NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Nizam yang jadi perhatian semua orang Cepat cepat membekap mulut teman dekatnya itu.Karna dari depan ruangan mereka masih ada departemen lain.

" Ngapain pake teriak segala sih " kata Nizam yang takut rahasianya terbongkar. Sehingga nafas Agus langsung tersengal sengal sambil berusaha keras melepaskan tangan Nizam

" Aish...kau ini. Hampir saja aku tidak bisa bernafas" kata Agus

" Kau ...!!" Nizam pun melotot

" Iya iya maaf, aku ngak akan cerita sama siapa pun.Lagian kenapa sih, Nurul sampai bisa minggat dari rumah. Kamu buat salah apa sama dia. Ngak mungkin dia pergi tanpa alasan. Pasti Kamu sudah membuat kesalahan besar kan zam" omel Agus panjang dengan suara pelan.

" Ya begitulah, aku memang bodoh. Sehingga ngak sadar sudah menyakitinya. Entah kemana dia pergi membawa Aliya. Mana aku tidak tahu alamat keluarganya. Satu satunya orang yang ia punya hanya abangnya" kata Nizam dengan wajah muram.

" Rasain lho makanya jangan banyak polah jadi laki laki. Sudah syukur punya istri cantik dan baik begitu. Tapi masih selingkuh dan bertingkah, pasti ini gara gara si Lara itu kan?" kata Agus

" Shit....jangan keras keras. Disini aku yang salah karna saat ibu memintaku untuk menikahinya aku langsung setuju. Hingga akhirnya Lara menutut tangung jawab ku sampai hari ini" jelas Nizam

" Kau sudah menidurinya. Gila kau zam !! " kata Agus tak habis pikir pada teman dekatnya itu. Yang selama ini Agus pikir Nizam bukan pria brengsek seperti itu.

" Ngak aku belum menyentuhnya sama sekali. Tapi kami pernah tidur sekamar. Tapi itu juga karna terpaksa. Namun aku tidak pernah macam macam sama dia" kata Nizam jujur

" Dasar bodoh, salah sendiri mau. Pantas saja dia menuntutmu. Dia pasti mengira kamu ngasih harapan palsu sama dia" Agus pun mengelengkan kepalanya.

" Huh ....ini semua kemauan ibu " kata Nizam lirih sambil memijat kepalanya.

" Itu akibat kau terlalu penurut sama ibumu. Ibumu itu kelak akan menyeretmu ke dalam api neraka. Tahu itu dosa masih kau kerjakan" kata Agus menatap Nizam lekat. Sehingga Nizam tak bisa berkata kata. Mendengar omelan temannya itu.

" Ya ...aku pria yang bodoh. Karna terlalu menuruti semua kemauan ibuku. Sehingga aku tidak sadar sudah menyakiti hati Nurul" kata Nizam jujur karena sangat merasa bersalah pada istrinya. Apalagi sekarang ia sangat merindukan ocehan Aliya putrinya. Yang membuat Nizam putus asa. Sebab belum bisa menemukan Nurul dan Aliya.

" Sudahlah, selesaikan dulu pekerjaanmu sekarang. Setelah selesai nanti aku bantu kau mencari mereka" kata Agus yang turut prihatin pada teman dekatnya itu. Apalagi mereka sudah berteman sejak lama. Bahkan Nurul kenal baik dengan istri Agus.

" Terimakasih gus, tolong jaga rahasia ini. Aku tak ingin Lara besar kepala. Karna sebenarnya aku tak ada niat ingin menikah lagi. Itu hanya ingin menyenangkan ibuku. Tapi akhirnya semuanya jadi kacau" kata Nizam menceritakan masalahnya pada Agus.

" Sudah ngak usah dipikir. Fokus saja pada proyek baru kita. Pulangnya nanti kita bicarakan lagi" kata Agus yang mengeser kursinya menjauh dari meja Nizam. Kembali untuk melanjutkan pekerjaannya.

*************

Sorenya Nizam yang mengantar berkasnya ke ruangan direkturnya. Sempat berpikir untuk bertanya pada pak Ilham. Karna seingatnya pak Ilham pernah memberitahukannya. Jika Nurul adalah sepupunya.

" Maaf pak, boleh saya bertanya sesuatu yang bersifat pribadi sama bapak" kata Nizam bersikap sopan pada atasanya.

" Mau tanya apa?" kata pak Ilham yang mengangkat kedua alisnya. Lalu menatap Nizam dengan mata elangnya

" Apa bapak tahu,alamat rumah pak Bram. Saya ingin bersilahturahmi ke sana" kata Nizam dengan sangat hati hati

" Silahturahmi ?" tanya pak Ilham dengan senyum simpul. Tahu pasti jika Nizam sedang mencari Nurul. Sebab kemaren Bram sempat bercerita jika Nurul pulang kerumah.

" Ya pak " angguk Nizam

" Hahaha... Kau yakin masih ingin bersilahturahmi dengan pak Bram. Dia orang sibuk, mana sempat bisa bertemu, jika tidak membuat janji. Istrimu itu tidak mungkin ke rumahnya. Sebab ia kembali kerumah orang tuanya" kata pak Ilham

" Kerumah orang tuanya, bukannya orang tua Nurul sudah tiada pak!! " kata Nizam kaget

" Kenapa memangnya. Kan rumahnya masih ada. Tak masalah jika kedua orang tuanya sudah tiada. Yang penting dia bisa pulang dan tinggal dengan nyaman disana" kata pak Ilham sembari menelisik wajah Nizam yang terlihat tegang.

