NovelToon NovelToon
Affair In Berlin

Affair In Berlin

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:81.7k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Meski sudah menikah, Nabila Rasmini tetap menjadi aktris ternama. Filmnya laku dan dia punya banyak fans. Namun tak ada yang tahu kalau Nabila ternyata memiliki suami toxic. Semuanya tambah rumit saat Nabila syuting film bersama aktor muda naik daun, Nathan Oktaviyan.

Syuting film dilakukan di Berlin selama satu bulan. Maka selama itu cinta terlarang Nabila dan Nathan terjalin. Adegan ciuman panas mereka menjadi alasan tumbuhnya api-api cinta yang menggebu.

"Semua orang bisa merasakan cemistry kita di depan kamera. Aku yakin kau pasti juga merasakannya." Nathan.

"Nath! Kau punya tunangan, dan aku punya suami. Ini salah!" Nabila.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 - Tahu Semua

Pagi menyelinap perlahan ke penginapan di kota Berlin. Cahaya matahari menembus tirai tipis, jatuh lembut di seprai putih yang masih berantakan. Nathan terbangun lebih dulu. Ia tidak langsung bergerak. Matanya justru tertuju pada sosok di sampingnya, Nabila yang masih terlelap dengan napas teratur, wajahnya tenang, nyaris rapuh.

Untuk sesaat, Nathan hanya menatap. Tidak ada penyesalan di matanya. Yang ada justru rasa hati-hati, seolah takut satu gerakan kecil saja bisa merusak momen ini. Ia bangkit pelan, mengambil selimut yang sedikit melorot, lalu menyelimutkan kembali tubuh Nabila dengan penuh perhatian. Gerakan itu membuat Nabila bergumam pelan, alisnya sedikit berkerut sebelum akhirnya kembali tenang.

Nathan tersenyum tipis. Ia menuju jendela, membuka tirai sedikit. Kota masih pagi, sunyi, dan terasa jauh dari hiruk-pikuk dunia yang biasa mengurung Nabila. Dunia di mana mereka adalah dua nama yang seharusnya tak pernah bersinggungan. Namun pagi ini mereka hanya dua manusia.

“Kenapa menatapku seperti itu?” Suara Nabila terdengar serak, tapi hangat.

Nathan menoleh. Nabila sudah bangun, setengah duduk sambil memeluk selimut. Rambutnya berantakan, wajahnya tanpa riasan, dan justru itulah yang membuat Nathan merasa dadanya menghangat.

“Karena kau cantik,” jawabnya jujur. “Dengan atau tanpa semua sorotan itu.”

Nabila terdiam sejenak, lalu tersenyum kecil. Senyum yang jarang ia berikan pada siapa pun. “Apa kau sedang mengejekku? Rambutku acak-acakan gini kok," katanya pelan.

Nathan mendekat, duduk di tepi ranjang. Dia terkekeh. "Justru itulah yang membuatmu lebih cantik!"

Nabila menggeleng. “Mulai deh gombalnya!" ujarnya seraya melempar bantal ke arah Nathan.

Nathan menghindar dengan baik. Ia lalu berdiri lagi. “Tunggu di sini.”

Beberapa menit kemudian, Nathan kembali dengan sarapan sederhana dari layanan kamar, kopi hangat, buah potong, dan roti panggang. Ia menata semuanya rapi di meja kecil, lalu membantu Nabila duduk lebih nyaman.

“Seperti ratu,” gumam Nabila, setengah bercanda, setengah terharu.

Nathan tersenyum sambil menuangkan kopi. “Bukan seperti. Memang!"

"Baguslah kalau kau sadar," candanya. Lalu tergelak bersama Nathan. Nabila menatapnya lama. Tidak ada kebohongan di mata pria itu. Tidak ada rasa ingin memiliki dengan paksa. Hanya ketulusan yang membuat dadanya terasa hangat sekaligus takut. Namun sekilas bayangan wajah suaminya muncul. Lukman pasti akan marah besar kalau tahu apa yang sudah dirinya dan Nathan lakukan sekarang.

