NovelToon NovelToon
DUNIA X KEKACAUAN

DUNIA X KEKACAUAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi
Popularitas:305
Nilai: 5
Nama Author: YT FiksiChannel

Dien Moretz adalah sarjana pengangguran yang selalu gagal dalam wawancara kerja, karena memiliki kekurangan bibir sumbing yang menyebabkan komunikasinya tidak lancar dan dianggap sebuah beban. Suatu hari saat sedang mencari pekerjaan, tiba-tiba ada monster yang muncul dan memangsa orang-orang. Dien yang selamat akhirnya menyadari bahwa ada dunia lain, dunia yang berbeda dari yang dia jalankan selama ini. Dien yang tertarik dan tidak mendapatkan pekerjaan akhirnya memilih menjadi bagian dari dunia tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YT FiksiChannel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Formasi Sihir Istana Dunia Teleportasi

Nicholas dan Dien sampai di sebuah ruangan sunyi yang mencekam, dan memancarkan tekanan energi spiritual yang cukup besar. Di dalam ruangan terdapat 20 orang berbaris rapi membentuk segi empat dan mengelilingi kubah aneh yang memiliki 20 pasang kabel dengan ujung berbentuk helm. Helm-helm itu menghubungkan 20 orang yang berbaris rapi dan kubah. Selain 20 orang terdapat 5 orang lainnya yang duduk menghadap komputer seperti sedang memonitor. 

Di atas ambang pintu ruangan terlihat sebuah pola kuno yang tersusun rapi membentuk segi empat dan berisi tiga lingkaran membentuk segitiga dengan satu baris kalimat kuno sansekerta. 

“Ini adalah ruangan formasi sihir istana dunia teleportasi. Formasi sihir istana dunia teleportasi adalah formasi sihir teleportasi yang menjangkau setiap sudut kota Selabatu. Berkat formasi ini, pasukan malam dapat dengan cepat berteleportasi ke tempat kemunculan monster, roh jahat, praktisi liar yang bermutasi, dan berbagai keanehan yang muncul di dalam kota. Formasi ini hanya dapat mengirim seseorang dengan cepat, namun tidak bisa menariknya kembali.” Jelas Nicholas. 

“Kita tidak bisa masuk dan mengganggu mereka.” Nicholas mencegah Dien yang hendak melangkah masuk. 

Dien mengerti dan melihat para penyihir yang sibuk menstabilkan formasi istana dunia teleportasi. Salah satu penyihir melepas helmnya, lalu pergi keluar ruangan sembari meregangkan tubuhnya. 

“Sepertinya sudah waktunya ganti shift.” Ucap Nicholas menanggapi keluarnya sang wanita dari formasi. 

Wanita itu dengan cepat sudah berada di ambang pintu, sembari meregangkan tubuhnya yang tampak begitu lelah. 

“Akhirnya aku dapat istirahat. Capek sekali!!!” Ucap penyihir wanita sembari memijat lehernya. 

Penyihir formasi itu tersenyum ramah menyapa Nicholas dan Dien, lalu pergi meninggalkan ruangan. Terlihat seorang pria datang dan duduk di tempatnya, lalu memakai helm dan bergabung dalam formasi. 

Seseorang kembali keluar dan digantikan orang lain, hingga akhirnya 20 penyihir formasi diganti dengan penyihir tipe formasi yang baru.

“Baiklah! Kita akhiri disini. Aku harap kamu cukup mengenal markas kita ini. Sampai jumpa!” Nicholas tersenyum ramah, berkedip sebelah mata, lalu menghilang menjadi butiran energi spiritual. 

Dien mengamati ruangan itu lebih lama, lalu pergi setelah tidak mendapatkan sesuatu yang berguna.

“Monster sihir tingkat 2 muncul dan mengacau di Jl. Nangka 2, perumahan pondok, wilayah distrik Kuning. Siapkan teleportasi ke lokasi yang dimaksud!” 

Tiba-tiba salah satu operator monitor menerima pesan dari salah satu anggota pasukan malam yang tersebar dimana-mana. Wanita operator itu dengan cepat mengirim laporan kepada kapten Medi dan menyuruh para penyihir formasi untuk mempersiapkan lingkaran teleportasi ke lokasi kemunculan monster. 

Suara dering pesan masuk!

Dien segera melihat pesan dari kapten untuk berkumpul di ruangannya. Dien dengan cepat pergi ke ruang kantor kapten, dan menemukan bahwa Aamon dan Freya sudah ada di dalam.

“Misi kalian memburu monster sihir tingkat 2 yang tiba-tiba muncul di Jl. Nangka 2, perumahan pondok, wilayah distrik Kuning. Selesaikan dengan cepat tanpa menimbulkan banyak korban, tanpa terekspos masyarakat awam, dan tanpa meninggalkan jejak. Apakah kalian mengerti?” Kapten Medi bertanya dengan tegas.

“Kami mengerti!” Balas Dien, Aamon, dan Freya secara bersamaan. 

