NovelToon NovelToon
Istri Yang Diremehkan: Dokter Jenius

Istri Yang Diremehkan: Dokter Jenius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:28.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Di mata keluarga suaminya, Arunika hanyalah istri biasa. Perempuan lembut yang dianggap tak punya ambisi, tak punya pencapaian, dan terlalu diam untuk dibanggakan. Setiap hari ia diremehkan, dibanding-bandingkan, bahkan nyaris tak dianggap ada dalam rumah tangganya sendiri.

Suaminya, seorang pengusaha ambisius yang haus pengakuan, tak pernah benar-benar melihat siapa wanita yang berdiri di sampingnya. Ia mengira Arunika hanya bergantung pada namanya. Padahal, tanpa seorang pun tahu, Arunika menyimpan identitas yang tak pernah ia pamerkan.

Di balik jas laboratorium dan sorot mata tenangnya, Arunika adalah dokter jenius, ahli bedah berbakat yang namanya disegani di dunia medis internasional. Tangannya telah menyelamatkan banyak nyawa.

Keputusan-keputusannya menjadi penentu hidup dan mati seseorang. Namun ia memilih tetap rendah hati, menyembunyikan kejeniusannya demi menjaga rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati yang sayangnya disia-siakan oleh suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 17.

Di sisi ruangan, Arunika berdiri tenang, matanya mengamati setiap gerakan. Ia sudah cukup melihat, Arunika melangkah mendekat.

“Boleh saya lihat?”

Veronica langsung menoleh dengan ekspresi tidak senang. “Aku masih menanganinya.”

Arunika tidak membantah, ia hanya menatap wanita yang tergeletak di lantai.

Sepuluh detik.

Lima belas detik.

Tatapannya tenang, tetapi tajam.

Lalu Arunika berkata pelan. “Jika kita menunggu lebih lama, saraf pusatnya akan berhenti bekerja.”

Beberapa dokter tamu langsung menoleh.

Veronica mengerutkan kening. “Apa maksudmu?”

Arunika berlutut di sisi lain tubuh Mama Angkasa. Ia memeriksa pupil mata, lalu menekan satu titik saraf di pergelangan tangan. Tubuh wanita paruh baya itu langsung bereaksi dengan kejang ringan.

Arunika menghela napas tipis. “Reaksi neurotoksin kompleks.”

Kerumunan langsung berbisik.

“Racun?”

Veronica langsung menggeleng. “Tidak mungkin!”

“Saya akan menanganinya. Tolong beri saya ruang, Nona Veronica,” ujar Arunika tegas. Sorot matanya tajam, suaranya tidak memberi ruang untuk dibantah. “Keselamatannya bergantung pada waktu.”

Angkasa segera menarik lengan Veronica menjauh. “Dengarkan dia, Vero! Aku percaya padanya.”

“Tapi Bang, aku—”

“Diam!” potong Angkasa dingin. “Itu ibuku! Aku tidak akan membiarkan penanganannya terlambat.”

Wajah Angkasa mengeras saat mengatakan itu. Lalu ia menoleh pada Arunika, tatapannya penuh kepercayaan. “Aku percaya padamu, tolong selamatkan ibuku.”

Arunika tidak menjawab pria itu, ia membuka clutch kecil yang dibawanya. Dari dalamnya ia mengeluarkan kotak logam kecil, Angkasa memperhatikannya dengan serius.

“Apa itu?”

“Penawar,” jawab Arunika singkat.

Seorang dokter di antara para tamu langsung berkata ragu. “Neurotoksin seperti itu tidak memiliki antidot umum.”

Arunika membuka kotak tersebut, di dalamnya terdapat beberapa vial kecil berisi cairan bening.

“Benar, karena penawarnya belum diproduksi.” Ia menarik cairan dari salah satu vial ke dalam jarum suntik.

Veronica menatapnya dengan tidak percaya. “Obat apa itu?”

Arunika menjawab tanpa menoleh. “Formula eksperimental.”

“Apa?”

Arunika menyuntikkan cairan itu ke lengan Ibu Angkasa. Kemudian ia menekan beberapa titik saraf di leher dan bahu dengan teknik yang sangat presisi.

Semua orang menahan napas.

Sepuluh detik.

Lima belas detik.

Dua puluh detik.

Tubuh wanita itu yang tadi kaku perlahan berhenti gemetar, napasnya mulai stabil.

Lalu tiba-tiba—

“Kh… kh!” Wanita paruh baya itu batuk keras dan membuka matanya.

Kerumunan langsung gempar. “Dia sadar!”

“Baru saja dia hampir mati!”

Angkasa menatap Arunika dengan sorot mata dalam, pria itu langsung memeluk ibunya.

Sementara Veronica membeku di tempatnya. Ia Dokter hebat, dia tahu betul betapa rumitnya gejala tadi. Dan ada sesuatu yang membuatnya semakin tidak nyaman. Obat seperti itu… tidak pernah ada di jurnal medis mana pun.

Salah satu dokter tamu akhirnya berkata pelan. “Obat itu…”

Arunika menutup kotak logamnya dengan tenang. “Saya yang meraciknya.”

