NovelToon NovelToon
LORA_Terjebak Jerat Papa Tiri

LORA_Terjebak Jerat Papa Tiri

Status: tamat
Genre:Misteri / Keluarga / Harem / Satu wanita banyak pria / Mafia / Tamat
Popularitas:906.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nuna Nellys

- Lora sadar bahwa hidupnya telah hancur Karena jebakan kenikmatan sesaat yang di berikan oleh papa tirinya.
-
Dia mencoba untuk kembali ke jalan yang benar, tapi sudah terlambat
-
Lora Jatuh Lebih Dalam dan Lora semakin terjebak dalam kehidupan liar dan kehilangan semua yang dicintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna Nellys, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Berulah

0o0__0o0

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dari 30 menit mobil yang dikendarai oleh sopir berhenti di depan rumah sakit.

Tanpa menoleh ke arah sang Papa Mike berkata dengan nada dingin "turunlah, kau bukan bocah yang harus diantar ".

Rico hanya mendengus sebal "jaga Lora baik-baik awas aja kalau kau mencubitnya" Katanya memperingatkan.

Mike memeluk tubuh Lora semakin erat "Aku lebih suka meremasnya daripada mencubitnya" jawabnya ambigu.

Rico langsung melotot dia menatap datar ke arah sang putra "Apa maksudmu ?" Tanya'nya dengan dingin. Seketika pikiran Rico traveling ke hal vulgar.

Bukan'nya menjawab mike malam mengusir sang papa "keluarlah sebelum aku benar-benar mencekik Putri kesayangan mu ini" Ucapan'nya datar.

Rico akhirnya mengalah dia keluar dari dalam mobil lalu membawa langkahnya masuk ke dalam rumah sakit. Dia berhenti sebentar, lalu menoleh ke belakang. Seolah memastikan Lora benar-benar aman di dalam sana.

Rico membuang nafasnya kasar dia melanjutkan langkahnya sambil menggelengkan kepalanya, Seolah mengusir pikiran buruk yang bersarang di otaknya.

Kini hanya tinggal Lora dan juga Mike beserta sopir di dalam mobil. Wajah Mike datar dengan tatapan tajam dia mengusir sopirnya keluar dari mobil dengan nada dingin "Keluar dan susul Papa ke dalam" Ucapan'nya tegas.

Sang Sopir melirik takut sambut mengangguk singkat "Baik tuan muda" Jawab'nya pasrah. Lalu cepat keluar dari dalam mobil.

Sedang-kan Lora masih terlelap dalam tidurnya, dia sama sekali tidak menyadari bahwa saat ini tengah berada di genggaman seekor anak harimau.

Sorot mata Mike dari tadi tidak lepas dari bibir bengkak Lora, dia jelas paham apa yang di lakukan oleh Lora dan Papanya. Dia bukan bocah kemarin sore yang bisa di bodohi.

"Ternyata lo benar-benar cewek murahan, selain bodoh Lo juga tidak punya harga diri" ucapnya dengan dingin.

Kini tangan Mike turun ke bawah, dia mengusap paha Lora dari bawah sampai ke atas. Mike berhenti sejenak dia mengusap area intim milik Naya yang ternyata sangat basah.

Mike langsung terkekeh sinis "Ternyata di balik wajah polos Lo, itu hanyalah kedok untuk menutupi kelakuan minus Lo aja" Ucapan'nya geram.

Rahang Mike mengeras, dadanya bergemuruh. Entah kenapa dia merasa sangat marah. Dia tidak terima jika Lora membiarkan orang lain menyentuh tubuhnya.

Mike memasukkan satu jari telunjuknya ke dalam Lubang intim milik Lora. Untuk memastikan sesuatu.

"Masih perawan" Ucapan'nya singkat namun Mike merasa sangat lega.

"Bahkan celana dalam Lo, Sudah tidak ada di tempatnya" Ucapan'nya dingin dengan tangan bergerak maju mundur di bawah sana.

