NovelToon NovelToon
MALAM PERTAMA YANG TERNODA

MALAM PERTAMA YANG TERNODA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:363.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: vera zahra

Ketika Mahkota kesucian wanita telah terenggut lebih dahulu sebelum pernikahan, menyisakan duka lara yang luar biasa untuk Jasmine.

Tak disangka Kejujuran dan keberaniannya menceritakan yang sebenarnya pada suaminya di saat malam pertama, menjadi awal mala petaka kehidupan rumah tangganya.

Tetapi seorang Jasmine telah berjanji didepan penghulu untuk menjadi istri Riko dalam keadaan apapun dan apapun yang terjadi.

Sanggupkah Jasmine menerima perlakuan tidak baik dari suaminya selama hidup bersama dengan Riko?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vera zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecemasan Ummi Ningsih

"Gawat ini!" cetus Pak Burhan saat melihat gawai nya berdering dan matanya terbelalak melihat nomor kontak yang menghubunginya.

"[Assalamualaikum, Pak Burhan!]" sapa kiai Dahlan

"[W-Waalaikumsalam, kiai Dahlan."

"Apa kabar Pak Burhan? Sudah hampir satu bulan kita tidak bersua," tutur Kiai Dahlan

"I-iya Kiai." Pak Burhan gelagapan.

"Tumben, Kiai menelpon, ada apa ya?"

"Ini lho Pak, Bojoku ummi nya Jasmine ingin ngobrol dengan katanya dengan Jasmine anak kesayangan," ujar Kiai Dahlan, sambil tertawa

"Oh, Jasmine ya!" Pak Burhan berfikir sejenak, keringat dingin membasahi dahinya karena bingung harus menjawab apa.

"Pak Burhan! Pak!" panggilan Kiai Dahlan diujung telepon itu membuyarkan lamunan Pak Burhan yang sedang mencari akal untuk menjawab pertanyaan besannya.

"A-anu Kiai, Riko dan Jasmine sedang pergi berbulan madu ke luar kota," kelitnya.

"Oh begitu, sudah lama bulan madu nya? Apa nak Riko tidak membawa Handphone? Ummi nya Jasmine ingin sekali bersua dengan Jasmine, kangen sekali mungkin Pak Burhan."

"A-apa kiai? Kiai Dahlan, Halo! Halo! Sinyalnya susah sekali ini."

Pak Burhan mematikan sambungan teleponnya untuk menghindari pertanyaan berikutnya dari Kiai Dahlan.

"Bu, teleponnya terputus, mungkin susah sinyal, Jasmine sedang berbulan madu keluar kota bersama nak Riko," papar suaminya.

"Yah, Pak! Kenapa gak tanya nomor telepon Riko saja Pak?" Ummi Ningsih meringis sedih.

"Sudah tadi ummi, tapi tiba-tiba telepon terputus."

"Coba lagi, Pak!" Ummi Ningsih terus memaksa suaminya untuk menelpon Pak Burhan, tapi sayang kini handphone nya tidak aktif.

"Tuh kan, tidak aktif! Mungkin memang tidak ada sinyal, ummi."

Hati Ummi Ningsih semakin berdebar kencang, ada getaran yang tak biasa yang kini sedang ia alami. Kekhawatiran yang tidak tahu kenapa seolah berubah menjadi ketakutan yang luar biasa.

"Jasmine sayang!" gumamnya dalam hati.

Tak terasa butiran lembut pun mengalir lagi membasahi pipi ummi Ningsih.Perasaan rindu tak tertahan membuatnya merasa sesak yang tak henti.

"Abi!" ummi Ningsih menyapa suaminya kembali.

"Iya, ummi!"

"Ummi harus ke rumah nak Riko, ummi ingin memastikan Jasmine baik-baik saja, abi!" Ummi Ningsih mulai merasa ada yang tidak beres dengan keluarga Riko yang seolah menyembunyikan keadaan Jasmine darinya.

"Ummi, mau maksa toh? Kita beri tahu dulu Pak Burhan sama Bu Salma nya, ya!" ucap Kiai Dahlan.

"Tidak Abi, sebaiknya kita ke sana saja langsung, tak perlu memberi tahu mereka dulu!" paksa nya.

Ummi Ningsih berlalu dari hadapan suaminya yang masih keheranan dengan sikap Ummi Ningsih yang seolah batinnya mengetahui sesuatu.

Dengan bantuan beberapa asisten rumah tangga dan para pengurus pesantren ummi Ningsih lebih cepat mempersiapkan semuanya untuk berangkat ke rumah Riko, menantunya.

Beberapa baju telah disimpan di koper dengan rapi dan beberapa makanan khas daerah Malang.

Menjelang sore Ummi Ningsih dan kiai Dahlan dengan supir pribadi mereka telah siap untuk berangkat ke kediaman besannya yakni Pak Burhan. Dengan wajah ceria dan hati yang berbunga-bunga ummi memegang satu tas yang berisi pernak-pernik hijab yang telah ia pesankan tadi pagi untuk diberikan pada Jasmine anaknya tersayang.

Selain kiai Dahlan dan ummi Ningsih, Aisyah adik Jasmine yang baru saja lulus sekolah SMA juga ikut bersama mereka.

"Ummi, kak Jasmine pasti senang ya kita menemuinya," tutur Aisyah.

"Iya sayang, ummi sudah tidak sabar untuk bertemu kakakmu. Ummi tidak percaya kalau kakakmu masih berbulan madu dengan nak Riko, abi," ketusnya menoleh ke arah jok mobil depan, yang ditempati suaminya dan Pak Wiryo supir mereka.

