Memang semua orang pada awal kenal awal masuk sekolah pasti akan merasakan canggung dan terdapat cerita fiksi juga di dalamnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aranna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rasa trauma
Niken masih kesal dengan kelakuan Steven dan masih menyimpan dendam dengan Steven bagaimana tidak jika dia ingat masa lalunya yang hampir saja Steven mengambil keperawanan nya dan lantas saat itu Dino hampir membunuh Steven
"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkan mu kak stev" kata Niken kesal dengan tubuh yang ditutupi selimut dan dia langsung mengambil ponselnya untuk mencari nomor telepon Aksan tapi telepon nya tidak terjawab oleh Aksan yang sering kali membuat Niken kesal
Pov Dino dan Steven
Dino dan Steven saling bercerita di dapur dengan rasa khawatirnya Dino terhadap adek kesayangannya dan juga rasa tidak enak harus meninggalkan sahabat nya yang dia anggap juga seperti keluarga sendiri walaupun dulu masih ada rasa kebencian antara Dino dan Steven tapi Selly berhasil memperbaiki nya dan menjelaskan antara Dino dan Steven sehingga dulu waktu masih kelas 1 SMA semester 2 tidak ada yang mau berteman dengan Steven masa itu karena perbuatan Steven yang sangat tidak terpuji tapi Selly orangnya sangat pengertian dan terlebih lagi Selly mengerti apa yang terjadi pada Steven sehingga membuat dirinya seperti itu dan Selly yang menjelaskan kepada semua bestie bestinya apa yang terjadi dan mereka pun mengganggap Steven sebagai bestinya lagi
Flashback on
Jam 11.30 di hari Jumat
tepatnya tahun 2018 di mana saat itu Dino dan Niken akan pulang bersama meskipun arah rumah dan sekolahnya yang berbeda
Ayub, Steven, Selly, Raisa dan Tasya mengejarnya
"Mau kemana Din?" kok buru-buru amat sih" tanyanya Ayub
"Mau ke SMP sekalian ambil ijazah keknya ijazah SMP sudah keluar deh" katanya Dino yang sudah di depan gerbang sekolah
"Serius Din ijazah SMP sudah keluar kalau begitu aku akan ikut bersamamu" kata Ayub dan Tasya karena mereka dulu satu alumni waktu SMP
"Aku boleh ikut gak" tanya Steven sekalian mau menggombal cewe cewe cantik yang ada di SMP karena Steven tau kalau anak SMP masih pada polos-polos nya sehingga gampang untuk di bohongi
"Tidak bisa Stev keknya pak bonte tidak mau mengizinkan deh" katanya Dino yang masih ingat aturan aturan yang ada di SMP
Steven kaget melihat dedek bayinya yang langsung bangun dan bergerak kebetulan di situ semua besti-bestinya sudah pada pulang
"Jangan dulu bangun dedek bayi, ini bukan waktunya untuk bangun" kata Steven dewasa berbicara pada Steven Junior
Tapi Steven dewasa merasa panik karena baby Steven tidak mau berhenti bergerak
"Ya sudah Steven junior saatnya kita cari mangsa di SMP" kata Steven dewasa yang berusaha menenangkan Steven junior
Steven berdiam diri mengikuti langkah Dino, Ayub dan Tasya karena di saat itu mereka hanya jalan kaki dan Steven diam-diam mengikuti mereka hingga tibalah di SMP
"Suasana sekolahnya masih sama ya" katanya Ayub dengan perasaan bosan
Niken bersama kila dan juga Tina menghampiri Dino
"Kakak ngapain disini?" tanya Niken heran
"kakak mau ambil ijazah, kalian sudah pulang" kata Dino yang masih dalam perasaan bosan
"Udah lah" kata Niken yang langsung pergi meninggalkan Dino dan pergi ke rumah teman-temannya
"Mau pergi kemana kau?" kata Dino dengan penuh khawatir
"Mau kerumahnya teman teman" kata Niken yang berjalan bersama kila kebetulan juga di saat itu Tina sudah di jemput oleh orang tuanya
