Cerita ini Menceritakan tentang Perjalanan Hidup dan cinta gadis muda.
Dahulu dia adalah Seorang Gadis yang Ceria, Manja dan Dia juga Terlahir dari Keluarga Pengusaha.
Semenjak Ayahnya pergi Kehidupannya mulai tersiksa, Hari-harinya penuh Siksaan dan Cacian.
Awal mula kehidupan baru terjadi, Dia Di pertemukan dengan Seorang Pengusaha, di pertemukan di tempat dan waktu yang salah.
Pertemuan mereka begitu pahit, Namun akan kah berbuah manis pada akhirnya?
Ikuti Cerita ini ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GIRL MEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MINI MARKET
Arjuna mengajak Alika berbelanja ke sebuah pusat mall sambil berjalan jalan, tujuan Arjuna sebenar nya dia ingin membeli cincin untuk Alika.
Tapi Alika menolak, Dia tidak mau ke sana tapi dia hanya memilih ingin berbelanja di mini market saja.
"Kamu yakin sayang?"
"Kita belanja di sini?" tanya Arjuna heran, melihat Alika, kenapa Alika lebih memilih ke tempat itu dari pada ketempat yang di pilih nya.
"Kamu tidak usah takut,"
"Kalau kita berbelanja di mall, lagian uang ku tidak akan pernah abis untuk menyenangi diri mu sayang,"
"Bahkan itu baru 0,4% dari uang yang ku miliki." ucap Arjuna serius.
Ini lah salah satu mengapa aku mencintaimu, kamu tidak memerlukan hartaku sedikitpun, tapi kamu hanya ingin diriku.
*Aku selalu berharap sayang, kita bisa selalu untuk selamanya, dan aku juga masih binggung apa yang terjadi pada mu?
Kenapa kamu tidak bisa mengenali aku sedikitpun, kamu juga tidak ingat janji-janji kita waktu kecel*.
"Kenapa?"
"Kamu malu berbelanja disini?" tanya Alika balik.
"Mulai sombong." ucap Alika kesal.
"Kebiasaan selalu pemer,"
"Kan aku sudah pernah bilang, kalau aku tidak suka di samakan dengan perempuan simpanan mu itu." ucap Alika cemberut, melihat Alika cemberut Arjuna malah semakin senang.
"Cieee..."
"Jadi sekarang aku kamu?" goda Arjuna sambil melihat ke arah wajah Alika.
"Apa sih!" cletus Alika.
"Bukan itu maksud aku sayang,"
"Lagian sekali-kali aku cuma mau nyenangin calan Istri ku saja, Emang nya tidak boleh?" tanya Arjuna sambil tersenyum, dia membuat Alika sedikit malu.
"Dan satu lagi," pinta Arjuna.
"Jangan pernah kamu sebut perempuan simpanan, perempuan aku cuma satu yaitu kamu sayang,"
"Memang nya aku ini sejelek itu kah di mata mu?" tanya Arjuna, sambil mengalihkan pandangan dari wajah Alika kini dia fokus ke jalan.
Kini malah Arjuna yang di buat kesal oleh Alika, melihat Arjuna kesal Alika juga merasa senang.
"Kenapa tidak menatap wajah ku lagi?" tanya Alika setelah melihat Arjuna sangat fokus melihat jalan.
"Tidak ada," cletus Arjuna.
"Katanya tadi suruh fokus melihat jalan." ucap Arjuna datar.
"Kamu marah sama aku?" tanya Alika kemudian dia meraih dan mengenggam tangan Arjuna sebelah.
"Aku mintak maaf yaa sayang,"
"Aku janji tidak akan menyebut itu lagi." ucap Alika memohon.
"Sudah lah, Aku tidak marah kok." ucap Arjuna tapi dia masih tidak mau melihat Alika.
"Kalau tidak marah, kenapa tidak mau melihat ke arah ku?" tanya Alika melihat ke arah Arjuna dengan fokus.
Muach..
Satu ciuman mendarat di bibir Alika, sekilas namun terkesan lama, Alika terkejut dengan apa yang di lakukan Arjuna.
"Itu bukti kalau aku tidak marah sayang." ucap Arjuna tersenyum kemenangan.
"Kamu mengambil kesempatan dalam ke sempitan." ucap Alika sambil menepuk bahu Arjuna pelan.
"Kalau bisa kenapa tidak,"
"Lagian kamu juga suka bukan?" goda Arjuna, dia berhasil membuat wajah Alika memerah semua.
Alika menutup kedua wajah nya dengan telapak tangan.
"Udah tidak perlu malu." ucap Arjuna sambil melepaskan tangan Alika yang menutupi wajahnya.
Tak lama kemudian mereka berdua telah sampai di depan sebuah mini market tempat yang mau Alika datangi.
deg2an jg bc y selamat dr kucing garong mlh masuk kandang buaya, mudah2an si buaya mau bertanggungjawab kpdmu