Pengusir hantu dari zaman kuno yang memilih untuk bunuh diri karena ingin hidup normal ternyata bereinkarnasi ke tubuh seorang Idol terkenal.
Lee Jaehyun pada akhirnya harus menjalani dua kehidupan dengan dua pekerjaan yang berbeda.
Di mata semua orang, dia dikenal sebagai Maknae dari grup Idol terkenal di Korea Selatan bernama MYTH, namun semua berubah ketika terdapat sebuah masalah serius akibat roh jahat yang membuatnya harus kembali berprofesi sebagai Munyeo Naja.
Demi mewujudkan impiannya di kehidupan keduanya yang damai, dia harus kembali berurusan dengan roh jahat. Satu demi satu masalah serius mulai muncul dan misteri yang selama ini tertutup mulai terkuak. Bahkan dia beberapa kali nyaris mati karena terlibat dengan para arwah gentayangan!
Apakah dia bisa mewujudkan keinginannya untuk jadi Idol normal tanpa harus berurusan dengan hantu? Ataukah terpaksa melibatkan semua rekannya dalam bahaya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayano Kaname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25.
"Um... begini..."
Entah karena takut atau tidak enak, sutradara Choi terus melirik MYTH yang memasang wajah serius ke arahnya.
Kecuali Jaehyun, tentunya. Ia sudah terlalu lelah untuk protes.
Han Yeon melirik ke arah Sagan yang jelas-jelas memperlihatkan emosinya.
Wajahnya seolah menunjukkan kalau dia kesal.
Sutradara Choi mulai memberanikan diri untuk bicara. "Um...ini...ini mungkin sangat mendadak. Aku juga tau bahwa ini sangat tidak dibenarkan karena bisa saja kalian berpikir yang macam-macam," ucapnya.
Tentu saja Sagan sudah bergumam pelan saat Sutradara Choi bicara, "Tidak perlu repot-repot, aku sudah berpikir negatif soal kalian semua!"
Beruntung yang mendengar itu hanya Jaehyun dan Yuno yang duduk di dekatnya.
Tangan yang dikepal di atas meja dengan erat dan wajah penuh keringat kekhawatiran menjadi saksi ketakutan milik sutradara.
"A–aku sungguh minta maaf karena membuat kalian ada di posisi ini."
Selain itu, aku mungkin sudah sangat tidak sopan pada temanku, Han Yeon karena sudah memaksanya mengundang kalian."
"Awalnya ini adalah project iklan yang bertujuan mempromosikan kembali tempat ini."
"Kalian tentu sudah membaca gambaran dari naskah dan detailnya, kan?"
"Namun, pemilik tempat ini memutuskan untuk membuat project lebih selain iklan yaitu reality show."
"Te–temanya adalah kebahagiaan di taman bermain dan dengan memanfaatkan para artis terkenal, pemiliknya berharap tempat ini akan seperti dulu."
"Dengan memanfaatkan para artis terkenal papan atas, Nyonya Fransisca dan sang suami berharap tempat ini bisa kembali seperti dulu lagi"
"Se–setidaknya mereka berharap seluruh rumor buruk yang menjadi akar masalah dari kemunduran tempat ini mulai menghilang sedikit demi sedikit."
"Sudah beberapa lama syuting ini dilakukan?" tanya Yuno.
"Dua minggu..." ucap sang sutradara dengan lemas.
"Dua minggu?" Sagan mulai sedikit emosi, "Kau dan timmu sudah melakukan syuting selama 2 minggu dan baru sekarang kalian mengundang kami?! Jangan bercanda!"
Drag
Sagan memukul meja dengan penuh emosi dan sutradara Choi hanya bisa terkejut dengan hal tersebut.
Tidak bisa disalahkan karena ini jelas telah mencoreng nama MYTH, seolah mereka memang benar-benar hanya cadangan saja.
"Aku benar-benar minta maaf! Aku tidak bermaksud kasar atau menganggap kalian tidak berharga!"
"Aku hanya tidak punya pilihan lain selain meminta tolong temanku! Aku juga mendapatkan tekanan di sini karena kejadian aneh yang menimpah kami saat syuting berlangsung!"
"Kejadian aneh?"
*
*
Ini adalah kejadian yang terjadi selama proses syuting berdasarkan cerita sutradara Choi.
Di hari pertama saat mereka tiba di tempat ini, Nyonya Fransiska dan sang suami sudah mengatakan bahwa taman mawar kesukaan mendiang ibunya serta taman bermain yang menjadi fokus utama.
Sejak awal, reality show yang dilakukan oleh mereka memang bertujuan untuk menghidupkan kedua tempat tersebut.
Awalnya semua terlihat baik-baik saja di hari pertama.
Syuting di hari pertama dilakukan pada pagi hari di mana ada empat orang artis terpilih dan salah satunya adalah Kang Hajin yang sebelumnya mereka temui.
Tiga artis lainnya adalah model iklan kosmetik dan dua orang dari agensi yang sama.
Lokasi syuting pertama mereka langsung di taman bermain yang konon mengundang banyak rumor.
