepada anak - anak sekolah pada yayasan hang tua milik angkatan laut. Semua kegiatan di jadwalkan waktunya sehingga pertemuan dengan anggota dan keluarga bisa berlangsung tepat waktu.

Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan Ella membantu dokter dan ners yang ada di rumah sakit angkatan laut. Ella tidak menyangka bahwa disini dia dianggap sebagai perebut kekasih orang. Namun di cueki oleh Ella. Dia tahu bahwa informasi ini pasti berasal dari Melinda dan keluarganya. John yang memiliki perasaan yang peka, menyusul istrinya di rumah sakit.

Saat ini Ella sedang, membantu dokter merapikan luka pasien yang memiliki masalah pada gula darah yang tinggi, penyakit gula. Lukanya tidak sembuh karena luka itu. Ella membersihkan jaringan yang rusak sampai mengeluarkan darah. Dan kemudian menutup luka itu. Kemudian dia meresepkan obat dan menyarankan hal - hal yang perlu di hindari.

"Mohon maaf dokter?? Apakah dokter ini yang merebut pacarnya dokter Melinda ????"

"Tidak ada yang merebut. Saya tidak perna pacaran dengan dokter Melinda. Dia pacar dan istri saya dari dulu sampai sekarang."

"Mohon maaf komandan."

"Stop cerita - cerita jelek tentang istri saya."

Semua yang di ruangan itu langsung terdiam dan tertunduk.

"Sayang, kenapa diam saja di buat seperti itu oleh mereka."

"Malas mas melayani."

Selesai melakukan tugasnya. Sudah sore, Ella dan John sudah kembali ke kapal.

"Mi, kita di undang makan malam sama Batara dan istrinya, ajak John dan Ella."

"Mami ngak yakin John akan pergi, apalagi tadi di rumah sakit dokter dan ners di sana membicarakan Ella sebagai perebut kekasih orang."

"Kurang ajar mereka."

"Sabar papi, sabar anak mantumu itu biasa - biasa saja." Papi langsung ke kamar John dan Ella disusul oleh mami.

"Kenapa tidak lapor papi??" Ella langsung memeluk papi mertuanya.

"Ella baik - baik saja papi."

"Kalau ada masalah harus cerita sayang."

"Mas yang sudah menegur mereka pi."

Papi Alfons merasa lega, karena anak mantunya baik - baik saja.

"Papi dan mami di undang keluarga Batara makan malam di rumah mereka. Kalian mau ikut??"

"Tidak papi, John sama Ella di kapal aja pi."

"Mas,.........."

"Ini keputusan John pi, mi, mohon di mengerti."

"Papi setuju sayang "

Alfons dan Christine mami dan papi John, malam itu hanya datang berdua memenuhi undangan sahabatnya. Karena ibu panglima juga meminta Ella dan John menemani mereka berada dalam rombongan menghadiri undangan gubernur. Ternyata Melinda ada di Banjarmasin.

"Sendiri??"

"John ngak ikut??" Mereka tahu, bahwa kapal yang datang ini, tempat John Christo Nagasaki bekerja sebagai kepala departemen operasi.

"Mereka menemani rombongan panglima undangan makan malam dengan pemerintah daerah." Muka Melinda yang semula cerah berubah menjadi bersedih.

"Melinda dokter residen dirumah sakit apa??"

"Di rumah sakit tentara om."

"Oke, sukses ya"

Sebenarnya orangtua John, tidak begitu suka dengan perlakukan Melinda, mereka tidak simpati. Karena sudah mengaku pacaran dengan John anak mereka, kenyataan tidak perna terjadi karena John mencintai Ella yang sudah menjadi istrinya.

Makan malam di keluarga Barata hanya sampai jam delapan malam. Karena besok mereka sudah berlayar lagi. Rombongan Panglima tadi juga di undang pemerintah daerah setempat untuk makan malam. Kolonel Alfons dan istri memohon ijin untuk tidak ikut karena ada undangan dari Barata sahabatnya, akhirnya John dan Ella yang ikut bersama rombong panglima. Atas permintaan ibu panglima. Ella pintar membawa diri, sehingga dia di sayangi oleh ibu panglima dan ibu - ibu lainnya.

