NovelToon NovelToon
Sang Penjinak Semut: Evolusi Raja Naga Merah

Sang Penjinak Semut: Evolusi Raja Naga Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Fantasi Isekai / Sistem
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kaka's

​Di dunia di mana Peringkat Bakat adalah hukum tertinggi, Lu Chen hanyalah sebutir debu. Saat Upacara Penentuan Takdir, dia dipermalukan di depan seluruh sekte karena hanya memiliki bakat F-Rank dengan afinitas spiritual nol. Dunia mencapnya sebagai sampah, namun mereka tidak tahu bahwa Lu Chen menyembunyikan sistem SSS+ "Omnipotence Mask" yang mampu menutupi keberadaan aslinya dari mata dewa sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: Menembus Hutan Kematian

​Meninggalkan kemegahan es Kota Kristal, Lu Chen dan Yue Bing bergerak menuju perbatasan selatan Kekaisaran Utara. Di depan mereka membentang Hutan Kematian, sebuah labirin vegetasi purba yang diselimuti kabut beracun permanen. Hutan ini bukan sekadar kumpulan pohon; ia adalah entitas hidup yang telah menelan ribuan kultivator yang mencoba memotong jalur menuju Benua Tengah.

​Udara di sini terasa berat dan lembap, berlawanan dengan hawa dingin kering yang mereka tinggalkan. Pepohonan raksasa dengan batang berwarna hitam legam menjulang tinggi, dahan-dahannya saling mengunci hingga menutupi sinar matahari, menciptakan senja abadi di bawah kanopinya.

​"Gunakan ini," Lu Chen menyerahkan sebuah pil berwarna hijau giok kepada Yue Bing. "Pil Penawar Racun SSS. Kabut di depan bukan sekadar gas, tapi spora mikro dari Jamur Pemakan Jiwa. Tanpa perlindungan, paru-parumu akan membatu dalam sepuluh langkah."

​Yue Bing menelan pil itu tanpa ragu. Ia menatap ke dalam kegelapan hutan dengan pedang es yang sudah terhunus. "Tuan Lu, legenda mengatakan bahwa di dalam hutan ini terdapat Suku Pemakan Bayangan. Mereka tidak memiliki tubuh fisik dan menyerang langsung ke kesadaran."

​"Biarkan mereka mencoba," Ignis mendesis dari bahu Lu Chen. Semut naga itu kini memancarkan cahaya biru redup dari sela-sela sisiknya, bertindak sebagai suar di tengah kegelapan yang kental. "Aku mencium bau busuk dari makhluk-makhluk yang bersembunyi di balik bayang-bayang itu. Mereka berbau seperti rasa takut."

​[Ding! Memasuki Zona Bahaya: Hutan Kematian.]

[Status Lingkungan: Kabut Racun Tingkat 4, Gangguan Mentalitas 60%.]

[Sistem mengaktifkan: 'Mata Kebenaran' untuk Inang.]

​Saat mereka melangkah masuk, suara-suara aneh mulai terdengar—bisikan yang memanggil nama mereka, tawa lirih yang berpindah-pindah, dan suara langkah kaki yang mengikuti dari belakang. Yue Bing mulai terlihat gelisah; pedangnya gemetar saat ia melihat bayangan dirinya sendiri di tanah seolah-olah mulai bergerak secara mandiri.

​"Jangan melihat ke bawah, Yue Bing. Fokus pada cahaya Ignis," perintah Lu Chen dengan nada yang stabil dan menenangkan.

​Tiba-tiba, akar-akar pohon yang besar dan berduri melesat dari bawah tanah, mencoba melilit kaki mereka. Yue Bing bereaksi cepat, menebaskan energi esnya. "Teknik Salju Abadi: Tebasan Kristal!"

​Slash! Akar itu terpotong, namun bukannya mengeluarkan getah, akar tersebut mengeluarkan darah merah yang kental dan panas. Pohon itu mengeluarkan suara lengkingan seperti jeritan manusia.

​"Hutan ini adalah satu organisme besar," Lu Chen menjelaskan sambil terus berjalan dengan tenang. Ia tidak menghunus senjata. Setiap kali akar atau cabang mencoba mendekatinya, tekanan spiritual dari Divine Core-nya secara otomatis menghancurkan serangan tersebut sebelum sempat menyentuh pakaiannya.

​Namun, ancaman sebenarnya muncul saat mereka tiba di sebuah rawa hitam di tengah hutan. Dari balik kabut, selusin sosok kurus dengan kulit berwarna abu-abu dan mata yang bersinar putih muncul. Mereka adalah Kera Bayangan Kuno, penjaga rawa yang mampu berpindah tempat melalui bayangan benda apa pun.

​"Kera-kera ini berada di Tahap Inti Emas Level 3," Yue Bing bersiap untuk bertarung, wajahnya pucat. "Dan jumlah mereka terlalu banyak!"

​"Hanya selusin monyet?" Ignis melompat turun, tubuhnya membesar hingga seukuran harimau. "Lu Chen, biarkan aku sedikit bersenang-senang. Evolusiku butuh sedikit 'pemanasan' darah."

​Ignis melesat seperti kilatan biru. Gerakannya begitu cepat hingga menciptakan ledakan sonik di udara rawa yang lembap. Salah satu kera mencoba menghilang ke dalam bayangan pohon, namun Ignis melepaskan 'Nafas Kehampaan'. Api biru itu tidak membakar kayu, melainkan membakar "bayangan" itu sendiri.

​"KUAARRGGHH!" Kera itu terlempar keluar dari dimensinya, tubuhnya hangus oleh api biru yang tidak bisa dipadamkan.