“Kita ini salah,” ujar Nabila lirih.

Nathan tidak menyangkal. Ia hanya menggenggam tangan Nabila lebih erat. “Mungkin. Tapi aku tak ingin menyakitimu. Aku ingin menjagamu.”

Nabila menghela napas panjang. “Aku lelah selalu jadi milik dunia. Semalam… pagi ini… aku ingin jadi milik diriku sendiri.”

“Dan aku ingin ada di sisimu,” jawab Nathan pelan. “Jika kau mengizinkan."

Keheningan menyelimuti mereka, bukan sebagai jarak, melainkan sebagai penerimaan. Nabila menyandarkan kepalanya ke bahu Nathan.

"Kau harus bantu aku, Nath..." imbuh Nabila.

"Untuk bercerai dari suamimu?" tebak Nathan.

"Ya... Kita butuh rencana. Pertama-tama, aku ingin hubungan kita dirahasiakan serapat mungkin. Yang kedua, aku ingin mencari bukti perselingkuhannya," ungkap Nabila panjang lebar. Ia perlahan menyesap kopinya. Rasa pahit dan manis berbalut kehangatan itu cukup menenangkannya.

"Dia selingkuh?" Dahi Nathan berkerut dalam.

"Aku curiganya begitu. Terutama sejak dia mulai jarang pulang ke rumah. Hanya saja aku belum pernah menemukan buktinya. Kemarin pas di hotel aku kira aku akan dapat, tapi ternyata nggak," jelas Nabila.

"Mengenai kejadian di hotel. Aku tahu semua yang terjadi. Aku bahkan melihatnya menamparmu," ucap Nathan.

Nabila menatap Nathan dengan ekspresi terkejut.

1
Cindy
lanjut
D_wiwied
hmm jd males mau komen, Nathan bego
Anonymous
Ga enak ceritanya kok malah ga smpek ujung bikin org penasaran aja
Frida Fairull Azmii
yah si lukman kere sekarang,udah aja jual info nya k si nathan alasannya biar gk bocor k publik langsung cair,klo sma si lukman mah d utang dlu🤭blm tau d bayar kapan
Tiara Bella
Nathan gk mw hati² ahhh buka penyamaran dirmh aja atau dimana gitu....trs gimana ini....bt snjata Lukman ini mah
Kostum Unik
Nah ketauan kan.. Ngeyel tiap hari pake ktmuan..
Yulia
Gmana sih nath ko GX hati hati JD ketahuan kaan🙄
Tiara Bella
jangan kasih cenah bt Lukman bt serang balik Nabila sm Nathan Thor ...
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
duh thor semoga sebelum ketahuan Nathan dan nabila sadar klo ada yang memata-matai
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
tapi ada loh orang seperti lukman walaupun salah tetep kekeh dirinya nggak pernah salah
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: oia bener thor sama Robby... kacamata mana mama🤣
total 2 replies
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
weh lukman kamu berikan apa sama nabila, pukulan tamparan caci maki atau rasa ketakutan yg traumatik🤬😡
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
duh jangan kasih celah deh buat lukman aq takut 😱😰😖
Kostum Unik
Hati-hati Nath jgn dtg terus ke Nabila
D_wiwied
waspada Nath jangan lengah, jangan sampai belum apa2 kalian sdh terbongkar.. ga asik banget kan udah dibela2 in sejauh ini cm gara2 kalian tdk bs menahan diri jd berantakan semua rencananya
W I 2 K
terkadang benar y..g pernah ada orang yg ngaku dia salah..mesti ngakunya bener aja
mery harwati
Sakit jiwa akut Lukman !! Obatnya cuma kematian 😜 🔥
Tiara Bella
msh ambisi aja tuh si Lukman.....gk sadar diri....
Cindy
lanjut
Rommy Wasini Khumaidi
masih belum sadar juga si Lukman,mungkin dengan mendatangkan penyakit yang mematikan baru dia sadar
Rommy Wasini Khumaidi
adakah kata yang hilang dalam paragraf ini thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!