kisah cinta yang rumit
Alio Ibrahim adalah kakak dari Antoni Ibrahim mereka adalah kembar namun tidak identik.
Alio yang tak pernah di harapkan kehadiranya oleh sang ayah harus menelan kepahitan, di saat ia mencoba menyerah, sosok seorang wanita mampu membuatnya semangat kembali dalam menjalani hidup.
namun ia harus merelakan cintanya saat ia mengetahui sang Adik juga menaruh hati pada gadis itu. walaupun sesungguhnya adiknya tau sang wanita telah mencintai Alio.
konflikpun memanas saat sang wanita dengan lantang menginginkan Alio di hadapan Antoni.
mampukah mereka mempertahankan hubungan persaudaraan, atau hubungan itu akan hancur hanya karena seorang wanita??
jangan lupa tinggalkan jejak,like komen dan masukkan ke daftar vavorit!
bantu Author dengan vote ya..
ELEPIYU 😘 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira indeer ꧁️βӀօօժʂ꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#24. MENGANTAR NINDY PULANG!
Di dalam rumah minimalis modern, ada sepasang manusia yang sedang menikmati makan malam,
Tiada percakapan, yang terdengar hanyalah suara dentingan sendok dan garpu yang mengenai piring.
Sesekali mereka meminum teh hangatnya karena,
Udara malam hari ini sangat dingin, di luar sana masih terdengar suara rintikan hujan yang membasahi bumi.
Sepasang manusia itu tak lain ialah, Alio dan Marissa, mereka berdua sedang menikmati makan malam bersama.
Tak butuh waktu lama, Alio telah menyelesaikan makan malam, lalu dirinya hendak bertanya kepada Marissa, namun ia urungkan karena orang yang akan di tanya masih sibuk menyantap suapan terakhir yang ada di piringnya.
Seakan tau maksud Alio, Marissa pun berkata, tanpa menoleh dan melanjutkan suapan terakhirnya.
"Kau ingin pamit pulang Lee ?".
Alio mengangguk, lalu ia beranjak dari tempat duduknya, namun saat hendak melangkah, pergelangan tangannya di tahan oleh Marissa, dengan menyipitkan matanya Alio bertanya..
"Kenapa, apa kau ingin ikut pulang bersamaku ?".
Seketika Marissa menggeleng, lalu ia beranjak dari duduknya, kini ia telah berada tepat di hadapan lelaki yang sedang terheran akan sikapnya, lalu tanpa aba-aba dirinya memeluk dan membenamkan wajahnya di dada bidang milik Alio.
Alio tak membalas pelukannya, namun ia hanya mengusap puncak kepala Marissa.
"Aku hanya berharap, jika kita hanya sebatas settingan, setidaknya biarkan aku meluapkan rasa rinduku pada Antoni dengan memelukmu !" Kata Marissa dengan masih memeluk Alio.
Lalu setelah mendengar pernyataan gadis yang sedang memeluknya kini Alio mengangguk dan membalas pelukannya, Alio berpikir ternyata rapuh sekali perasaan wanita yang sedang memeluknya ini.
Jam menunjukkan pukul sembilan malam, Alio segera melajukan mobilnya sesaat setelah ia berpamitan kepada Marissa.
Jalan yang licin akibat guyuran air hujan membuat Alio harus mengurangi laju mobilnya, karena keselamatan lebih penting dari segalanya.
****
Di sebuah tempat, di dalam rumah yang bergaya Itali itu terdengar suara lelaki yang sedang meluapkan amarahnya dengan membanting apapun yang ada di jangkauanya.
Terlihat pecahan vas bunga di mana-mana, rumah seperti kapal pecah.
Di sebuah kamar seorang lelaki dan wanita sedang memasang pendengarannya, mereka berdua tak lain ialah Nindy dan Antoni.
Suara gaduh, di lantai bawah mengusik Indra pendengaran mereka, lalu Nindy segera masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya, dan Antoni turun ke bawah untuk melihat apa yang terjadi.
Saat baru menuruni anak tangga pertama, Antoni di suguhkan dengan pemandangan ayahnya yang sedang membanting apapun yang ia jangkau.
Dengan langkah cepat, Antoni segera mencegah Aldaluts dengan memegang tangannya, dan itu membuat Aldaluts semakin murka.
Dengan gerakan kasar, ia mendorong tubuh putranya itu hingga membentur dinding, lalu ia meninggalkan Antoni begitu saja tanpa berucap apapun.
Pria yang sedang berdiri di samping dinding itu hanya melongo, menyaksikan tingkah aneh ayahnya, "sebenarnya ada apa dengan ayah," pertanyaan itu sedang terngiang di kepalanya.
Bukan tanpa sebab sebenarnya Aldaluts murka, karena sebelum ia memutuskan untuk pulang, di hotel tempatnya ia bercinta tadi dirinya sangat di buat kesal oleh wanita yang tak lain adalah mantan adik iparnya dan sekaligus wanita pemuas kebutuhan kejantanannya.
Karena saat ia menyuruh wanitanya tadi menulis jumlah uang sebagai pengganti jasa pelayanannya tadi, Ratih menulis nominal yang tak tanggung-tanggung, bahkan dalam cek yang ia tulis tadi nominal angkanya bisa di katakan angka horor.
