NovelToon NovelToon
Tertolak Rindu

Tertolak Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:20.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Perhatian Kian Sakala selalu tercuri pada teman perempuan SMAnya, Wanda Safia yang selalu diperlakukan seperti babu oleh Aditama Hasta.

Wajah lelah dan tertekannya selalu mengusik hati manusiawinya Kian. Tapi sepertinya pertolongannya terhadalp Wanda malah selalu berbuah pahit untuk temannya itu

Semoga suka, ya♡♡♡
Spin off Pesona Cassanova. Tapi bisa dibaca terpisah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di rumah si kembar Dira dan Vira

"Oooh,,, jadi ini calonnya Kian." Sheren-istri Quin-maminya si kembar Dira dan Vira tersenyum manis dengan sikap hangat, ketika.melihat kedatangan tamu yang sudah mereka tunggu .

Wanda terpana karena wanita yang ngga kalah cantik dan anggunnya dari maminya Kian memeluknya seolah dia kerabatnya.

Apa tadi katanya? Calonnya Kian?

Jantung Wanda berdegup kencang dan aliran darahnya mengalir deras.

Saat pelukan terurai, Wanda masih bisa merasakan kehangatannya yang tertinggal.

"Kamu cantik sekali, Wanda. Pantas Kian memperjuangkan kamu," ucap. Sheren lagi. Dia merasa terharu karena sudah tau apa yang dialami Wanda selama ini.

"Pilihan Kian memang ngga salah, kan," timpal.Emily ikut memuji.

"Iya ...."

Sementara Kian yang sedang disebut sebut namanya sudah melangkah ke dalam rumah bersama Azka. Sepupu dan kerabatnya yang lain sebagjannya sudah berkumpul di dalam rumah si kembar.

Wanda masih mematung, sementara banyak wanita anggun yang sebaya dengan mamanya Kian, kini bergantian memeluknya.

"Tante, kasian Wanda dikerubungi begitu," tukas Keyra yang sudah menggamit lengan Wanda untuk menjauhi mami dan tante tantenya.

"Iya, sayang." Para wanita itu menyahut serentak. Kemudian

mami dan tante tantenya tertawa lepas melihat kepergian Wanda bersama Keyra.

"Keyra selalu kalem dan manis," puji Ruby-maminya Denish dan Naresh.

"Iya. Dira dan Vira klop juga dengan Keyra," sambung Sheren sambil memperhatikan Keyra yang membawa Wanda ke tempat Dira dan Vira menunggu.

"Akhirnya kita ketambahan perempuan lagi," kekeh Cassie-mami Keyra.

"Yang di luar negeri belum pulang. Kalo pulang bakalan tambah rame cewenya," kekeh Vina-istrinya Deva-maminya Zio dan Gio.

Tawa mereka kembali berderai.

Wanda yang merasa terselamatkan makin canggung karena sikap hangat Keyra yang biasanya terkenal dingin dan terkesan angkuh.

"Mami dan tante tante menyukai kamu," ucap Keyra sambil menatap Wanda ramah. Senyum yang jarang terukir itu kini nampak manis tersungging di bibir Keyra.

Wanda bingung mengartikan kalimat Keyra. Tapi dia terpesona melihat warna mata Keyra

Dia sangat cantik dengan bola matanya yang berwarna biru jernih, pujinya kagum dalam hati. Baru kali ini dia bisa melihat mata Keyra dalam jarak dekat. Dia yang perempuan saja terpesona, apalagi lawan jenisnya. Berbeda dengan Vira dan Dira. Bola mata mereka berwarna hijau, tetap sama indahnya.

Wanda sudah sadar sejak awal bersekolah di sini, ada beberapa temannya yang berrketurunan bule Eropa.

Wanda balas tersenyum kikuk.

"Halo," sapa Dira dan Vira hangat dan ramah.

"Wanita wanita cantik itu merepotkanmu, ya?" Dira tertawa lepas.

Wanda cepat menggelengkan kepala. Tidak, dia tidak merasa direpotkan. Malah hatinya sangat bahagia dan terharu karena mendapatkan perhatian sebanyak ini.

