NovelToon NovelToon
System Pengasuh: Bangun Shelter & Lindungi Yuki

System Pengasuh: Bangun Shelter & Lindungi Yuki

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Zombie / Time Travel / Sistem / Penyelamat
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: F R E E Z E

Di tengah dunia yang terbelah antara realita modern dan kiamat zombie, Shinn Minkyu—seorang cowok berwajah androgini dengan pesona misterius—mendadak mendapatkan sebuah sistem unik: Sistem Pengasuh.

Dengan kemampuan untuk berpindah antar dunia, Shinn berniat menjalani hidup damai... sampai seorang gadis kecil lusuh muncul sambil dikejar zombie. Namanya Yuki. Imut, polos, dan penuh misteri.

Tanpa ragu, Shinn memutuskan untuk merawat Yuki layaknya anaknya sendiri—memotong rambutnya, membuatkannya rumah, dan melindunginya dari bahaya. Bersama sistem yang bisa membangun shelter super canggih dan menghasilkan uang dari membunuh zombie, keduanya memulai petualangan bertahan hidup yang tak biasa.

Penuh aksi, tawa, keimutan maksimal, dan romansa menyentuh saat masa lalu Yuki perlahan terungkap...

Apakah Shinn siap menjadi ayah dadakan di tengah kiamat? Atau justru… dunia ini membutuhkan keimutan Yuki untuk diselamatkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F R E E Z E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: "Jejak yang Ditinggalkan"

Aku bangun lebih awal dari biasanya hari ini. Suara Yuki yang mengigau pelan bikin aku refleks nyamperin dia yang tidur meringkuk di pojok tempat tidur, memeluk boneka kelinci yang kemarin aku temukan di reruntuhan toko mainan.

"Ugh... Mama..." gumamnya pelan, matanya masih tertutup rapat.

Aku usap rambutnya pelan. "Tenang, Yuki. Aku di sini..."

Setelah itu, aku duduk di ujung tempat tidur, mandangin layar hologram sistem yang muncul di udara. Ada beberapa notifikasi baru.

[Notifikasi Sistem]

Jejak biologis baru ditemukan: Data DNA cocok dengan subjek pencarian YUKI (Target: Elia)

Koordinat estimasi: 2.4 km arah tenggara dari shelter

Status lokasi: Belum terdeteksi keberadaan zombie tinggi

Dadaku langsung sesak. Ini... ini pasti petunjuk soal ibunya Yuki!

Ku pandangi wajah Yuki yang tenang. Gimana caranya ngasih tahu ke dia... apa aku harus langsung bilang?

“Kayaknya belum, deh…” bisikku ke diri sendiri. Aku nggak mau kasih harapan palsu ke dia. Belum sampai tempatnya, siapa tahu itu cuma sinyal palsu.

Aku turun pelan-pelan dari tempat tidur, jalan ke dapur mini yang aku susun dari barang-barang bekas tapi fungsional. Air bersih, panci yang bisa ngukus dan goreng, bahkan kulkas tenaga surya—semua udah mulai stabil. Shelter ini makin terasa kayak rumah. Rumah yang aman.

Yuki bangun dengan rambut berantakan dan mata masih sayu. “Shinnn~ aku mau roti panggang sama telur setengah matang~!”

“Siap, princess!” sahutku sambil nyengir.

Kami sarapan sambil ngobrolin hal-hal kecil. Tentang bunga liar yang tumbuh di dekat pagar, tentang burung-burung kecil yang mulai sering datang ke atap shelter, bahkan soal zombie yang entah kenapa makin jarang keliatan di area sekitar sini.

Tapi... aku tahu di luar sana, bahaya nggak pernah tidur. Dan sekarang, ada petunjuk penting. Aku harus ke sana.

Aku nggak ngajak Yuki pergi. Nggak. Kali ini terlalu berisiko. Aku tinggalin dia di shelter, dengan sistem keamanan level tinggi, plus robot penjaga mungil bernama Toto yang aku buat dari bagian drone dan mesin cuci rusak.

“Yuki, aku keluar sebentar ya. Mau cari bahan makanan dan... ya, sesuatu yang penting,” kataku sambil jongkok di depannya.

Dia ngangguk kecil. “Shinn hati-hati ya. Jangan sampai ketemu zombie yang kayak kemarin, yang gede kayak kulkas dua pintu itu…”

Aku ngakak, “Tenang, kulkas itu udah aku potong-potong dan dijadiin dinding shelter.”

Dia ketawa. “Yah, kulkas zombie... jadi bagian rumah kita.”

Aku cium keningnya dan langsung keluar.

Perjalanan ke lokasi nggak mudah. Jalanan dipenuhi mobil-mobil terbengkalai dan reruntuhan. Tapi sistemku udah upgrade, aku bisa deteksi keberadaan zombie radius 100 meter.

Aku sampai di sebuah bangunan tua, kayak sekolah atau gedung pelatihan. Pintu masuknya kebuka dikit. Bekas goresan kuku terlihat di dinding. Aku nyalain lampu tempel di bahuku dan jalan masuk.

Di dalam... sepi. Tapi ada jejak. Bekas langkah kaki kecil—dan besar. Darah kering. Tapi bukan darah segar. Ini udah lama.

