NovelToon NovelToon
Mendapatkan Cinta Seorang Dokter Hewan

Mendapatkan Cinta Seorang Dokter Hewan

Status: tamat
Genre:Romantis / Harem / Dokter / Tamat
Popularitas:424.1k
Nilai: 5
Nama Author: chupiidd's

Mengisahkan tentang seorang PNS Muda sekaligus Pengusaha dengan gelar Playboy yang sedang berjuang meluluhkan Hati seorang wanita yang berprofesi sebagai Dokter Hewan ..

Seorang Pria yang biasa dikejar dan di idolakan banyak wanita.. sekarang malah sedang berusaha mengejar seorang wanita cuek. dingin. dan mempunyai kekasih ...

nyeseekkk oiii...

but saya hanya seorang pemula.. yang menyukai novel and I want to try .. ✌️
I hope you guys like it ...😍

selamat membaca dan tinggalkan kritik dan saran ya .. 😎👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chupiidd's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampah !

Setelah selesai mengurus semua keperluan adisty untuk acara ulang tahunnya, mulai dari gaun yang akan ia pakai, dekorasi tempat, Adit,Arumi,Adist dan Dea kembali ke rumah..

Sesampai dirumah Adit menggendong Dea ke kamar Mama nya, karena Dea tidur sepanjang perjalanan pulang..

"Ma, Adit ke kamar dulu ", Ucap Adit

"Iya, Dit besok jangan lupa, sore nya kamu jemput Aisyah ya, tadi Mama udah telpon, kamu tinggal jemput aja", Ucap Bu Arumi

"Ya Ma", jawab Adit kemudian pergi ke kamar dan membersihkan diri, setelah itu ia merebahkan diri di ranjang, " Gue gak nyangka Fanya bisa hamil, dan bisa-bisa nya Dokter itu tidak mau tanggung jawab dan mengakui anaknya, kasian Fanya", gumam Adit, dan karena kelelahan akhirnya iapun tertidur...

*Keesokan Harinya*

Setelah menyelesaikan semua urusan di Kantor, Adit meminta izin untuk tidak balik kantor setelah jam istirahat..

"Bray, jangan lupa nanti jam 7 udah di Cafe ya, ajakin Lisa, Gue cabut dulu", Ucap Adit

"Sip, nanti juga gue sama Lisa cari Kado dulu buat adisty, " jawab Regi

"Sip", Jawab Adit singkat

"Eh bray, kemarin gua liat lo pergi sama Fanya, kemana, trus dia juga nangis ya kemarin", Tanya Regi

"Ohh iya, gue sama Fanya ke Cafe Jihan", Jawab Adit

"Wah, sepertinya ada yang mau CLBK nih,", Goda Regi

"Bukan, ada masalah, tapi gue belum bisa cerita", ucap Adit

"Masalah?, Tumben ?", Tanya Regi

Adit cuma mengangkat bahunya, kemudian pergi ke parkiran dan menuju panti untuk menjemput Bu Aisyah..

Sementara itu di Klinik, Aira sudah diizinkan untuk kembali bekerja oleh Ayahnya, namun tidak boleh ikut lembur, jika harus ia akan di jemput untuk tetap pulang dan tidak boleh menginap di klinik lagi..

"Sayang, kamu udah boleh kerja lagi", Tanya Teo saat melihat Aira sedang membersihkan ruangannya...

"Mm,, iya aku mohon sama Ayah, dan akhirnya Ayah memberi izin ", Jawab Aira

"Syukurlah, aku senang kamu disini lagi", Jawab Teo

"Ya, nanti kita makan siang di luar ya Bg, ada yang mau aku tanyain" Ucap Aira

"Tanyain apa, kenapa gak langsung aja" Ucap Teo

"Gak enak sama yang lain, aku baru masuk tapi gak langsung kerja, Nanti aja", ucap Aira

"Ya deh, aku keruangan dulu ya", Ucap Teo dan keluar ruangan Aira, tiba-tiba ponselnya berdering

"Fanya" Batin Teo kemudian mematikan panggilannya dan memblokir nomor Fanya..

"Gue harus yakini Fanya untuk segera gugurin kandungannya, gue gak mau anak itu lahir, bagaimana kalau Aira dan Oma tau", Batinnya dan mengacak rambutnya kasar

Setelah menyelesaikan pekerjaannya kini tiba saatnya Aira dan Teo pergi makan siang di cafe yang tidak jauh dari klinik dan juga tidak jauh dari jalan umum..

sesampainya di cafe dan mencari tempat yang kosong, Aira duduk berhadapan dengan Teo..

