Hafizah Syarifah Pradipto (19thn) gadis yang terlahir di keluarga sederhana tapi humoris,memiliki paras yang cantik,pintar,murah senyum,baik,sopan anak pertama dari 3 bersaudara.Dari pasangan Adrian Meshach Pradipto dan Kaila Sherly Pradipto.
Hafizah mempunyai adik laki-laki 2 yang bernama Abdul Rahman Pradipto usia (15thn),Agam Fathul Pradipto(12thn).
Fizah lulusan SMA ia bercita-cita menjadi Dokter,tetapi karna kondisi ekonomi keluarganya ia merantau ke jakarta untuk mencari kerja untuk membiayai kuliah dan keluarganya.Karna ayah Fizah sudah tua jadi ia yang membantu keluarganya.
Hingga ada seorang pria yang begitu membencinya,Abraham Alexi Pratama Raymond,seorang anak pengusaha terkaya di indonesia yang disegani para pebisnis lainnya,karna Abraham dikenal kajam,dingin.
Bagaimana kelanjutan kisah Hafizah dan Abraham,akankah mereka saling cinta atau saling benci?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingeu yolanda lesmana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Selesai makan mereka berniat ingin membayar makanan tadi tapi.....
"Mil aku ke kasir dulu ya"ucap Za
"Aku nitip Za"sahut Rika sambil menyodorkan uang 50 ribu
"Gak usah di bayar,udah saya bayar tadi"sahut Abraham dengan cuek
"Loh Pak,ya udah ini uang saya sama Mila"ucap Za sambil menyodorkan uang nya ke Abraham
"Gak usah buat kamu aja,saya ikhlas"sahut Abraham
"Tapi pak saya gak enak"ucap Za,Rika hanya memperhatikan percakapan mereka sambil menopang dagu dan berkata.
"Kaya nya cocok nih si Bos sama Za"ucap Rika dalam hati
"Gak papa anggap ini traktir dari saya buat kalian yang bekerja keras"sahut Abraham
"Tapi pak....."
"Udah gak papa"sahut Abraham dan berdiri dari kursi dan Abraham pun meninggalkan mereka,baru beberapa langkah Abraham di panggil Za
"Pak"ucap Za,Abraham pun menoleh
"Makasih banyak pak"sahut Za sambil senyum manis dan di angguki Abraham.
"Bos kok tumben traktir karyawan nya ya?apa jangan jangan ada udang di balik batu?"tanya Rika sambil menyenggol lengan Za
"Jangan suuzon kita sebagai muslim itu harus nya husnuzon"sahut Za
"Ya maaf bukan maksud suuzon,tapi kaya nya Bos mau ngenal kamu lebih dalem deh Za,soal nya beda baru kali ini bos makan satu meja sama karyawan.Setau aku sih baru kali ini bos makan di kantin kantor"Ucap Rika
"Kamu mah ada ada aja,masa Bos PDKT sama aku sih,sedangkan aku orang gak punya beda jauh sama Bos mana mungkin Bos mau sama aku jangan ngaco deh kamu"sahut Za dan pergi meninggalkan Rika sendirian
"Za tunggu jangan tinggalin aku dong"teriak Rika sambil berlari menghampiri Za
"Makanya jangan ngaco,ya udah ayo jam istirahat udah mau abis nih"Sahut Za dan berjalan menuju pentri bersama Rika
Berbeda dengan Abraham.
Di ruangan Abraham dia melamun sambil senyam senyum sendiri mengingat akan senyum nya Za,hingga ada yang membuyar kan lamunan Abraham
"Hayo loh senyam senyum sendiri?jangan jangan Bos gila ya?"ucap Ahmad
"Kurang aja lo,gue masih waras kali,mau gue potong gaji lo ngatain gue gila"celetuk Abraham dengan sedikit emosi.
"Ya terus kenapa senyam senyum sendiri?jangan lah bos kasihani aku lah"sahut Ahmad dengan nada memohon
"Makanya jangan ngatain Bos lu,gue maafin lo karna gue lagi baik hati"sahut Abraham dengan sombong
"Sombong amat punya bos"gerutu Ahmad dalam hati
"Makasih Bos,Bos emang terbaik"Sahut Ahmad
"Tumben Bos makan di kantin kantor?"tanya Ahmad
"Serah gue mah makan di mana bukan urusan lo"Sahut Abraham dengan nada ketus sambil mengerjakan berkas berkas nya.
"Ya elah si Bos di tanya gitu doang kok ngambek"sahut Ahmad,seketika Abraham pun melempar bolpoin ke kepala Ahmad dan pletak
"Sakit napa Bos jangan lempar lempar"ucap Ahmad dengan kesal
"Pergi lo jangan ganggu gue,atau mau gue pecat?"ancam Abraham dengan senyum jahil nya
"Ia ia ini mau pergi"sahut Ahmad sambil menggerutu dan meninggalkan Bos nya.
"Sialan si Bos maen lempar aja,sakit kan kepala gue dasar bos gada laknat"gerutu Ahmad
"Astagfirullah gak boleh gitu mah,gitu gitu juga Bos lu"istigfar Ahmad sambil mengelua dada nya.
Waktu pun berjalan dengan cepat,sekarang para karyawan pun pulang karna waktu menunjukan pukul lima sore,di pentri Za sedang bersiap siap membenahi barang barang nya.
