Bagaimana bisa gadis yang baru saja menginjak usia 17 tahun itu harus menjalani takdirnya menerima perjodohan yang telah di sepakati oleh kedua pihak orang tua masing masing
Ya Dia adalah Ning Tyas gadis anak seorang petani desa berusia 17 tahun yang barusaja menamatkan pendidikan menengah pertama harus rela menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya Yang dia tak mengenalnya sama sekali
Dan nasip malang harus rela dia terima di usia yang menginjak 19 harus menyandang gelar sebagai janda karena suami lebih memilih sahabatnya sendiri wanita dari masalalu sang pria bagaimana kisah selengkapnya ikuti terus novel ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbak unyiel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan wati dirumah bu Rukmi
"Wati ,Pak lik samsul dan bulik Rukmi sudah pulang dari Jakarta lo tadi ibu ketemu mereka pas ibu mau ngirim bapakmu di sawah ." Kata ibunda nya Wati.
"O nggih buk nanti Wati mau kesana untuk menanyakan kabar keberadaan Tyas juga minta nomer tlp nya ." Jawab Wati sopan .
kemudian ibu dan anak itu pun melanjutkan kegiatan mereka membersihkan halaman depan rumah .
Setelah selesai mencabuti rumput dan menyapu halaman .Wati masuk kedalam rumah kemudian mandi dan ganti baju lalu meminta ijin ke ibundanya mau pergi ke rumah orang tua sahabat nya Tyas .
"Iya nduk hati hati dan ini buah nangka tolong kasihkan ke bulikmu ya ." kata Ibu saat Wati meminta ijin keluar .
Kemudian Wati pun keluar rumah dan berjalan menuju rumah Tyas yang jaraknya tidak terlalu jauh hanya sekitar 250 m dari rumahnya . Wati berjalan melewati pematang sawah belakang rumah nya dan sampai dibelakang rumah Tyas .
Bulik Rukmi yang sedang menyiangi sayuran dikebun belakang rumah pun kaget saat melihat kedatangan Wati yang tiba tiba sudah berdiri di belakangnya .
" Ya Allah. Wati kamu ini mengagetkan Bulik ." kata buk Rukmi.
Wati hanya merenges saja .Kemudian dia salim dan memeluk bulik Rukmi .
"Bulik dan Paklik bagaimana kabarnya ?" Tanya Wati.
"Alhamdhulillah nduk kami semua sehat sehat .Lalu bagaimana kabarmu sendiri dan juga Budhe di Jogja ?" jawab bu Rukmi dan bertanya balik pada Wati
Setelah berbasa basi sebentar Bu Rukmi mengajak wati masuk ke dalam rumah .
" Bulik . Ibu kemarin bercerita katanya Tyas sudah menikah . Kok Aku di kabari to trus sekarang Dia tinggal dimana ?" Tanya Wati sambil menyerahkan buah nangka yang tadi Dia bawa.
Bu Rukmi terlihat keluar dari dapur membawa segelas teh dan kue untuk Wati .
" Maaf kan Kami nduk yang tidak mengabari mu . Memang benar Tyas sudah menikah dan Dia sendiri yang meminta kepada Kami supaya tidak mengabarimu takut membuat mu repot .Toh baru Ijab Qabul kok nduk belum resepsi .Dan rencana nya nanti waktu resepsi Dia akan mengabari mu dan meminta mu pulang ." Balas bu Rukmi.
"Lalu sekarang dia tinggal dimana Bulik dan bolehkah saya minta nomer tlp nya ?" Tanya Wati.
" Dia sekarang ikut suami nya di Jakarta dan menetap di sana .Sebentar ya tak catat kan nomer telpon nya Tyas ." Jawab bu Rukmi.
Mereka berdua pun mengobrol santai .Hingga tak terasa waktu berlalu cepat dan Wati pun pamit pulang.
"Sudah pulang nduk .Bagaimana sudah dapat nomer tlp nya Tyas ?" Tanya ibu pada Wati saat melihat anak gadis Nya itu memasuki prkarangan rumah .
"Alhamdhulillah sudah buk.O iya ini Bulik membelikan oleh oleh dari Jakarta untuk ibuk ." Jawab Wati sambil menyerahkan tas karton berisi oleh oleh dari Bu Rukmi untuk ibu.
Ibu pun menerima tas karton yang di serahkan Wati tadi dan mengambil isinya yang ternyata baju juga aneka makanan ringan .
" "Ya sudah sana kamu mandi dulu nduk sebentar lagi magrib ." Perintah Ibu.
Wati pun menuruti perintah ibu .selesai mandi dan sholat magrib .
Dia keluar kamar dan makan malam bersama kedua orang tuanya dengan menu yang sederhana tapi penuh kehangatan karena bisa makan bersama kedua orang tua nya .
Selesai makan malam .Wati pun bergegas mencuci piriing sendok gelas bekas digunakan makan tadi kemudian mengelap meja makan hingga bersih .
Baru setelah itu Wati masuk kamar . Dia ingin mencoba menghubungi sahabat karib nya itu .