NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

Ujung bibir Song Aran saling menarik, membentuk senyuman tipis. Suasana hatinya sangat baik, ia pun memberi balasan dari tuduhan sang tunangan.

"Yance, kau itu terlalu percaya diri. Memangnya kau bisa dibandingkan dengan semua mahar yang sudah disiapkan ayahku..? uang dapat membeli apa pun, dan yang terpenting, uang tidak akan pernah mengkhianatiku sepertimu."

"Benar sekali..!" seru Song Qing Bao bersemangat.

"Adikku sangat pintar. Manusia selalu tidak dapat diandalkan, tapi uang itu berbeda." Song Qing Bao mengacungkan dua jempol kepada Song Aran.

"Baik, karena sudah diputuskan, kita bahas hal lainnya. Kalian berdua harus segera mengirim mak comblang untuk melamar." kata Song Dahuan melirik Xiao Jian dan Kang Yance.

"Ayah, jangan terburu-buru. Alangkah baiknya jika kita bicarakan soal mas kawin terlebih dulu. Aku ingat Ibu pernah bilang, mas kawin Jiao minimal delapan tahil. Jadi itu yang wajib diberikan pada Ran'er." ucap Song Qing Bao, kemudian beralih ke Xiao Jian.

"Adik Ipar, kira-kira berapa mas kawin yang akan kau berikan untuk adikku..?" tanya Song Qing Bao.

Pemuda itu sengaja membahas soal seserahan dan mahar, guna memanasi Zhao Jie dan Jiao.

Song Qing Bao menatap hangat Xiao Jian. Ia merangkul bahu pemuda itu, bertingkah seolah mereka adalah teman baik.

"Sepuluh tahil, tidak mungkin kurang dari mas kawin orang lain." jawab Xiao Jian tanpa ragu.

"Bagus sekali, adikku tentu lebih berharga dari pada Zhao Jiao." skak matt Song Qing Bao menepuk bahu Xiao Jian.

"Aku juga ingat ayah pernah mengatakan mas kawin Ran'er ada----

Song Qing Bao menjabarkan semua barang yang pernah disebutkan ayahnya sebagai mahar untuk Song Aran kalau menikah.

Song Dahuan mengangguk, mengiyakan semua ucapan putra semata wayangnya itu.

"Ayah bilang akan memperlakukan Ran'er dan Jiao secara adil, jadi berikan mereka dua kali lipat. Itu tidak berlebihan kan..?"

Setelah Song Qing Bao menghitung semua jumlah mahar, Zhao Jie merasa sakit kepala.

Mereka bukan hanya tidak bisa mendapatkan hadiah pertunangan, tapi juga jatah seserahan Zhao Jiao.

Ini namanya perampokan berkedok kompensasi pernikahan.

Song Aran melipat bibirnya guna menahan tawa yang siap menyembur. Kakak si pemilik tubuh asli sungguh amat konyol dan licik, pintar sekali memanfaatkan situasi.

Ah, begini ternyata rasanya memiliki keluarga..?

Barang-barang yang disebutkan Qing Bao, setidaknya akan menghabiskan uang kurang dari lima atau enam tahil perak, ditambah empat tael untuk seserahan.

Itu berarti hanya demi menyiapkan mahar saja akan menghabiskan hampir sepuluh tahil.

Song Aran dan Zhao Jiao menikah hampir berdekatan, jadi mustahil bagi keluarga Song untuk menyiapkan mahar kedua yang begitu melimpah dalam waktu singkat.

Jadi Zhao Jiao benar-benar akan menikah tanpa mahar. Hanya memikirkan adegan menyedihkan itu saja membuat Song Aran ingin tertawa.

"Beristirahatlah dalam damai, aku akan membalas mereka semua. Terimakasih sudah meberikan aku seoarang kakak yang sangat baik." monolog Aran dalam hati, berkomunikasi dengan jiwa pemilik tubuh asli.

"Kau berniat merampok kami..? empat tahil uang mahar, delapan belas tael hadiah pertunangan, belum lagi semua barang berharga lainnya. Itu totalnya dua puluh dua tahil. Apa kau sudah kehilangan kewarasan..?" raung Zhao Jie.

Bahkan tuan tanah pun tidak memberikan uang sebanyak ini kepada putri mereka saat menikah.

"Kenapa kau marah..? seolah-olah semua itu memakai uangmu." sahut tengil Song Qing Bao, mencebikkan bibirnya.

Makin tersulut saja emosi Zhao Jie. Kekayaan keluarga Song terbatas. Jika semua untuk Song Aran, lalu kedua anak kandungnya mendapatkan apa.

Dua puluh dua tael perak bisa membeli satu setengah hektar sawah.

"Ayah, kau sudah berjanji, kau tidak akan mengingkarinya, kan..?"

Song Qing Bao tidak peduli dengan rumor Xiao Jian pembawa sial lagi. Karena adik perempuannya sudah mengambil keputusan, ia akan mendukungnya sampai akhir.

"Bao, kalau dua puluh dua tahil, ayah tidak ada. Belum lagi membeli semua barang-barang itu."

"Lalu, berapa memangnya simpanan ayah..?"

"Hanya ada delapan belas tahil, tidak lebih." jawab jujur Song Dahuan.

Qing Bao manggut-manggut "baik, berikan pada Ran'er enam belas tahil, sisanya untuk pesta pernikahannya nanti." tandasnya membusungkan dada.

Song Dahuan mengangguk patuh.

"Tidak, aku tidak setuju..!"

"Diam..!" bentak Dahuan "semua sudah diputuskan, jangan membuat keributan lagi."

"Kalau semua tabungan keluarga dikeluarkan, lalu bagaimana dengan Chan Dong..? dia juga perlu menikah di masa depan." Zhao Jie keras kepala.

