NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Menyerah

Biarkan Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Poligami / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

Dalam rumah tangga, CINTA saja tidak cukup, ... Masih diperlukan kesetiaan untuk membangun kokoh sebuah BIDUK.

Namun, tak dipungkiri TAKDIR ikut andil untuk segala alur yang tercipta di kehidupan FANA.

Seperti, Fasha misalnya; dia menjadi yang KEDUA tanpa adanya sebuah RENCANA. Dia menjadi yang KEDUA, walau suaminya amat sangat MENCINTAI dirinya. Dia menjadi yang KEDUA, meski statusnya ISTRI PERTAMA.

Satu tahun menikah, bukannya menimang bayi mungil hasil dari buah cinta. Fasha justru dihadapkan kepada pernikahan kedua suaminya.

Sebuah kondisi memaksa Samsul Bakhrie untuk menikah lagi. Azahra Khairunnisa adalah wanita titipan kakak Bakhrie yang telah wafat.

Tepatnya sebelum meninggal, almarhum Manaf memberikan wasiat agar Bakhrie menikahi kekasihnya yang telah hamil.

Wasiat terakhir almarhum Manaf, akhirnya disetujui oleh Bakhrie dan keluarganya tanpa melihat ada hati yang remuk menjadi ribuan keping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAM DUA EMPAT

Gantara baru tiba di kediaman keluarga Miller, dan bersama Izzul, lelaki itu keluar dari mobil King Miller yang satu minggu lalu diambilnya untuk servis berkala.

Baru saja Gantara menginjakan kakinya di halaman belakang rumah. Tepatnya di area yang biasanya dijadikan tempat untuk meletakkan mobil King Miller.

Di depan sana ada kolam renang sementara di atas sana, ada balkon kamar Fasha. Dan, Gantara sudah menatap wanita hamil yang berdiri dengan tatapan kosong.

Melihat itu, sontak Izzul menyeletuk cengengesan. "Apa hukumnya mencintai istri orang, Ustadz?"

Mendadak, Gantara menatap tajam ke arah Izzul yang suka sekali mengacau. "Jangan panggil aku, Ustadz!"

Izzul tertawa renyah. "Takut ya, gelar dibawa- bawa padahal dalam urusan mencintai, Ustadz pun sama halnya manusia biasa seperti Izzul."

"Jangan didengerin kaset rusak ini." Handry keluar lalu mengecek ban- ban mobil King Miller kembali sebelum diperiksa pemiliknya.

Gantara tertawa kecil lalu menatap kembali Fasha yang agaknya asyik dengan lamunan dan sesalnya perpisahan. Andai saja Gantara bisa berikan pundaknya, ia akan bahagia.

"Dia masih istri orang, Boss!" Izzul seolah paham apa yang Gantara pikirkan.

"Astaghfirullah." Gantara lalu beristighfar karena dia akui dia terlalu lancang memikirkan milik orang.

Handry tergelak. "Kencengin lagi nyebut namanya, Boss. Bisa jadi besok, sudah boleh keluar putusan versteknya!"

"Aku menyebut nama Fasha hanya untuk kebahagiaannya, bukan untuk ku sendiri asal kalian tahu."

"Semoga memang tertulis di Lauhul mahfudz, bahwa bahagianya Neng Fasha, memang bersama mu, Boss!" doa Handry.

"Aamiin 271 triliun kali...," sahut Izzul.

...][∆°°°°^°°∆°°^°°°°∆][...

Rumah Sakit.

Disumpah demi apa pun, Azahra benar hamil anak Bachrie. Bahkan, Azahra rela test DNA demi membuktikan bahwa valid, janin yang dikandungnya adalah anak Bachrie.

Namun, dokter tidak menyarankan test DNA dilakukan mengingat rawannya kehamilan yang mungkin bisa saja mengalami kontraksi berlebihan atau masalah lainnya.

Sebab, meski pengambilan sampel DNA dari jaringan plasenta bisa dikerjakan pada usia kehamilan sepuluh sampai delapan belas minggu, pemeriksaan ini tetap berisiko menyebabkan keguguran.

Penjelasan dokter membuat Bachrie teringat kepada Fasha, di mana istri pertamanya memang segera menolak dengan tegas ketika dirinya dibutakan cemburu hingga khilaf dan menyuruh test DNA.

Andai pikirannya tak kalap waktu itu, Bachrie mungkin masih bisa memandang wajah cantik polos Fasha yang sering dia tatap saat tertidur dan mampu menenangkan hatinya.