"Syukurlah," sahut Vira lega.

"Kalian ulang tahun?" tanya Wanda sambil menatap Dira dab Vira bergantian

Keduanya tertawa bersamaan. Bahkan Keyra juga ikut menyunggingkan senyumnya.

"Engga. Ini acara biasa, kumpul kumpul keluarga," jelas Dira setelah tawanya terhenti.

"Ooo ...." Wanda mengangguk mengerti.

"Lagi diliatin Kian, tuh," senggol Vira. Lengannya menyentuh lengan Wanda.

Wanda mengikuti arah lirikan Vira. Pipinya merona ketika tatap mata mereka bertemu. Kian melemparkan senyum hangatnya yang dibalas dengan malu malu oleh Wanda. Debar di dadanya makin keras.

"Sebaiknya kalian dinikahkan saja," usul Vira.

Nikah? Dia dan Kian? Debar di dada Wanda makin ngga menentu.

"SMA belum boleh. Ada syarat di undang undang pernikahan, kan?" larang Dira.

"Usia mereka juga masih belum cukup," komen Keyra menambahkan.

"Apalagi nanti kalo langsung hamil. Ngga disarankan," lanjut Keyra lagi yang membuat tawa Dira dan Vira berderai.

Wanda makin salah tingkah mendengarnya. Dia merasa malu.

Hamil? Wanda ngga bisa membayangkan itu bisa terjadi saat mereka masih berseragam abu abu.

Lagi pula, mereka seperti yakin kalo Kian akan menikahinya. Debar di dadanya makin sulit dia kendalikan ketika menyadari Kian sedang berjalan ke arahnya.

Jangan ke sini. Wanda beneran jadi salah tingkah.

*

*

*

"Satu rumah dengan calon istri bagaimana rasanya?" canda Alen kepo.

"Pasti tiap detik hatinya berbunga bunga." Denish yang menyahuti. Meledek Kian.

"Sebaiknya langsung nikah saja. Biar cepat halal," saran Dylan.

"Takutnya khilaf," lanjutnya lagi mengingatkan.

"Dengerin tuh kata calon ustad," kekeh Zio.

"Masih SMA ngga boleh nikah," protes Gio.

"Memang ngga boleh. Tapi kalo diam diam, kan, ngga apa apa," kilah Emil membantah lagi.

"Trus selama nikah mereka ngapain aja kalo ngga buat baby? Maen uno," seringai Naresh.

Mereka tergelak. Sementara Kian tetap santai diroasting kerabat dan sepupunya.

"Trus kalo Wanda hamil, bakalan ketahuan juga, kan," sanggah Gio.

"Dikeluarkan dari sekolah sudah pasti," tawa Zio ngakak.

"Ya, jangan hamil dulu," bantah Alen dengan seringai mengejeknya.

"Maen amanlah," sarannya.

Kian tetap santai menghadapi candaan sepupu dan kerabatnya.

"Lo, 'kali begitu, Len. Tunggu aja cewe cewe minta tanggung jawab kamu sama Om Sean ," ejek Denish menakuti.

"Mana bisa hamil. Cuma ngemil su-su aja." Tawa Alen meledak tanpa merasa gentar, tapi kemudian dia meringis ketika Reyhan menjewer salah satu daun telinganya.

"Aku mewakili Tante Ariella menghukum kamu," ucapnya kalem, tidak peduli dengan kesakitan di wajah sepupunya. Yang lainnya juga meledakkan tawa melihat penderitaan Alen.

"Puntir sampe putus kalo perlu, Rey;" kompor Azka.

"Biar kapok," timpal Emil sambil berkacak pinggang, masih dengan gelak tawanya.

"Aku nemuin Wanda dulu," pamit Kian di tengah kehebohan mereka.

"Yaah..... Padahal udah serumah masih juga ngga tahan kalo jauh jauh," ledek Zio.

"Dikekep terus," sorak Denish.

Kian acuh aja dan terus melangkah mendekati Wanda yang sudah diamankan sepupu dan kerabatnya. Mereka saling bertatapan. Kian sedikitpun tidak berniat melepaskan tautan itu hingga dia berada di depan Wanda.