" Itu.....apa pak Ilham tahu alamatnya" kata Nizam gugup saat menanyakan alamat rumah orang tua Nurul.

" Kau tanyakan saja pada istrimu sendiri. Atau pada abang iparmu. Kenapa aku harus memberitahumu" kata pak Ilham tersenyum sinis. Senang Nizam kena batunya. Karna pria didepanya itu sudah berani membuat ulah pada adik sepupunya.

" Maaf pak, ponsel Nurul tidak aktif" kata Nizam memberitahu pak Ilham

" Ya sudah kau cari saja info dari temannya. Bukannya kau tahu siapa saja teman teman istrimu. Atau jangan jangan selama ini kau tidak tahu apa apa tentang istri itu," selidik pak Ilham menatap Nizam lekat

Nizam hanya diam. Karna memang ia tak tahu banyak tentang siapa istrinya itu selama ini. Entah berapa banyak yang Nurul sembunyikan darinya. Tapi yang pasti ia hanya tahu, jika Nurul hanya punya satu abang. Dan Nizam juga baru tahu, jika Kakak iparnya itu seorang CEO yang sangat berpengaruh dikotanya.

" Apa Nurul berasal dari kota B?" kata Nizam bertanya pada atasannya

" Tidak, tapi pak Bram punya beberapa perusahaan besar yang ia kelola. Termasuk dikota B. Dan aku tidak tahu Nurul tinggal dimana" jelas pak Ilham dengan santai

" Huh ...baik terimakasih atas informasinya pak. Karna semua nya sudah selesai. Saya kembali dulu ke ruangan saya" kata Nizam bangkit dari kursinya.

" Baik ..silahkan" kata pak Ilham dengan wajah datar. Yang membuat Nizam tak bisa menebak pikiran atasanya itu.

Nizam pun pergi dengan perasaan galau. Karna ia tak bisa mengorek informasi dari pak Ilham. Padahal ia berharap banyak bisa menemukan Nurul sebelum akhir bulan.

" Ya Allah...maafkan aku yang khilaf ini. Sudah membuat istriku merasa tak nyaman tinggal bersamaku lantaran kecewa" kata Nizam sambil melangkah kembali keruang kerjanya.

" Kak Nizam!!" panggil Lara yang berjalan kearahnya untuk menghampiri Nizam

" Ada apa, aku lagi sibuk, apa tak bisa kau menjaga jarak selama kita dikantor" kata Nizam yang berjalan cepat untuk menghindari Lara. Karna takut dilihat karyawan lain.

" Ih kenapa sih kak, orang juga ngak akan tahu ini. Lagian Nurul juga sudah pergi meninggalkan mu kan. Buat apa lagi kak Nizam memikirnya" kata Lara.

" Jaga bicaramu. Jangan sampai orang lain mendengarnya!!" kata Nizam berbalik saat Lara bicara sembarangan. Takut itu terdengar karyawan lain.

" Ok ...tapi Lara mau kau Nizam tak mengabaiku" kata Lara yang merasa diabaikan Nizam beberapa hari ini. Yang membuat wanita itu makin kesal dan makin benci pada Nurul.

Nizam tak menjawab. Ia berlalu begitu saja melanjutkan langkahnya. Dan masuk keruangan kerjanya. Sambil cepat cepat mengunci pintu.

" Kak Nizam ...buka !! Aku mau bicara" kata Lara yang menggedor gedor pintu. Saat menyadari pintu dikunci Nizam dari dalam

" Pergilah kembali ke mejamu. Pulang kerja nanti kita bicara. Aku ingin sendiri " terdengar suara Nizam dari dalam ruangan.

" Sial.....ih....kenapa lagi sih dengannya. Pasti Nurul. Sudah menghasutnya. Awas saja dia, akan ku labrak sepulang kerja nanti" kata Lara. Yang akhirnya kembali ke meja kerjanya dengan perasaan dongkol. Tanpa menyadari beberapa pasang mata memperhatikan dirinya.

" Hmm....ada apa dengannya " kata Agus yang berpapasan dengan Lara saat akan masuk keruangan mereka.

Bruk....

" Aish . zam kenapa dikunci!! " teriak Agus yang ingin masuk. Membuat Nizam cepat bangkit dari kursinya untuk membuka pintu.

Clek ....

" Maaf, tadi ada Lara" Kata Nizam

" Cih....makanya jangan diladeni. Lalu apa kata pak Ilham dengan proyek kita itu" tanya Agus sembari menutup pintu.

" Baik...dia belum berkomentar. Karna tadi aku menanyakan Nurul padanya" kata Nizam

" Hah ....ngapain kamu tanya tanya Nurul sama pak Ilham, apa urusannya sama dia" kata Agus kaget

" Pak Ilham itu sepupu istriku " jelas Nizam

" Apa ....sepupu istrimu!!" Agus pun melototkan matanya tak percaya dengan apa yang ia dengar.

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!