"Bachrie tetap tidak mau menceraikan, Fasha Bah! ... Dia belahan jiwaku."

Di atas sofa, Bachrie mencengkeram erat lengan Jatmiko yang akhir hanya mampu mengusap punggung putranya.

Jatmiko dilanda masalah, istrinya masih terbaring sakit, dan Jatmiko hanya seorang diri untuk menenangkan putra satu- satunya yang tengah menghadapi masalah besar.

"Jodoh tidak ke mana, Ngger. Kalau hari ini kamu merelakan Fasha, bukan berarti esok atau di kemudian hari kamu juga tidak bisa kembali memeluknya."

Bachrie mengusap wajah, menyugar rambut hingga ujung tengkuk. Bachrie kalut dan yah, sepertinya dia lupa bagaimana berdzikir untuk menenangkan jiwa.

"Kamu masih punya tanggung jawab atas kehamilan Azahra. Biar bagaimana pun, Azahra itu masih sah istrimu. Dan bayi yang dikandungnya masih cucu Abah," ujar Jatmiko.

Bachrie tergelak sumbang. "Bagaimana bisa Bachrie menjalani hari- hari Bachrie dengan wanita monster sepertinya, Bah?"

Jatmiko paham, memang tidak mudah menjalani hubungan setelah longgarnya celah yang Azahra ciptakan. Tapi, Azahra dan janinnya masih tanggung jawab Bachrie.

"Kamu percaya kan, ... tiada selembar pun daun kering yang akan terjatuh, tanpa izin Allah Azza Wa Jalla." Jatmiko beri nasihat.

"Allah tidak pernah mengatakan bahwa jalan hidup akan mudah. Tapi, Allah mengatakan Allah akan bersama orang yang sabar, Ngger."

Bachrie terkekeh miris. "Jelaskan bagaimana cara Bachrie bersabar sementara penawar hati Bachrie meminta cerai?"

"Kamu masih punya Allah, Ngger. Cintai Allah melebihi segala yang kau cintai di muka bumi ini, insya Allah seluruh yang ada di bumi akan dengan senang hati mencintai mu."

Bachrie merasa tertampar. Mungkin benar kata Abah, Bachrie sedang ditegur Tuhannya kali ini, dan Fasha diambil darinya karena lalai akan kewajibannya sebagai manusia.

Selain ritual lima waktu. Mencintai Allah lebih dari segalanya juga bentuk spiritualitasnya.

Ah, entahlah, di tengah rasa kalut malutnya, Bachrie menjadi maklum kepada hal- hal berupa musibah yang menimpanya.

Dia pandai perihal hukum agama, tapi tidak berlaku sesuai dengan hukum itu sendiri.

"Gus..." Sulaeman sang pengacara, baru saja hadir di tengah keduanya, lelaki itu segera mohon izin untuk bicara.

"Apa informasi terbaru Zahra?" Jatmiko yang lalu memberikan kuasa.

Sulaeman duduk di sofa yang menghadap Jatmiko, sementara di ranjang pasien, Fatima masih tak berkutik di bawah selang oksigen.

"Penangguhan penahanan yang kita ajukan ditolak oleh pengadilan, Gus. Jadi, Nyonya Zahra tetap harus menjalani masa hukuman di penjara, ... setidaknya dua pertiga masa pidananya, minimal selama 9 bulan dan bisa mengajukan bebas bersyarat."

"Lakukan yang terbaik," titah Jatmiko.

Bachrie mengembuskan napas setelah menghela berat. "Bagaimana dengan Fasha?"

"Nona Fasha mengembalikan saham dan seluruh harta yang Anda alihkan, Gus."

Bachrie terkekeh sesak. "Dia meremehkan ku? Dia pikir aku akan meminta lagi harta yang kuberikan padanya, begitu?!"

Sulaeman menggeleng. "Sepertinya ... Nyonya Fasha memang sengaja melakukannya, karena ini yang akan mempermudah proses perceraian. Jelas, ... pengadilan akan menganggap Nyonya Fasha tidak pernah lagi mendapatkan nafkah."

"Aku mau kita terus ajukan banding sampai dia lelah menuntut perceraian!" kata Bachrie.

"Sudah, Ngger." Jatmiko menegur keras kali ini.

"Bachrie tidak mau pisah, Bah!"

"Tapi Fasha berhak memiliki kehidupan yang dia inginkan." Jatmiko lelah menyaksikan putranya terus menerus membuang waktu.

