NovelToon NovelToon
A Word Of Love From The Traitor

A Word Of Love From The Traitor

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:70.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Agus irawan

Menceritakan seorang perawat cantik,Yang rela menikah demi melunasi hutang keluarga ibunya, Ditambah lagi calon suaminya sangat mencintai nya ,Namun Rania belum siap menikah pada saat itu.

Dan disaat Rania mulai , mencintai suaminya saat itu pula suaminya selingkuh dengan sahabat Baik Rania sendiri, Sehingga Merusak Kerukunan rumah tangga Rania yang sudah berjalan tiga tahun, Sehingga membawa Rania Bertemu dengan pria yang sangat mencintai dan menyayangi nya Dan Laki laki itulah damar.

Akankah perjalanan cinta Damar dan Rania semulus Judul cerita dari novel yang sering Rania baca.

Sementara Damar dialah seorang pemuda biasa yang,Hanya mengandalkan kepintarannya ,Saat ia hampir menggapai kesuksesan nya ia ditinggalkan oleh tunangannya yang memilih suami orang,Yang sudah kaya raya sejak lahir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 23: KEPALSUAN AYANA

Sinar Mentari Memasuki Celah Gorden, Sehingga Rania terbangun dari tidur nya, Ia berjalan Gontai membuka Jendela sesaat kemudian Ia Bergegas ke kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya, Setelah Aktivitas membersihkan diri. Rania bersiap untuk segera bekerja.

"Selamat Pagi Nona Rania, Nona mau sarapan Apa pagi ini,,? Biar Saya siapkan." Sapa Pembantu Yang bekerja di Rumah Aisyah.

"Tidak Usah Mbok...,Saya bisa menyiapkan nya sendiri ! "

"Maaf Nona Tolong biarkan saya melayani Nona, Ini sudah jadi kewajiban saya bekerja di sini"

"Yasudah...,Kalau begitu. Buatkan Saya mie goreng Saja ya mbok, Terimakasih Ya mbok." Seraya Tersenyum.

Kemudian Art itu berjalan gontai menuju ke Dapur, Sementara Rania beranjak duduk di Kursi meja makannya.

"Wah...,Wah... Kamu sudah Rapi begini, Mau kemana Rania,,?" Tanya Aisyah Yang masih menggunakan Baju piama.

"Saya mau berangkat Kerja Dok, Masih banyak pekerjaan Yang harus saya selesaikan." Sahut Rania.

"Padahal ini Masih pagi banget loh! Baru jam Tujuh." Timpal Aisyah sambil melihat Arloji di tangannya.

"Enggak Apa-apa dok, Justru karena Masih pagi . Saya bisa sekalian menyerahkan berkas gugatan cerai saya ke pengadilan! "

"Ooh gitu..., Yasudah deh. O ya ..,Pake saja mobil saya yah."

"Terimakasih Dok, Tapi Saya lebih senang Naik Bus...,Maaf loh bukannya Saya tidak menghargai Dokter, Tapi Saya ingin menjadi Orang Yang tidak bergantung pada Orang lain." Rania Tersenyum Ramah ke Arah Dokter Aisyah.

"Ya Sudah..,Kalau begitu. Tapi, Kalau ada masalah cerita ke saya Atau Ke mas Fachri! Jangan menghilang kayak kemarin lagi."

kemudian Aisyah kembali menuju kamarnya, Setelah mengambil Segelas Air putih dari meja makan, Rania begitu kagum terhadap kebaikan Dokter Aisyah padanya.

"Nona...,Ini Mie gorengnya Sudah selesai bibi masak, Khusus untuk Nona Rania." Ucap Si Mbok menyadarkan Rania.

"Eh...,Oh iya Mbok. Terimakasih loh ya, Jadi ngerepotin Si Mbok."

"Enggak...,Enggak ngerepotin Nona." Timpal Si Mbok Berjalan kembali ke dapur.

Dengan Sekilas Rania Menyantap Sarapannya, & Setelahnya Rania segera bersiap-siap berangkat Ke Tempat pekerjaan nya, Yaitu Rumah Sakit Aisee Husada.