"Kamu mau pesen apa yank", Tanya Teo saat pelayan datang ke mejanya

"Aku jus jeruk sama Ayam rica-rica aja" Jawab Aira

"Ya sudah mbak, ayam rica-rica nya dua, jus jeruknya dua ya", Ucap Teo kepada pelayan tersebut, setelah pelayan pergi Teo langsung bertanya apa yang ingin di bicarakan Aira

"Kamu mau bicara apa sayang,?", tanya Teo

"Mm itu soal hubungan kita, apa kamu tidak tertarik untuk menemui Ayah, atau kamu punya alasan lain..",Tanya Aira

"Aku lagi menunggu waktu yang tepat", Jawab Teo

"Waktu yang tepat, saat aku sudah harus menerima perjodohan itu", ucap Aira

"Tidak sayang, aku minta maaf karena waktu itu tidak jadi datang, atau malam ini, malam ini aku akan ke rumah mu", ucap Teo

"Malam ini Ayah tidak dirumah", Jawab Aira

"Ya sudah, saat Ayah kamu udah dirumah, aku akan langsung menemuinya ,aku janji, aku mencintaimu dan ingin hidup bersamamu sayang", Ucap Teo dan memegang tangan Aira

"Tapi Bg, sebelum hari ini kamu juga berbicara hal yang sama", ucap Aira dengan mata mulai berkaca-kaca

Disisi lain, Adit memberhentikan mobilnya dan menelpon Fanya..

*telpon terhubung*

"Hallo Dit, ada apa?" tanya Fanya

"Lo dimana Fan", tanya Adit

"Gue di apartemen Dit, hari ini gue izin..gak enak badan" Ucap Fanya serak, karena ia habis menangis

"Oh, udah makan, mau gue bawain apa?", Tanya Adit

"Gak usah repot-repot Dit, gue nanti bisa pesen sendiri kok, makasih ya", ucap Fanya

"Jangan sungkan, kayak sama orang lain aja lo, ya udah sejam lagi gue sampai, ada yang mau gue urus dulu" Adit langsung mematikan telponnya..

"Lo emang orang baik Dit, gue nyesel banget udah sia-sia in lo dulu", gumam Fanya sambil meneteskan air mata lagi

Sementara itu Teo sibuk meyakinkan Aira soal dirinya yang akan segera melamar Aira bersama Omanya, Aira yang melihat keseriusan Teo merasa sangat tenang.

"Semoga kali ini kamu tidak berbohong Bg", Ucap Aira

"Tidak sayang, aku sangat mencintaimu", Ucap Teo

"Tapi, apa ada yang kamu sembunyikan dari ku akhir-akhir ini Bg" tanya Aira

Teo langsung terlihat kaget," Apa Aira tau selama beberapa bulan ini gue dua in dia", Batinnya

"Bg, kok diam" tanya Aira yang melihat Teo cemas

"Tidak sayang, aku tidak sedang menyembunyikan apapun, kamu percaya kan,", ucap Teo dan berdiri, ia pindah duduk kesebelah Aira

Belum sempat ia duduk, seseorang menariknya dan Buughh !!! sebuah pukulan mendarat di sisi bibir kanan Teo, membuat semua orang yang melihatnya kaget, terlebih Aira..

"Bg Teo!!!", Teriak Aira cemas

"Sialan, lo siapa ha!!!! ", membalas pukulan Adit, namun berhasil di elakan Adit, dan ia kembali memberi pukulan untuk Teo sehingga Teo tersungkur..

Aira yang melihat langsung menolong Teo, ", Bg kamu tidak Apa-apa kan ", tanya Aira dan berbalik melihat cowo yang memukul Teo

"Kak Adit", ucap Aira kaget

"Aira", Ucap Adit, ia memang tidak melihat siapa cewe yang sedang bersama Teo, karena cewe itu membelakangi nya saat ia melihat Teo sedang bersama cewe lain, sedangkan Fanya berada di Apartemen..

"Kakak apa-apaan sih", ucap Aira marah

"Kamu, kenapa sama dia, apa jangan-jangan Dia .... " Ucapan Adit terputus

"Bg Teo ini pacar aku kak", Ucap Aira

"Jadi cowo brengsek ini calon suami kamu, Haha ", Adit terkekeh, ia tak menyangka kalau pacar atau calon suami Aira adalah bapak dari anak yang di kandung Fanya ..