Lora yang duduk menyamping di atas pangkuan Mike, semakin memudahkan gerakan tangan'nya. Bahakan kini bibirnya melumat kasar bibir bengkak Lora.

Enggh...!

Lora melenguh pelan, tiba-tiba dia merasakan sesuai yang membuatnya mengerang nikmat. Di alam bawah sadarnya Lora merasa bermimpi, sehingga dia membalas ciuman Mike, meskipun tidak bisa mengikuti Ritme'nya.

Mike bisa merasakan jari telunjuknya tersedot semakin dalam di bawah sana dia paham bahwa Lora akan mencapai pelepasannya.

Mike meng-gerakkan jari telunjuk-nya semakin cepat saat Lora benar-benar sudah ada di puncak, Mike menarik keluar jarinya sehingga Lora gagal mendapatkan pelepasannya.

Mike terkekeh sinis sambil menikmati ekspresi Lora yang nampak gusar "Tidak ada pelepasan untuk Lo, Pelacur kecil" Sarkas-nya dingin.

Kini tatapan Mike Beralih ke arah Leher Lora yang sudah dipenuhi bekas cupang kemerahan. Tangan Mike mengusap lembut lehernya.

"Gue benci wanita murahan tapi Lo pengecualian" Ucapan'nya dingin namun terdengar tegas.

Mike terkekeh kecil "Seperti-nya Papa belum mengetahui tubuh Lo yang penuh dengan hasil karya gue tadi pagi"

"Gue nggak bisa bayangin Bagaimana reaksi Papa saat tahu tubuh Lo, Terjamah oleh tangan orang lain" Sambung'nya lagi. Sambil membayangkan hal yang pasti akan membuat Lora ketakutan. Dia sangat paham Papa'nya orang yang seperti apa.

"Sial, Bocah ini selalu berhasil bikin Gue tegang walau dalam kondisi tertidur" Umpatnya geram.

Mike menyandarkan kepalanya dengan mata terpejam, Ia mencoba meredam hasratnya yang mulai naik. Bayangan tubuh polos Lora tiba-tiba terlintas di otaknya.

Rasa hangat dan sempitnya Lubang intim milik Lora Masi terasa jelas. Mike menarik kepala Lora lebih dalam, Dia menghirup aroma vanilla yang ada di tubuhnya.

Haaaah...!

Mike meng-hembuskan nafasnya kasar, Aroma tubuh Lora Membuat-nya semakin terasa tersiksa. Niatnya ingin menenangkan diri, Malah dapat sebaliknya.

"Demi kewarasan gue harus jauhkan tubuh Lo" Ucapnya sambil menurunkan pelan tubuh Lora, Lalu di rebahkan dengan ber bantal pahanya.

Mike bersandar dengan mata terpejam, Dia ber-sendekap dada sambil mengusir pikiran kotornya yang berkeliaran kemana-mana.

Ceklek..!

Pintu mobil terbuka dari Luar, Rico masuk ke dalam mobil. Dia melihat posisi Lora yang tertidur terlentang di kursi mobil dengan ber bantal kan paha Mike.

Rico tidak mengangkat kaki Lora, Lalu dia duduk dan meletakkan kaki Lora di atas pahanya. Mike tetep diam dengan mata terpejam.

"Jalan" perintah Rico pada supirnya dengan singkat.

"Baik Tuan" Supir itu langsung menjalankan mobilnya ke meninggalkan rumah sakit dengan kecepatan penuh.

Rico mengusap lembut kaki jenjang milik Lora, yang terasa halus dan sangat putih bersih. Rico melirik sekilas ke arah Putra'nya.

"Besok kamu sudah bisa masuk sekolah, Asisten Papa sudah mengurus semua'nya. Dan kamu akan satu sekolah dengan Lora." Ucapnya menjelaskan.

