NovelToon NovelToon
Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:643.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Pernikahan Aulia di uji melalui suami dan keluarganya. Hidup bahagia yang dia bayangkan kini sirna sejak hadirnya orang ketiga. Bahkan anak kandungnya sendiri pun tak pernah mendapat perhatian dan kasih sayang dari ayahnya. Perhatiannya hanya di tu jukan pada ponakan satu-satunya. Tanpa keluarga sang suami tau jika wanita yang seringkali mereka hina dan rendahkan, bukanlah wanita biasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke Keluarga

Felix menghentikan mobilnya begitu tiba di hotel

" Kalian mau ikut masuk, atau menungguku di sini? Aku hanya ingin mengambil barang kemudian kembali" tanya Felix pada mereka yang masih berada di dalam mobil

" Aku menunggu di luar saja" jawab Aulia segera keluar dari mobil

" Aku akan ikut, mungkin kamu akan membutuhkan bantuanku" jawab Fahri ikut keluar bersama Kayla

" Ya sudah, kamu tunggu di sini, jangan kemana-mana. Kita hanya sebentar" ucap Felix kemudian melangkah bersama Fahri dan juga Kayla yang berada di gendongan pamannya

Sementara Aulia menunggu, dia tak sengaja bertemu seorang pria yang sedang bergandengan tangan bersama seorang wanita cantik. Pria itu tampak terkejut, lalu kemudian tersenyum padanya

" Mbak Aulia? Mbak ngapain di sini?" Tanyanya. Aulia yang ikut terkejut hanya bisa terdiam

" Eum, anu mas, aku lagi nunggu teman " jawabnya menatap dengan tatapan yang tak enak pada pria itu

" Mas indra sendiri ngapain di sini?" Tanya Aulia pada indra, suami mbak Vita

" Aku? Aku sedang bersama kekasihku di sini" jawabnya cuek

" Siapa dia?" Bisik wanita itu

" Kenalin, ini mbak Aulia, kita ini semacam ipar atau apa ya, mbak? Aku juga gak tau. Yang jelas dia iparnya istriku" jawab Indra

" Gimana kalo di memberitahu istrimu?" Bisik wanita itu lagi

" Tenang saja, mbak Aulia ini gak suka ikut campur urusan orang. iya kan, mbak? Lagian meskipun dia mengaduh, aku juga tak peduli" jawabnya lagi

" Tenang saja mas, aku juga tak bisa lagi mengaduhkan ini pada mbak Vita, karena aku gak akan bertemu lagi dengannya. Meskipun kalo masih bisa, aku juga gak peduli" ucap Aulia

" Memang kamu mau pergi?"

" Iya mas, aku akan kembali pada orang tuaku. Karena mas vino sudah menceraikanku" jawabnya

" Baguslah, kenapa tidak dari dulu saja" ucap indra membuat Aulia sedikit bingung. Karena tak ada rasa terkejut sedikit pun di wajah indra

" Maksud mas indra gimana?"

" Sudah dari dulu aku berharap kamu bercerai dengannya. Karena apa? Ya karena aku gak suka cara mereka memperlakukanmu. Mereka tak pernah menganggapmu. Itulah alasannya Aku tak suka berada di rumah itu" jawab Indra

" mereka semena-mena kepadamu, dan bahkan mereka menganggapmu sebagai pembantu gratis. Maafkan aku karena selama ini aku tak pernah membelamu, dan aku harap mulai sekarang kehidupanmu akan jauh lebih baik" ucapnya lagi membuat Aulia sedikit terharu

" Iya mas, terima kasih" jawab Aulia

Tanpa mereka sadari, Fahri mendengar semua ucapan indra, meski kurang jelas. Namun, dia tak tau siapa pria itu

" Hei, siapa kamu?" Tanya Fahri menghampiri mereka

" Apa dia suamimu?" Bisik Fahri

" Bukan, dia suami kakak iparku" jawabnya

" Suami kakak iparmu? Jadi wanita ini, iparmu?" Tanyanya lagi menunjuk wanita yang bersama indra

" Bukan juga" jawab aulia lagi

Indra memperhatikan wajah Fahri, dia merasa pernah bertemu dengannya, tapi entah dimana