Aku ngikutin jejak itu sampai ke ruang bawah tanah. Saat aku buka pintu pelan-pelan, sinyal sistem berbunyi lagi.

[Notifikasi Sistem]

Lokasi DNA subjek pencarian ditemukan: sisa rambut + darah di lantai

Estimasi terakhir berada di tempat ini 4 hari lalu

Catatan: Jejak mengarah ke arah timur dari lokasi sekarang

Aku membeku.

Elia... ibu Yuki... dia sempat ada di sini. Dia terluka? Tapi... dia selamat. Dia sempat pergi dari sini.

Tiba-tiba, suara berderit di belakangku. Aku refleks narik pisau taktis dari ikat pinggang.

Seseorang—bukan zombie.

Seorang pria tua muncul dari balik lemari besi yang nyaris ambruk. Pakaiannya compang-camping, janggutnya lebat tapi matanya masih awas.

“Kau... bukan zombie...” katanya pelan.

“Nggak, aku manusia. Shinn Minkyu. Kamu tinggal di sini?”

Dia mengangguk pelan. “Aku berlindung di sini. Kau cari... wanita muda yang membawa anak kecil?”

Nafasku tercekat. “Iya! Dia... tinggi, rambut panjang, bawa anak perempuan umur lima tahun!”

“Empat hari lalu. Dia terluka. Tapi dia kuat. Dia bilang mau menuju ke arah timur... katanya dia harus kembali ke... rumah yang dulu. Tempat terakhir yang dijanjikan.”

Aku langsung nyalain peta digital. “Rumah yang dijanjikan... itu maksudnya apartemen tua di blok 17?”

Pria itu mengangguk. “Ya. Tapi... di sana bahaya. Banyak zombie dengan kemampuan... aneh. Mereka kayak berevolusi.”

Aku menelan ludah. Gawat.

Aku buru-buru balik ke shelter. Sepanjang perjalanan aku terus mikirin kondisi Elia. Apa dia masih hidup? Apa dia sempat ninggalin pesan?

Saat sampai, Yuki udah nunggu di depan pintu dengan wajah gelisah.

“Shinn! Kenapa lama banget? Aku kira kamu... kamu kenapa-napa!”

Aku peluk dia erat-erat. “Maaf... aku cuma... nemuin sesuatu penting.”

Dia memandangku, bingung. Tapi nggak nanya lebih lanjut. Anak ini... peka banget.

Aku elus rambutnya. "Yuki... kalau kamu dikasih pilihan, kamu mau ketemu mama kamu lagi?"

Dia langsung nyalain matanya. “Mau banget! Tapi... kenapa?”

Aku tersenyum. “Besok... kita akan pergi. Nyari tempat terakhir yang katanya mama kamu tinggalkan jejak.”

Dia langsung lompat peluk aku. “Beneran?! Tapi... tapi kalau mama udah nggak ada... gimana?”

Aku diam sebentar, lalu jawab pelan, “Kalau pun nggak ada... setidaknya kita tahu dia pernah berjuang buat kamu.”

Yuki menunduk, tapi senyum kecilnya muncul. “Aku mau ketemu... meski cuma sekali.”

Malam itu, kami tidur lebih awal. Tapi aku nggak bisa tidur. Aku duduk di depan layar sistem, nyusun rencana, ngecek perlengkapan, dan ngeprint senjata tambahan dari printer 3D mini hasil loot kemarin.

Di satu sudut layar, data Elia—ibu Yuki—masih berkedip pelan.

[Status]

Keberadaan terakhir: Arah timur – Blok 17

Risiko: Tinggi

Estimasi waktu tempuh: 4 jam jalan kaki

Keberadaan zombie: Sangat tinggi

Target: Lanjutan misi adopsi – perlindungan keluarga

Aku mengepalkan tangan. “Tunggu kami... Elia.”

1
Pakde
up dong
F R E E Z E: Gass Lanjut...
F R E E Z E: ingin up? jangan lupa giftnya atau bisa iklannya yang free 10x author langsung crazy up kak^^ ty
total 2 replies
Selly AWP
like,subscribe,follow,iklan untukmu thor. semangat terus ya
Selly AWP
mama si cowok tampan 🤣
F R E E Z E: wkwkwk
total 1 replies
Selly AWP
Halo Thor aku sudah mampir ya. like and ads untukmu
F R E E Z E: okey terimakasih sudah mampir ya...^^
total 1 replies
Bintang Ray234🌸🌸
Hai kak, aku mampir dan ayo mmpir balik ke cs cinta yang diawali dengan permen + jnlp like&komen terima kasih🙏
F R E E Z E: done🙏🏻
F R E E Z E: okey... siap 🙏🏻
total 2 replies
Pakde
lanjut dong
Pakde
up dong
F R E E Z E: gass...🔥
total 1 replies
natanatasasa
kocak bener ya ampunn🤣🤣

mampir kak
F R E E Z E: okey/Good/
total 1 replies
Pakde
lanjut
F R E E Z E: siap...🤗
total 1 replies
🐌KANG MAGERAN🐌
mampir kak, semangat dr 'Ajari aku hijrah' 😊
Little Fox🦊_wdyrskwt
sudah semua iya jangan lupa mampir juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!