Mike hanya berdehem singkat, sebagai jawaban-nya. Dia tidak tertarik dengan obrolan sang Papa. Sekolah hanyalah formalitas bagi Mike, Tidak lebih. Jadi dia tidak peduli mau sekolah dimana saja.

Hening tidak ada obrolan lagi, Sampai akhirnya tiba-tiba supirnya me-ngerem mobilnya mendadak. Samapi membuat kedua pria kaku di belakang tersentak.

Tubuh Lora hampir saja terguling jatuh, Kalau tidak di tahan oleh Mike. Riko hanya bisa menahan kaki Lora pakai satu tangan'nya. Karena tangan kanan'nya masih membengkak.

Kini Tatapan Ayah dan Anak itu menajam ke depan, Hingga membuat sang supir gemetar ketakutan.

"Kau sudah bosan hidup ?" Ucap Rico dingin.

Peluh langsung membanjiri kening Sang supir "Maaf tuan, Tadi tiba-tiba ada kucing yang lewat" Ucapan'nya mencoba menjelaskan dengan suara gemetar.

"Lain kali saya tidak mau mendengar alasan lain lagi" Ucapan'nya Rico sebagai peringatan terakhir.

"Baik tuan, Saya mengerti" Jawab'nya Tegas, Ia bernafas lega karena terbebas dari kemarahan dua bos kejam'nya itu.

Mobil melaju kembali, dengan lebih hati-hati lagi, Dia tidak mungkin mengulangi kesalahan yang sama. Bisa hilang nyawa nanti.

Hooam..!

Lora menguap Lebar, dia membuka mata'nya lebar. Tapi entah kenapa dia merasa ada yang aneh dengan Tubuh'nya. Dia bangun dengan lemas lalu menoleh ke kanan dan ke kiri dimana Mike dan Rico sama-sama menatap'nya.

Wajah Lora nampak lesu dan tidak semangat, Entah apa alasan'nya. Lora sendiri tidak paham.

"Papa, Hug Me" Ucapan'nya dengan suara lemas.

"Mata Lo buta ?" Mike berucap dengan datar.

"Mike, Jaga bicara Mu" Tegur Rico datar. Yang hanya dalam balasan dengusan malas dari Mike.

Lora menatap sebal ke arah Mike "Lo Ke____"

"Tangan Papa Luka" Potong Mike dengan datar sambil menatap tajam Lora.

Mendengar itu Lora langsung melotot panik, Dia menoleh ke arah sang Papa. Dan benar saja, Tangan Papa'nya lagi di perban.

Lora meng-geser tubuhnya mendekat ke arah sang Papa, Namun Mike menarik lengan'nya kuat hingga tubuh'nya kembali ke tempat semula.

"Mike, Gue mau lihat tangan Papa, Kenapa Lo malah tarik tangan Gue ?" Katanya sebal. Lora menarik-narik tangan'nya dari genggaman kuat tangan Mike. Namun Mike tidak melepasnya.

"Papa, Mike nakal" Adunya pada Rico dengan mata berkaca-kaca. Mike malah semakin kuat mencengkram tangan kecil Lora.

"Mike, Lepaskan tangan Lora" Titahnya Rico Tegas.

Mike tetap diam dengan wajah datar'nya tanpa ada niatan melepaskan tangan Lora "Dia hanya akan membuatmu kerepotan" Katanya datar.

Lora memukul-mukul dada Mike pakai tangan kirinya dengan sekuat tenaga. Mike membiarkan seolah pukulan Lora hanya meng-gelitik tubuh'nya saja.

"Lapas Mike, Gue mau lihat tangan Papa'' Teriak Lora dengan terus menaboki dada bidang Mike.

Mike hanya diam tidak merespon dengan wajah tetap setia datar. Lora sudah tampak sangat kesal menatap wajah Mike penuh dengan permusuhan.