" Ya sudah, kalo begitu aku pamit ya, Aulia" ucap indra tersenyum

" Iya mas, sekali lagi terima kasih " jawab Aulia

" Oiya bro, tolong kamu jaga baik-baik mbak Aulia dan anaknya, mereka adalah orang baik. Tolong sayangi dan jangan sakiti mereka. Mereka sudah terlalu banyak menderita selama ini" ucap indra pada Fahri kemudian berlalu

Fahri sangat terkejut mendengar ucapan indra yang tiba tiba saja

" Dasar bodoh..!! Bisa-bisanya dia berpikir jika aku kekasihmu" ucapnya kesal. Sementara Aulia hanya tersenyum

*******

Mereka pun akhirnya pulang ke kota mereka dengan mobil Fahri. Sementara mobil milik Felix, mereka menitipkannya di hotel dan ada yang akan datang mengambilnya nanti

" Lix, mampir di minimarket sebentar, sepertinya ponakanku yang cantik ini sedang kelaparan" ucapnya

" Baiklah. Kamu ingin sesuatu, Aulia?" Tanya Felix

" Tidak, terima kasih " jawabnya Felix memarkirkan mobilnya di depan mini market, mereka berdua turun dengan Kayla yang ikut melangkah kecil bersama Felix. Sementara Fahri terlihat sedang menghubungi seseorang

" Nih, minumlah agar bisa mengurangi rasa gugupmu" ucap Felix menawarkan sebotol air pada Aulia

" Terima kasih" jawabnya

" Aku takut, Felix" ucap Aulia kemudian

" Apa yang kau takutkan?"

" Apa mereka mau menerima ku dan Kayla? Aku takut sikap mereka akan sama dengan sikap keluarga suamiku, yang tak pernah menganggap dan menghargai kami" ucapnya lagi

" Kamu lihat sendiri di sana? Apakah mas Fahri terlihat sama seperti sikap keluarga ayahnya? Tidak kan? Aku yakin mereka akan menerima Kayla dengan senang hati" jawab Felix

" Percayalah padaku" Felix meyakinkan

" Baiklah, terima kasih karena sudah meyakinkanku" ucap Aulia tersenyum

Tak terasa mereka pun telah tiba di rumah sakit. Mereka segera melangkah ke ruangan nyonya Ratna. Langkah Aulia terasa sangat berat, ada perasaan ragu untuk menemui kedua orang tuanya di tambah rasa malu yang menggerogoti hatinya

Sadar akan hal yang di alami Aulia, Fahri pun segera menggenggam tangan sang adik dan seakan meyakinkannya bahwa semua akan baik-baik saja

Langkah kaki Fahri terhenti di depan sebuah ruangan. Dia membuka pintu dan masuk terlebih dulu bersama Kayla, setelah itu di susul oleh Felix. Sementara Aulia masih berdiri dan berusaha meyakinkan dirinya

" Fahri anak siapa itu yang kamu bawa?" Tanya pak Rasyid terheran

" Halo om, Tante" ucap Felix begitu masuk

" Kamu juga datang Felix?"

" Iya om. Gimana keadaan tante?" Tanya Felix menghampiri nyonya Ratna

" Sudah lumayan baik nak Felix. Oiya anak siapa itu Fahri?" Tanya mamanya

" Ini cucu mama dan papa" jawabnya

" Apa maksud kamu Fahri?" Tanya pak Rasyid terkejut. Dia takut jika Fahri memiliki anak di luar nikah

" Ini tidak seperti yang papa bayangkan, aku juga gak akan melakukan hal itu pa" jawabnya

" Masuklah, jangan membuang waktu" ucap Fahri yang di tujukan untuk Aulia. Aulia pun mendengar ucapan Fahri dan mengerti

" Bismillahirrahmanirrahim" ucap Aulia sebelum masuk ke dalam ruangan

Kreeeekkk..

Aulia membuka pintu dengan kepala yang tertunduk. Dia masuk dan segera melangkah menghampiri mereka. Mama dan papanya merasa heran dan bertanya-tanya siap gerangan wanita itu?