Pada saat syuting, semua berjalan lancar. Namun anehnya, ketika mereka hendak melihat pengambilan gambarnya, sama sekali tidak ada yang terekam.
Itu adalah awalnya.
Kemudian di hari kedua, mereka kembali mengambil gambar dan rekaman seharian penuh. Apa yang terjadi? Sekali lagi, tidak ada yang terekam.
Hari ketiga, mencegah hal yang sama terjadi, dua orang kameramen tambahan dikerahkan untuk mengambil gambar hanya dengan ponsel dan kamera pribadi.
Apa hasilnya?
Sama seperti hari-hari sebelumnya. Ini sangat aneh.
Dengan banyak alat canggih dan pencahayaan bagus serta latar siang hari, kenapa semuanya gelap dan tidak ada satupun yang berhasil terekam?
MYTH hanya diam mendengarkan. Bukan karena mereka tidak peduli, namun ada hal lain yang menjadi perhatian dari inti masalah tersebut.
"Katakan pada kami sutradara, " kata Shihan, "Chief Han mengatakan bahwa ada salah satu artis kalian yang sekarang ini sedang dirawat di rumah sakit."
"Apakah hal itu terjadi saat proses syuting berlangsung?"
Wajah sutradara terlihat sedikit takut. Ia mulai gemetar.
"Namanya Kim Soo-jin, artis dari Aegis Entertainment. Dia dan teman satu agensinya, Ahn Hari telah melakukan syuting bersama kami selama seminggu pertama."
"Kedua gadis itu awalnya sempat berpikir positif saat rekaman yang dilakukan kami semua selalu gagal."
"Namun, dua hari lalu, di saat kami memutuskan untuk mencoba pergi dari taman bermain dan mengganti lokasi syuting langsung di taman bunga mawar, Roses House, Kim Soo-jin tiba-tiba saja bersikap aneh."
"Aneh? Aneh bagaimana?" tanya Shihan.
"Gadis itu...gadis itu mulai memetik bunga mawar yang tumbuh disana dan memakannya sampai duri-duri mawar itu melukai mulut dan pipinya."
"..."
Jaehyun langsung bersemangat. Ini semakin mendekati bidangnya yaitu roh dan hantu. Horror dan segala macam keanehan adalah makanannya sebagai Munyeo Naja.
"Yang aku benci, justru yang membuatku bersemangat!" ucapnya dalam hati.
Jaehyun mulai menunjukkan ketertarikannya terhadap cerita sutradara.
"Memakan mawar sampai mulutnya terluka? Apa hanya itu?"
"Apa?"
"Tidak mungkin hanya itu saja, kan? Aku yakin, kau belum menceritakan bagian mengerikan dari kondisi syuting ini."
Shihan dan yang lain melihat Jaehyun yang tampaknya tidak bercanda soal pertanyaan itu. Sementara Han Yeon menatap Jaehyun dengan ekspresi khawatir.
"Jae, jangan katakan kalau hal ini ada hubungannya dengan makhluk ghaib lagi?"
"Siaal! Kalau benar, harusnya aku konsultasikan ini dulu dengan anak itu!"
"Masalah sebelumnya saja belum selesai sepenuhnya, sekarang malah terlihat masalah dengan kutukan lagi!"
Sutradara Choi terkejut dengan kalimat yang dikeluarkan oleh Jaehyun. Seolah kini sudah menebak semuanya, sutradara tidak lagi ragu untuk menceritakannya secara jelas.
"Kim Soo-jin bukan hanya memakan bunga mawarnya, ia juga menggali tanah dan tidur di lubang yang digali olehnya"
"Juga...ia memecahkan kaca yang melindungi tanaman langka dengan tangan kosong hingga robek."
"Karena hal itu sudah sangat parah sampai membuatnya kehilangan cukup banyak darah, kami sengaja mengikatnya secara paksa dan membiusnya."
"Hal ini dilakukan agar kami bisa membawanya ke rumah sakit."
"Tetapi, sampai hari ini... sampai hari ini kami mendengar dari pihak rumah sakit bahwa gadis itu masih belum siuman."
"Tentu saja hal ini kami sembunyikan dari beberapa orang yang tidak mengetahui kejadiannya."
"Namun, akibat hal itu, per kemarin, Ahn Hari memutuskan untuk keluar dari project dan beberapa staff pun ikut melayangkan surat pengunduran diri dengan alasan takut dikutuk."
"Jika seperti ini, kami mungkin harus membayar denda besar dan bisa saja, kami mengalami hal yang lebih memberikan lagi jika berhenti di tengah jalan."
"Karena itu... karena itu, aku secara mendadak meminta bantuan Han Yeon."
Tidak terlihat begitu menakutkan di awal, namun bisa saja ini hanya sebuah awal dari hal yang mengerikan.
kaka dapet ide ceritanya dari mana sihhhh
aku yakin, demon lord sebelah dan mulut terkutuk pasti muji!
/Scream//Scream//Scream/
Agaki-sama.. aku lupa/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/