NovelToon NovelToon
MARRIAGE FOR HEIR

MARRIAGE FOR HEIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Poligami / Keluarga / CEO / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Pernikahan Liana dan Abi hanyalah kesepakatan pahit di atas kertas untuk menyambung keturunan.
Liana terjepit di antara rasa hormat kepada Genata dan status barunya sebagai istri kedua. Namun, seiring berjalannya waktu, batas antara "paman" dan "suami" mulai mengabur. Abi terjebak dalam dilema besar saat ia menyadari bahwa Liana bukan sekadar pelanjut nasab, melainkan pemilik kunci hatinya yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Beberapa hari kemudian, suasana di rumah sakit sedikit mereda meskipun ketegangan antara Abi dan Genata masih terasa dingin.

Dokter akhirnya memperbolehkan Genata pulang dengan catatan ia harus menjalani rawat jalan dan terapi psikis.

Abi mengantarkan Genata kembali ke rumah mereka yang masih menyisakan sisa-sisa kerusakan dan beberapa bagian sudah dibersihkan, namun aura rumah itu sudah tidak sama lagi.

Setelah memastikan Genata beristirahat di kamar tamu dan Abi segera pamit dengan alasan urusan kantor.

Abi memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, berharap ada keajaiban bahwa Liana sebenarnya bersembunyi dirumah Mama Prameswari.

Saat sampai, ia langsung masuk ke rumah dengan wajah yang tak bisa menyembunyikan kegelisahan.

"Loh, Abi? Tumben datang siang-siang begini sendirian?" sapa Mama Prameswari yang sedang menyiram tanaman di teras dalam.

Abi mencium tangan mertuanya, matanya liar mencari ke setiap sudut ruangan.

Tidak ada tanda-tanda keberadaan Liana. Tidak ada tas, tidak ada sepatu, bahkan aroma parfum mawar milik Liana pun tidak tercium.

"Liana mana, Bi? Kok kamu sendiri? Bukannya kalian harusnya masih di Bali?" tanya Mama Prameswari dengan dahi berkerut heran.

Jantung Abi berdegup kencang. Ia tidak mungkin jujur bahwa ia kehilangan istrinya sendiri setelah pertengkaran hebat dan percobaan bunuh diri madunya.

"Liana di rumah, Ma," jawab Abi, terpaksa berbohong. Suaranya sedikit bergetar.

"Dia sedang tidak enak badan setelah pulang dari Bali, jadi Abi suruh istirahat total. Ini Abi mampir sebentar karena ada titipan berkas yang tertinggal di kamar lama Liana."

Mama Prameswari menatap menantunya dengan tatapan menyelidik.

Sebagai seorang ibu, instingnya menangkap ada yang tidak beres dari cara Abi bicara dan wajahnya yang kusut.

"Di rumah? Tadi pagi Mama telepon ponselnya tidak aktif. Sore kemarin juga sama. Mama pikir kalian sedang asyik bulan madu jadi tidak mau diganggu," ujar Mama Prameswari sambil berjalan mendekat ke arah Abi.

"Iya, Ma. Ponselnya rusak terkena air di Bali kemarin, belum sempat Mas carikan gantinya," kilas Abi cepat.

"Ma, Abi izin ke kamar lama Liana sebentar ya."

Abi bergegas menaiki tangga. Di dalam kamar lama istrinya, ia terduduk di tepi ranjang yang tertutup kain sprei putih.

Ia memegang kepalanya dengan kedua tangan. Kebohongannya semakin menumpuk, dan ia tahu jika dalam beberapa hari Liana tidak ditemukan, ia tidak akan bisa lagi bersembunyi dari Mama Prameswari.

"Kamu di mana, Liana? Jangan buat aku gila seperti ini," bisik Abi penuh frustrasi.

Setelah merasa usahanya di rumah Mama Prameswari buntu, Abi segera turun dengan langkah terburu-buru.

Ia tidak bisa berlama-lama di sana karena takut Mama Prameswari akan menangkap lebih banyak kejanggalan pada wajahnya yang kian pucat.

"Ma, Abi pamit dulu ya. Tiba-tiba ada telepon mendadak dari kantor," ujar Abi sambil mencium tangan mertuanyanya sekilas tanpa berani menatap mata wanita itu lama-lama.

"Bi, kalau Liana sudah bangun, suruh dia telepon Mama ya. Perasaan Mama dari tadi pagi tidak enak," pesan Mama Prameswari dengan nada khawatir yang tertahan.

Abi hanya mengangguk samar dan segera memacu mobilnya meninggalkan halaman rumah itu.

Di dalam mobil, rahangnya mengeras. Jika Liana tidak ada di rumah ibunya dan Angela mengaku tidak tahu, maka hanya ada satu tempat lagi yang dituju oleh Liana yaitu Andre.

Abi tahu Andre adalah sahabat dekat Angela, dan pria itu memiliki beberapa klub malam eksklusif di Jakarta.

Jika Angela membantu Liana bersembunyi, Andre pasti terlibat.

Malam itu, Abi mendatangi salah satu klub malam milik Andre yang paling mewah di kawasan pusat kota.

Dentuman musik techno dan lampu neon yang remang-remang menyambut kedatangannya.