🌷🌷🌷

Jalanan Ramai lancar pada pagi itu, Rania berdiri di pinggir halte ia sedang menunggu bus Yang se arah dengan Rumah Sakit Tempat nya Bekerja. Hatinya berdesir saat mengingat perlakuan Rima padanya, Mau Tidak mau Rania Harus kembali berhadapan dengan Orang tua Damar, Lantaran Damar di Rawat di Rumah Sakit Tempat nya bekerja.

"Mudah-mudahan Hari ini Aku tidak bertemu secara Langsung dengan Mama nya Damar, Kalau ketemu lagi Bisa habis aku di maki-maki." Gumamnya.

Kemudian Bus berhenti di halte tempat nya menunggu, Rania pun Masuk ke dalam bus itu menuju Rumah Sakit Aisee Husada.

Kini Rania telah Sampai di Rumah sakit tempat nya bekerja, Yaitu Rumah Sakit milik Fachri dan Aisyah. Langkah demi langkah ia masuk ke Area Rumah sakit, Dengan Segera Rania masuk ke Ruangan nya.

Sementara Rima baru saja Datang bersama Arel Asisten pribadi Putranya, dengan menggunakan Mobil Audy Tipe R13 yang sudah sangat langka itu.

"Kamu Turunkan barang-barang Yang lainnya yah! Saya jalan duluan." Rima memerintah Pada Arel.

"Oke,Tan." Balas Arel santai.

Rima menuruni Mobilnya dan Segera Bergegas menuju Ruang Rawat, Tempat dimana Damar belum Sadarkan diri.

"Tante." Panggil seorang wanita Cantik Terhadap Rima.

Rima Sangat marah pada Wanita yang kini berdiri menghadang Jamannya.

" Ayana..., Mau Apa lagi wanita ini datang menemui ku." Gumam Rima dengan Tatapan dingin Pada Ayana.

"Mau Apa kamu kesini...,Pergi dari sini Ayana! Tante muak melihat Orang yang palsu seperti kamu." Rima Berjalan begitu saja dari Hadapan Ayana.

"Tante ..., Ayana Mohon Maafkanlah Ayana Tante. Ayana Janji Akan memperbaiki kesalahan Ayana." Iya memohon, Mengiba Pada Rima Sambil Menggenggam Tangan.

"Lepaskan Tangan Saya Ayana...,Saya putuskan Saya tidak akan pernah mengenal Sosok Seperti kamu Lagi! Untuk apa Kamu masih di sini, Lebih Baik kamu pergi. Atau saya Akan panggil anak buah saya, Untuk mengusir kamu! "Bentak Rima Terhadap Mantan Calon menantunya.

Kini Ayana Malah bersujud di hadapan Rima, Ia memelas meminta dikasihani.

"Tante Ayana mohon..., Maafkan Ayana Tante." Hiks...hiks... Ayana Janji akan memperbaiki kesalahannya Ayana Tante." Lirih Ayana memelas, Namun Rima tetap Tak mau me maafkan nya,.

"Lepaskan...,Kaki Saya! Mau Nangis darah sekali pun Saya tidak akan memaafkan. Orang seperti kamu.''

"Baik Tante.., Kalau tante tidak mau memaafkan Saya! Saya Terpaksa berbuat ini sama Tante." Seringai Ayana Yang sejak tadi berpura-Pura Menangis. Ayana menoleh ke sekelilingnya, Terbesit dalam fikirannya untuk mendorong Rima Ke lantai Satu.

"Eh...,Eh...eh...Kamu apakan Kaki saya Ayana." Rima panik lantaran Ayana malah menarik Kakinya.

Rima kehilangan keseimbangannya Iya Hampir Terjatuh, Namun Tidak sengaja Rania lewat tepat di hadapan Rima Yang akan terjatuh.

"Brukkkk.." Awwww."

Rania Terjatuh secara bersamaan, Kertas-kertas Yang di bawa Rania jatuh berserakan di lantai begitu juga dengan Barang bawa_an Rima, dari mulai pakaian, Makanan. Tumpah Ruah membasahi berkas Milik Rania.

Namun Ayana segera pergi dari situ setelah gagal mencelakai Rima, Bersyukur Rima Tidak jadi Terjatuh dari ketinggian lantai 2.

