Hai readersss... ini karya ketigaku...
ini sequel dari my love.. cerita cinta anak dari Dev dan Viki yaitu Leonardo smith..
Leon mewarisi perusahaan sang ayah di negaranya.. sedangkan Alex kembarannya mengurusi perusahaan sang ayah di new york...
Leon lebih menyukai tinggal di ranch daripada di kota. Jadi dia hanya akan ke perusahaan sebulan sekali.
Leon memiliki sifat cool dan itu membuat para wanita tergila gila padanya.
Leon tidak pernah mempermainkan wanita meskipun banyak wanita yang mengejarnya.
Hazel del ville adalah seorang artis cantik yang sedang naik daun. Dia selalu bermasalah dengjan mantan pacarnya yang selalu berselingkuh.
Itu karena Hazel tidak pernah mau melakuukan hubungan sex sebelum menikah. Hazel tidak peduli meskipun banyak yang mengatakan dia wanita kuno.
Jangan lupa like nya ya ❤❤❤
ig author @zarin.violetta
(Proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#24
Zoe kembali ke Ranch. Percuma membujuk Hazel yang keras kepalanya sama dengannya.
Zoe mendatangi ruang kerja Leon.
"Kakak.. Hazel tinggal di rumah danau.. aku tidak bisa membujuknya.. dan aku harus pulang hari ini.. tolong jaga dia kak...jangan terlalu keras padanya... ", mohon Zoe.
"Ya Tuhan... kapan dia tidak membuat masalah... selalu saja", jawab Leon yang memijit pelipisnya.
"Pulanglah.. aku yang akan mengurusnya", lanjut Leon.
Lalu Zoe pun bersiap siap pulang ke mansion.
Hazel membawa beberapa roti dan makanan siap saji dari dapur Leon pagi tadi.
Hazel hanya memasak sandwich untuk makan siangnya.
Hazel duduk di dermaga danau. Suasana yang sangat menenangkan. Dan Hazel sangat suka itu.
Dia memain mainkan kakinya di air.
Leon memutuskan untuk menjemput Hazel dan menyeretnya pulang.
"Ternyata tinggal disini lebih menyenangkan ketimbang di Ranch...", gumam Hazel.
Setelah sandwichnya habis, Hazel memutuskan untuk masuk ke dalam rumah kayu.
Leon tiba di danau dan langsung masuk ke rumah yang ditinggali Hazel.
"Ayo pulang", perintah Leon tanpa basa basi.
"Tidak".
"Hazel.. jangan seperti anak kecil.. ayo pulang atau aku akan menyeretmu", ancam Leon.
Hazel hanya duduk diam di sofa.
Leon langsung mengangkat tubuh Hazel dan memanggulnya seperti karung.
"Lepaskan aku Leon.. aku mau tinggal disini saja", teriak Hazel.
Leon hanya diam dan keluar dari rumah.
Leon mendudukan Hasel di kudanya. Tapi Hazel berhasil loncat dan kabur.
Sebelum masuk ke dalam rumah, Leon sudah menangkapnya terlebih dahulu.
"Lepaskan aku Leon.. aku tidak ingin pulang... ", teriak Hazel melepaskan pegangan tangan Leon di pinggangnya.
Leon tetap fokus mengunci tubuh Hazel.
Hazel berbalik dan menggigit lengan Leon. Dan itu tidak berpengaruh apapun pada Leon.
"Hentikan... itu tidak akan berguna.. kau akan tetap pulang hari ini", ucap Leon dingin dan menaikkan Hasel ke kudanya.
Kali ini usaha Leon berhasil.
Hazel sangat kesal dengan apa yang dilakukan Leon.
Leon memacu kudanya dengan kecepatan sedang saja. Posisi Hazel duduk didepan Leon.
Sesampainya di Ranch, Leon memanggul Hazel di bahunya.
Hazel sudah lelah memberontak. Jadi dia diam saja.
Lalu Leon membawa Hazel ke kamarnya dan menguncinya. Leon langsung menyiapkan mobilnya untuk mengantar Hazel pulang.
Setelah itu Leon masuk kembali ke kamar Hazel.
Ternyata Hazel sedang ada di kamar mandi.
"Cepatlah keluar..jangan terlalu lama", perintah Leon dari balik pintu kamar mandi.
Hazel sengaja berlama lama di kamar mandi. Dia berendam air hangat padahal cuaca sedang hangat.
Setengah jam menunggu, Leon sudah tidak sabar.
"Hazel cepatlah.. atau kudobrak pintu ini dan memandikanmu", ancam Leon.
"Coba saja lakukan", tantang Hazel dari dalam.
Baiklah kutunggu sebentar lagi...kalau tidak ..lihatlah apa yang akan kulakukan..batin Leon geram.
Sudah Sejam lamanya Hazel dikamar mandi.
Itu benar benar membuat Leon kesal.
"Kau yang meminta ini Hazel", gumam Leon.
Lalu Leon mulai membuka paksa pintu kamar mandi.
"Apa yang kau lakukan? ", teriak Hazel dari dalam.
"Kau yang meminta ini bukan? ", balas Leon geram.
"Kau akan merusak pintunya", jawab Hazel.
Dan akhirnya dengan hanya 2 kali dobrakan saja pintu itu terbuka.
Hazel sangat kaget ketika Leon berhasil membuka pintu kamar mandi. Syukurlah Hazel sudah memakai handuknya meskipun itu juga terbilang sangat terbuka karena panjangnya hanya setengah pahanya.