Dengan setelan jas yang sudah sedikit kusut, Abi berjalan menembus kerumunan orang, matanya tajam mencari sosok Andre di area VIP.

Benar saja, Andre sedang duduk di pojok area VIP bersama beberapa koleganya, menyesap minuman dengan santai.

Begitu melihat Abi mendekat dengan wajah penuh amarah, Andre hanya menaikkan satu alisnya dan memberikan isyarat pada penjaganya untuk membiarkan Abi masuk.

"Wah, Mas Abi yang terhormat. Tumben sekali mampir ke tempat penuh dosa ini," sindir Andre dengan nada santai, namun matanya menatap tajam.

"Mau minum? Atau mau merayakan kemenanganmu karena sudah membuat istrimu kabur?"

Abi tidak membalas basa-basi itu. Ia menggebrak meja kecil di depan Andre, membuat gelas-gelas di atasnya bergetar.

"Di mana Liana, Andre? Jangan main-main denganku. Aku tahu Angela membawanya pergi dari Bali, dan aku tahu kamu yang membantu mereka!" bentak Abi, suaranya berusaha mengalahkan kebisingan musik.

Andre meletakkan gelasnya perlahan. Ia berdiri, sehingga kini tingginya sejajar dengan Abi. Senyum sinis tersungging di bibirnya.

"Mas Abi, kamu ini lucu ya," ujar Andre dengan suara rendah yang mengancam.

"Kamu membuang dia di Bali demi wanita yang sedang drama bunuh diri, dan sekarang kamu datang ke sini berakting sebagai suami yang kehilangan? Ke mana saja kamu saat dia menangis sesenggukan di kursi roda malam itu?"

"Itu urusan rumah tanggaku! Aku hanya ingin tahu di mana dia sekarang!"

"Urusan rumah tanggamu sudah selesai saat kamu memutar balik mobilmu menjauh dari Liana malam itu," jawab Andre tegas.

"Dengar ya, Bi. Aku dan Angela memang ada di Bali, tapi kami tidak membawa barang yang bukan milik kami. Kalau Liana hilang, mungkin dia memang sudah tidak sudi lagi ditemukan olehmu."

"Katakan di mana dia, Andre! Atau aku akan hancurkan tempat ini!" ancam Abi, kehilangan kendali diri.

Andre justru tertawa lepas, tawa yang penuh penghinaan.

"Silakan saja kalau bisa. Tapi ingat satu hal, Bi. Liana itu manusia, bukan pajangan yang bisa kamu taruh di pojok ruangan lalu kamu ambil lagi saat kamu butuh. Dia sudah cukup hancur. Jangan tambah lagi bebannya dengan kehadiranmu yang beracun itu."

Andre kemudian memanggil asistennya.

"Antarkan Mas Abi keluar. Sepertinya dia salah masuk tempat. Ini tempat untuk orang yang ingin bersenang-senang, bukan untuk suami yang sedang dihantui rasa bersalah."

Abi diusir keluar dari klub malam itu di bawah tatapan mata pengunjung lainnya.

Ia berdiri di trotoar yang dingin, menatap gedung klub itu dengan perasaan hancur yang tak tertahankan. Ia yakin Andre berbohong, namun ia tidak punya bukti.

Tanpa ia sadari, di sebuah unit apartemen mewah milik keluarga Angela yang tak jauh dari sana, Liana sedang berdiri di balkon, menatap lampu-lampu kota Jakarta dengan air mata yang sudah mengering, mencoba mematikan semua rasa untuk pria yang kini sedang gila mencarinya.

1
Sasikarin Sasikarin
di bolak balik belum juga tayang /Shy/
Sasikarin Sasikarin
lanjuttttt... 🤭
Sasikarin Sasikarin
💪 othor tuk berkarya 🙏
my name is pho: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Sasikarin Sasikarin
lg lg banjir /Sob/
Sasikarin Sasikarin
good job author bikin novelnya mewek mulu. 🤭
my name is pho: terima kasih kak
total 1 replies
Sasikarin Sasikarin
hi hi... lanjut si thor tambah seru si ceritanya
Sasikarin Sasikarin
hihi.... lanjut si thor tambah seru alna? 😁
Sasikarin Sasikarin
aduh thor napa g minghat dulu liana nya. nyesek aq baca nya.. lanjutttttty 🙏
Sasikarin Sasikarin
lanjutttt 💪
اختی وحی
jngn balik lu biarin abi stres
Sasikarin Sasikarin
💪 othor makin penasaran nasib si paman
Sasikarin Sasikarin
lanjutttt t seru nih
my name is pho: sudah kak.
selamat membaca 🥰
total 4 replies
my name is pho
sabar kak
Sasikarin Sasikarin
lanjuttt
my name is pho: siap kak
besok lagi
total 1 replies
اختی وحی
kok sepi ya pdhl ceritanya bagus
my name is pho: terima kasih kak
total 1 replies
Sasikarin Sasikarin
lanjutttt thor please... banjir air mata nih
Sasikarin Sasikarin
sukaaaa ceritanya, buat mewek dan meresap kata2nya, sumpah nie cerita buat mengaduk emosi pembaca .💪
my name is pho: terima kasih kak
total 1 replies
اختی وحی
makin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!