NovelToon NovelToon
Istri Kecil CEO Arogan

Istri Kecil CEO Arogan

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: Novi Zoviza

Anaya Karenina terusir dari rumahnya sendiri karena tak bisa membayar hutang orangtuanya.Gadis berusia 20 tahun itu tak tau harus kemana karena tak memiliki sanak keluarga.Sampai ia bertemu dengan orang yang menyelamatkannya dan merubah hidupnya.Ia harus menikah dengan sang pria karena permintaan sang ibu dari pria itu yang sudah menyukainya saat awal bertemu.

Bagaimana pernikahan mereka?apakah Anaya akan bisa melanjutkan pernikahannya tanpa adanya cinta?

Simak cerita selanjutnya ya!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gunjingan

"Kak kamu yakin memberikan aku kartu ini?",Anaya memegangi kartu hitam yang Sean berikan.

"Tentu...karena kamu istriku dan aku berkewajiban memberimu nafkah, pergunakan sebaik baiknya",ucap Sean yang tersenyum melihat wajah polos sang istri.

"Tapi Kak...semua kebutuhan ku sudah kamu sediakan di mansion.Aku rasa aku tak memerlukannya",ucap Anaya.

"Simpan saja di dompetmu,aku tau kamu tak memerlukannya tapi aku akan merasa bersalah jika tak menafkahimu",ucap Sean memasukan kartu sakti itu kedalam tas Anaya.

"Ya sudah jika kamu memaksa Kak,tapi jangan salahkan aku kalau kartu ini aku habisan saldonya",ucap Anaya tersenyum lebar.

"Asal kamu tau itu kartu tanpa limit Anaya, silahkan saja habiskan sesuka hatimu tapi beli lah barang yang bermanfaat yang suatu saat bisa dijual kembali hitung hitung investasi.Aku tak pernah takut jika uang ku kamu habiskan aku bekerja sekarang untukmu Naya,bisa jadi sebentar lagi juga untuk anakku",ucap Sean melangkahkan kakinya menuju meja kerjanya.

"Kak...kamu-

"Sesuai perjanjian kita aku tak kan menyentuhmu sebelum kita saling mencintai",sela Sean yang tau sang istri pasti akan mengamuk.

Anaya membuang muka karena rasa panas yang menjalar dipipinya.Dia merasa malu dengan ucapan random sang suami.

Sean yang tau jika istri nya tengah merona tersenyum tipis lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.Ia ingin menyelesaikan pekerjaannya secepat mungkin karena ia tak sabar membawa Anaya pulang ke mansionnya.Meski dulu sebelum menikah Anaya sudah tinggal di mansionnya tapi sekarang rasa berbeda karena mereka sudah suami istri.Dan Anaya telah menjadi ratu di istana yang ia bangun dengan jerih payahnya sendiri.

Tak lama pintu ruangan terbuka,Morgan tampak mendorong troli berisi makanan.Pria tampan itu tampak kesal entah apa penyebabnya.

Anaya yang sedang membantu Sean memeriksa berkas berkas menoleh kearah pria nan tampak memberengut itu.

"Ada apa dengan muka mu itu Morgan",tanya Sean kebingungan dengan tingkah sahabat sekaligus asistennya ini.

"Menurutmu?",ketus Morgan.

"Naya...makanlah dulu,itu makanannya sudah datang",ucap Sean yang tak mempedulikan sahabatnya yang memberengut.

"Ya Kak...Kakak tidak makan?",tanya Anaya memindahkan makanan yang ada ditroli keatas meja.

"Kamu makanlah dulu aku mau menyelesaikan ini dulu",ucap Sean yang sedang memegangi map berisi berkas.

Morgan berdecak kesal lalu melangkah keluar dari ruangan Sean.Pria itu kesal karena tadi berpapasan dengan seorang gadis yang mengira ia OB.Gara gara Sean ia kehilangan harga diri didepan para karyawan.

"Dia kenapa Kak?",tanya Anaya menunjuk Morgan yang sudah hilang dibalik pintu.

