Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25.
"Aku mohon Liam maafin aku, jangan diemin aku begini. Aku sadar selama ini aku salah hiks hiks hiks. Aku salah, karena sudah menyia-nyiakan laki laki sebaik dan s
Setulus kamu. Aku mohon maafin aku kembali lah jadi Liam yang dulu" ucap Cherly memeluk Liam dari belakang.
Liam yang Memang pada dasar nya setia dan menjujung tinggi status hubungan nya. hanya bisa melepas kan ke dua tangan Cherly yang ada di perut nya dengan kasar.
"Liam hiks hiks hiks ... Liam kamu mau kemana? " panggil Cherly dengan tangisan nya. Ber harap Liam kembali.
Sedang kan Liam sendiri kebingungan mencari keberadaan istri nya yang ntah Dimana?. Karena kali ini Liam benar benar tidak bisa menjangkau keberadaan Naura dengan telepati nya.
Liam memilih ber gegas menaiki mobil Porsche Ter baru milik nya. Karena mobil pembantu yang biasa dia gunakan tidak ada.
Dengan wajah khawatir Liam masih menerawang keberadaan istrinya. Liam juga merutuki kebodohan nya. Kenapa dia tidak punya ponsel. Atau pun membeli kan Naura sebuah ponsel.
Tak ber selang lama gerbang sekolah SMA Nusa bangsa pun Ter lihat di mata Liam. Liam buru buru memarkir kan n
mobil nya di tempat parkir sekolah.
Karena sekarang bel masuk sekolah belum ber bunyi. Dan keadaan di parkiran memang sedang ramai para murid. Membuat pandangan semua murid mengarah ke arah mobil Liam.
'wah siapa dia?'
'apakah ada murid baru'
'apa ada murid baru di sini, yang membeli mobil semewah itu hanya untuk di gunakan berangkat sekolah?'
Ini lah setumpuk pertanyaan oleh para murid di SMA Nusa bangsa yang melihat mobil Liam melesat untuk mencari tempat parkir yang kosong.
Setelah mendapat kan tempat parkir untuk mobil mewah nya. Liam buru buru keluar dari mobil. Dan mencari keberadaan Naura di sekolah. Karena sedari tadi dia sudah menerawang di area rumah. Tidak di temukan jejak istri nya.
Para murid pun menganga melihat ketampanan seorang Liam Steven Bouven. Lebih Banyak murid yang mengenal Liam. Pasal nya Liam begitu ter kenal. Sampai semua murid di sini bisa tahu kalau Liam sudah sadar dari koma nya. Mereka semua tahu jika Liam setelah kecelakaan mengalami Koma. Dan setelah berita Liam koma Ter sebar. Tak ber selang lama berita itu lenyap bak di telan bumi.
Memang Liam sekolah di SMA taruna sejak hari kemarin. Karena Liam datang Ter lambat dan para murid sedang ujian. Mereka kemarin banyak yang tidak sadar saat kedatangan Liam ke sekolah ini.
Liam berjalan santai dan cool untuk menuju ke kelas nya. Ber harap Naura Istri nya sudah ada di kelas itu. Terlihat para murid mengagumi Liam dari jauh tanpa ada yang berani menyapa nya.
Bel masuk kelas pun ber bunyi. Liam masih menunggu Naura di kelas. Berharap batang hidung Naura akan muncul. Tapi sampai kertas ujian di bagikan. Dan sampai satu jam Liam mengerjakan. Naura benar benar tidak masuk ke kelas nya. Terlihat semua murid juga diam tidak ada yang membicarakan jika salah satu murid nya menghilang. Tepat nya Naura menghilang?.
*****
***
Brakkk
Liliana membanting keras meja yang ada di depan nya.
"Gak, saya tidak setuju dengan sebuah per janjian yang kalian buat. Ini benar benar tidak sah. Bagaimana bisa kamu menandatangani sebuah perjanjian yang sangat merugikan perusahaan kita" ucap Liliana dengan wajah merah padam ke arah suami nya.