Sampai akhirnya Lora menjambak keras rambut Mike sampai kulit kepalanya ketarik "Gue, buat Lo gak akan punya rambut lagi" Katanya meng-gebu.

Mike melotot terkejut dengan tindakan tiba-tiba Lora, Seketika dia langsung pening. Kepala ketarik mengikuti jambakan Lora yang semakin kencang.

"Akh..Lepas Lora" Perintah-nya dingin. Mike meringis kesakitan, Sungguh jambakan Lora tidak main-main. Kulit kepalanya rasanya sudah mau copot.

"Tidak Akan" Jawab'nya Tegas. Lora menatap Mike penuh dengan dendam, Aura permusuhan terlihat jelas dari sorot matanya.

Rico hanya bisa membuang nafas'nya kasar, Dia heran dari awal mereka bertemu sampai hari ini. Pasti ada aja pertengkaran di antara ke-dua nya.

0o0__0o0

1
Jamayah Tambi
Tahniah Athur,kau matikan watak Lora.Semua oran melepas.Memang sejak awal cinta terlarang dah salah.Klu hidup pun tak ada gunanya.Merekacyg hidup, teruskan hidup, jgn melakukan kesalahan lagi
Jamayah Tambi
Ada lagi saki bakibkeluarga Fedrik,Rey,Lora dan Devi
Sofie Ariyani
si rico nikah muda banget ya umur 35 sdh pny anak remaja?
Jamayah Tambi
Adakah Darion akan mati ditangan saudara2nya
Jamayah Tambi
Takut kantoi
SQUIRELL
aku terharu pas terakhir kali lora terbangun untuk pertama dan terakhir kalinya iya bangun dan mengucapkan kata maaf yang pernah ia lakukan dibelakang ibunya lalu didetik terakhir ia mengucapkan kata maaf dan akhir perjuangan yang ia lakukan 🥺🥺🥺
aku baca karya ini sambil nangis karena saking terharunya aku dengan karya ini🥺 semangat buat yang membuat karya ini🙆🏻‍♀️👋🏻
SQUIRELL
sangat membuat aku terharu dan merasakan keh ilangan atas pergi nya lora😭🥺
Jamayah Tambi
Kerana seorang Lora jd perang dua kwluarga dan melibatkan ribuan nyawa
Jamayah Tambi
Kalau auku,aku akan matikan watak Lora.Biar 3 ekor beruk tu tak berebut.
Jamayah Tambi
Mereka ini keturunan jin dan mafia.Tidak ada belas kadihan.Bermuka datar,darah dingin dan kejam.Amalkan sex bebas .
Jamayah Tambi
Kalau mereka keluarga Lora mengapa mereka menyeksa Lora.
Jamayah Tambi
Musuh lama.Apa Maya pernah buat salah
Jamayah Tambi
Apa la merwka ni.Tak geki lepas bapak ,anak pula masuk lubang yg sama.Agama tak payah cerita.Pastilah amat terlarang.
Jamayah Tambi
Mati la budak tu kau tempur 2 beranak.Tambah senjata jenis jambo semua.
Jamayah Tambi
Hidup anakmu dah hancur diperkosa oleh suamimu dan anak tirimu.Yang peliknya anakmu rela
Jamayah Tambi
So jgn percaya dgn orang yg berwajah datar,tidak senyum,kurang bicara.Mereka bahaya sebenarnya.Mungkin saja pysikat
Jamayah Tambi
Vetul2 gila 3 orang ni.Amalan sex bebas dan terlarang
Jamayah Tambi
Gila 2 beranak menyukai gadis yg sama
Jamayah Tambi
Rosak betul dah masyarakat.Bapa tiri yg dianggap akan melindungi isteri dan anak tirinya rupanya hanya topeng syaitan.Kesian Maya.Lora ternyata sangat bodohbtentang sex.Kata dah selalu tengok cerita Korea/Sob//Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Ada apa dgn mama Mike
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!