NovelToon NovelToon
SEPASANG MATA DEWA

SEPASANG MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Dokter Genius
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agus budianto

Tembus pandang, ahli pengobatan, dan kekuatan tiada tara adalah sepasang mata dewa.
Menjadi buta demi membangkitkan kekuatan mata dewa membuat Ivan begitu menderita.
Namun semuanya terbayar setelah Ivan mendapatkan mata dewa yang sinarnya menembus kegelapan.
Gadis-gadis cantik perlahan jatuh hati kepadanya.
Bagaimana kelanjutannya dapat di baca, semoga terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 24 PERMAINAN DADU

"Nona mengancam kami?" ujar Yola.

"Jika dia tidak datang, aku akan suruh Jack untuk menghancurkan casino ini," balas Miranda.

"Jack..." Yola terlihat panik.

Siapa yang tidak kenal Jack, raja bawah tanah kota Neo. Star casino juga memberikan setoran kepada Jack untuk uang keamanan.

Mendengar Miranda menyebut nama Jack dengan begitu santai, jelas mereka memiliki hubungan. Jika sampai berurusan dengan Jack, maka situasinya akan menjadi buruk, pikir Yola.

Yola juga tidak punya pilihan lain selain mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Ivan untuk memintanya datang kemari.

Di rumahnya, Ivan sendiri sedang asik menggoda Dania dan mempermainkannya. Dania tampak tertunduk dengan wajah yang memerah.

"Katanya kamu orang yang selalu menepati janji, kamu sudah kalah taruhan, kamu sendiri yang mengatakan akan menyerahkan dirimu kepadaku, dan mengatakan bahwa aku bisa melakukan apa saja," ujar Ivan kepada Dania.

Dania tampak diam tanpa suara, yang membuat Ivan puas. Waktu Ivan pertama kali datang menemuinya demi perjanjian pernikahan, bisa-bisanya dirinya merendahkannya dan meremehkannya, kini dunia juga sudah berputar, pikir Ivan.

"Aku mau lihat, apa kamu mau membukanya atau tidak?" ucap Ivan dalam hati.

"Sekarang buka bajumu terlebih dahulu, aku tidak suka melakukannya jika masih ada yang tertutupi!" suruh Ivan kepada Dania.

"Dasar mesum, tidak bermoral," balas Dania dengan kesal.

"Ternyata tidak sesuai dengan omongannya, memang mulut wanita tidak bisa di percaya," ujar Ivan.

"Dadamu saja ukurannya tidak terlalu besar, hanya tai lalat di dada sebelah kiri yang membuatnya lebih menarik, dan juga kamu kurang cocok dengan bra bermotif bunga, coba pakai yang motif kupu-kupu saja," sambung Ivan.

"Kamu... kamu mengintip ku," balas Dania dengan wajah memerah seperti kepiting rebus saja.

"Aku bahkan juga tahu bahwa celana dalam yang kamu kenakan motifnya juga bunga, bagian tubuhmu mana yang belum aku lihat, aku punya mata dewa yang bisa tembus pandang," ucap Ivan dalam hati.

Tiba-tiba saja ponsel milik Ivan berdering. Mengetahui panggilan tersebut berasal dari Yola, Ivan juga segera mengangkatnya.

"Halo kak yola," ujar Ivan di telepon.

"Ivan bisakah kamu ke mari, ratu dadu dari ibukota datang dan mengacau, dia ingin bertemu denganmu, jika kamu tidak datang, dia mengancam akan mengacak-acak casino," balas Yola di telepon.

"Baik kak, aku segera ke sana," ujar Ivan.

Panggilan telepon tersebut berakhir. Yola telah begitu baik terhadapnya, bagaimana juga Ivan harus membantunya.

"Kamu tunggu di sini dahulu, aku ada urusan!" perintah Ivan kepada Dania.

Ivan juga segera pergi dari sana menuju ke star casino. Rumah tempat tinggalnya tidak terlalu jauh, sehingga untuk sampai di sana hanya memerlukan waktu beberapa menit saja.

"Ivan..." Yola segera menghampiri Ivan yang telah tiba di casino.

Yola juga menceritakan semua yang terjadi kepada Ivan secara singkat. Star casino sudah mengalami kerugian ratusan milyar yang di akibatkan oleh Miranda si ratu dadu.

Ivan juga duduk saling berhadapan dengan Miranda. Begitu saling melihat satu sama lain, mereka berdua juga langsung terkejut.

"Kamu..." ujar Ivan dan Miranda secara bersamaan.

"Dia bukankah pria mesum yang kemarin, ternyata dia yang bernama Ivan," ucap Miranda dalam hati.

"Wanita yang menamparku kemarin, tidak menyangka bertemu dengannya lagi," ucap Ivan dalam hati.

Mereka berdua juga saling bertatapan dengan tajam, terlihat api pertikaian di antara mereka berdua.

