Zoey Charlotte Brianna, ia terbangun kembali di kamarnya sebelum kiamat datang.
Awalnya dia terkejut mengapa dia kembali lagi kerumah peninggalan orangtuanya ia beranggapan bahwa ia disurga setelah kematian.
Nyatanya dia sadar bahwa ia mengalami kelahiran kembali 2 bulan sebelum virus zombie melanda dunia.
Zoey menggunakan waktu dua bulan itu untuk belanja sepuas-puasnya, menjual semua aset peninggalan orang tuanya dan kakeknya. Dia juga menyempatkan diri untuk memperkuat tubuhnya.
Pada hari kiamat kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk membantu kita, harus diri kita lah yang berjuang sendiri jika ingin hidup dalam dunia yang kacau ini.
Sebagai wanita Zoey harus kuat untuk melindungi dirinya, karena didunia kacau wanita tidak berguna hanya digunakan untuk memuaskan nafsu bagi orang kuat dan berkuasa.
***
Saksikan perjalanannya Zoey yang penuh tantangan melawan zombie dimana-mana dan juga melawan tumbuhan dan hewan yang telah bermutasi.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. membersihkan gedung Apartemen.
"lama kelamaan kamu terbiasa Rachel!, benda ini kristal yang ada di kepala zombie, kristal ini bisa kita gunakan untuk meningkatkan kekuatan kita, atau menambah energi yang terkuras." Ucap Zoey lalu ia mengambil kristal di tangan rachel yang disudah disuci.
" apakah ini baik untuk tubuh kita, bagaimana kalau masih ada virus beracun zombie." Ucap Rachel.
"Kristal pada kepala Zombie tidak beracun atau tercemar oleh virus, itu adalah sumber kekuatan mereka, sama dengan kita yang memiliki kemampuan." Ucap Zoey lagi.
"Jadi, kepada manusiapun juga harus hati-hati, mereka bisa saja mengambil inti kristal kita, saat kita lengah." Ucap Zoey lagi ia bukan menakuti-nakuti tetapi ia membicarakan fakta yang pernah ia lalui di kehidupan sebelumnya.
"Sepertinya kekuatan ku sekarang masih lemah." Ucap Rachel setelah mendengar kata Zoey.
"Tidak apa dengan berjalannya waktu kamu juga berlahan-lahan akan menjadi kuat." Ucap Zoey lalu ia memperlihatkan kristal tersebut kepada Rachel.
"Kamu lihat warna kristal ini, warna putih bening seperti air untuk elemen air,! ambilah dan serap cocok untukmu?" Zoey melemparkan kristal warna air kepada Rachel.
Rachel melakukan perintah Zoey ia menggenggam kristal tersebut lalu ia serap sambil memejamkan matanya, tak lama setelah itu kristal itu menjdi abu.
"Keren, energiku bertambah sedikit, ayo Zoey kita lanjut lagi berburu kristal." Kata Rachel semangat.
"Hati-hati jangan berindak gegabah, jangan sampai terluka." Ucap Zoey ia mengikuti Rachel turun ke lantai berikutnya.
"Rachel, jarak 5 meter dari sini ada lima zombie aku serahkan kepadamu! " ucap Zoey dia membiarakan Rachel yang mengambil alih untuk menyerang.
"Baik" ucap Rachel ia bersiap-siap untuk menyerang, tidak bersiap-siap untuk menahan mual.
Rachel turun dengan langkah pelan dan di ikuti oleh zoey di belakang, jika terjadi sesuatu dengan dia sudah siap membantu.
Tidak lama setelah itu Rachel melihat zombie yang dikatakan Zoey, ia bersiap untuk menyerang. Zombie memiliki penciuman yang kuat terhadap bau manusia mereka langsung berlarian ke arah rachel juga zoey, meski lari mereka pelan.
Rachel langsung menerjang salah satu zombie ia memanfaatkan kelambatan zombie tersebut lalu mengayunkan pedangnya dan memukul kepala zombie sampai hancur.
Saat zombie lain ingin mencabik kulit nya ia mengelak dengan cepat dan menendang zombie tersebut dengan marah rachel menghancurkan kepala zombie itu.
"Berani makhluk jelek seperti mu menyentuh kulitku." Gumamnya dengan kesal, ia melanjutkan menghabiskan para zombie itu.
Beberapa menit kemudian Rachel menyelesaikan misinya menghabiskan para zombie yang dikatakan zoey. Lalu ia mengikuti cara zoey menggali kepala zombie ia juga menemukan inti kristal di kepala zombie.
"Zoey aku juga menemukan tiga inti kristal, dua kristal tipe air satu lagi warna merah" ucap Rachel sambil memperlihat inti kristal tersebut kepada Zoey.
"Simpanlah itu milikmu, yang warna merah itu batu kristal tipe api?" Kata Zoey memberitahu kepada Rachel.