Rima Sangat marah setelah melihat Orang yang berhasil menolong nya Adalah Rania, Meskipun Sebenarnya Rania Tak sengaja lewat di sebelah Rima, Rania terlalu fokus membaca berkasnya Sehingga mengabaikan kejadian di sekeliling nya.

Secara Tidak sengaja Rania kembali bertemu dengan Rima, Wajah mereka bertatapan.

"Kenapa Harus Wanita ini yang menolong Saya...,Apa dia bekerja sama dengan Ayana untuk mencelakai saya." Gumam Rima menatap Rania penuh kebencian.

"Tante." Rania Sangat terkejut.

"Kamu lagi..., Kamu lagi.''Ngapain kamu masih di Rumah sakit ini. Ooh..., Saya Tahu kamu pasti mengharapkan Imbalan Uang Yah!"

Rania Sangat marah saat kebaikan nya, Di Ukur dengan Uang dan ke kayaan.

"Cukup! Tante...,Tante fikir semua bisa di hargai dengan uang. Maaf Tante , Saya menolong Anak Tante Dengan Sangat Ikhlas. Jadi Tante jangan pernah Anggap saya orang Rendah seperti tante."

"Apa Kamu bilang...,Saya Orang Rendahan! Kamu jangan bercanda Yah, Semua Orang tahu siapa Saya..., Beruntung kamu kenal dengan Saya meskipun saya sangat benci melihat Gembel parasit Seperti kamu."

"Haahhhh...Gembel Tante bilang, Parasit Tante bilang."

"Ya Kamu memang parasit."

"Tante-tante...,sudah Cukup Yah! Saya tidak Ada waktu meladeni Tante."

Rania Segera merapikan Berkas-berkas nya, Yang basah kena tumpahan Makanan. Dan pergi dari Hadapan Rima Yang terus melontarkan Kata-kata menyakitkan hatinya.

"Hiks...Hiks...Hiks.." Kenapa semua Orang selalu, Memandangku dengan sebelah mata. Apa Hanya karena Aku terlahir dari keluarga miskin. Jika Miskin adalah sebuah kesalahan Apa Kaya adalah sebuah kebenaran. Dan kenapa Orang kaya itu selalu senang menghinaku..." Lirih Rania Menangis, Mengumpat, Merutukki Nasibnya.

Nextpart...

Jangan lupa kasih 🌷🌷🌷

Jangan lupa kasih 👍👍👍

Jangan lupa Kasih 👄👄👄

Happy reading...

1
Manami Slyterin
like fav
Manami Slyterin
wah😍
Manami Slyterin
like .yuhu
Manami Slyterin
like
Manami Slyterin
next
Manami Slyterin
like
Manami Slyterin
like semangat
Manami Slyterin
like
Manami Slyterin
likee
Manami Slyterin
like, komen, dan baca
👑ꪖꪶ 'ᠻꪖɀɀꪖ
Penggabungan tokoh Diana seperti penggambaran yang tidak terbayangkan ✓
Kak jangan lupa pulangkan sendal diriku yang nyangkut di atap rumah damar ya
🦢 DARAH BIRU
💌Surat cinta berantai💌
akuh masih disini akuh TIDAK menunggu Muh
sampai kau pergi aku tak perduli
rasanya sedang memanggil namamu namun seolah tak ku dengar🤣
uhukk..
ya pasti diriku dirindukan lah🤣
wkwkwk..
tanda jejak literasi ga jelas maaf kan diriku 🙏
semoga kita sehat-sehat dan tetap bersahabat, jangan rindu nanti banyak spam literasi halu disini 🤣
semangat selalu kak Author CS 👍🏻
jangan lupa ikan goreng di rumah 👍🏻
Awdifal
aku padamu🤗 semangat sllu
Hesti Heryanti
love
sayang dari Amera 💕
Bang Regar
👍👍👍👍
Azura One
lanjutkan ☺
Nadhira
Diana mulai nampakin aslinya
Yuli Yulianti
hedeh Diana mau jadi calon ulat bulu ..
Mommy Gyo
3 like hadir Thor mampir dikaryaku cantik tapi berbahaya
Hiat👋lupakan
Hadir Thor 🤗 semangat up ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!