Aula pesta langsung hening.

Beberapa dokter saling memandang dengan ekspresi tidak percaya. “Dia meracik sendiri?”

“Apa Anda… Dokter Jenius yang selama ini dicari dunia medis?” tanya seseorang dari kerumunan.

Seisi aula langsung gempar. Bisikan para tamu terdengar di mana-mana, penuh rasa penasaran dan keterkejutan.

Namun Arunika tetap tenang, ia justru menoleh pada Angkasa.

“Sekarang yang lebih penting adalah membawa ibu Anda ke rumah sakit,” katanya tegas. “Saya akan menangani beliau, sebaiknya segera dibawa sekarang.”

Setelah itu, Arunika berdiri dan menatap Veronica. “Lanjutkan saja pestanya... ini malam Anda, Nona Veronica. Soal ibu angkat Anda… jangan khawatir, saya akan mengobatinya.”

Tak lama kemudian, ibu Angkasa dibawa pergi menuju rumah sakit.

Pesta kembali berlangsung, meski suasana tak lagi sepenuhnya sama. Beberapa orang tetap tersenyum dan bercakap-cakap, tetapi sebagian lainnya menahan rasa penasaran mereka.

Di antara para tamu, Simon yang sengaja diundang Veronica hanya bisa tertegun. Sekali lagi, Arunika menunjukkan kemampuannya sebagai Dokter luar biasa.

“Arunika… sebenarnya siapa kamu?” gumam Simon pelan.

Veronica menoleh ke arah Simon. Rencana yang ia susun, untuk menjebak Arunika agar kembali bersama dengan Simon... berantakan dalam sekejap.

Sialan kau, Arunika! Veronica mengumpat dalam hati.

Beberapa hari terakhir, ia diam-diam menyelidiki kehidupan pribadi Arunika. Dari situlah ia mengetahui hubungan Arunika dengan Simon yang kini sedang berada di ambang perceraian. Ia sempat mengira informasi itu bisa dimanfaatkan untuk menjalankan rencananya.

Namun sekarang… semuanya gagal total.

1
Mundri Astuti
masa ga bisa bedain si arunika, mana yg tulus dan mana yg modus, kan kamu pernah sama Simon yg modus itu
Aditya hp/ bunda Lia: bener ...
total 1 replies
Tiara Bella
wow ternyata Kenzo jg menyadar klu selama ini angkasa memburu dia
merry
knp gk ksh tau knp gk mau rujuk sm Simon selain di anggp tek berguna blg ajj Simon selingkh dgn doktr riana 🤣🤣🤣🤣
Titien Prawiro
Diperlakukan Arunika.
Titien Prawiro
Malunya diseluruh dunia diperlukan Arunika, dulu dihina gk punya pekerjaan
Aditya hp/ bunda Lia
si Mirna dasar gak tau malu ...
Aditya hp/ bunda Lia
jangan terlalu pede Arunika ntar kalo ternyata cinta itu datang gimana?
Tiara Bella
bagus Arunika Simon sm ibunya mending di gituin biar kapok....
Rere💫: Wkwkwk yesss 🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Emak yakin kali ini kau yang menang Arunika yang selalu waspada ,dan jangan lengah terus selidiki,pasti bisa.Kejahatan akan kalah oleh kebaikan
sunaryati jarum
Nanti kau akan berakhir ditangan orang,- orang yang orang tua atau kerabatnya kau bunuh Kenzo,jangan jumawa
Muft Smoker
Masih byk Teka teki siih ,,
terkadang yg terlalu baik yg Manis tu yg lebih berbahaya ,,
km harus lebih hati2 arunika ,,
musuh jaman sekarang byk yg cosplay jd org baik ,,
org yg peduli ,,
tu yg lebih bahaya dr pda org yg terang2an emnk gx suka sama qta ,,
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tandang aling aling langsung usir
vj'z tri
lah dia dalang nya Mpok /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Tiara Bella
ternyata angkasa udh tw tentang Kenzo ini ya plot twist bngt...Vero sadar dong km cm sodara angkat....
Tiara Bella
oh ternyata begono ....
merry
pdhll orgtua vero msh hdp cm di twnn sm Kenzo
Muft Smoker
duuh udh tbc aj niih kak ,,
dtggu next ny yx kak ,,
☺️☺️
Rere💫: okeoke
total 1 replies
sunaryati jarum
Kenzo mungkin akan hancur oleh obat buatannya sendiri,dan Angkasa jika kau berjanji akan melindungi Arunika,itu benar.Untuk jangan menyalahkan Arunika,itu salah kamu sendiri yang abai padanya selama ini
Rere💫: Simon kak yg abai, Angkasa itu bukan suaminya yg abai🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Secara tidak langsung ibu Angkasa yang diracun sebagai uji coba obat penawar racun berbahaya buatan Arunika sendiri.Membuatmu makin dikenal.Kau saja bisa lepas dari niat jahat pemberi racun dan kecelakaan ,semoga selanjutnya selalu selamat
sunaryati jarum
Semoga semua teka- teki yang menghantui Arunika segera terkuak dan Arunika selalu selamat dari semua tindak kejahatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!