seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
suapan dari sekar
"Silahkan menikmati"ujar salah seorang kepada sekar dan juga bram sembari menyuguhkan makanan dan minuman yang telah di pesan sebelum nya,
"terima kasih banyak" balas sekar sambil tersenyum,tak lama setelah itu pelayan tersebut pergi meninggalkan sekar dan bram di meja nya.
sambil tersenyum sekar berkata kepada bram,
" mari makan mas,aku sudah tak sabar ingin menyantap makanan ini" ujar sekar kepada bram,sementara itu bram hanya terdiam namun dengan senyuman yang masih hangat kepada sekar.
Akhirnya mereka berdua mulai menyantap makanan yang telah dihidang kan,sesekali mereka saling pandang,dan tampak saling menikmati kebersamaan tersebut.
Bagi bram, momen tersebut adalah momen yang sangat membahagiakan mengingat bram selalu sendirian selama ini dan jarang menghabiskan waktu dengan seseorang apalagi di makan bersama,dari raut wajah nya bram tampak sangat bahagia,bahkan tak hanya bram yang merasakan hal semacam itu,sekar pun juga merasakan hal yang sama,selama ini sekar yang di tuntut untuk terus bekerja tak sempat menikmati waktu bersama dengan orang terdekat bahkan dengan orang tua nya,
" aku lupa kapan terakhir makan di luar seperti ini bahkan bersama dengan orang lain" gumam bram sembari menatap sekar yang sedang lahap menyantap makanan nya,
saat bram sejenak terdiam dan tersenyum menatap sekar,tiba-tiba sekar menoleh ke arah bram yang sedang memandangi dirinya,seketika sekar merasa sedikit malu saat tau bram sedang memandangi nya,
" kenapa mas,terus menatap ku?,apakah ada yang aneh dengan ku?" ujar sekar kepada bram,
" tidak,tidak ada yang aneh dengan mu,aku hanya merasa senang bisa menikmati makanan ini bersama mu sekar,aku sudah lama sekali tak makan di luar apalagi dengan seseorang" balas bram kepada sekar masih dengan senyum di wajah nya,sementara itu sekar tampak tertegun dan merasa dirinya pun sama dengan bram,sekar pun menghela nafas lalu berkata;
" aku rasa,kita ada kemiripan mas,aku juga jarang sekali jalan-jalan seperti ini,makan bersama di luar,bahkan aku juga tak ingat kapan terakhir suamiku mengajak ku makan di luar seperti ini,"ujar sekar tertunduk lesu di depan bram,dan bram yang tak mau sekar merasa sedih langsung menutup topik dan melanjutkan makan,
" sudahlah sekar,jangan di ingat,mari kita habiskan makanan ini" ujar bram kepada sekar,
Dan mereka pun melanjutkan makan,dan di sela-sela itu bram yang sedang mengunyah makanan tiba-tiba di kejutkan dengan sekar yang berkata;
" umm,,,puding ini enak sekali mas,"ujar sekar kepada bram,
" masa,tampak nya biasa saja" balas bram,dan sekar pun menyendok puding tersebut lalu menyodorkannya ke dekat mulut bram ,ingin menyuapkan puding tersebut kepada bram,
" cobalah mas, ini enak loh" timpal sekar dengan tangan yang memegang sendok berisi sesuap puding,dan dengan senang hati bram membuka mulutnya,seketika tangan sekar bergerak memberi sesuap puding yang lezat kepada bram.
Tak lama setelah puding terebut masuk kedalam mulut bram,sekar kembali berkata;
" bagaimana,enak bukan" tanya sekar dengan senyum kepada bram,
bram tampak senang,namun rasa senang bram tersebut bukan karena puding yang telah ia makan,namun berkat suapan sekar.
Tak hanya rasa senang yang kini di rasakan oleh bram,bram juga merasa sedikit grogi dan gugup setelah disuapi sekar,dalam hidup nya,ini baru pertama kalinya bram di suapi oleh seorang wanita selain ibu nya,bram tampak masih terdiam tampak kesusahan untuk menjawab pertanyaan sekar akibat rasa gugup yang ia rasakan,sementara itu sekar kembali bertanya;
" mengapa diam saja,bagaimana rasanya bukankah itu enak mas?" tanya sekar lagi,dan setelah beberapa saat diam,kini bram pun menjawab perkataan sekar,
" iyaaa,ini memang enak sekar" balas bram,seketika bram langsung merasa lega setelah membalas pertanyaan sekar,dan sekar yang mendengar hal tersebut tampak senang dan tersenyum mendengar perkataan bram.