“Dan kamu Freya, hapus semua ingatan orang-orang yang terlibat!” Kapten Medi menatap Freya yang merupakan pemegang lentera ingatan. 

“Aku mengerti, kapten!” Balas Freya mengerti. 

“Pergilah!” Ucap kapten menjentikkan jari.

Tiba-tiba lantai bersinar terang. Tiga orang itu melihat lantai dan menemukan pola formasi sihir yang tersusun rapi membentuk segi empat dan berisi tiga lingkaran membentuk segitiga. Mereka bertiga langsung paham, bahwa mereka akan dikirim ke tempat tujuan dengan sihir formasi. 

Benar saja mereka bertiga tiba-tiba sudah terteleport dan muncul di langit sebuah perumahan. Di bawah, mereka melihat monster ular membuat kekacauan dan memangsa orang-orang. 

Tiga orang itu langsung terjun bebas.

“Sekarang aku tahu kenapa mereka muncul dari langit.” Dien mengingat kemunculan Rudo dan dua rekannya di danau Liverl. 

Tebasan! 

Aamon meluncur lebih cepat, lalu menebas leher monster ular hingga terpotong menjadi dua bagian. Monster ular itu meraung dan mengamuk tanpa kepala, dan akhirnya mati begitu saja.

Dien dan Freya terdiam melihat masalahnya selesai dengan cepat, namun mereka waspada dengan keadaan sekitar. 10 menit berlalu dalam kecanggungan, tidak ada yang terjadi dan tampaknya berakhir tanpa masalah.

30 menit kemudian, tidak ada keanehan lain yang terjadi.

“Itu saja?” Tanya Aamon tidak percaya.

“Memangnya apa yang kau harapkan, Aamon? Bukankah bagus jika masalahnya diselesaikan dengan cepat dan mudah?” Freya bertanya santai sembari mengaktifkan senjata sihir lentera ingatan.

Freya segera melayangkan lentera ingatan ke atas langit dan mulai menghapus ingatan orang-orang. Ingatan yang dihapus adalah ingatan yang terjadi 5 jam yang lalu sampai ingatan terbaru. 

“Aamon, aku sangat kagum dengan kemampuanmu. Kamu membunuh monster itu tanpa membuatnya regenerasi, dan tidak memberikan kami kesempatan untuk tampil menunjukkan kekuatan. Kamu mengambil semua perhatian.” Ucap Freya basa-basi sembari menunggu lentera ingatan menyelesaikan tugasnya. 

Perlu diketahui monster sihir memiliki kemampuan regenerasi. Selama jantung dan otak sebagai pusat komando masih baik-baik saja, maka monster tersebut dapat regenerasi dan hidup kembali. Tentunya kecepatan regenerasi tergantung kekuatan yang dimiliki monster tersebut. 

“Haha. Tentu saja, karena energi pembunuh menghapus regenerasi.” Ucap kakek Zu tertawa sombong di alam bawah sadar Aamon. 

Aamon hanya menggeleng tanpa daya.

Lentera ingatan sudah memakan ingatan orang-orang yang terjadi 5 jam yang lalu hingga ingatan terbaru. Untuk benar-benar tidak mengekspos keberadaan praktisi spiritual dan monster pemangsa manusia, Freya menambah energi spiritual ke lentera ingatan untuk memperluas jangkauan lentera ingatan sejauh 2 km. 

“Membosankan.” Ucap pria berambut keriting yang ikut di scan lentera ingatan, namun ingatannya tidak bisa dimakan oleh lentera ingatan tersebut. 

Pria berambut keriting itu menampilkan senyuman mengerikan. Dia menyentuh luka sabetan senjata tajam di bawah matanya, dan menunjukkan ekspresi wajah bengis dan kejam. 

“Aku penasaran apakah mereka bertiga sekuat tim pemburu monster?” Pria itu bertanya kepada diri sendiri dan merencanakan untuk menyerang Dien, Aamon, dan Freya. 

Freya mengendalikan lentera ingatan untuk turun dan segera memasukkannya kembali ke gulungan segel. 

“Aku sudah selesai! Ayo kita kembali!” Ucap Freya menyelesaikan tugasnya.

“Bagaimana dengan mayat monster ini?” Tanya Dien menunjuk ular raksasa yang digenangi darahnya sendiri.

Freya mengeluarkan sebuah kotak berwajah iblis dengan dua taring. Freya melihat kotak itu secara seksama, mengingat deskripsi dan penjelasan cara memakainya. 

Setelah tenggelam dalam ingatan, Freya berhasil menemukan jawabannya. 

“Aku hanya perlu mengalirkan energi spiritual?” Batin Freya mengingat cara penggunaan senjata sihir tersebut. 

Freya mengalirkan energi spiritualnya untuk mengaktifkan senjata sihir tersebut. Kotak berwajah iblis itu bergetar hebat dan wajah iblis membuka mulutnya. Terlihat daging monster dan daging sisa manusia (korban monster) terhisap dan dimakan habis olehnya. Akhirnya kotak itu terlihat sedang mengunyah daging.

Bersambung. 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!