"Entahlah..."

"Kak...ayo makan dulu",ucap Anaya yang sudah berdiri didepan Sean dengan berkacak pinggang.

"Sebentar Naya,ini tinggal sedikit lagi",ucap Sean yang masih fokus pada layar komputer.

Anaya memutar kursi Sean menghadap kearahnya."Makan dulu Kak...nanti dilanjutkan lagi",ucap Anaya menangkup muka Sean dengan kedua tangannya.

Sean mematung memandangi istrinya dari jarak dekat.Darahnya berdesir hebat saat matanya bertemu dengan mata Anaya.

"Ayo Kak...",Anaya segera menarik tangan Sean karena salah tingkah dengan kelakuannya sendiri.

Sean mengikuti langkah Anaya menuju sofa untuk makan siang.Mereka makan dengan lahap karena memang sudah lapar.

Sean memperhatikan sang istri yang lahap menyantap makan siangnya.Pria itu mengulum senyumannya.Tak pernah terpikirkan olehnya akan menikah dengan gadis yang ia selamatkan.Sungguh daya tarik gadis ini sangat kuat bahkan Mamanya jatuh cinta saat pertama kali bertemu dengan sang istri.Tanpa pikir panjang langsung meminta Anaya menjadi menantunya.

Meski dihatinya belum ada cinta namun dia sangat nyaman berada disamping Anaya.Gadis ini mampu mengubahnya yang biasanya irit bicara menjadi banyak bicara.Tapi itu berlaku hanya untuk Anaya tidak untuk orang lain.

"Kak..."

"Ya...",Sean tersentak dari lamunannya.

"Kenapa melamun,Kak?",tanya Anaya yang baru saja menyudahi makan siangnya.

"Tidak...aku hanya teringat pekerjaan ku yang tadi",kilah Sean menyudahi makannya.

"Tapi makan siangmu belum habis Kak",ucap Anaya menahan Sean yang akan berdiri.

"Aku sudah kenyang",jawab Sean.

"Kamu tau Kak,diluaran sana banyak orang yang kelaparan tapi kamu malah membuang buang makanan",gumam Anaya.

Deg

Sean terpaku mendengar ucapan sang istri yang entah kenapa menyentil hatinya.

"Aku jika tidak kamu selamatkan pasti saat ini kau juga dalam kelaparan,Kak",timpal Anaya.

"Baiklah...aku habiskan",ucap Sean yang kembali duduk dan menghabiskan makanannya.

"Anak pintar",ucap Anaya mengusap pucuk kepala Sean membuat pria itu menatap tajam kearah Anaya.

"Maaf Kak...kau tak bermaksud untuk-

Tiba tiba tawa pria itu pecah saat melihat raut ketakutan dari wajah sang istri.Pria itu mengehentikan makanannya.Tingkah sang istri yang ketakutan membuatnya tertawa karena merasa lucu dengan kalakuan Istri kecilnya itu.

Anaya terhipnotis melihat tawa Sean untuk pertama kalinya.Sungguh pria itu sangat tampan jika tertawa lepas.Anaya ikut tersenyum melihat tawa Sean yang menurutnya sangat indah.

Sean mengehentikan tawanya saat Anya menatapnya tak berkedip."Ada apa, hum?",tanya Sean.

"Kamu sungguh tampan jika tertawa Kak,aku suka",jawab Anaya tanpa sadar.

"Benarkah?",tanya Sean.

"Ya..."

"Naya..."

"Ya Kak...",gadis itu tersentak kaget saat Sean menyentuh bahunya.

"Benarkah aku tampan jika tertawa?",tanya Sean menggoda sang istri.

"Hah?"

"Aduh Anaya kenapa mulutmu tak bisa di rem sih",batin Anaya.

"Hahaha...kamu sangat lucu Naya,apa kamu mulai menyukaiku?",goda Sean.

"Apa sih Kak",elak Anaya memalingkan wajahnya kearah lain karena malu.