​Melihat pemimpin mereka jatuh, kera-kera lainnya menyerang secara serentak dari segala arah. Yue Bing berjuang keras, menangkis serangan-serangan cepat yang muncul dari titik butanya. Lu Chen memperhatikannya, memberikan instruksi di tengah kekacauan.

​"Yue Bing! Jangan gunakan matamu, gunakan indra spiritualmu. Rasakan fluktuasi udara sebelum mereka muncul!"

​Yue Bing memejamkan mata, menarik napas panjang. Saat seekor kera muncul tepat di belakang lehernya, ia berputar dengan presisi yang belum pernah ia miliki sebelumnya. Pedang esnya menembus jantung kera itu secara akurat.

​[Ding! Anggota Tim 'Yue Bing' mendapatkan peningkatan pengalaman.]

[Kultivasi Yue Bing meningkat: Tahap Inti Emas - Level 2.]

​Setelah beberapa menit pembantaian yang dilakukan Ignis, rawa itu kembali sunyi. Mayat-mayat kera bayangan berserakan, perlahan-lahan diserap kembali oleh tanah hutan yang lapar.

​"Kau melakukannya dengan baik," ucap Lu Chen pada Yue Bing yang terengah-engah. "Tapi ini baru permulaan. Kita hampir sampai di pusat hutan, di mana 'Penunggu Hutan' yang sebenarnya berada."

​Lu Chen menatap sebuah pohon raksasa di tengah rawa yang memiliki wajah manusia yang terukir secara alami di batangnya. Mata pohon itu perlahan terbuka, memancarkan aura Tahap Nascent Soul yang mengerikan.

​"Lu Chen, sepertinya kita bertemu dengan kakek tua yang sudah hidup terlalu lama," Ignis berdiri di depan Lu Chen, sisiknya berdiri, siap untuk pertempuran tingkat tinggi pertama mereka sejak meninggalkan Kekaisaran Utara.

​"Pohon Keramat Pemakan Dewa..." Lu Chen menyipitkan mata. "Sistem, siapkan 'Pedang Pemutus Takdir'. Aku ingin melihat apakah kayu ini cukup kuat untuk menahan api naga yang sesungguhnya."

​Di tengah hutan yang mematikan itu, sebuah konfrontasi yang akan menggetarkan fondasi Benua Tengah segera dimulai. Lu Chen tidak lagi hanya bertahan; ia sedang membuka jalan dengan kekuatan mutlak menuju Makam Naga Kuno.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sang pembantai penegak keadilan itu julukan yang tepat buat Lu Chen dan 🤭🐜🐜🐜
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
pelayan sampah sudah tidak ada lagi yang ada sekarang penguasa menyala 🔥🔥🔥Lu Chen tegakkan keadilan berantas kejahatan buat mereka yang suka semena mena
Kaka's: 🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ini baru awal mari berkeliling pelayan sampah dan semut🐜🐜🐜 🤭 bakar semua orang atau sekte yang suka menindas orang 🔥🔥🔥
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
berakhir sudah kejayaan sekte langit biru yang selama ini berdiri diatas penderitaan seekor naga Azure dan juga Lu Chen membebaskan binatang buas yang dikurung selama ini
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
setuju hapus dan hanguskan saja ini sekte gak guna banget dari penatua sampai tetua tidak ada yang baik sama sekali 😏😠
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wuahhhhh asikkkk makin seruuuu ayo Lu Chen dan 🐜🐜🐜 Naga 🐲 Api 🔥 hancurkan sekte langit biru dan orang orangnya biar tau kalo pelayan sampah yang mereka kira Nol F-Rank ternyata seseorang yang tidak bisa di tindas begitu saja🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
hancurkan dan hempaskan manusia2 di sekte langit biru ini ternyata selama ini berdiri megah memeras dari naga Azure selama puluhan tahun apa ribuan tahun ya tadi biar tahu rasa para penatua dan semua murid sekte ini hancurkan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
menang lagi seperti keberuntungan iya harus biar tidak ada yang curiga kalo Lu Chen hanya seorang F-Rank alias Nol apa kabarnya itu Han Wei sama Han Feng nanti aduh ga sabar rasanya🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
🐜🐜🐜Ignis ini kalo tak dilarang sama Lu Chen sudah dihabisi semua ini orang orang yang menindas Lu Chen
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayo semangat kalian berdua eh Lu Chen kalo Ignis kan jadi penonton aja aja secara ini semut 🐜🐜🐜🤭🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah makin seru aku suka nih mau ada turnamen berikan pelajaran lagi buat Han Wei dan kawannya 🐜🐜🐜
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kalian tunggu saja nanti saat Lu Chen mulai menunjukkan taringnya huh 😏 kalo dia mau sudah mati kalian semuanya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah berhasil dan Phoenix Es masuk ke ruang dimensi milik Lu Chen dan Ignis memakan habis rantai apa tadi pemutus jiwa apalah itu jadi kultivasinya Li Chen ikut lompat sampai level 8 good job 👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
good Lu Chen pemikiran bagus tuh sekalian kuasai semua saja biar tau rasa itu penatua Feng dan juga Han Wei dan kawannya 😏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
akhirnya Han Wei dan temannya lari keluar ketakutan sudah pasti dan malu bisa dipecundangi oleh Lu Chen yang bahkan kultivasinya terlihat F-Rank🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
beri pelajaran pada Han Wei sombong sekali jadi orang merasa punya kultivasi diatas Lu Chen kau rasakan sebentar lagi ini baru Lu Chen kena Ignis 🐜 mati kau😏😠
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mampir kesini semoga ceritanya menarik 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: insyaallah ya Thor🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️😋
total 2 replies
angin kelana
awal yg bagus semoga kedepannya lebih seru..💪💪💪
Kaka's: terima kasih kaks 🙏🏻🙏🏻..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!