"Jadi kamu yang bernama Ivan, aku pikir orang yang berhasil mengalahkan si tangan hantu begitu hebat, aku jauh-jauh datang ke kota kecil ini ingin menantangnya, tidak di sangka hanya seorang pria mesum saja," ujar Miranda.

"Cara berpakaian sendiri yang terbuka, bukankah memang supaya di lihat orang, mau pamer bodi, aku bahkan sering melihat yang bodinya jauh lebih bagus darimu," balas Ivan.

"Kamu..." Miranda tampak emosi.

Pertikaian di antara mereka juga semakin menarik perhatian orang-orang di sana, sehingga semakin banyak orang yang mengelilingi mereka.

"Banyak bicara juga tidak berguna, aku datang untuk menantang mu," ujar Miranda.

"Kamu menantang ku apa?" balas Ivan bertanya.

"Bermain dadu, bagaimana, apa kamu berani?" tanya balik Miranda.

"Bukankah hanya bermain dadu saja, kenapa harus takut," balas Ivan.

"Bagus, aku suka rasa percaya dirimu itu," ujar Miranda.

"Jika bermain tentu saja ada yang di pertaruhkan, jika kamu kalah, maka kamu harus patahkan kedua tangan dan kakimu, menjadi cacat seumur hidupmu," sambung Miranda.

"Kamu sepertinya begitu tidak menyukaiku ya, bagaimana jika ternyata aku menang dan kamu yang kalah?" balas Ivan bertanya.

"Kamu mau apa, katakan saja?" Miranda bertanya balik.

"Kembalikan semua uang yang kamu dapatkan dari casino, biarkan aku menamparmu, dan aku mau kamu tanggalkan pakaianmu dan pergi dari tempat ini," jawab Ivan.

"Baik, sepakat," ujar Miranda.

Mereka berdua juga sudah sepakat bertaruh dalam permainan dadu di saksikan oleh semua orang.

"Aku tahu pemuda itu sebelumnya berhasil mengalahkan si tangan hantu dalam permainan kartu, tapi nona Miranda adalah ratu dadu, menurutku nona Miranda yang akan keluar sebagai pemenangnya," ujar salah seorang di sana.

"Belum tentu juga, pemuda bernama Ivan ini begitu percaya diri, jika tidak memiliki kemampuan, mana mungkin dia berani bertaruh untuk menjadi orang cacat," ujar orang yang lain.

"Siapapun yang menang, pertandingan ini pasti sangat menarik," ujar orang yang lain lagi.

Yola juga hanya bisa berharap Ivan dapat memenangkannya. Sejujurnya saat ini Yola merasa tidak tenang karena takut Ivan akan kenapa-kenapa.

"Peraturannya simpel, kita bermain tebak besar atau kecil, aku sebagai bandar," ujar Miranda.

"Aku adalah orang yang adil, dua kali putaran, jika kamu bisa menang satu kali saja, maka kamulah pemenangnya," sambung Miranda.

Miranda begitu sangat percaya diri dapat menang dengan mudah dari ivan. Dirinya adalah seorang master dadu yang belum pernah kalah sekalipun.

Terlebih lagi Miranda memiliki teknik istimewa yang telah dia kuasai dengan susah payah. Dengan teknik istimewanya itu, mengalahkan Ivan tentu adalah hal yang mudah, pikirnya.

"Menang sekali saja maka aku menang, wanita bodoh, aku memiliki mata dewa, penglihatan ku bisa menembus apapun, aku bisa dengan mudah melihat angka di dalam dadu," ucap Ivan. Dalam hati.

"Sebelumnya kamu telah menamparku, kali ini datang juga kesempatan untuk membalasnya," sambung Ivan dalam hati.

Ivan sendiri juga begitu yakin akan menang dari Miranda dengan mudah. Kali ini tentu akan menjadi pertarungan sengit antara mata dewa milik Ivan melawan teknik istimewa Miranda.

"Karena aturannya sudah kamu buat, maka langsung main saja," ujar Ivan.

"Tunggu saja, kamu akan menghabiskan hidupmu selamanya di atas kursi roda," ucap Miranda dalam hati.

Miranda juga mulai menutup tiga buah dadu dengan tabung penutup. Dadu tersebut kemudian di angkat ke atas dan di goncang oleh Miranda, lalu di letakkan kembali.

"Silahkan kami tebak besar atau kecil di dalamnya!" ujar Miranda.

"Permainan ini beneran gampang," pikir Ivan.

Ivan menatap ke tabung penutup dengan tajam. Seketika sekilas cahaya terlintas di kedua matanya. Kekuatan mata dewa juga telah Ivan aktifkan. Penglihatan Ivan langsung menembus tabung penutup. Ivan juga langsung dapat melihat ketiga dadu di dalamnya dengan begitu jelas.

"3, 4, 6, ditotalkan adalah 13, angka besar," ucap Ivan dalam hati.

1
Agus Bautista
mana lanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!