Saat Adit lengah, Teo menyerang Adit dan Fix Adit juga terkena pukulan yang membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah..

"Heh", Dengus Adit menyeka darah di sudut bibirnya

"Maksud kakak Apa, Bg Teo orang baik, gak seperti yang kakak bilang", Teriak Aira, ia kecewa dengan sikap Adit yang asal menyerang Teo

"Lebih baik kamu jauhi cowo ini, sebelum kamu menyesal dan sakit hati", Ucap Adit

"Anji**!!! Lo siapa sih", teriak Teo dan kembali akan memukul Adit, namun sekali lagi. berhasil Adit elakan dan Buuughh satu pukulan dari Adit berhasil membuat pelipis mata Teo pecah dan mengeluarkan banyak darah..

"Kak stop, cukup, aku gak tau masalah kakak sama Bg Teo, dan kemarin aku menolak kakak juga baik-baik kan, kenapa jadi seperti ini, aku sama Bg Teo saling mencintai, jangan ganggu dan rusak hubungan kami kak", Teriak Aira dan tanpa disadari air matanya lolos begitu saja

"Ini gak ada hubungannya dengan perasaan aku ke kamu, aku juga baru tau, cowo yang sedang kamu perjuangin adalah sampah ini", Ucap Adit dan tersenyum tipis

Aira hanya diam dan mencoba membersihkan luka Teo dengan tisu..

"Baiknya kamu pikir lagi untuk melanjutkan hubungan mu dengan sampah ini", ucap Adit

kemudian ia menghampiri Teo dan berbisik "Lo harus tanggung Jawab", ucap Adit, kemudian ia pergi dan meninggalkan Aira dengan penuh tanda tanya dan kebencian Aira kepada Adit karena telah menghajar Teo..

Teo hanya terdiam "Apa maksudnya tanggungjawab, apa dia ada hubungannya dengan Fanya", Batin Teo

Aira langsung mengajak Teo balik ke Klinik, karena kegaduhan tadi ia menjadi tidak nyaman karena semua orang sedang memperhatikan mereka..

*Apartemen Fanya*

"Adit, lo kenapa?" tanya Fanya ketika ia. melihat bibir Adit lebam dan berdarah..

"Gak kenapa-kenapa hanya berantem kecil", Jawab Adit

"Masuk Dit, gue bantu obati luka lo dulu", Ucap Fanya

Adit menurut karena tidak mungkin ia datang ke partynya Adist dalam keadaan begini, sudah pasti Mama nya bakal.bertanya tanpa habis seperti wartawan..

"Lo habis brantem sama siapa sih Dit, masih aja sok jagoan", Ucap Fanya yang sedang membersihkan luka Adit

"Sampah", jawab Adit singkat

"Sampah?", ucap Fanya

Adit hanya mengangguk..

"Jangan bilang lo habis kelahi sama petugas sampah, karena lo buang sampah sembarangan", Fanya terkekeh membayangkan jika itu benar

Hahaha, ",Sejenis itu lah", ucap Adit dan memperhatikan Fanya.. "Lo memang cantik Fan, tapi..", batin Adit

"Udah Dit, lain kali jangan berantem lagi, Eh iya hari ini Adisty ulang tahun kan, sampein salam gue ya", ucap Fanya

"Iya Fan, makasih ya, iya hari ini di Fun Cafe, kalau lo mau, lo boleh datang, kita barengan aja" Ucap Adit

"Makasih Dit, tapi gue masih tidak enak badan, nanti takut ngerepotin juga, Salam juga ya buat Tante Arumi dan Om Wijaya..", Ucap Fanya

"Baiklah, ini obat sama makanan buat lo, jangan sampe gak di makan, trus kalau ada apa-apa langsung hubungi gue ya dan kalau butuh apa-apa langsung kabari gue, oke", ucap Adit berdiri dan keluar

"Makasih banyak Dit, gue akan lakuin sesuai amanat lo", jawab Fanya sambil menahan Air matanya agar tidak terlihat Adit

Setelah mengantar Adit, Fanya langsung berlari ke kamar mandi dan muntah..

"Gak enak banget rasanya", gumam Fanya sambil memegang perutnya

Sementara itu di klinik, Aira sedang mengompres luka lebam di pipi dan mata Teo..