"Aku hanya butuh kristal tipe air untuk memperkuat elemenku, yang ini untuk mu saja." Ucap Rachel lagi.
"Meski kristal tipe api tidak cocok untuk mu, tetapi masih berguna dimasa depan, simpanlah sendiri inti kristal di hari kiamat sangat berharga sama dengan uang dimasa belum kiamat." Ucap Zoey lagi tidak menerima nya.
"Kalau begitu aku simpan semua." Ucap Rachel lagi lalu ia menyimpan semua inti kristal tersebut.
"Disini masih ada jejek manusia, sepertinya dia tidak dapat keluar karena zombie." Ucap Zoey dia melangkah kearah kamar tempat dia melihat ada manusia disana.
"Keluarlah tidak ada zombie lagi." Ucap Zoey dari luar. Beberapa menit kemudian ada dua orang keluar dari kamar tersebut. Satu laki-laki baru berumur sekitar 13 tahun dan adik perempuannya baru berumur 10 tahun.
"Benarkah tidak ada lagi monster itu, mereka memakan kedua orang tuaku, tidak lama setelah itu ibu dan ayahku juga berubah sama seperti mereka." Ucap anak laki-laki,
Sedangkan adiknya hanya menunduk sambil memeluk tangan kakak nya. Sepertinya dia sedang menahan rasa laparnya.
"Apa kalian sudah makan." Ucap Zoey ia merasa kasian melihat kedua anak tersebut, menjadi yatim piatu karena bencana ini.
"Kami..." ucap adik laki-laki itu terdiam ia tidak berani mengatakan iya, lalu melihat adiknya yang menahan lapar.
"Aku tidak lapar, tetapi adik ku belum makan, kakak boleh kah aku membeli sesuatu yang bisa dimakan kepadamu." Ucap adik laki-laki itu dengan ragu-ragu.
Zoey memberikan ranselnya kepada adik laki-laki itu, yang berisi makan bisa tahan selama sebulan jika mereka berhemat.
"Ambillah, tidak usah bayar pakai apapun, tetapi kamu harus bisa menjaga makanan jangan sampai di rampas oleh orang yang serakah." Ucap Zoey memberikan tas tersebut kepada nya.
"Terimakasih kak, aku akan membalas budimu setelah aku menjadi kuat." Ucap adik laki-laki itu sambil mengambil tas itu dengan mata memerah.
"Baiklah aku tunggu kamu menjadi kuat, sebagai laki-laki kamu harus bisa menjaga adikmu juga barang-barangmu, ini ambillah untuk jaga diri." Ucap Zoey ia memberikan tongkat baseball yang ia pegang kepada anak laki-laki itu.
"Terimakasih kak, kalau boleh tahu siapa nama kakak." Ucap nya lagi.
"Nama ku zoey dan rachel." Ucap Zoey sambil memperkenalkan dirinya dan juga Rachel.
Rachel melambai kan tangan nya kepada kedua anak tersebut." Hallo, nama ku Rachel." Ucap rachel sambi tersenyum.
"Kalau begitu kami pergi dulu, kamu tunggu lah tim penyelamat dari militer datang kesini, makan ini cukup untuk kalian selama sebulan." Ucap Zoey lagi.
"Terimakasih kembali kak." Ucap mereka lalu ia masuk lagi kekamarnya dan mengunci pintunya sambil menunggu penyelamat datang untuk membawa mereka ketempat yang aman.
Zoey melanjutkan langkahnya kelantai selanjutnya. Ia membersihkan gedung tersebut dari dari sarang zombie sedang Rachel tugasnya mengumpulkan inti kristal.
Karena zoey membersihkan gedung dengan kekuatan es membekukan semua zombie lalu meledakkan kepala mereka, dengan begini lebih praktis dan cepat.
Karena ia ingin menjarah rumah sakit untuk mengambil bahan-bahan obat disana, jika dia terlambat akan di dahului oleh orang lain.
"Zoey kita mendapatkan banyak inti kristal." Ucap Rachel memberikan inti kristal yang ia bersihkan kepada Zoey dengan satu kantung besar.
"Apakah kamu sudah mengambil untukmu." Ucap Zoey sambil mengambil kantong tersebut, ia melihat isi kantong dengan kekuatan mental setelah memilih lalu ia memasuk semua nya kedalam ruang kecuali yang bertipe air masih tersisa dalam kantong tersebut.
"Ini, untukmu ambillah, untuk selanjutnya sisa lebih dahulu tipe air untukmu baru sisanya berikan padaku." Ucap Zoey lagi sambil melemparkan kantong itu kepada Rachel.
.
.
.
n hrs tiap hri makacih tuk upnya thor sehat sellu thor n jga keshtn tetp 💪💪💪