NovelToon NovelToon
Pemuas Sang Cassanova

Pemuas Sang Cassanova

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

Tak pernah terbayangkan dalam benak Bella, bahwa dia akan menjadi pemuas seorang cassanova setelah kepergian ayahnya.

Cerita ini bermula dari sang tante yang menjualnya. Membuat dia terjerat pria yang tak memiliki komitmen itu. Pria yang selalu menatapnya dengan tajam, tetapi begitu mendamba tubuhnya. Dia, William Hognose Liem.


Akankah kisah mereka berujung bahagia? Atau justru selamanya Bella akan menjadi pemuas hasrat William saja? Ikuti kisahnya di sini, dan jangan lupa follow akun sosial media author.

Ig @nitamelia05
Fb @Nita Amelia

Salam anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Egois

Hari pertunangan William dan Deborah tiba-tiba sudah ditentukan, bahkan sudah ada di depan mata. Sementara Bella yang tak tahu apa-apa tentunya tak dapat berkomentar, apalagi melarang pria itu untuk berhubungan dengan wanita lain, yang bahkan akan memiliki status jauh lebih kuat dari pada dia.

Sejauh ini William sudah sangat baik, jadi dia pun tak dapat menuntut banyak. Bella pergi kuliah seperti biasa, tetapi hari ini ia diantar oleh supir, karena Leo sedang ada urusan.

Tiba di kampus Bella langsung turun dari mobil, tetapi begitu ia melangkahkan kaki tiba-tiba seorang anak kecil yang sedang berlari menubruk tubuhnya, membuat ia pun ikut terkejut.

"Astaga, Adik Kecil, apakah kamu baik-baik saja?" tanya Bella sambil membantu anak kecil tersebut.

"Tidak apa-apa, Kak, maaf ya, aku terlalu bersemangat hari ini," jawab anak kecil itu, kemudian dari arah lain seorang wanita datang. Dia langsung menghampiri anak kecil yang ada di hadapan Bella.

"Astaga, sudah Mamah bilang pelan-pelan. Lihat, kamu jadi jatuh seperti itu," omel sang wanita sambil menyeret lengan anaknya, mereka meninggalkan Bella yang berdiri mematung di sisi jalan.

Bella melamun karena tiba-tiba teringat dengan kedua adiknya, Ellen dan Alland. Hah, kapan mereka akan bertemu dan berkumpul bersama seperti dulu? Bella merasa rindu.

Namun, tiba-tiba lamunan Bella buyar, karena ada seseorang yang menepuk bahunya dari belakang. Gadis itu berjengit, kemudian menoleh untuk melihat siapa pelakunya.

"Sedang apa kamu berdiri di sini, Bel? Sebentar lagi kelas akan dimulai," ucap Deborah yang kebetulan diantar oleh ayahnya. Namun, karena melihat Bella yang seperti orang linglung dia pun segera menghampiri gadis itu.

"Ah tadi ada anak kecil yang menabrakku, Miss. Tiba-tiba aku jadi ingat adikku," jawab Bella apa adanya. Kemudian mereka melangkah bersama menuju gerbang.

"Memangnya ke mana adikmu? Apakah kalian tidak tinggal bersama?" tanya Deborah, semakin mengulik kehidupan salah satu mahasiswinya.

Bella ragu untuk menjawab, karena kalau dia jujur Deborah pasti akan menanyakan alasannya. Gadis itu tergagap, dan semakin kehilangan kendalinya begitu Deborah menyuruhnya berhenti melangkah. "Tunggu!"

"Ada apa, Miss?" tanya Bella dengan kening mengernyit. Tiba-tiba Deborah mencondongkan wajah dan mengendus aroma tubuh Bella, sebuah tindakan aneh, apalagi setelah itu Deborah tersenyum.

"Parfummu mirip dengan parfum milik seseorang yang aku kenal," ucap Deborah, karena tadi pagi Bella dan William memang sempat mandi bersama. Dan gadis itu mencoba parfum mahal yang ada di dalam kamar William.