"Za aku tunggu in ya"ucap Rika
"Gak usah,kamu duluan aja gih"sahut Za sambil memasukan barang barang nya
"Bener nih?gak papa aku tinggal sendiri?"tanya Rika
"Gak papa tenang aja kok,ya udah gih pulang keburu sore"sahut Za
"Ya udah aku duluan yah,kalau ada apa apa telpon aku ok"ucap Rika dan di angguki Za,Rika pun pergi meninggalkan Za sendirian di pentri.Seusai membenahi barang barang nya Za keluar dari pentri dan berjalan menuju luar di dekat lif Za bertemu dengan Abraham.
"Kamu kok masih ada di sini?"tanya Abraham
"Oh saya lagi beres beres barang barang saya pak,ini baru selesai"sahut Za
"Rika dimana?"tanya Abraham
"Saya sudah suruh Rika pulang duluan pak,takut kesorean kasian rumah nya jauh"sahut Za
"Terus kalau misalkan kamu kenapa kenapa gimana?"Tanya Abraham seketika Za membisu tidak bisa berkata apa apa lagi.
"Kamu saya antar pulang"ucap Abraham sambil berjalan
"Ehh gak usah pak saya pulang sendiri aja"sahut Za
"Kamu pulang naik apa?"tanya Abraham
"Naik angkutan umum pak"sahut Za
"Coba liat jam berapa sekarang?"tanya Abraham
"Jam setengah enam pak"sahut Za
"Jam segini sudah gak ada angkutan umum,ayo saya antar pulang"ucap Abraham
"Tapi pak..."belum usai berkata Abraham pun menatap Za dengan tajam
"Ayo"ucap Abraham
"B..baik pak"gugup Za,mereka pun menuju parkiran.Di dalam mobil hanya terdengar lalu lalang kendaraan.Di antara mereka gugup ingin berkata apa?.Hingga Abraham pun berhenti di restoran.
"Kok ke sini pak?"tanya abraham
"Saya lapar,kamu gak lapar emang?"tanya Abraham
"Enggak pak"ucap Za,perut Za seketikan keroncongan dan membuat wajah nya menjadi merah tomat karna menahan malu,Abraham hanya senyum.
"Ini perut gak bisa di ajak kompromi,Ya Tuhan malu nya aku"ucap Za di dalam hati
"Lucu nya"ucap Abraham dalam hati sambil melihat wajah Za bersemu merah dan tersenyum
"Mulut kamu bisa nolak tapi perut kamu gak bisa nolak,ayo turun kita makan dulu nanti saya antar kamu pulang"sahut Abraham
"Baik pak"sahut Za dengan nada pelan,mereka pun masuk ke dalam restoran.
Sesampai di dalam mereka pun duduk di pojok kan sambil melihat indah nya senja.
"Mba"teriak Abraham dan weters pun menghampiri nya.
"Silahkan di pilih dulu tuan "Ucap Weters sambil menyodorkan daftar menu makanan nya.
"Astagfirullah mahal amat"ucap Za dengan pelan tapi masih terdengar oelh Abraham,Abraham hanya senyum tipis
"Kamu mau makan apa?"tanya Abraham
"Saya terserah bapak aja"sahut Za sambil menutup menu makanan nya
"Ya udah,Mba spageti 2,BBQ 2,jus mangga nya 2"ucap Abraham
"Baik tuan mohon tunggu pesan nan nya"ucap Weters
"Banyak banget pak pesen nya,saya gak punya uang banyak pak buat bayar nya"ucap Za
"Saya traktir"sahut Abraham
"Makasih banyak pak"ucap Abraham,beberapa menit kemudian Weters pun datang dengan nampan yang isi nya makanan yang di pesan Abrhama
"Silahkan di nikmati tuan nyonya"ucap Weters itu sambil menyimpan makanan di tempat Za dan Abraham
"Makasih mba"ucap Za
"Sama sama,kalau gitu saya pamit"ucap Weters dan di angguki oleh Za.Mereka pun makan,Abraham sesekali melirik Za yang sedang makan.
"Walau pun sedang makan kamu tetap cantik"ucap Abraham dalam hati.Merasa di perhatikan Za mendongkakan kepala nya seketika Abraham menunduk dan menikmati spageti nya.
"Perasaan aku aja kali yah"ucap Za dalam hati,selesai makan Abraham memanghil Weters nya dan meminta tagihan nya.
"Berapa mba?"tanya Abraham
"Satu juta lima ratus pak"ucap Weters itu sambil menyodorkan struk nya.Seketika Za melongo dengan harga makanan tadi.
"Mahal amat"ucap Za dalam hati
"Ya udah yu saya antar kamu pulang"sahut Abraham,Za pun mengangguka. kepala nya,mereka pun pergi meninggalkan restoran itu dan menuju parkiran.Di dalam mobil Za berkata.
"Pak nanti saya ganti ya kalau saya udah gajian,atau potong aja dari gaji saya"celetuk Za
"Gak usah,kan saya sudah bilang saya traktir kamu"ucap Abraham
"Tapi pak saya jadi ngak enak,sama bapak di traktir terus"ucap Za
"Keras kepala"ucap Abraham
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Halo gays mau kasih tau aja kalau Za itu gak pake cadar ya.Jangn lupa ya VOTE sebanyak banyak nya dan juga like comen.
Saya usaha in up tiap hari jadi jangan lupa VOTE ok.😊👌
baru pertama nyimak..sdh...asyik..