"Mau dibawa kemana?" nyinyir Dira.

"Nyicip nyicip makanan yang lolos rekomendasi Tante Ariella dan Om Sean," jawab Kian santai.

"Alasan," cibir Vira tak percaya.

Kian tersenyum lebih lebar.

'Kebaca, ya," sahut Kian masih santai. Tapi tangannya tidak. Sekarang dia sudah menggenggam tangan Wanda, siap membawanya pergi.

"Tentu saja, sangat jelas," kekeh Dira.

Wanda hanya tersenyum malu. Dia melirik wajah Kian yang tenang.

"Kita pergi dulu." Kian sedikit menarik Wanda agar ikut bersamanya.

"Ya, udah bawa sana. Makan yang banyak," canda Vira tergelak.

Kian tertawa pelan.

1
Pujierde
aiiish gak malu gitu hidup jadi benalu gak punya harga diri donk gw klo jadi wanda ogah punya suami jadi benalu pada orang tuanya wlo hartanya berjibun
Pujierde
sepertinya perkiraan kamu salah deh soalnya para sepupu yang tengil" itu sudah memicu amarah aditama
Pujierde
ya ampun ngebet banget mw nikah siiiiih kamu masih muda kiaaaaan belum waktunya nikah kamu mw ngasih apa sama istrimu masa jadi benalu orang tua siiiih malu tau sama daddy kamu yg kerja dan mapan dulu baru menikah
Rahmawati
penasaran nanti gimana sikap tama kl tahu Wanda saudaranya
Bunda Keisha
Nasibnya Wanda hampir sama dengan Emely, cuma Emily disayang Papa dan saudara tirinya.. ❤
Pujierde: betul banget bun bedanya saudara tirinya yang sudah jadi istri aaron (klo gak salah) sudah tau dari mereka masih kecil dan papanya emily gak selingkah tapi di jebak sama rekan bisnisnya
total 3 replies
Khey Rachmat
jgn sampe menyesal km panji trs2 belain si anak cengeng... mending jujur aja sihhh
🟡MENTARY
om Erza mempet bu guru
anggita
iklan☝☝like👍
Rahmawati
ternyata daadyy dewa gk sembarangan ngasih ijin nikah, di gembleng dulu biar siap jd kepala keluarga
NurKasih
Jodoh mahesa apakah dlm circle kian cs😄
NurKasih
Moga aja nanti bila tama tahu wanda adik nya tidak membenci wanda lagi dan akan merasa menyesal kerna perlakuan nya yg terlalu jahat, udahlah panji jika isteri mu masih x memaafkan kisah lalu mu tinggalkan saja, lagian sekarang isteri mu selingkuh atas dasar ingin balas dendam..cari la wanita yg bisa menerima masa lalu mu.. Moga tama punya hati baik seperti mu bkn seperti ibunya yg pendendam
falea sezi
nenek nya goblok🤣 si tua bego😒
🟡MENTARY
Keren
🟡MENTARY
Untung Ada Keyra
Susma Wati
pelan -pelan rahasia tentang wanda terbongkar dan aditama mengetahuinya, akan sehancur apakah aditama mengetahuinya rahasia tentang wanda, dan rahasia tentang papa dan mamanya yang ternyata saling selingkuh, tapi kalau mamanya wanda beda ya dia korban dari panji yang memaksa nya memuaskan hasrat bejat nya, kalau merelin mah memang sengaja niat selingkuh, alasan nya mau balas panji, tapi dengan kelakuan merelin apakah aditama akan memaklumi kelakuan ibunya!
Rahmawati
daripada terus ditutupi mending kasih tu aja sih, sudah resikomu panji dibenci sama anakmu sendiri
Lusi Hariyani
semoga aditama th klo wanda adik y
Pujierde
aditama itu dan dia bakalan cari tau siapa wanda semoga aditama tidak semakin membenci wanda ketika mengetahui kebenarannya
Pujierde
kenakan lo klo kamu menghormati nenek sebagai tangan kanan kakek dan nenek kamu tama setidaknya kamu menganggap wanda teman kamu
Pujierde
mantaaaaap 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!