assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
keesokan harinya..
sudah menjadi kebiasaan Zella untuk bangun jam setengah lima. Dia beranjak dari ranjang dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai Zella membangun kan Devan untuk melaksanakan kewajiban umat Islam
"Dev..Devan, bangun ini sudah subuh"
"hmmm"
Devan pun beranjak dari ranjang dan pergi ke kamar mandi, tapi sebelum dia memasuki kamar mandi Zella menghentikan langkahnya.
"hemm Dev mau ditunggu atau aku duluan?"
" tunggu aku sebentar"
"baiklah"
setelah selesai dengan ritualnya Devan mengambil air wudhu dan menghampiri Zella yang sudah menunggu
"ayo" ajak Devan
subuh itu mereka melaksanakan solat berjamaah, ada sedikit rasa kagum dengan Zella karna dia pikir pria dingin dan arogan seperti Devan jarang melakukan solat
setelah selesai Zella melipat mukenah dan sajadahnya, setelah ini dia berniat untuk meminta maaf pada Devan
"Dev" panggil Zella
"hmm" jawab Devan dingin
'huhff" Zella hanya menghembuskan nafas kasar mendengar jawaban Devan
"kenapa?" tanya Devan
"aku minta maaf atas kejadian tadi malam, maksud ku tidak seperti itu, aku hanya tidak suka jika orang lain ikut campur urusan pribadi ku, apalagi itu sangat pribadi"
"ohh jadi aku hanya orang lain? aku ini suami mu Zella, aku berhak atas semua nya" ucap Devan yang sudah emosi
"tapi ini privasi ku, setiap orang pasti akan punya privasi masing-masing aku yakin kamu pasti juga punya privasi kan yang semua orang gak perlu tau termasuk sahabat mu atau aku istri mu"
"itu juga kalo kamu anggap aku istri mu, lagi pun kenapa kamu marah Dev, walaupun kita sudah menikah, tapi kita gak pernah kenal dev," sambung Zella
Devan tidak menjawab perkataan Zella dia langsung pergi ke ruang kerja meninggalkan Zella
"huffhh, bener kata dia buat apa aku marah, aku juga tidak peduli dengan nya, seharusnya aku gak semarah ini"
Devan sangat frustasi, dia tidak mengerti dengan perasaan nya. Yang dia rasakan hanya kenyamanan dan ketenangan jika bersama Zella
setelah Devan pergi, Zella bergegas pergi ke dapur untuk membuat sarapan
pagi ini Zella akan ke hotel untuk memberitahu kan kepada karyawan disana jika dialah yang mempunyai hotel tersebut, keputusan nya sudah bulat untuk memberitahu kepada karyawan.
Zella juga berniat akan memberi tahu kepada orang tua dan kakak nya? tentang usahanya selama ini
setelah selesai membuat sarapan yang di bantu Sinta, Zella berlalu pergi menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
setelah membersihkan dirinya Zella sedikit merias wajahnya dengan sedikit olesan makeup.
setelah Zella sudah siap dia berjalan menuju closet room untuk mengambil pakaian Devan
setelah selesai menyiapkan keperluan suaminya, Zella bergegas ke ruang kerja Devan dia melihat Devan yang sedang menatap jendela yang menampakkan halaman samping mansion
"permisi" ucap Zella
Devan menoleh ke arah Zella yang sudah rapi dan hendak pergi, tapi Devan tidak bertanya karna gengsinya yang begitu besar
"Dev bukannya kamu ke kantor?"
"iya"
"bersiaplah, sudah aku siapkan semua keperluan mu, dan ayo kita sarapan akan kutunggu di meja makan" ucap Zella lembut
"baiklah"
Devan berlalu pergi menuju ke kamarnya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai dia memakai pakaiannya, Devan bingung cara menggunakan dasinya karna selama ini mama nya yang selalu memasangkan dasi nya, tapi sekarang tidak ada mama nya.
sebenarnya dia bisa tapi selalu acak-acakan, tidak ada rapinya sama sekali.
author : itu namanya gak bisa bambang😒
Devan : Thor gimana dong, gue mau rapat nih,
masa penampilan gue kaya gini😭
author : lo kan punya istri, kenapa ngeluhnya
ke gue, ya minta tolong lah sama istri
lo
Devan : gengsi lah Thor, masa gue tadi abis
marah-marah sama dia terus tiba-tiba
minta bantuan
author : terserah lu dah, dasar Bambang
Devan : thorr😭
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