Zhao Chang Dong adalah putra dari mantan suami Zhao Jie. Pemuda yang lima bulan lebih tua dari Qing Bao itu, saat ini sedang magang sebagai tukang kayu di kota dan hanya pulang saat liburan.

"Saat ayahku memberi putramu itu enam tahil perak sebagai biaya magang, aku bahkan diam saja. Sekarang kau ingin hadiah pertunangan adikku untuk pernikahan bajingan itu..? apa kau sudah gila..? dia cuma saudara tiri dan bukan tanggung jawab keluarga Song."

Zhao Jie mengeram marah, memandang tajam putra tirinya itu.

Qing Bao tersenyum miring " Zhao Jiao telah mencuri suami adikku. Aku tidak menghajarnya sampai mati saja itu sudah sebuah keberuntungan, jadi lebih baik ibu tiri diam."

Zhao Jie makin kicep. Gantian Song Aran melancarkan aksi untuk menekan mantan tunangannya.

"Yance, kau mengabaikanku dan lebih memilih menyelamatkan Jiao. Apa kalian berdua berselingkuh selama ini..?" tanya tajam Aran.

Song Qing Bao menatap Kang Yance dengan dingin, matanya dipenuhi kilat cahaya bengis.

"Kalau sampai skandal ini terbongkar, maka reputasimu sebagai seorang cendikiawan akan hancur."

Ancaman Qing Bao membungkam Kang Yance. Kata-kata yang sudah ada dikerongkongan, terpaksa ia telan kembali. ia memang telah berselingkuh dengan Zhao Jiao selama ini. Tepatnya ketika badan Aran mulai membengkak

Zhao Jiao menunduk dalam, saat Song Dahuan menguliti tubuhnya dengan tatapan garang.

Song Aran menyeringai, terkekeh pelan "menjijikkan..!"

"Xiao Jian, Kang Yance, segera beritahu keluarga kalian agar datang melamar. Menyelesaikan masalah ini secepat mungkin akan jauh lebih baik. Pernikahan harus segera dilakukan untuk menghindari gosip." tandas Song Dahuan.

"Baik paman..!" cuma Xiao Jian yang menjawab.

Sedangkan Kang Yance diam linglung, melirik Song Aran yang amat berbeda dari biasaan.

"Kita keluar, Ran'er dan Jiao perlu beristirahat" pungkas Song Dahuan, mengusap kepala putri kandungnya, lalu pergi.

Yang lain pun mengekori. Kini dikamar itu cuma ada Zhao Jiao dan Song Aran yang jiwanya digantikan oleh Pamela Anderson.

"Dasar jalang gendut..! apa kau sudah puas sekarang..?" Zhao Jiao menatap Song Aran dengan marah.

Hadiah pertunangan beserta maharnya, semua hilang.

"Aku, puas..?" Aran menunjuk hidungnya.

"Tentu saja, karena rencanamu untuk membunuhku gagal. Dan yang lebih membuatku bahagia, aku mendapatkan mahar yang berlimpah." kekeh meledek Aran.

Mereka berbagi kamar dengan dua tempat tidur kecil berdampingan.

Wajah Jiao menegang, tanganya dibalik selimut mengepal erat. Tapi saat teringat Kang Yance, ekspresinya pun sedikit melunak.

"Ah, jadi kau iri karena aku akan hidup bahagia dengan Kakak Yance.? makanya kau sengaja melakukan itu..?." tanya Jiao meledek.

Song Aran menyeringai jijik.

"Kakak Yance pasti lulus ujian kekaisaran, lalu aku akan menjadi istri seorang sarjana berbakat dengan jabatan tinggi." sombong Jiao.

Zhao Jiao menatap Song Aran dengan penuh kebencian sebelum mengutuk lantang.

"Dan kau akan menderita sampai mati bahkan sebelum menikah dengan keluarga Xiao."

1
Sribundanya Gifran
lanjut
Ona Sukatendel
thor cerita baru ini menurutku ceritanya kurang nendang, beda dgn 3 novel tetang masak memasak alur ceritanya sangat bagus, yg baru ini aku kurang sreng baca nya. dia trasmigrasi cuma balas dendam. kenapa kg dibuat usaha menjual makan atau pakian gitu. kalo cerita balas dendam udah pasaran thor. klo trasmigrasi jiw ke zaman berhula itu sedikit.
Datu Zahra
Bagus, selalu keren & rapi tatanan bahasanya ❤️
Datu Zahra
mampus, rasakan kau 🥳🥳🥳
Datu Zahra
❤️🫰🤩
miss blue 💙💙💙
anak sombong begitu mau jadi apa pas gede 😤😤😤
Fauziah Daud
makin seru.. trusemangattt
Datu Zahra
pembalasnnya sadis, tapi itu layak buat mereka. keren ada selipankisah didunia modernnya👍
Datu Zahra
Mantap Aran, lawan terus 🥳
Sribundanya Gifran
lanjut
Datu Zahra
Dih Jiao 😡😡😡
Datu Zahra
Qing Bao kocak, pedes mulutnya 🤣🤣🤣
Datu Zahra
😍😍😍😍
Datu Zahra
terjemahan tapi bahasanya rapi, enak dipahami kek karya sendiri..Seru thor, campuran kah ini sama idemu sendiri..?
ShuanZiee
ayooo lanjut kakkkk🙏😍
Miea™
lanjut
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
emak nya minta ku cekik kaya nya ya😏
miss blue 💙💙💙
pengen banget aku getok tuh emak 😤😤😤
Chen Nadari
greget Punya Ibu seperti itu....
Chen Nadari
Gas Lanjuti 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!