"Anda juga, BAPAK ADAM AISLEY. apa bapak lupa kalau bapak sudah membatalkan perjodohan dan pertunangan anak kita, kenapa sekarang malah bapak memaksa? Apa bapak juga lupa sudah mempermalukan keluarga saya dengan menyebar kan berita tentang Liam pewaris tunggal keluarga Boven yang koma. Mengakibat kan saham keluarga Bouven kalah itu anjlok" ucap Liliana beralih menatap sinis ke arah Adam Aisley yang Ter lihat masih santai.
"Tapi surat ini nyata. Jika memang Liam tidak bisa di jodoh kan dengan Cherly. Maka laba pembangunan jembatan yang menghubungkan Jawa dengan Bali. Akan full menjadi milik keluarga kami. Ter masuk yang kalian yang sudah kalian gelontorkan untuk membangun jembatan yang sudah separuh jalan senilai 1 Triliun. Akan juga tetap jadi hak kami" ucap Adam tak gentar dengan sebuah seringai.
"Licik" ucap Liliana tidak bisa ber kata kata lagi.
Dengan wajah angkuh, songong dan sama sekali tidak ada rasa penyesalan sama sekali yang di tunjukan oleh seseorang orang pria yang ber nama Adam Aisley.
Dengan santai nya dia berucap.
"Tapi surat ini nyata. Jika memang Liam tidak bisa di jodoh kan dengan Cherly. Maka laba pembangunan jembatan yang menghubungkan Jawa dengan Bali. Akan full menjadi milik keluarga kami. Ter masuk yang sudah kalian gelontorkan untuk membangun jembatan yang sudah separuh jalan senilai 1 Triliun. Akan juga tetap jadi hak kami" ucap Adam tak gentar dengan sebuah seringai.
"Licik" ucap Liliana tidak bisa ber kata kata lagi. Bodoh bagi Liliana Stev sangat lah bodoh dan juga idiot. Walau pun Adam adalah sahabat nya sejak kecil. Dia juga tidak boleh begitu saja selalu mempercayai Adam. Karena harus kita ingat. Ada pepatah MUSUH DALAM SELIMUT dan sebuah pepatah lain MUSUH TER BESAR DALAM HIDUP KITA, ADALAH ORANG YANG PALING DEKAT DENGAN KITA. Semua pepatah itu di ciptakan bukan tanpa sebab. Karena semua itu telah menjadi sebuah kenyataan. Maka nya dalam hidup harus selalu Bert hati hati Lah. Karena hati orang juga bisa berubah.
Sungguh Liliana sangat kecewa dengan suami nya. Dia tidak menyangka kalau Stev telah Ter tipu telak oleh sahabat nya sendiri yang selama ini selalu di agung agung oleh Stev. Nyata nya tak lebih dari penipu ulung.
Setelah Liliana membaca ulang sebuah surat resmi yang sudah di tanda tangani oleh suami nya. Dia Benar benar merutuki kebodohan suami nya yang sangat membuat keluarga Bouven merugi.
Brakkk
"Kamu ini seorang laki laki, kenapa tak bisa memperbaiki kesalahan mu. Kau malah diam saja, cih tak berguna. Apakah kalau sudah seperti ini? aku yang harus menyelesaikan, kalau tidak apakah harus juga kau korban kan anak mu sekali lagi. Bodoh" ucap Liliana tanpa sopan dan berdiri meninggal kan suami dan keluarga Cherly. Liliana sangat membenci Cherly dan juga keluarga Cherly. Liliana pergi di ikuti ke dua assisten pribadinya dan juga bibi asih.
Karena mereka lah anak satu satu nya. Yang selama ini sangat sulit sekali Liliana dapat kan harus menjadi korban. Liliana dan stev menunggu selama 7 tahun. Untuk sebuah kehamilan dan kelahiran seorang anak yang di beri nama Liam.