" Ma, pa, ini aku. Aulia" ucapnya mengangkat kepalanya

Mendengar suara yang sangat mereka rindukan membuat mereka berdua sangat terkejut. Mereka menatap wajah wanita itu dan membulatkan mata

" Aulia... Anakku..!! Huhuhu..." Ucap nyonya Ratna segera memeluk Aulia begitu mengenali wajah sang Putri

" Mama, maafkan aku ma, huhuhu..." Ucap Aulia ikut menangis

" Aulia, putriku, kau kah itu nak?" Ucap pak Rasyid

" Papa, maafkan aku, huhuhu" ucap Aulia memeluk papanya sehingga mereka bertiga saling berpelukan

Melihat suasana itu, Felix dan Fahri pun ikut berkaca-kaca. Begitu juga dengan Kayla yang langsung ikut menangis karena melihat sang ibu menangis

Felix segera mengambil alih Kayla dari pangkuan Fahri, dia menenangkan Kayla dan membawa nya keluar jalan ke taman yang ada di rumah sakit

" Kemana saja kamu selama ini nak? Mama sangat khawatir, mama sangat merindukanmu" ucap mamanya masih dalam keadaan terisak

" Kenapa tak pernah memberi kabar pada kami, nak? Kami sangat mengkhawatirkan mu, kami tak tau harus mencarimu kemana, nak" ucap papanya

" Maafkan aku karena telah membuat kalian semua khawatir, dan juga meninggalkan kalian" ucap Aulia

" Jangan di bahas lagi nak, yang penting kamu sudah kembali. Kamu hanya ingin tau keadaanmu agar kami bisa tenang" ucap papanya lagi

" Apakah kau baik-baik saja selama ini, nak? Kenapa kau jadi kurus begini, nak? Apa yang terjadi? Apakah pria itu menyakitimu?" Tanya pak Rasyid lagi sembari menatap serius pada sang putri

1
Maryami
jgn sombong juga aulia
Maryami
waduhhhhhh
Helen Nirawan
lula itu cowo ? y ampun kirain cewe , nama ny kann name cewe
Helen Nirawan
ini si aulia aneh , gk mau kasi tau keluarga soal mantan ny itu siapa , kasi liat org ny gt , jd kan bs lindungi elu , gmna seh 😓
Puspa Sella
nmnya bodoh gitu demi cinta rela di hina di injak-injak bodoh kebangetan
Sri Wahyuni
lah kalo nikah siri ngapain pake sidang?
Puspa Sella
model suami kayak gini buang aja ke laut
Sri Wahyuni
typo
Maryami
💞💞💞💞👍👍👍💪💪💪🦾🦾🦾🦾🦾🦾
Maryami
asyik baca tak ingat koment🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Evy
Wah... banyak untung nih Om Preman..
Evy
Astaga Vino..bego kok dipelihara.. tidak ada curiga sedikitpun dengan pacarnya itu yang mengaku kaya tapi suka morotin.
Evi Yunani
cerita nya sangat bagus....jangan terlalu menilai orang dari penampilan.. hukum tabur tuai pasti ada..
Evy
Valdo kena batunya...sakit...kan... dimasukin pedang...mau lepas pun pasti sulit...
Evy
Kalo Vino cerdas... pastinya akan berfikir..jika benar an Astrid anak sultan.gak mungkin mau beli tas minta ditraktir..
Evy
Ngakunya anak pengusaha.. mungkin Ayah nya Astrid hanya staf biasa dikantor atau mungkin saja hanya Satpam..
Evy
Modelan suami kayak gini...pelit bin medit... untuk kebutuhan anak dan istri saja begitu penuh perhitungan...kalo gak berubah gak usah dipertahankan..bikin sakit hati..
Kapten Rajo Devi
c author ngajarin Nepo
Lesmana
authorrrr... nikah siri gak usah repot2 ke pengadilan😭😭😭😭 tggl ucap talak dah sah cerai , thooorrrr😥
R yuyun Saribanon
thor mau kasih paham nih... yg namanya nikah siri ga ada sidang perceraian.. langsung talak dari suami udah beres.. ini penjelasan utk bab sebelumnya.. paham ya thor🤭
Lesmana: author spt nya gak prnh baca & respon komentar pembaca deh🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!