Bagaimana tidak, angka yang Ratih tulis berinisial M, yang artinya Milyar.
Terpaksa Aldaluts menyetujui karena kalau tidak, Ratih mengancam akan membongkar kebusukannya kepada Antoni.
Nindy sudah selesai mengganti bajunya, lalu ia segera berlari menuju ke lantai bawah, dirinya di buat penasaran akan siapa yang membuat kegaduhan, namun setelah sampai di tempat tujuan, ia tak mendapati apapun yang ada hanyalah Antoni yang sedang berdiri mematung.
Antoni yang menyadari kehadiran Nindy segera menghampiri, dan menyuruh Nindy mengikuti langkahnya untuk duduk di sofa yang terletak di sudut ruangan.
"Apa kau mau minum sesuatu ?" tanya Antoni ketika ia sudah berhasil mendaratkan tubuhnya di sofa.
Nindy menggeleng, lalu ia melirik jam dinding, segera ia beranjak dari duduknya, berniat untuk pamit pulang, namun gerakannya di tahan oleh Antoni, " aku akan mengantarmu pulang !" ucap Antoni yang sudah tau maksud dari gerakan Nindy.
"Tunggulah sebentar, aku akan mengambil mantelku dulu !" Kata Antoni lagi, setelah mendapat persetujuan dari Nindy kini lelaki itu berjalan menaiki anak tangga, dengan berlari kecil tak butuh waktu lama kini lelaki itu telah berhasil mengambil mantel yang menjadi tujuannya tadi.
Kini mereka berdua telah berada di mobil, sejenak tiada percakapan di antara keduanya, lalu Antoni mulai membuka suaranya.
"Nin sebenarnya apa yang membuatmu menangis tadi ?".
Nindy yang merasa di tanya pun menoleh, lalu ia menarik dan membuang nafasnya, dengan gundah ia pun menjawab pertanyaan lelaki yang ada di sampingnya kini.
"Aku tak sengaja melihat Alio tadi, lalu aku berpikir untuk mengikutinya, namun setelah tau tempat tujuannya aku kecewa !" ucap Nindy dengan membuang pandangannya ke arah luar jendela mobil.
"Memangnya kemana arah tujuan kak Lee ?" tanya Antoni dengan masih fokus menghadap ke arah jalan.
Cukup lama Antoni menunggu jawaban akan pertanyaannya, namun wanita di sebelahnya kini hanya terdiam membisu, yang terlihat ia sedang memainkan jarinya untuk mengusir hawa gugup.
Karena tak mendapati jawaban, Antoni pun terdiam dan tak bertanya lagi, namun terdengar helaan nafas dari wanita yang sedang mengenakan baju kedodoran miliknya itu.
"Tujuan Alio ke rumah Marissa !" jawab Nindy dengan suara yang lesu.
Antoni menoleh sejenak, lalu ia kembali memfokuskan pandangannya ke depan, ingin bertanya lebih lanjut namun rasanya ia tak tega melihat raut muka Nindy yang terlihat sangat kecewa itu.
Tak terasa kini mobil yang mereka tumpangi telah sampai ke tujuan yaitu rumah Nindy.
"Ton, kau pulanglah bawa mobilku !" Kata Nindy setelah berhasil menapakkan kakinya ke tanah.
"Tidak usah aku akan menelfon Tama untuk menjemputku !" Jawab Antoni dengan tersenyum.
Lalu Antoni bergerak mengambil ponselnya yang berada di saku celananya.
Ia mencari nama Tama, setelah berhasil lalu ia menempelkan benda pipih itu ke telinganya.
" Kau di mana ?" tanya Antoni.
Suara di seberang telepon sangat berisik, terdengar dentuman musik dj yang menggema mengusik Indra pendengaran Antoni.
Antoni tak menunggu jawaban Tama lalu ia mematikan teleponnya.
Lalu saat ia hendak memasukan ponselnya kembali tiba-tiba ponselnya bergetar tanda ada pesan masuk.
"Aku sedang berada di club, kau tadi ku ajak tak mau, kau di mana biar aku jemput !. Isi pesan dari Tama.
Lalu Antoni membalas pesan singkat itu dan memasukkan ponselnya kembali.
Bersambung..
Seindah-indahnya pelangi
Tak akan pernah hadir sebelum hujan
sekuat-kuatnya kau mencintai
akan kalah, sama yang bikin nyaman !
NADIRA_INDER_927.
Jangan lupa dukung aku dengan like kalian
Salangheo…
BENCI SKALI DGN TOKOH ANTONI & NINDY...
TPI YG PLING KU BENCI DI SINI TOKOH NINDY NYA...
JDI GK JELAS KISAH CINTA SELANJUTNYA...
ASLI AKU IKUT SESAK LIAT SI ALIO...
GARA2 ANTONI & NINDY...😡😡😡😡😡
CINTA SEGI TIGA YG MEMBAGONGKAN... DGN ENDING GK JELAS SKALIGUS MNECEWAKN, OTHOR GK ADIL DGN TOLOH ALIO...
bagus
semangat
trus knpa yg ditampilkan keegoisan seorang adik n kemunafikan seorang kakak ny
Seharusny antoni tdk menghancurkan cinta kk nya sehingga membuat alio hrus mengalah demi kluarga nya
Ga masuk akal cerita mu thor
aku shunting saja.