"Benarkah?" tanya Bella dan Deborah langsung menganggukkan kepala. Namun, pembahasan itu hanya sampai di sana, karena Bella harus segera masuk ke dalam kelas.

***

Suasana hati William sedang tak kondusif. Namun, Bella yang saat itu tak memahami kondisi William, berusaha mengajak pria itu bicara saat William baru tiba di apartemen.

"Tuan, aku ingin bicara dengan anda sebentar," ujar Bella, mengikuti langkah kaki William yang masuk ke dalam kamar. Pria itu melepaskan dasi dan juga jasnya, kemudian melempar ke mana pun yang ia suka.

"Bicara tentang apa!?" tanya William dengan suara datar seperti biasanya. Mendengar itu, Bella langsung terlihat sumringah, dia pun bergerak semakin dekat dan mengatakan tujuannya.

"Aku ingin bertemu dengan Ibu dan adik-adikku, Tuan," ujar Bella sambil mengulas senyum. Namun, respon William sungguh tak terduga, karena pria itu langsung berbalik dan menatap tajam ke arah Bella.

"Apa kamu bilang?!" cetusnya dengan rahang mengeras, membuat Bella mendadak gugup, padahal ia merasa tak ada yang salah dari ucapannya.

"Aku hanya ingin bertemu dengan mereka, Tuan, tidak ada maksud lain. Jadi jangan berpikir—"

"TIDAK!" potong William cepat, tanpa menunggu Bella menyelesaikan ucapannya. Pikiran William sedang kacau sekarang, karena sedang banyaknya pekerjaan, dan juga masalah pertunangannya dengan Deborah.

"Tapi, Tuan, aku hanya merindukan mereka, aku janji aku akan kembali lagi ke sini," ujar Bella dengan raut memohon. Namun, William seperti tak memberikan celah sedikit pun pada Bella untuk meninggalkannya.

"Sekali ku bilang tidak, itu artinya tidak, jadi jangan membantah!" ketus William, kemudian meraih tangan Bella keluar dari kamarnya. Dia berpindah ke kamar sebelah, sedikit mendorong Bella agar masuk ke dalam sana.

"Jangan keluar sampai pagi. Atau kau akan melihat kemarahanku yang sesungguhnya!" tegas William, lalu tanpa menunggu jawaban gadis itu, dia segera menutup pintu dengan kencang.

Brak!

Bella terkejut dan langsung menyentuh dadanya. Melihat William yang seperti ini sungguh sangat mengerikan, tetapi tak bisa dipungkiri bahwa ia merasa kesal, karena William selalu semena-mena.

William egois!

Tak terasa air mata Bella jatuh membasahi pipinya, tetapi segera diusap dengan kasar. "Kenapa kamu hanya memikirkan dirimu sendiri, kenapa kamu tidak memikirkan perasaanku juga."

1
ayu cantik
mampir
Nuryati Yati
Jo otakmu ngeres lihat dua buah
Nuryati Yati
waduh ketemu Freya
Nuryati Yati
sadis banget William
Nuryati Yati
akhirnya Will kamu mengungkapkan perasaanmu🤗
Nuryati Yati
salah orang to Bell pasti malu😆
Nuryati Yati
Bella g tau kalo dia hamil
Nuryati Yati
Lena ibu tiri Bella🤔
Nuryati Yati
ternyata suruhan Debora
Nuryati Yati
Leo dokter cabul😁
Nuryati Yati
jngn bucin duluan Bell
Nuryati Yati
William egois nyebelin
Nuryati Yati
kasian Bella
Nuryati Yati
Leo kamu berani sama William
Nuryati Yati
wis Bell gawangmu bobol juga
Nuryati Yati
William edan
Nuryati Yati
tobat Will
Nuryati Yati
ealah bayi gede minta di mandiin to awas Bel kondisikan matamu ada yg gondal gandul😁
Nuryati Yati
belum tau thor aq baru baca karyamu bisa di urutkan 🤔
Nuryati Yati
pusing pala atas bawah ya Will
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!