"Kamu kenal cowo tadi sayang", Tanya Teo

"Kenal, ia pernah menitipkan kucing disini, dan beberapa kali aku pernah ketemu dia di taman bersama ponakanya", Jawab Aira

"Terus, apa dia menyukaimu", Tanya Teo lagi

"Dia memang bilang begitu, tapi aku tidak meresponnya", ucap Aira

"Kenapa", Tanya Teo

"Karena aku sudah punya kamu Bg", Jawab Aira cuek tapi penuh arti karena memang ia selalu menjaga hatinya untuk Teo

"Kamu bener-bener wanita baik Ra, tentu kamu lebih berhak dapatin orang yang lebih baik dari Aku", Batin Teo

"Kenapa Bg", tanya Aira

"Tidak, terimakasih sayang, aku mencintaimu", Ucap Teo

"Aku juga mencintaimu", ucap Aira senyum..

"Tapi kamu ada masalah apa Bg sama Kak Adit sampe dia ngehajar kamu kayak gini, apa kamu pernah bertemu sebelumnya", tanya Aira

"Aku tidak tau, aku hanya ketemu sekali waktu ia datang kesini mencari kamu dan menanyakan soal kucingnya, tapi tidak usah di pikirin, aku akan mencari tau penyebabnya nanti", ucap Teo

"Jika Bg Teo tidak mengenal Kak Adit, kenapa Kak Adit sampe segitu marahnya hingga menyerang Bg Teo tadi, kak Adit bilang ini juga bukan soal perasaannya ke Aku, tapi kenapa juga ia menyuruhku menjauhi Bg Teo sama seperti Ayah, atau jangan-jangan Kak Adit adalah orang suruhan Ayah !", Batin Aira

"Sayang, Kenapa ", Tanya Teo yang melihat Aira melamun

"Sayang", Teo menggoyangkan pundak Aira

"Eh, gak sayang, maaf ya, aku hanya kepikiran saja", jawab Aira

"Sudah, aku bilang jangan di pikirin lagi sayang", Ucap Teo

"Iya", Jawab Aira mengangguk, setelah selesai mengobati Teo, Aira pamit pulang..

"Sayang, aku pulang ya", Ucap Aira

"Iya sayang, makasih ya, see you ", Ucap Teo dan mengantar Aira keluar karena taksi yang ia pesan sudah sampai

"See you", balas Aira kemudian naik taksi dan pergi...

"Hati-hati", ucap Teo melambaikan tangan...

Saat masuk ruangn "Siapa cowo brengsek itu, apa maksudnya aku harus tanggungjawab, apa benar ia ada hubungannya dengan Fanya," Batin Teo

"Aghh sial, aku harus membereskan ini sebelum Fanya nekat menemui Oma", umpat Teo

Dan cowo brengsek itu", beraninya bilang gue sampah di depan Aira dan semua orang, tunggu saja", Gumam Teo dan menelpon seseorang...

.

.

.

bersambung

.

.

.

Alhamdulillah, udah sampai ke BAB ini, semoga selalu setia membaca ya. dan mohon Vote, tinggalin like dan komentarnya., terimakasih banyak semua ...

1
Ji Chupids
Luar biasa
Tarmi Puspa
lanjut ya thor
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
semangat terus berkarya 👍
Mohammad Ja'il
tanyak nih,knp si Aira kok melihara anjing ya,katanya dia muslim
Alevia
klanaan
Alevia
critanya muter2 niii
amy
lucu aja masa kerja di dinas peternakan tp ga dokter hewan 😄
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Wedhana
drama teross kek ikan terbang
Wedhana
halah gengsi bin drama 😒
Mahendra Sony
knp gak bahasa indonesia aja gak pusing bacanya....**!
JiChupid's23: hahaha.. ini ada translate ke bahasa Indonesia nya kok... jadi baca bahasa Indonesia nya aja ...🥰🙏
total 1 replies
Nurhayati Nia
aku mamfirr thorrr
JiChupid's23: thanks ya ..🥰
total 1 replies
Dewi Sri Marlina
coba kalo mau bikin naskah ada kucing nya di kasih visual photo kucing yg imut dan lucu thor
JiChupid's23
Gina mamanya Tae yang waktu ketemu di paud ....😊
Hiro Parently
kejam lo rin
Hiro Parently
haha adit ghosting
Hiro Parently
terpaksa ngab
Hiro Parently
aira...
Danie Saja
dea x Kya jdi dewasa sma panggilan x ke rini trus kya penulisan x dialog x
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Hiro Parently
udah end aja...

huft... btw gue suka ceritanya krn foto dan ada gif nya jadi berasa beneran ya...


congratulation Thor... terus berkarya dan semoga sukses...
Hiro Parently
huaaa.... 😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!