"Iya, ummi! Abi turutin keinginan ummi,tapi bila sampai Jasmine benar-benar tak ada di rumahnya dan benar-benar masih bulan madu gimana?"

"Ya ummi akan menunggu sampai Jasmine pulang dan setidaknya nyuruh Pak Burhan untuk menelepon ke Riko dan Jasmine supaya cepat pulang gitu. Katanya tadi di telepon Pak Burhan bilang kalau Jasmine berbulan madu hanya keluar kota bukan keluar negeri" papar ummi Ningsih.

"Ya, ummi."

"Abi ini, bisanya hanya iya-iya saja dari tadi."

"Terus harus bagaimana umi?"

"Ih, abi sama ummi kok malah bertengkar?" Aisyah ikut bicara.

"Sudahlah ummi, abi turutin ya kemauan umi. Pokoknya kita akan tunggu sampai benar-benar bisa bertemu dengan Jasmine." Kiai Dahlan mengalah.

"Nah,gitu dong!" tandas ummi Ningsih, menampakan wajah ceria.

"Ternyata, ummi dan abi kalau sedang berantem kayak Tom&Jerry ya? Hehe," canda Aisyah sambil tertawa gemas.

"Kamu ini nak, ada-ada saja." Ummi tersenyum lepas.

Cukup jauh perjalanan dari rumah kiai Dahlan ke rumah Riko, pantas saja Jasmine pun begitu lama sampai ke rumahnya. Apalagi dijalan ia terus mengalami hambatan.

***

"Ummi.. ummi!" panggil Jasmine, matanya masih terpejam.

Donny masih setia menemani nya di sebuah penginapan yang letaknya hampir sudah mendekati rumah Jasmine yaitu Pesantren Nurul Huda kiai Dahlan.

"Jasmine, kau sudah baikan sekarang?" tanya Donny memegang jari-jemari Jasmine yang penuh luka karena dipaksa di ikat oleh warga desa aneh tersebut.

"Donny, kakiku sangat sakit, kepalaku juga pusing seperti berputar," tutur Jasmine.

"Sabar lah Jasmine, nanti besok kita rapihkan rambutmu ke salon sederhana ya, karena aku tak punya uang lagi, Jas!" Donny meringis

"Maafkan aku Donny, jadi terus merepotkan mu," ujar Jasmine, sesekali juga meringis kesakitan.

Jasmine tubuhnya yang penuh dengan luka mengambil posisi duduk di ranjang bersandar ke kepala ranjang. Kini rambutnya yang dulu panjang tergerai Indah telah rusak parah dan sulit untuk dibayangkan penderitaan Jasmine. Tubuhnya penuh luka gores karena Jasmine di seret paksa dan di adili, beruntung Donny datang dan kembali menyelamatkan Jasmine.

"Nanti rambutmu harus terpaksa di potong, Jasmine," ucap Donny, tidak tega menyampaikan hal itu pada Jasmine.

Jasmine hanya mengangguk pelan diiringi tangisan yang tak dapat lagi ia tahan. Dahi nya juga sudah diperban oleh Donny, ketika Jasmine belum sadarkan diri, waktu sudah sampai ke penginapan.

"Jasmine, kamu harus kuat, tidak boleh nangis lagi," tandas Donny menyemangati.

"Aku gak habis pikir pada Riko suamimu, tega sekali ia memperlakukanmu dengan sangat kejam."

"Donny, sekarang Mas Riko dimana?"

"Kenapa kau masih saja menanyakan laki-laki pecundang macam dia?" teriak Donny, wajahnya berubah muram.

"Aku sudah memukulnya habis-habisan,dan entahlah mungkin sekarang dia sudah mati," tegas Donny.

"Apa? Kamu jangan bercanda, Donny!"

"Iyalah, aku harap dia mati secepatnya, karena aku gak tega lihat kamu di perlakukan seperti ini oleh dia, suami mu sendiri."

"Tapi Donny, kalau sampai ia mati kamu sendiri akan dipenjara dan aku tak mau itu."

"Kenapa memangnya kalau aku dipenjara? Yang penting kan tak ada lagi yang akan mengganggumu," Donny menatap wajah sayu Jasmine, matanya pun sudah sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata.

"Aku tak ingin ada yang berani mengganggumu lagi, Jasmine. Karena aku sangat mencintaimu," kata hati Donny

Bersambung

1
Aroy Mey
kata kata temen ku dia di o"o
Neneng Dwisuryani
critanya yg susah2 terus gk ada bahagianya,penjahatnya gk ada yg kebongkar satupun,terlalu bertele2
Iin Capri
next
Ju Fizmi
Best.
Nila
lanjut dong Thor jangan LM 2
Nila
💪💪👍👍❤️❤️
Nila
itu lebih baik JASMINE untuk kebaikan semua sementara 💪💪💪💪👍👍
Nila
sabar Jasmine. akan indah pada waktunya 💪👍💪👍❤️🌹
Nila
hamil anak Steven
Nila
cinta membuat orang kejam.
Nila
aku nggk suka ibu Jasmine
Nila
👍👍👍
Nila
💪💪💪💪😭😭
Nila
😭😭😭😭
Nila
kasih cit
Nila
💪💪💪💪👍🙏🙏❤️❤️
Nila
Donny good 👍👍👍
Nila
kurang pas kalau Jasmine keluaran pesantren. tammat Al Azhar pula . kurang alim 😇😇😇🙏🙏🙏🙏👍👍
Nila
kasihan Jasmine😰😰👍👍👍💪💪
Nila
penuh rahasia. suka . lanjuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!