Pelayaran berikutnya akan menuju ke Sulawesi tepatnya di utara. Di rencananya malam ini mereka sudah berangkat jam sepuluh. Sepulang dari dari undangan makan malam mereka semua sudah bersiap - siap buat merpulg lagi.

"Sayang, cek mami dan papi sudah pulang belum.ke kapal."

"Iya sayang."

John menghubungi maminya dan ternyata mereka sudah di dermaga pelabuhan. John sudah bersiap dengan baju dinasnya. Sementara Ella sudah dengan baju piyamanya.

Melinda ada di dermaga, dia juga ikut mengantar mami dan papi, dengan harapan bisa melihat John. Namun sampai kapal keluar dari pelabuhan dia tidak bertemu dengan John, laki - laki yang dia cintai. Mencintai sendiri, karena John tidak perna mencintainya.

"Ella sayang....."

"Mami,........."

"Iya sayang."

Ella langsung membuka pintu kamar, maminya membawa ole - ole yang mami beli tadi.

"Terima kasih mami. Ini banyak sekali."

"Buat anak mami, tetap harus banyak belinya."

"Ella sayang mami."

Mereka saling berpelukan. Dan selang beberapa menit John sudah kembali ke kamar.

"Mami......."

"Mami datang bawa ole - ole buat anak mantu mami."

"Sekarang apa - apa Ella."

"Mas cemburu???"

"Mas senang kok." John langsung mencium bibir istrinya di depan maminya. Tidak lama papi juga bergabung. Ella langsung membuat minum buat mereka berempat. Dan kita berempat cerita - cerita.

"Papi mau tanya, Ella besok kerjanya dimana Jakarta apa surabaya??"

"Ella ikut apa kata suami saja papi."

"John sih mau, Ella di Surabaya biar John dekat sama Ella."

"Kalau kamu berlayar???"

"Mami sih mau Ella di Jakarta saja. Kan apartemen sudah kalian punya. Biar kalau kamu berlayar mami dan papi bisa jaga Ella."

Ella kaget. Mendengar aparteman sudah kami punya. Dia tidak mau menanyakan di depan papi dan mami. Dia menunggu waktu mereka berdua saja. Selesai minun teh, papi dan mami kembali ke kamar mereka. Karena kunjungan di sulawesi adalah kunjungan yang terakhir dari rangkaian kunjungan kerja panglima bersama rombongan.

"Mas, apa maksud mami soal apartemen???" John langsung memeluk istrinya. Karena mereka baru saja melakukan aktivitas wajib mereka sebagai suami dan istri. Kali ini Ella istrinya kuat.

"Mas sudah beli, apartemennya Kamila."

"What???!!!"

"Sebelum mas ke Biak, pulang dari Autralia."

"Pantas aku pake kamar utama sudah di cat yang baru." John tersenyum.

"Mas kan mau menikah, jadi rumah yang nyaman itu harus mas siapkan buat istri mas, selain diri mas sebagai rumah buat kamu." Ella bahagia sekali, di ratukan oleh suami sendiri.

"I love you mas."

"Love you more sayang. Bisa ronde kedua kah sayang."

"Mas, sepertinya ade hamil deh."

"Serius sayang."

"Ade belum tes sih mas. Besok sadar di pelabuhan kita ke apotik ya sayang. Tetapi bisa juga ade kelelahan. Habis jadwal bulanan ade sudah telat seminggu."

"Mas sih mana terbaik menurut kehendak Tuhan. Yang penting kamu itu sehat sayang."

John langsung memeluk istrinya. Karena mereka mesih belum menutup tubuh dengan sehelai kain pun, maka ronde kedua pun terjadi.

1
Yohana Pandie
keren thor
Ceisye: terima kasih
total 1 replies
Trivenalaila
lanjut🙏🙏🙏
Ceisye: siap mba. otw. 👍👍👍
terima kasih mba sudah membaca karyaku🙏🙏🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!