"Aku luan ya" katanya Tina sambil melambaikan tangannya kepada kedua bestinya itu
"Kila ayo kita ke rumah mu sekarang" katanya Niken menggandeng tangannya kila
"Yakin mau ke rumah ku, rumahku cukup jauh loh butuh waktu yang lama untuk bisa sampai kalau kita hanya jalan kaki" kata kila menaikkan alisnya
"Ya yakin" kata Niken dengan keras kepala nya
"Kamu memang bandel ya" kata kila juga yang bingung terhadap kelakuan bestinya
Steven melihat ada dua cewek cantik yang tersisa di SMP itu dan Steven merasa dia telah menemukan mangsanya
"Steven junior kita telah menemukan ibumu sekarang" kata Steven dewasa yang langsung berbicara kepada Steven junior
Dan Steven langsung mencekik lehernya Niken dan juga kila dan akhirnya Steven yang sempat mau membukakan celananya Dino yang melihat hal itu langsung marah seketika dan Dino juga melihat ada pisau di sekitar nya dan langsung berlari cepat menuju arahnya Steven dan Niken
Steven menjulurkan lidahnya ke lehernya Niken dan kila dan langsung mencoba memegang kebun kelapanya kila dan Niken dan secara perlahan-lahan Steven mencoba membukakan bajunya dan juga kila dan Niken
Dino sudah tidak kuat lagi menahan amarahnya langsung bergegas menuju arahnya Steven dan Dino langsung mencekik lehernya Steven dan memperlihatkan pisau yang tajam itu di depan matanya Steven
"Bergerak kau bergerak kau kena ni pisau di leher mu ini" kata Dino dengan perasaan yang sangat marah dan memperlihatkan pisau yang tajam itu kepadanya.
Dan dari situlah hingga hari-hari berikutnya tidak ada satu pun orang yang mau menemani Steven kecuali Selly dan Dino
Dino masih merasakan sangat kecewa atas kelakuannya Steven
"Din maafkan dia, Din!" bujuk Selly
"Maaf katamu kalau dia berhasil mengambil ......... adekku gimana, dia itu sampah di sekolah ini, dia itu seperti gonggong yang tidak punya tuan" kata Dino yang masih terbawa emosi hampir saja Dino membunuh Steven itu hari tapi karena dia teringat kalau mamanya adalah seorang polwan dia jadi tidak berani untuk melakukan nya
"Aku mengerti apa yang Steven rasanya, dia begitu karena dia tidak punya saudara cewe lihatlah dia yatim piatu tidak ada seseorang lagi yang bisa mengerti keadaan nya kecuali kita sahabatnya" kata Selly yang berusaha membujuknya agar Dino mau memaafkan kesalahan Steven
"Ya perasaannya si Steven kau mengerti lalu bagaimana dengan perasaan ku!" kata Dino yang makin memanas dengan ucapan Selly
"Tenang Din, tenang Steven punya alasan di balik semua itu lihatlah dia, pernah kah dia terlihat ceria seperti dulu lagi saat pertama kali kita mengenalnya dia sudah banyak berubah kan" kata Selly yang tau latar belakangnya Steven
"Alasannya sangat tidak masuk akal" katanya Dino berusaha agar emosinya tidak semakin tinggi
"Kalau kamu tidak mau memaafkannya juga tidak papa kok tapi jangan pernah sesekali menghubungi nya dan mencari bantuan dengannya" kata Selly yang sudah pasrah atas kekerasan kepalanya Dino
dan Dino juga sadar se kesal-kesalnya Dino terhadap Steven sebenci-bencinya dia terhadap Steven Dino tetaplah bestie nya Steven dan Dino juga sadar kalau dia tidak bisa hidup sendiri meskipun hidupnya super super dalam kelebihan tetapi dia juga punya kekurangan dan Dino juga sadar suatu hari nanti dia akan membutuhkan bantuan nya Steven akhirnya Dino memaafkannya
semangat
bintang 5 ku meluncurrrr
Like dan Komentar di beberapa part agar kaka lebih semangat lagi yah... 😉
Salam dari Karya Star :
Dari Palgiat Jadi Plarajin