Nyatanya, Fasha memilih pergi. "Kamu fokus saja dengan Zahra. Bagaimana pun, Zahra sedang hamil anak mu juga! Biarkan Fasha untuk kali ini. Jadilah lelaki sejati, Bagus!"

"Bachrie tidak rela, Bah!" sanggah Bachrie.

"Jodoh tidak ke mana!" Jatmiko berusaha meyakinkan bahwa hidup tidak seputar kemauan Bachrie yang selalu harus dituruti.

"Bangkit, perbaiki kesalahan mu, lain waktu, kamu masih bisa berjuang jika memang di Lauhul mahfudz, Quilla Fasha Miller masih tercatat sebagai jodoh mu!"

Bachrie menghela dalam, dan seharusnya, dia tidak hanya berjuang dengan keras kepalanya, tapi juga perang di sepertiga malam karena mungkin, Fasha justru berdoa agar mereka cepat bercerai.

1
WHATEA SALA
Saya parnah di komeni penulis seperti author bilang,ya kaget aja...padahal komen ku gak membahas author nya "bikin cerita kok gini" cuma kesel sama si peran dalan ceritanya" ...ya sudah aku bilang"klu gak boleh komen ya maaf"gitu aja sih😁😁
WHATEA SALA
Azara sudah terbongkar kedoknya,mungkinkah fasha mau kembali pada bakrie..?? berharap sih enggak
WHATEA SALA
Klu masih cinta kenapa pulang ke indonesia,pake marah nangis kecewa..di nikmati aja apa yang terjadi meskipun sakit yang penting kan cinta..cinta...cinta,makan tu cinta klu sudah sampai muntah2 masih bilang masih cinta kah....!!??
WHATEA SALA
Syukurin kena tuduh...sudah suami di ambil orang e sok2an peduli sama anak nya,tinggal panggil emaknya kasih tau anak nya nangis
WHATEA SALA
Sombong amat anak nya miller tapi sombong mu gak ada guna karna suamimu nikah lagi....masih mau bertahan..??
WHATEA SALA
Preettt....mulai agama jadi sasaran
WHATEA SALA
oalah....fasha plus mu tambah😩😩
WHATEA SALA
Pergi aja fasha...kesannya kok seperti rebutan minta di kelon,pada kurang kerjaan,uuuphs...maaf cuma komen
WHATEA SALA
Andai bakrie dapat wasiat untuk terjun dari gedung mencakar langit kira kira mau gak ya...? ya jelas gak maulah karna tidak menguntungkan dan ada orang tercinta yang akan menangisin nya tapi wasiat ini sangat menguntungkannya walau ada hati tersakiti.keren ya laki laki macam ini
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑔𝑎𝑘 𝑗𝑑 𝑑𝑢𝑑𝑎 𝑛𝑔𝑒𝑛𝑒𝑠 𝑙𝑜🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑒𝑟𝑒𝑛 𝑔𝑎𝑘 𝑡𝑢ℎ 𝑠𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑟 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑖𝑡𝑢 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑢𝑔𝑎𝑙2𝑎𝑛 𝑡𝑝 𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎 𝑒𝑔𝑜𝑖𝑠 𝑦𝑔 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑎 𝑙𝑎𝑖𝑛 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
🤣🤣🤣 𝑝𝑎𝑛𝑎𝑠 𝑑𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑔𝑖𝑙
Retno aja
bener nabeel jangan sama ayana
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑤 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑘𝑒𝑏𝑜𝑠𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑘𝑤 𝑢𝑐𝑎𝑝 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑎𝑐ℎ𝑎.... 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑚𝑝𝑜𝑠 𝑘𝑤 𝑏𝑎𝑐ℎ𝑟𝑖𝑒
Sari Nilam
Bahrie...ampun deh gamon ...
fasha udah bahagia ngapain masih ngarepin sesuatu yang sudah kamu buang dan abaikan. Gimana rasaya...nano nanokan
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banget suka, terimakasih KK author semoga sukses selalu buat karya yg menarik lagi, terimakasih banyak🙏
Sari Nilam
bachrie laki2 gak punya urat malu sama dengan umminya yang angkuh.
acha sudahlah untuk apa masih peduli sana manfan syami dan mertua jahat
Sari Nilam
mantap cha...hiduplah bahagia dengan anakmu yang sempat diragukan oleh suami bodohmu itu. Biarkan bachrie menyesal seumur hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!