Sean menggeleng pelan melihat tingkah sang istri.Entah kenapa ia sangat suka menggoda istrinya itu sekarang.

"Jawab Naya?",bisik Sean tepat ditelinga Anaya.

Anaya langsung menoleh dan mata mereka kembali bertemu.Saling menyelami satu sama lain.Anaya memutuskan tatapan mereka karena jantungnya sudah berdegub kencang.Begitu juga dengan Sean pria itu tampak salah tingkah.

"Sean...kita ada meet-

Sean menoleh kearah asal suara di depan pintu Morgan tampak berdiri mematung.Pria itu kaget melihat sikap canggung pasangan suami istri itu.

"Ada apa Morgan?", tanya Sean yang mengembalikan ekspresi datarnya.

"Oh...ada meeting sebentar lagi dengan kata petinggi",ucap Morgan dan segera keluar dari ruangan itu sebelum sang singa mengamuk karena telah menggangu kesenangannya.

Sean menatap kearah Anaya yang sedang membereskan tempat makan mereka."Naya aku meeting sebentar,kamu bisa duduk dulu disini dan troli ini akan ada OG yang akan mengambilnya nanti",ucap Sean.

"Ya Kak..."

Sean meninggalkan Anaya di ruangannya.Ia harus menghadiri meeting dengan para petinggi perusahaan.Entah kenapa hatinya berat meninggalkan Anaya diruangannya sendirian.

Sepeninggal Sean Anaya memilih untuk bermain ponsel namun tak ada satu pun yang menarik untuk ia lihat.Ia memutuskan untuk melihat lihat kantor Sean dan sebelum itu ia mengirim pesan pada Sean

Kak...aku berkeliling kantor kamu ya

Saat sedang asyik berjalan dan melihat lihat langkahnya berhenti saat ada yang menyebut namanya.

"Kalau gak salah namanya Naya apa Anaya ya?yang jelas ia tak cocok dengan Tuan Sean

Deg

...****************...

1
Fiani Fiani
Kecewa
Fiani Fiani
Buruk
Ratu Sanjaya
untuk apa menikahi perempuan jajat
Ratu Sanjaya
hamil anak kembar anayanya thor
Chris Antono
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Sadar kamu kan..Orang juga udah baik bamget sama kamu,Tapi gak tau bersyukur..
Qaisaa Nazarudin
Keluarga besar Sean dan juga Sean sendiri mengharapkan Pernikahan yg sebenarnya, Keluarga Sean juga semuanya baik..Terus kenapa Anaya kekeuh banget pengen pisah nantinya,Emangnya Naya udah ada tujuan setelah itu? Heran deh aku dengan sikap sok jual mahalnya Anaya..
Qaisaa Nazarudin
Dari awal lagi Sean udah segitu.posesifnya sedang nama aja saling gak kenal..

Mampir thor🙋🙋🙋
Qaisaa Nazarudin
Umur 20 tahun tidak di bekalkan dengan uang tabungan? Atau memiliki tabungan sendiri,? Aku pasti ortunya bukan mengalami kecelakaan biasa..
Maya Lara Faderik
Anaya degil sudah Sean bilang jangan sendiri walaupun masih ada Lola jadi bodyguard hargai suami MU Sean ikuti apa kata Sean untung kau Naya dicintai Sean tak memandang wanita lain sebab tu ikuti perintahnya.. menasihati adik ipar sendiri untuk mendengar kata suami tapi kamu sendiri selalu memelas anaya mengada Ngada bersyukur lah kerana Sean sangat mencintai dan setia
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
Hamliah Lia
terimakasih kak Certa ya bagus semangat
Rinat Yuhanah
bagus banget cerita ya seruuu ih ga bisa berkata2 luvvv author 😭🤲🏻😍
Anonymous
j
Allenn
Karenina
Radytia Maulana
Luar biasa
Lestari Lase
bahagia
Lestari Lase
Buruk
bungsoe hairulia
Luar biasa
Runik Runma
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!